Poetry Oktanauli, Poetry
Universitas Prof.DR.Moestopo Beragama

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN POLI GIGI SALAH SATU RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DI JAKARTA Pinka Taher; Poetry Oktanauli; Siti Riskia Anggraini
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi Vol 16, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v16i2.1092

Abstract

Latar belakang: Penggunaan antibiotika sebagai terapi dasar dalam penyakit infeksi harus dilakukan secara bijak dan rasional. Penggunaan antibiotika yang rasional adalah penggunaan antibiotika yang tepat dalam hal diagnosis, indikasi penyakit, pemilihan obat, dosis obat, cara pemberian, interval waktu pemberian, lama pemberian, penilaian kondisi pasien, serta waspada terhadap efek samping. Penggunaan antibiotika yang tidak rasional dapat menyebabkan peningkatan biaya pengobatan, risiko terjadinya efek samping obat, dan juga resistensi antibiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotika pada pasien poli gigi salah satu rumah sakit pendidikan di Jakarta. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif yang bersifat retrospektif, datanya diambil dari 60 rekam medis yang memuat pemberian resep antibiotika pada pasien poli gigi salah satu rumah sakit pendidikan di Jakarta periode Juni-Juli 2019. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan kriteria Gyssens dkk. Hasil: Penggunaan antibiotika pada penelitian ini yang rasional sebesar 68,3%, sedangkan yang tidak rasional terdiri dari 15% disebabkan oleh adanya antibiotika lain yang kurang toksik atau lebih aman, 10% disebabkan oleh adanya antibiotika lain yang lebih efektif dan 6,7% disebabkan oleh penggunaan antibiotika tanpa indikasi. Kesimpulan: Penggunaan antibiotika yang rasional pada pasien poli gigi salah satu rumah sakit pendidikan di Jakarta sebesar 68,3%.
Evaluasi Hasil Preparasi Servikal pada Model Kerja Gigi Tiruan Jembatan Fransiska Nuning; Poetry Oktanauli; Herjanti Tyawati
Majalah Kedokteran Gigi Indonesia Vol 21, No 1 (2014): August
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.2 KB) | DOI: 10.22146/majkedgiind.8782

Abstract

Evaluation of Cervical Working Model Bridge Preparation. The accuracy of the cervical edge preparation is the most important element in evaluating a restoration. Good restoration results obtained from accurate impression with cervical corresponding side. A restoration was successful to survive in the oral cavity if it can adapt to the cervical edge surface preparation line side. The study was conducted on 57 patients of the students who are doing work in clinics Prosthodontics. Research criteria are appropriate and not appropriate based on previous research that gets results of the evaluation as much as 70% on the operating model. The results showed the assessment of cervical preparation in proper working model that included as many as 78,95%.
EFEK TINDIK LIDAH TERHADAP KESEHATAN RONGGA MULUT Poetry Oktanauli; Pinka Taher; Lia Kamalia Rizki Alchy
M-Dental Education and Research Journal Vol 1, No 1 (2021): M-Dental Education and Research Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.588 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Tindik lidah merupakan tindakan pembuatan lubang pada lidah kemudian anting logam dekoratif dipasangkan pada lubang tersebut. Fenomena yang terjadi di kalangan remaja menjadikan tindik lidah sebagai suatu trend dan dianggap sebagai sarana untuk mengekspresikan diri. Terdapat dua jenis tindik lidah yang umum dilakukan, yaitu pada daerah dorsoventral dan dorsolateral. Tujuan: Agar dapat lebih memahami efek dari pemasangan tindik lidah terhadap kesehatan rongga mulut. Metode: Berdasarkan kriteria eksklusi dan inklusi, total terdapat tujuh (7) jurnal yang dianalisis dari database Google Scholar, Science Direct, PubMed dan buku teks. Jurnal yang dianalisis adalah mengenai efek tindik lidah terhadap kesehatan rongga mulut. Kesimpulan: Pemasangan tindik lidah dapat menimbulkan efek samping bagi rongga mulut.  Efek samping dari pemasangan tindik lidah dapat menyebabkan terganggunya pemeriksaan radiografi, perdarahan (hemorrhage), kerusakan saraf, risiko penularan penyakit, inflamasi lokal pada lidah, resesi gingiva dan fraktur pada gigi. Diharapkan agar masyarakat mempertimbangkan secara matang sebelum melakukan tindik lidah.
Virtual Edukasi Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Kelompok Lanjut Usia Di Masa Pandemi Covid-19 Yufitri Mayasari; Elin Hertiana; Sarah Mersil; Poetry Oktanauli
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4, No 02 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.017 KB) | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v4i02.1403

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 kegiatan promosi kesehatan sedikit terhambat karena ada aturan menjaga jarak sosial atau social distancing guna memutus mata rantai penularan virus SARS-Cov 2.  Hal ini mengakibatkan kegiatan promosi kesehatan tidak dapat berjalan dengan tatap muka. Pemberian edukasi secara jarak jauh menggunakan media daring merupakan solusi terbaik agar program promosi kesehatan terutama terkait gigi dan mulut dapat tetap terlaksana. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk menjelaskan kegiatan edukasi pada kelompok lanjut usia menggunakan media daring Zoom cloud meeting yang dilakukan oleh FKG Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) bekerja sama dengan Forum Komunikasi Lanjut Usia Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan pada tanggal 3 November 2020.  Kegiatan ini diikuti oleh anggota Forum Komunikasi Lanjut Usia Sudinkes Jak-Sel, anggota Muslimat Nahdlatul Ulama serta masyarakat umum yang seluruhnya berjumlah 82 peserta dimana sebagian besar adalah wanita (95%). Peserta diberikan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut lansia meliputi : (1) Kondisi fisiologis rongga mulut lansia, (2) Penyakit gigi dan mulut yang sering dialami lansia, (3) Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut sehari-hari untuk lansia. Pada akhir sesi, diadakan tanya jawab seputar materi yang disampaikan. Pada akhir kegiatan dilakukan umpan balik sebagai evaluasi kegiatan menggunakan google form. Hasilnya untuk cara penyajian 68% peserta menilai sangat baik dan 20% peserta menilai baik. Sedangkan untuk materi yang disampaikan 78% peserta menilai sangat baik dan 21% peserta menilai baik.
Distribusi Frekuensi Perubahan Warna Email Gigi Pada Perokok Poetry Oktanauli; Nisrina Qatrunnada Heriaw
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.571 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i2.9749

Abstract

Merokok terbukti dapat merusak kesehatan, namun beberapa orang masih memiliki kebiasaan merokok. Rokok mengandung tiga macam bahan kimia yang berbahaya yaitu tar, nikotin dan karbonmonoksida. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui perubahan warna email gigi pada perokok, serta agar para perokok menghentikan kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukkan 30 subjek mengalami perubahan pada warna email gigi. Temperatur asap rokok yang tinggi dapat menyebabkan gangguan lokal di dalam rongga mulut. Pada jaringan gigi, rokok dapat menyebabkan diskolorasi pada permukaan email, terutama pada servikal gigi. Stain pada gigi disebabkan karena hasil pembakaran tembakau berupa tar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Uji coba yang dilakukan yaitu observasional. Jumlah subjek penelitian adalah 30 orang yang diambil dengan cara quota sampling pada mahasiswa FKG UPDM(B). Pengumpulan data dengan cara mengulaskan oco pada permukaan labial dan palatal gigi anterior kanan atas (gigi 11 dan gigi 12), kemudian dibandingkan dengan warna email gigi anterior kiri atas (gigi 21 dan gigi 22). Disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara merokok dengan perubahan warna email gigi.Kata Kunci: nikotin, rokok, perubahan warna email.
PERBEDAAN MENGONSUMSI TEH HIJAU DENGAN TEH CHAMOMILE TERHADAP pH SALIVA Wijani, Iva; Taher, Pinka; Oktanauli, Poetry; Herawati, Margaretha; Widyastuti, Ratih
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi (JITEKGI) Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v20i1.3281

Abstract

Latar belakang: Karies merupakan masalah kesehatan gigi terbesar di Indonesia. Saliva memiliki kapasitas buffer yang dapat menetralkan suasana asam di rongga mulut sehingga dapat mencegah karies. Potential of hydrogen (pH saliva) yang rendah dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri asidogenik yang menyebabkan demineralisasi email gigi, sehingga terjadi karies. Tanaman herbal yang telah terbukti dapat meningkatkan pH saliva diantaranya adalah teh hijau dan teh chamomile. Tujuan: Menjelaskan perbedaan mengonsumsi teh hijau dengan teh chamomile terhadap pH saliva. Metode: Penelitian eksperimental klinis dengan desain penelitian pretest-posttest study. Subjek penelitian berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok yang mengonsumsi seduhan sediaan kemasan teh hijau, teh chamomile, dan air mineral sebagai kontrol negatif. Pengukuran pH saliva menggunakan pH meter digital yang dilakukan sebelum dan setelah perlakuan pada menit ke-5 dan ke-10. Analisis data dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dilanjutkan dengan uji statistik parametrik yaitu uji One-way ANOVA dan uji Post Hoc Bonferroni melalui program SPSS. Hasil: Peningkatan pH saliva yang bermakna terjadi setelah 5 menit sampai 10 menit mengonsumsi teh hijau dan teh chamomile. Peningkatan pH lebih besar terjadi pada kelompok yang mengonsumsi teh chamomile dibandingkan teh hijau namun perbedaan tersebut tidak bermakna. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan antara mengonsumsi teh hijau dengan teh chamomile terhadap peningkatan pH saliva.
Distribusi Frekuensi Perubahan Warna Email Gigi Pada Perokok Poetry Oktanauli; Nisrina Qatrunnada Heriaw
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v9i2.9749

Abstract

Merokok terbukti dapat merusak kesehatan, namun beberapa orang masih memiliki kebiasaan merokok. Rokok mengandung tiga macam bahan kimia yang berbahaya yaitu tar, nikotin dan karbonmonoksida. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui perubahan warna email gigi pada perokok, serta agar para perokok menghentikan kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukkan 30 subjek mengalami perubahan pada warna email gigi. Temperatur asap rokok yang tinggi dapat menyebabkan gangguan lokal di dalam rongga mulut. Pada jaringan gigi, rokok dapat menyebabkan diskolorasi pada permukaan email, terutama pada servikal gigi. Stain pada gigi disebabkan karena hasil pembakaran tembakau berupa tar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Uji coba yang dilakukan yaitu observasional. Jumlah subjek penelitian adalah 30 orang yang diambil dengan cara quota sampling pada mahasiswa FKG UPDM(B). Pengumpulan data dengan cara mengulaskan oco pada permukaan labial dan palatal gigi anterior kanan atas (gigi 11 dan gigi 12), kemudian dibandingkan dengan warna email gigi anterior kiri atas (gigi 21 dan gigi 22). Disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara merokok dengan perubahan warna email gigi.Kata Kunci: nikotin, rokok, perubahan warna email.
PENILAIAN PERILAKU MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA PASIEN RSKGMP MOESTOPO, JAKARTA Herawati, Margaretha; Oktanauli, Poetry; Pindobilowo, Pindobilowo; Ariani, Dwi; Taher, Pinka
M-Dental Education and Research Journal Vol 4, No 1 (2024): M-Dental Education and Research Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan umum sangat dipengaruhi oleh kesehatan gigi dan mulut. Beberapa kondisi kesehatangigi dan mulut dapat dihindari dengan praktik kebersihan gigi dan mulut yang baik, seperti membersihkan gigi dua kalisehari dan memeriksakan diri ke dokter gigi secara teratur. Pasien di RSKGMP Moestopo berperan penting bagikesehatan gigi dan mulut orang lain di sekitar mereka serta diri mereka sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi perilaku kesehatan gigi dan mulut pasien di RSKGMP Moestopo. Metode: Penelitian ini menggunakandesain penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 masyarakat dewasa yang datangke RSKGMP Moestopo pada bulan Oktober 2023. Teknik pengambilan sampel acak bertingkat digunakan untukmemastikan representativitas data. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristikpopulasi dan distribusi frekuensi dari variabel penelitian. Hasil: Mayoritas responden (61%) memiliki kebiasaanmenyikat gigi minimal dua kali sehari. Namun, 33% responden mengaku pernah mengalami sakit gigi dalam satu tahunterakhir, dengan 16% di antaranya tidak bisa bekerja atau sekolah akibat sakit gigi tersebut. Hanya 29% respondenyang memeriksakan gigi ke dokter gigi dalam 6 bulan terakhir, dengan hambatan utama berupa biaya dan rasa takut.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut pada pasien RSKGMPMoestopo cukup baik, namun masih perlu peningkatan edukasi dan akses terhadap layanan kesehatan gigi.