Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kultivasi

Respon perkecambahan biji aren terhadap larutan pupuk organik cair dan waktu perendaman Rosi Widarawati; Totok Agung Dwi Haryanto; Ruth Feti Rahayuniati
Kultivasi Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Kultivasi
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kultivasi.v21i2.36437

Abstract

ABSTRAKPeningkatan kualitas kecambah dapat dibantu dengan seed priming, seperti perendaman dalam larutan pupuk organik cair. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: pengaruh berbagai bahan dan konsentrasi seed priming terhadap perkecambahan biji aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.), pengaruh waktu perendaman terhadap perkecambahan biji aren, dan interaksi antara berbagai konsentrasi  dan waktu perendaman pada perkecambahan aren. Penelitian dilaksanakan di Dusun 2 Desa Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 140 m di atas permukaan laut pada September 2020 sampai Maret 2021. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan diulang tiga kali. Perlakuan terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah bahan seed priming, yaitu POC Nasa, Bio-P60 dan Bio-T10 yang dikombinasikan dengan 5 taraf konsentrasi pada masing-masing bahan (5%, 25%, 50%, 75% dan 100 %). Faktor kedua adalah lama perendaman yang terbagi menjadi 4 level, yaitu 0 menit, 30 menit, 60 menit dan 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC Nasa, Bio P60 dan Bio T10 tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar, volume akar, kecepatan berkecambah. Perlakuan lama perendaman tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati. Interaksi Konsentrasi POC Nasa, Bio P60 dan Bio T10 dengan lama perendaman tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar, volume akar, dan kecepatan berkecambah. Kata kunci: Aren, Konsentrasi, POC Nasa, Bio-P60, Bio-T10, Waktu PerendamanABSTRACTImproving the quality of sprouts can be assisted by seed priming, such as soaking in a liquid organic fertilizer solution. This research aimed to know: the effect of various type and concentration of liquid organic fertilizer as seed priming on sugar palm (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.) seed germination; the effect of soaking time on sugar palm seed germination; and the interaction between various concentrations of stratified substances and soaking time on sugar palm seed germination. The experiment was conducted in Hamlet 2, Pasir Kulon Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, Central Java with an altitude of 140 m above sea levels from September 2020 to March 2021. The experimental design used in the study was a factorial randomized block design (RBD) with two factors of treatment and repeated three times. The first factor was the liquid organic fertilizer as seed priming material, namely POC Nasa, Bio-P60 and Bio-T10 with 5 levels of concentration in each liquid fertilizer (5%, 25%, 50%, 75% and 100%). The second factor was the soaking time which was consisted of  4 levels, namely 0 minutes, 30 minutes, 60 minutes and 90 minutes. The results showed that: the concentration of POC Nasa, Bio P60 and Bio T10 had no significant effect on root length, root volume, and germination rate. The treatment of soaking time had no significant effect on all observed variables. The interaction of concentrations of POC Nasa, Bio P60 and Bio T10 with soaking time did not significantly affect root length, root volume, and germination rate.Keywords: Sugar Palm, Concentration, POC Nasa, Bio-P60, Bio-T10, Soaking Time
Respons komponen hasil dan hasil varietas padi berprotein tinggi terhadap pemberian dosis pupuk nitrogen Agus Riyanto; Dyah Susanti; Totok Agung Dwi Haryanto
Kultivasi Vol 21, No 3 (2022): Jurnal Kultivasi
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kultivasi.v21i3.38700

Abstract

AbstrakInpago Unsoed Protani dan Inpari Unsoed P20Tangguh adalah padi (Oryza sativa L.) daya hasil tinggi yang memiliki kandungan protein beras tinggi yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh pemupukan nitrogen.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respons komponen hasil dan hasil padi protein tinggi terhadap pupuk nitrogen dan memperoleh dosis optimal pupuk nitrogen untuk varietas Inpago Unsoed Protani dan Inpari Unsoed P20Tangguh. Percobaan dirancang dengan RAK pola faktorial dwi faktor yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk N yaitu: 0 kg N ha-1, 46 kg N ha-1, 92 kg N ha-1, dan 138 kg N ha-1. Faktor kedua adalah genotipe padi yaitu Inpago Unsoed Protani, Inpari Unsoed P20Tangguh, dan Inpago Unsoed 1. Hasil penelitian menunjukkan nilai komponen hasil meningkat seiring dengan penambahan dosis pupuk nitrogen. Respons daya hasil terhadap dosis pupuk nitrogen varietas Inpago Unsoed Protani dan Inpari Unsoed P20Tangguh lebih baik dari Inpago Unsoed 1.  Dosis pupuk nitrogen yang optimum untuk Inpago Unsoed Protani adalah 94 kg N ha-1 dan untuk Inpago Unsoed P20Tangguh adalah 86 kg N ha-1.Kata Kunci: Daya hasil, Nitrogen, Padi, ProteinAbstractInpago Unsoed Protani and Inpari Unsoed P20Tangguh are high-yielding rice (Oryza sativa L.) varieties with high protein content, whose growth is affected by the nitogen fertilizer. The objectives of this study were i.e., (i) to determine the response of yield components and yield of high protein rice varieties to nitrogen fertilizers and (ii). to obtain optimal doses of nitrogen fertilizers for the Inpago Unsoed Protani and Inpari Unsoed P20Tangguh varieties. The experiment was arranged in the randomized completely block design, with two factors and replicated three times. The first factor was the dose of N fertilizer, i.e., 0 kg N ha-1, 46 kg N ha-1, 92 kg N ha-1, and 138 kg N ha-1. The second factor was rice variety , i.e., Inpago Unsoed Protani, Inpari Unsoed P20Tangguh, and Inpago Unsoed 1. The results showed that the yield component values increased with the addition of nitrogen fertilizer doses. Yield response to nitrogen fertilizer of Inpago Unsoed Protani and Inpari Unsoed P20Tangguh was better than Inpago Unsoed 1. The optimum dose of nitrogen fertilizer was 94 kg N  ha-1 for Inpago Unsoed Protani and 86 kg N ha-1 for Inpago Unsoed P20Tangguh.Keywords: Nitrogen, Protein, Rice, Yield