Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Deteksi Dini Stunting pada Anak Usia Sekolah di TK Baharuddin Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo Ery Wardanengsih; Anugerah Yanuar Azis; Ikdafila; Yammar; Nirmawati Darwis; Fatmawati; Ruslang; Rizky Rahayu Amas; Hermawin; Siti Hardianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 1 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 1 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.715 KB) | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i1.410

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yaitu Stunting. Stunting merupakan kondisi yang terjadi dimana adanya masalah pada pertumbuhan anak yang sering disebabkan oleh faktor kekurangan gizi yang sudah kronis sehingga anak tampak lebih pendek dari anak seusianya. Maka dari itu, perlu dilakukan sebuah pemantauan pada anak untuk mengetahui apakah ada hambatan dalam pertumbuhannya sejak dini. Kegiatan deteksi dini dilaksanakan di TK Baharuddin Tempe Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo. Proses pelaksanaannya yaitu dilakukan penyuluhan mengenai stunting pada orang tua siswa/siswi yang ada di TK Baharuddin Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo, dan juga dilakukan pengukuran Tinggi Badan (TB) serta Berat Badan (BB) pada anak. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk melakukan deteksi dini stunting pada anak serta untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya gizi pada anak sejak masih di dalam kandungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua akan lebih memahami akan pentingnya asupan nutrisi pada anak.
Hubungan Pendekatan Family Centered Care dengan Dampak Hospitalisasi pada Anak Prasekolah di RSUD Lamadukelleng Kabupaten Wajo Wardanengsih, Ery; Darwis, Nirmawati; Fitriani; Ikdafila; Azis, Anugerah Yanuar
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 5 Nomor 2 September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v5i2.509

Abstract

Family centered care is the most important thing in child hospitalization which requires children to stay and be cared for in the hospital and must undergo treatment until their return home. Hospitalization in children is a process for a planned or emergency reason requiring the child to stay in the hospital undergoing therapy and care until returning home. The purpose of this study was to determine the relationship between the family centered care approach and the impact of hospitalization on preschoolers at Lamadukelleng Hospital, Wajo Regency. This type of research is quantitative with a cross sectional approach. Data was collected through a questionnaire sheet. The sample in this study were 30 children in the child care room at Lamadukelleng Hospital, WajoRegency. The sampling technique uses a non-probability sampling method with a purposive sampling technique. Data were processed using univariate and bivariate methods with the chi-square test. Based on the research results, it was obtained that p was 0.01, which means that the p is <0.05, thus it can be concluded that there is a relationship between the family centered care approach and the impact of hospitalization on preschool children at the Lamadukelleng Hospital, Wajo Regency. Advice that can be given by the Hospital Institution to develop hospital services, especially in child nursing. For families, it can provide input for families to develop roles in caring for children so as to minimize the impact of hospitalization on children. Abstrak Family centered care merupakan hal terpenting dalam hospitalisasi anak yang mengharuskan anak untuk tinggal dan dirawat di Rumah Sakit dan harus menjalani perawatan sampai pemulangan kembali ke rumah. Hospitalisasi pada anak merupakan proses karena suatu alasan yang berencana atau darurat mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangan kembali kerumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendekatan family centered caredengan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah di RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui lembar kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak yang ada di ruangan rawat anak RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo sebanyak 30 sampel. Teknik pengambil sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data diolah menggunakan metode univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh p sebesar 0,01 dimana artinya p < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendekatan family centered care dengan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah di RSUD Lamaddukelleng Kabupaten Wajo. Saran yang dapat diberikan pihak Institusi Rumah Sakit untuk mengembangkan pelayanan rumah sakit khususnya dalam keperawatan anak. Bagi keluarga dapat memberikan masukan bagi keluarga untuk mengembangkan peran dalam merawat anak sehingga meminimalkan dampak hospitalisasi pada anak.
Hubungan Terapi Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Gangguan Jiwa Harga Diri Rendah AR, Arni; Ikdafila; B, Khaeriah; Barangkau; Lisna
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 5 Nomor 2 September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v5i2.510

Abstract

The family is the closest unit to the patient, and is the main caregiver for the patient. Humans as social beings cannot live alone without the help of others. The purpose of this study was to determine the effect of family therapy on adherence to taking medication in patients with mental disorders with low self-esteem in the Salobulo Health Center Working Area, Sajoanging District. Social support is very important for the treatment and recovery of low self-esteem patients. If there is no social support, the patient cannot play a role according to the expectations of his environment, so that if the patient is declared cured and returns to his environment, he will be treated again on the grounds that his behavior is not accepted by his family and environment. This type of research uses quantitative research with a Cross Sectional Study approach to determine the relationship between family therapy and the level of compliance with taking medication in patients with low self-esteem mental disorders. The results showed that there was a relationship between family therapy and adherence to taking medication in patients with low self-esteem mental disorders in the Salobulo Health Center Working Area, Sajoanging District. This is based on the results of the Chi-Square test obtained p Value = 0.016 (p < ?), which means that Ha is accepted and H0 is rejected, namely there is a relationship between Family Therapy and Adherence to Taking Medication for Low Self Esteem Mental Disorder Patients. Suggestions for families who have family members suffering from mental disorders in order to help family members to continue treatment, increase knowledge about mental health, and improve health status and quality of life. Abstrak Keluarga merupakan unit paling dekat dengan penderita,dan merupakan perawat utama bagi penderita. Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Pengaruh Terapi Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Gangguan Jiwa Harga Diri Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Salobulo Kecamatan Sajoanging. Dukungan sosial sangat penting terhadap pengobatan dan kesembuhan pasien harga diri rendah. Jika tidak ada dukungan sosial penderita tidak dapat berperan sesuai harapan lingkungannya, sehingga apabila pasien dinyatakan sembuh dan kembali ke lingkungannya akan kembali dirawat dengan alasan perilakunya tidak diterima keluarga dan lingkungannya. Jenis penelitian ini mengggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan terapi keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa harga diri rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Terapi Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Gangguan Jiwa Harga Diri Rendahdi Wilayah Kerja Puskesmas Salobulo Kecamatan Sajoanging. Hal tersebut berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan p Value = 0.016 (p < ?),yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak yakni ada hubungan Terapi Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Gangguan Jiwa Harga Diri Rendah bisa membantu anggota keluarga untuk melanjutkan pengobatan, meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan jiwa, serta meningkatkan status kesehatan dan kualitas hidup.
Pengaruh Edukasi Melalui Pendekatan Budaya Bahasa Daerah Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Lansia Hipertensi di Desa Barangmamase Lestari, Ayu; Ruslang; Ikdafila; Hasan, Masrah; Darwis, Nirmawati
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 5 Nomor 2 September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v5i2.560

Abstract

Hypertension is often referred to as the silent killer and the leading cause of premature death almost worldwide. Therefore, it is important to conduct education related to high blood pressure, including the importance of conducting regular blood pressure checks so that adults and the elderly can monitor their health conditions. The purpose of this study was to determine the effect of education through a cultural approach to local language on changes in knowledge and attitudes of elderly hypertension in Barangmamase Village. This type of research is quantitative research using the Pre experiment design pre test and post test method conducted for 1 month by providing hypertension education. The sampling technique used in this study used purposive sampling with a sample size of 50 respondents, while data analysis used the Wilcoxon Signed Rank test. The results of this study showed a p-value of 0.00 (p <0.05) which means that the alternative hypothesis is accepted, so the researcher draws the conclusion that there is an effect of hypertension education with a local language culture approach in Barangmamase Village. Therefore, it is recommended that research on hypertension with education can be a reference for other researchers who want to further conduct research on elderly hypertension. Abstrak Hipertensi sering disebut sebagai silent killer dan penyebab utama kematian dini hampir di seluruh dunia. Oleh karena itu, penting untuk mekakukan edukasi terkait tekanan darah tinggi, termasuk pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin agar orang dewasa dan lansia dapat memantau kondisi kesehatanyaTujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi melalui pendekatan budaya bahasa daerah terhadap perubahan pengetahuan dan sikap lansia hipertensi di Desa Barangmamase. jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre experiment design pre test and post test yang dilakukan selama 1 bulan dengam meberikan edukasi hipertensi. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample 50 responden, sementara analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan p-value yaitu 0,00 (p<0,05) yang berarti hipotesis alternatife diterima, sehingga peneliti menarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh edukasi hipertensi dengan pendekatan budaya bahasa daerah di Desa Barangmamase. Oleh karena itu disarangkan penelitian tentang hipertensi dengan edukasi dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang ingin lebih lanjut melakukan penelitian tentang lansia hipertensi.
Hubungan Pengetahuan dan Lama Menderita Hipertensi dengan Kepatuhan Diet di Wilayah Kerja Puskesmas Lempa Sintia, Firda; Ikdafila; Fatmawati; Darwis, Nirmawati; Ruslang; AR, Arni
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 6 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v6i1.572

Abstract

Hypertension, known as The Silent Disease, can lead to stroke, heart attack, and chronic kidney failure if uncontrolled. Although it cannot be cured, hypertension can be controlled through appropriate therapy. Good knowledge about hypertension can improve the behavior of sufferers, including adherence to a diet that helps control blood pressure without serious side effects. This study aims to determine the relationship between knowledge and length of suffering from hypertension with dietary compliance in the working area of the Lempa Health Center, Pamana District, Wajo Regency in 2023. This study is a quantitative study with an analytic descriptive approach and cross-sectional design. Data were collected through questionnaires from 66 respondents with hypertension who were selected using nonprobability sampling technique. The independent variables were knowledge and duration of hypertension, while the dependent variable was dietary compliance. The chi-square test was used for data analysis. The results showed a significant relationship between knowledge (p=0.000) and duration of hypertension (p=0.000) with dietary compliance. In conclusion, there is a significant relationship between knowledge and length of suffering with hypertension diet compliance. The researcher suggested that health agencies improve counseling services regarding hypertension diet, because maintaining normal blood pressure through proper diet is very important for people with hypertension. Abstrak Hipertensi, dikenal sebagai The Silent Disease, dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal kronik jika tidak terkontrol. Meskipun tidak dapat disembuhkan, hipertensi dapat dikendalikan melalui terapi yang tepat. Pengetahuan yang baik tentang hipertensi dapat meningkatkan perilaku penderitanya, termasuk kepatuhan pada diet yang membantu mengendalikan tekanan darah tanpa efek samping serius. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan lama menderita hipertensi dengan kepatuhan diet di wilayah kerja Puskesmas Lempa, Kecamatan Pamana, Kabupaten Wajo pada tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 66 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling. Variabel independen adalah pengetahuan dan lama menderita hipertensi, sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan diet. Uji chi-square digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan lama menderita hipertensi (p=0,000) dengan kepatuhan diet. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan lama menderita dengan kepatuhan diet hipertensi. Peneliti menyarankan agar instansi kesehatan meningkatkan layanan konseling mengenai diet hipertensi, karena menjaga tekanan darah tetap normal melalui pola makan yang tepat sangat penting bagi penderita hipertensi.
Pengaruh Terapi Expressive Writing Terhadap Tingkat Stress Akademik pada Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir Hasdiani Nur, Fauziah; AR, Arni; Fatmawati; Darwis, Nirmawati; Ikdafila; Ruslang
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 6 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/mappadising.v6i1.574

Abstract

Stress is a condition triggered by various factors, producing different reactions in each individual. Academic stress occurs when students face pressures that exceed their capabilities, causing anxiety. Internal factors include physical conditions, emotions, conflicts, and behaviors, while external factors include work environment, family, and financial issues. Expressive writing therapy, a writing technique to release feelings and thoughts, can reduce academic stress. The purpose of this study was to examine the effect of expressive writing therapy on academic stress levels in final semester nursing students at the Faculty of Health Sciences, Puangrimaggalatung University. This study used quantitative pre-experiment method with one group pre-test and post-test design. Data were collected through questionnaires from 36 respondents selected by the total sampling method. The independent variable is expressive writing therapy, while the dependent variable is the level of academic stress. The results showed that expressive writing therapy has a significant effect on academic stress levels, with a Paired Sample T-Test test value of 0.000 (<0.05). In conclusion, expressive writing therapy can reduce academic stress in students, especially those who are preparing a thesis or final project, and can be applied independently as an alternative stress management. Abstrak Stress adalah kondisi yang dipicu oleh berbagai faktor, menghasilkan reaksi berbeda pada tiap individu. Stress akademik terjadi saat mahasiswa menghadapi tekanan yang melebihi kemampuan mereka, menyebabkan kecemasan. Faktor internal meliputi kondisi fisik, emosi, konflik, dan perilaku, sedangkan faktor eksternal mencakup lingkungan kerja, keluarga, dan masalah keuangan. Terapi expressive writing, yaitu teknik menulis untuk melepaskan perasaan dan pikiran, dapat mengurangi stress akademik. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh terapi expressive writing terhadap tingkat stress akademik pada mahasiswa keperawatan semester akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Puangrimaggalatung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre-experiment dengan desain one group pre-test and post-test. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 36 responden yang dipilih dengan metode total sampling. Variabel independen adalah terapi expressive writing, sedangkan variabel dependen adalah tingkat stress akademik. Hasil penelitian menunjukkan terapi expressive writing berpengaruh signifikan terhadap tingkat stress akademik, dengan nilai uji Paired Sample T-Test sebesar 0,000 (< 0,05). Kesimpulannya, terapi expressive writing dapat mengurangi stress akademik pada mahasiswa, terutama yang sedang menyusun skripsi atau tugas akhir, dan dapat diterapkan secara mandiri sebagai alternatif manajemen stress.