Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Geosfer

PARTISIPASI MASYARAKAT KAMPUNG BAMBON SRENGSENG SAWAH JAGAKARSA DALAM MENGURANGI SAMPAH DI LINGKUNGAN SUNGAI CILIWUNG Addina Khairussyifa; Jakiatin Nisa; Tri Harjawati
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.512 KB) | DOI: 10.24815/jpg.v7i2.28935

Abstract

Kasus sampah pada Indonesia adalah salah satu permasalahan yang belum dapat diatasi sampai saat ini. Masyarakat Indonesia belum maksimal dalam pengelolaan sampah. Permasalahan pada lingkungan yang dikarenakan akibat sampah dapat menyebabkan pencemaran terhadap sungai. Salah satu aliran sungai yang sudah tercemar karena volume sampah yang sangat besar, yaitu Aliran Sungai Ciliwung. Berdasarkan hasil observasi awal yang saya lakukan dalam penelitian ini rendahnya kesadaran masyarakat terhadap banyaknya sampah di lingkungan Sungai Ciliwung. Oleh karena itu dibutuhkan partisipasi masyarakat Kampung Bambon Srengseng Sawah Jagakarsa dalam mengurangi sampah di lingkungan Sungai Ciliwung. Upaya partisipasi masyarakat dalam mengurangi sampah dalam penelitian dalam bentuk pikiran, tenaga, dan uang dengan pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Partisipasi Masyarakat Kampung Bambon Srengseng Sawah Jagakarsa Dalam Mengurangi Sampah Di Lingkungan Sungai Ciliwung. Metode yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Beberapa program yang dilakukan masyarakat Kampung Bambon Srengseng Sawah Jagakarsa dalam mengurangi sampah di lingkungan Sungai Ciliwung adalah gotong royong dan pengawasan. Selain itu dalam kegiatan sehari-hari terdapat program 3R yang dilakukan masyarakat. Namun masyarakat Kampung Bambon hanya menjalankan kegiatan reduce dan reuse dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dari program yang sudah dilaksanakan yaitu sudah berkurangnya sampah di bantaran Sungai Ciliwung Kampung Bambon. Tetapi masih terdapat beberapa anggota masyarakat yang tidak melakukan atau mengikuti program dan kurang sadar akan pentingnya mengurangi sampah di lingkungan Sungai Ciliwung.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KONSERVASI MANGROVE BERKELANJUTAN DI PESISIR DESA KETAPANG TANGERANG Sandy, Monica Rahmalia; Nisa, Jakiatin; Harjawati, Tri
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.42928

Abstract

Partispasi masyaraat sangat dibutuhkan dalam pelestarian Mangrove karena masyarakat sebagai aktor utama dalam menjaga ekosistem Mangrove di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat terhadap konservasi Mangrove secara keberlanjutan di wilayah pesisir Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Ketapang yang berjumlah 5.050 jiwa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik proportional random sampling sebesar 98 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan bentuk pertanyaan tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa sebanyak 2 responden menjawab pada kategori sangat rendah (2%), sebanyak 27 responden menjawab pada kategori rendah (27,6%), sebanyak 41 responden menjawab pada kategori sedang (41,8%), sebanyak 24 responden menjawab pada kategori tinggi (24,5%), dan sebanyak 4 responden menjawab pada kategori sangat tinggi (4,1%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat terhadap konservasi Mangrove di Desa Ketapang termasuk pada kategori sedang sebanyak 41 orang (41,8%).