Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Tindih Value of the Sasak Tribe as a Basic Value in Developing Character Education in Schools Nuraeni Nuraeni; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 12, No 1: January 2024
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v12i1.10579

Abstract

Character is something that can be educated, built, through effective education both through formal education, non-formal education, and informal. This view intensifies comprehensive character education efforts through various educational channels. Character education built in the education system is character education based on cultural values so that the character of the community will be formed socially. Thus, in understanding the character of a person or a society, it must first be understood the cultural value system that builds it. The tindih value of the Sasask tribe in this case can be applied through a learning model in schools so that students are able to have a positive character that reflects the noble values of the Sasak ethnicity. Tindih values are values that mean motivation to become proper, obedient, and spur, solah, and seleh as the basis of the philosophy of the Sasak community.
Dukungan Psikologis Awal Bagi Anak dan Remaja Nuraeni Nuraeni; Ani Endriani
Jurnal Dedikasi Madani Vol 3, No 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12359

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada guru tentang bagaimana memberikan dukungan psikologis awal (DPA) pada anak dan remaja. Pengetahuan dan pemahaman tentang DPA memungkinkan Guru dapat membantu dan mendeteksi permasalah psikologis awal siswa, mengatasi dan memberikan dukungan kesulitan psikologis yang dialami, sehingga siswa dapat berkembang dengan optimal, baik secara kognitif, psikologi maupun sosial. Sasaran dari pengabdian ini adalah guru-guru TK, SD, SMP, dan SMA, sebanyak 158 orang guru. Harapan dari kegiatan pengabdian ini adalah dengan pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh supaya guru dapat menerapkan dalam mengenal lebih awal permasalahan siswa disekolah  dan mendukung bagi perkembangannya, mampu memahami hak-hak anak serta mengoptimlkan perkembangan serta  pontensi diri siswa sebagai generasi penerus bangsa.