Rodhiyat Fajar Salim
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Langlangbuana, Bandung

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Dialog

KONSEP DIRI PENYANDANG OBESITAS (STUDI INTERAKSI SIMBOLIK PADA PENYANDANG OBESITAS KATEGORI DEWASA MUDA DI BANDUNG) Jajat Sudrajat; Rodhiyat Fajar Salim
Dialog Vol 1 No 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Juni 2015
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi Simbolik George Harbert Mead, Teori Penilaian Sosial dan Teori Kontruksi Sosial Emosi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi interaksi simbolik. Subyek penelitiannya adalah para penyandang obesitas yang ditentukan secara purposive berdasarkan pertimbangan peneliti dengan tujuan tertentu. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan peran serta terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi literatur lainnya, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep diri penyandang obesitas terbangun dengan baik. Perhatian negatif yang mereka dapatkan tidak semerta -merta membuat mereka semakit terpuruk, semua peristiwa tersebut membangun jiwa para penyandang obesitas menjadi lebih dewasa, mereka lebih terbuka, menerima diri, dan menjadikannya pengingat untuk selalu menghargai dan menghormati orang lain tanpa harus memandang siapa me reka, serta berprestasi dan menjadi orang baik adalah cara yang mereka pilih untuk membungkam mulut yang tidak bertanggungjawab, mereka bangga dengan bentuk tubuhnya, percaya diri menjadi berbeda, dan berusaha memperbaiki kesehatan tubuhnya (fisik dan psikis).
KECENDERUNGAN TAYANGAN FILM MEMOIRS OF A GEISHA DALAM PERUBAHAN KOGNISI PENONTON (STUDI SEMIOTIKA KOMUNIKASI DI JURUSAN SASTRA JEPANG FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS PADJADJARAN) Ratu Diah Wulansari; Rodhiyat Fajar Salim
Dialog Vol 1 No 2 (2015): Vo. 1, No. 2, Desember 2015
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kecenderungan perubahan kognisi penonton film Memoirs Of A Geisha tentang Geisha. Metodologi Penelitian menggunakan Pendekatan Kualitatif Purposif Sampling . Paradigma yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah paradigma Persfektif Konstruktivisme, yaitu teori sebagai pembelajaran yang bersifat generatif. Teori yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Teori Semiotika Komunikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa representasi dari budaya Jepang dalam film Memoirs Of A Geisha cenderung memberikan interpretasi Positif , di mana simbol, tanda, gambaran, dan warna pada Geisha menggambarkan kebudayaan Jepang . Film dari Memoirs Of A Geisha dinilai sebagai kritis, di mana Amerika melihat legenda Geisha sebagai sesuatu yang aneh. Sebagai mizuage dipandang sebagai sesuatu yang komersial dalam cerita.
PENGARUH BRAND IMAGE KEMASAN ROKOK TERHADAP SIKAP KONSUMEN PADA PRODUK (SURVEY EXSPLANATIF EXTERNAL PUBLIC RELATIONS SIKAP KONSUMEN ROKOK SAMPOERNA MILD DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS LANGLANGBUANA BANDUNG) Vito Azhari Kurniawan; Rodhiyat Fajar Salim
Dialog Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2, No. 1, Juni, 2016
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh Daya Tarik rokok terhadap sikap konsumen pada Produk, Mengetahui pengaruh Kepraktisan rokok terhadap sikap konsumen pada Produk, Mengetahui pengaruh Slogan rokok terhadap sikap konsu men pada Produk, Mengetahui pengaruh Informasi rokok terhadap sikap konsumen pada Produk.Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kuantitatif. Dengan jumlah sample dalam penelitian ini adalah sebanyak 97 orang dari Universitas Langlangbuana Bandung ya ng merokok rokok sampoerna mild.Hasil penelitian yang dilakukan di Universitas Langlangbuana Bandung, menunjukan bahwa, diperoleh kesimpulan yaitu: Daya tarik Brand Image Rokok Sampoerna Mild, menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya penge tahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada produk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produ k. Kepraktisan Brand Image Rokok Sampoerna Mild, tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya pengetahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada produk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produk. Slogan Brand Image Rokok Sampoerna Mild, tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya pengetahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada produk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produk. Informasi Brand Image Rokok Sampoerna Mild, tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya pengetahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada pro duk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produk.
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM MANAJEMEN KONFLIK (STUDI KASUS PENGENDALIAN EMOSI DI KALANGAN ATLET KLUB BOLA BASKET JNE BANDUNG UTAMA) Andri Hermawan; Rodhiyat Fajar Salim; Dina Alamianti
Dialog Vol 2 No 2 (2016): Vol. 2, No. 2, Desember, 2016
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan dalam upaya mengatasi konflik pada atlet bola basket di klub JNE Bandung Utama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi wawancara mendalam. Subyek penelitian ini adalah para atlet klub bola basket yang ditentukan secara purposif berdasarkan permasalahan komunikasi antarpribadi. Proses pengumpulan data diperoleh m elalui wawancara mendalam dan pengamatan peran serta terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi literature, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil dari penelitian ini me nunjukkan bahwa para atlet bola basket klub JNE Bandung Utama , dilihat dari keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan anggota mampu menciptakan komunikasi antarpribadi yang efektif dalam upaya mengatasi konflik yang terjadi di klub bola basket JNE Bandung utama.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI ( SURVEY EKSPLANATIFDIKOPERASIKREDIT GURU KLUBAGOLIT FLORES TIMUR ) Heribertus Hayon; Rodhiyat Fajar Salim
Dialog Vol 3 No 1 (2017): Vol. 3, No. 1, Juni, 2017
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi kerja pegawai merupakan faktor penting dalam mempertahankan keberadaan dan kelangsungan lembaga koperasi. Motivasi kerja pegawai mempengaruhi kinerja dan menentukan tercapai atau tidaknya tujuan koperasi. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai adalah melalui komunikasi. Rumusan masalah penelitian adalah “ADAKAH PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI?” (Survey Eksplanatif di Koperasi Kredit Guru Klubagolit Flores Timur). Identifikasi masalah adalah adakah pengaruh komunikasi interpersonal (X) dengan sub variabel: keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan terhadap motivasi kerja (Y). Kerangka pemikiran menggunakan teori komunikasi interpersonal (interpersonal communication) – Joseph A. DeVito dan teori motivasi (motivation theory) – Frederick Herzberg. Hipotesis penelitian adalah ter dapat pengaruh keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan terhadap motivasi kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Teknik sampling menggunakan total sampling yang berjumlah 45 pegawai. Menggunakan uji validitas dan reliabilit as dengan rancangan analisis deskriptif , Method of Successive Interval (MSI), Analisis Jalur (Path Analysis). Pengujian hipotesis secara simultan (keseluruhan) dan secara parsial (individual). Pengujian hipotesis secara simultan menunjukan bahwa F hitung > F tabel (70,91 > 2,46), sehingga sesuai dengan kriteria uji simultan adalah tolak H 0, artinya variabel komunikasi interpersonal secara bersama-sama signifikan mempengaruhi variabel motivasi kerja (Y). Pengaruh variabel X (komunikasi interpersonal) terhadap variabel Y (motivasi kerja) terdiri atas pengaruh langsung 34,77% dan pengaruh tidak langsung 55,32% dengan total pengaruh 90,09%.
REALITAS KOMUNIKASI GAYA HIDUP KOMUNITAS KAUM GAY (STUDI FENOMENOLOGI EKSTERNAL PUBLIC RELATION S PADA KOMUNITAS MAHARDIKA GROGOL JAKARTA BARAT) Adi Kurniadi; R. Indriyati Kamil; Rodhiyat Fajar Salim
Dialog Vol 3 No 2 (2017): Vol. 3, No. 2, Desember, 2017
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan komunitas gay mahardika Jakarta karena adanya perasaan kaum gay khususnya di kota Jakarta yang merasa perlu untuk membentuk wadah perkumpulan komunitas tersebut. Kaum gay berpendapat bahwa awalnya mereka mendapatkan pandangan sebelah mata dari masyarakat tentang gaya hidup kaum gay, keberadaan kaum gay di pandang sinis. Kaum gay merasakan minoritas, butuh perlakuan dan pengakuan dari masyarakat tentang keberadaan mereka dan sekaligus mereka juga membutuhkan pengakuan akan kehadiran mereka. Dalam suatu komunitas, ciri khas menjadi suatu hal yang penting. Ciri khas tersebut dapat menunjukkan identitas komunitas yang membedakan satu komunitas dengan komunitas lainnya. Salah satu bentuk dari ciri khas suatu komunitas adalah gaya hidup. Penampilan merupakan bentuk gaya hidup yang paling menonjo l dalam komunitas gay Mahardika Jakarta. Mereka memiliki penampilan yang sangat modis dengan barang-barang dari merek ternama. Komunitas ini sangat mengutamakan brands sebagai syarat utama dalam berpenampilan. Hal itu dipicu oleh keinginan mereka untuk tampil menarik dan menjadi trendsetter dikalangan gay dan masyarakat. Komunitas gay mahardika kota Jakarta mempunyai beberapa bahasa khusus sebagai bahasa komunitas. pengunaan bahasa tersebut tidak terlalu membuat masyarakat risih karena pada kenyataan nya mereka malah ikut menggunakan bahasa tersebut. Maraknya penggunaan bahasa tersebut membuat kaum gay sendiri merasa diterima dan menjadi trendsetter dikalangan masyarakat.
KEGIATAN KOMUNIKASI PEDAGANG KAKI LIMA DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN MEMBELI PRODUK (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF EXTERNAL PUBLIC RELATIONS PADA KONSUMEN DI PUJASERA LIPPO CIKARANG ) Nuranna Chairul Umam; Rodhiyat Fajar Salim
Dialog Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4, No. 2, Desember, 2018
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi deskriptif kualitatif external. Subyek penelitiannya adalah para konsumen di Pujasera Lippo Cikarang. Proses pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses yang terjadi dalam kegiatan komunikasi pedagang kaki lima seperti konsumen melihat spanduk, mencium aroma produk dan pedagang yang menginformasikan mengen ai produk. Cara dalam kegiatan komunikasi pedagang kaki lima dengan memilih lokasi yang strategis, dan menggunakan spanduk sebagai simbol identitas produk. Komunikasi yang dipakai dengan menawarkan produk, dan memberitahukan informasi mengenai produk. Perlunya menerapkan kegiatan komunikasi pedagang kaki lima agar produk yang dijual dapat habis terjual dan mendapatkan keuntungan. Kesimpulannya pada kegiatan komunikasi pedagang kaki lima sangat perlu menerapkan komunikasi yang baik melalui proses komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan cara berkomunikasi sehingga mencapai tujuan dari kegiatan komunikasi pedagang kaki lima dalam menarik minat konsumen membeli produk. Dalam penelitian ini direkomendasikan kepada para pedagang kaki lima untuk menggunakan n omor pada setiap meja agar tidak terjadi kesalahan dalam mengantarkan produk kepada konsumen.
Makna Perjuangan pada Film Filosofi Kopi Rio Putra Utama; Rodhiyat Fajar Salim
Dialog Vol 6 No 2 (2021): Dialog
Publisher : Dialog

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.83 KB)

Abstract

Film Filosofi Kopi menunjukan opini masyarakat mengenai perjuangan dua orang sahabat berjuang untuk mempertahankan kedai kopi yang mereka cita-citakan sejak kecil. Pengorbanan yang mereka lakukan untuk melewati segala halangan dan rintangan yang datang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemaknaan pada film Filosofi Kopi dengan melihat makna denotatif, makna konotatif dan mitos.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Teori yang digunakan yaitu teori semiotika dari Roland Barthes. Objek penelitian ini adalah film Filosofi Kopi. Proses pengumpulan data diperoleh dengan teknik studi kepustakaan, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti melakukan observasi dengan menganalisis scene yang memiliki tanda semiotika. Kemudian peneliti melakukan wawancara dengan seorang pengamat dalam bidang perfilman untuk menanyai mengenai pendapat seorang pengamat tentang hasil analisis peneliti. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya makna denotatif, makna konotatif dan mitos dibalik film Filosofi Kopi. Makna denotatif ditunjukkan dengan kerja keras yang dilakukan oleh Ben dan Jody dalam berjuang mempertahankan kedai filosofi kopi. Makna konotatif pada film Filosofi Kopi adalah berupa tekad mereka sehingga mereka mampu melewati semua hambatan karena komitment yang mereka punya. Mitos pada film Filosofi Kopi adalah perjuangan Perjuangan adalah proses dalam meraih suatu tujuan dengan rela berkoban melalui halangan dan rintangan, sehingga dapat mencapai suatu titik kesuksesan. Kata kunci: makna, perjuangan, film Filosofi Kopi, Roland Barthes