Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah Pengolahan Jamur Tiram di Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan (Studi Kasus Usaha Keripik Jamur) Ristika, Wilda; Bafadal, Azhar; Zani, Munirwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah dan distribusi nilai tambah yang tercipta dalam usaha pengolahan jamur tiram menjadi keripik jamur pada Usaha Keripik Jamur di Desa Mekar Sari Kecamatan Palangga Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember 2023. Jenis dan sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan untuk menganalisis nilai tambah dan distribusi nilai tambah yang tercipta yaitu menggunakan analisis metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa usaha pengolahan jamur tiram menjadi keripik jamur memberikan nilai tambah sebesar Rp27.399/kg keripik jamur. Nilai ini terdiri dari keuntungan perusahaan atau pengolah sebesar Rp23.568/kg dan imbalan tenaga kerja sebesar Rp3.741/kg. Balas jasa terhadap faktor produksi terbesar terdapat pada keuntungan perusahaan yaitu sebesar 69,5%, kemudian sumbangan input lain dengan nilai sebesar 19,4% dan imbalan tenaga kerja yang mempunyai nilai sebesar 11%. Terlihat bahwa distribusi nilai tambah yang tercipta dari proses pengolahan jamur tiram menjadi keripik jamur lebih banyak dinikmati oleh perusahaan daripada tenaga kerja.
Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan melalui Urban Farming Berbasis Pupuk Organik Ramah Lingkungan di Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari Rahni , Nini Mila; Bafadal, Azhar; Hisein , Waode Siti Anima; Salahuddin, Salahuddin; Asyik, Nur; Alwi , La Ode; Nuraida, Waode
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kota Kendari, dengan tema pemberdayaan masyarakat melalui penerapan pertanian ramah lingkungan berbasis rumah tangga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik menjadi produk bermanfaat serta mendorong praktik urban farming yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan bimbingan teknis pembuatan pupuk organik cair (POC), pembuatan media tanam, budidaya tanaman pekarangan, pembuatan pestisida nabati, serta pembuatan pupuk organik padat (POP). Kegiatan yang dilakukann ini berhasil meningkatkan kemampuan 27 peserta dalam budidaya tanaman sayuran. Dengan menggunakan 100 polybag, ibu-ibu dasawisma berhasil memanen 50 kg sayuran segar, terdiri dari 20 kg sawi dan 30 kg selada, dengan rata-rata hasil panen 1,5 kg per polybag. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan dan pemanfaatan pupuk serta pestisida alami, pengelolaan limbah organik rumah tangga, serta budidaya tanaman pekarangan. Selain memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan hijau dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pelaksanaan KKN Tematik di Kelurahan Kambu berjalan dengan baik dan berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dalam memanfaatkan limbah organik, mendukung ketahanan pangan rumah tangga serta menciptakan lingkungan yang bersih, produktif dan berkelanjutan.
Production and Income Risk Analysis for the Development of Rice Farming Insurance in Baruga District, Kendari City Aiman, Andi Muhammad Fawwaz; Bafadal, Azhar; Abdullah, Weka Gusmiarty
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 01 (2026): January- March, International Journal of Technology and Education Research (IJ
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i01.3038

Abstract

This research aims to determine the production risk and income risk in lowland rice farming and how the production risk compares with the basis for determining premiums for the development of lowland rice farming insurance in Baruga District, Kendari City. This research uses descriptive methods and a quantitative research approach using Variance coefficient analysis.The sampling method in this research is using a purposive sampling method, where the sampling technique takes certain considerations based on the fact that the sample for this research only selected all participants in lowland rice farming insurance, a total of 40 farmers. The results of this research show that (1) the average of rice farming production in Baruga District, Kendari City is 9.020 Kg/Ha/Year and the income risk is IDR 27.602.214 IDR/Ha/Year. The coefficient of variation of production risk is less than 0.5 (0.15 < 0.5) and the coefficient of variation of income risk is less than 0.5 (0.0.3 < 0.5) which indicates that the risk faced is low and the lower limit result is > 0 (6.274) > 0 so this result shows that farmers will always make a profit. (2) Comparison between production risk and the basis for determining premiums for developing agricultural insurance in determining the total premium which remains the same in each planting season even though the level of production risk is different in each planting season. Farmers receive full protection of IDR6,000,000/Ha/MT if there is a risk that causes crop failure
The Contribution of Red Onion Farming to Farmers’ Income in Tampabulu Village, North Poleang Subdistrict, Bombana Regency Anisah; Bafadal, Azhar; Fyka, Samsul Alam
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 02 (2026): International Journal of Technology and Education Research (IJETER)
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i02.3169

Abstract

This research was motivated by the challenges faced by shallot farming in Tampabulu Village, North Poleang District. These challenges include a longer cultivation time and increased labor costs due to seeding, transplanting, and preventing Fusarium wilt during the rainy season. These factors influence productivity and income, prompting farmers to seek income sources other than shallots. Based on these conditions, this study aims to analyze the contribution of shallot farming to farmers' incomes, the extent to which these farms support their economic needs, and their relative importance compared to other sources of income. The research location was purposively selected based on the consideration that Tampabulu Village relies on shallot farming as its primary source of income. The number of respondents in this study was 12 shallot farmers. Data analysis used income analysis and farm income contribution. The results showed that shallot farming requires production costs of Rp21.107.472 per planting season, with income obtained of Rp115.017.528 per season. Income from shallot farming provides a high contribution to the total income of farmers by 82 %, which means that shallot farming is one of the main sources in supporting the economic needs of farmers in Tampabulu Village