This Author published in this journals
All Journal Respon Publik
Afifuddin Afifuddin
FIA UNISMA

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KOTA BATU Citra Ayu Rahmanda; Yaqub Cikusin; Afifuddin Afifuddin
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.604 KB)

Abstract

Salah satu masalah utama pembangunan di Indonesia saat ini adalah masih besarnya jumlah penduduk miskin dan pengangguran. Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial bagi keluarga rumah tangga sangat miskin (RTSM), pemerintah mengeluarkan sebuah Program Keluarga Harapan yaitu sebuah bantuan bersyarat sebagai jaminan sosial untuk mengakses kesehatan dan pendidikan yang mencakup kesehatan balita, ibu hamil dan nifas, dan lanjut usia serta pendidikan bagi anak usia pendidikan dasar hingga sekolah menengah tingkat atas. Program Keluarga Harapan (PKH) dimaksudkan untuk membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin. Pelaksanaan di Kota Batu diharapkan akan membantu penduduk termiskin, bagian masyarakat yang paling membutuhkan uluran tangan dari siapapun juga. Implementasi Program Keluarga Harapan di Kota Batu adalah suatu keadaan yang menunjukkan kegiatan pelaksanaan bantuan dana Program PKH untuk pencapaian tujuan ke masyarakat RTSM di 3 (tiga) Kecamatan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Dengan kata lain kata proses implementasi yang merupakan sejauh mana PKH melaksanakan tugas pokoknya atau sudah mencapai semua sasarannya. Mendeskripsikan implementasi Program Keluarga Harapan di Kota Batu, Menganalisa faktor-faktor apa yang mempengaruhi kebijakan Program Keluarga Harapan di Kota Batu dan Melihat hasil pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara kepada informan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan pengamatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Batu ini sudah berjalan dengan cukup baik. Ini dapat dilihat dari setiap tahapan proses pelaksanaannya yang berjalan lancar. Apabila diihat dari keadaan penerima bantuan PKH tersebut mereka menggunakannya untuk membantu kondisi sosial dan pendidikan anak-anak Rumah Tangga Sangat Miskin, membantu biaya kesehatan serta gizi ibu hamil dan nifas, lansia dan anak di bawah 6 tahun dari Rumah Tangga Sangat Miskin, serta menyadarkan peserta PKH akan pentingnya layanan Pendidikan dan Kesehatan.
PERAN DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MALANG DALAM PROMOSI WISATA CANDI (Studi Pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang) Laely Harum Puspitasari; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 1 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.543 KB)

Abstract

ABSTRAK            Pariwisata di Indonesia merupakan hal yang sangat penting dan menjadi sektor utama dalam peningkatan pendapatan nasional maupun daerah. Salah satunya adalah wisata Candi. Promosi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang tentunya tidak terlepas dari hambatan atau kendala yang dapat mengurangi keefektifan promosi. Kendala tersebut yaitu berupa minimnya dana atau anggaran yang diperoleh dari pemerintah daerah (pemda),  kemudian sulitnya untuk menguah pola fikir masyarakat akan adanya potensi wisata yang dimiliki, kemudian kendala lain yang dihadapi adalah berupa sarana dan prasarana yang kurang mendukung Selain itu karena letak candi mayoritas di pemukiman warga dan tidak ada penginapan seperti home stay untuk para wisatawan yang melakukan penelitian yang memerlukan waktu berhari hari untuk tinggal. Hal ini tentunya akan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam promosi pariwisata.          Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang dalam Promosi Wisata Candi. Untuk Mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan penelitian deskritif kualitatif  yaitu dengan cara menggambarkan keadaan yang riil atau yang sebenarnya dan tentu saja berdasarkan pada fakta yang ada dan yang terjadi pada saat ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang dalam Promosi Wisata Candi yaitu Dispabud mempunyai peran utama dalam promosi, promosi yang dilakukan menggunakan Bilodeline (Brousur, Buku dan pamflet) kemudian Bofdeline (media massa:koran media elektronik:tv dan radio). Melakukan sosialisasi workshop dan pelatihan-pelatihan serta terjun langsung ke lokasi yang ingin dituju. (2) Faktor Pendukung dan Penghambat Promosi Wisata Candi yaitu: Faktor pendukung, adanya kegiatan pameran dan promosi wisata di dalam negeri dan di luar negeri Faktor penghambat: Sekmentasi, SDM yang kurang, sarana prasarana, dan masyarakat yang kurang sadar akan adanya potensi wisata.Kata Kunci : Peran, Promosi, Wisata Candi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI PRODUKTIF (Studi Kasus Program Pnpm Di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang) Soleh Suharsono; Bashori Muchsin; Afifuddin Afifuddin
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.194 KB)

Abstract

Program pembangunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia secara umum bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) merupakan program bantuan kepada rakyat miskin di perkotaan sehubungan dengan terjadinya krisis ekonomi, tetapi ini tidak hanya bersifat reaktif terhadap keadaan yang terjadi, namun juga bersifat strategis karena dalam kegiatan ini disiapkan landasan berupa institusi masyarakat yang menguat bagi perkembangan masyarakat di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan PNPM dalam upaya meningkatkan ekonomi produktif masyarakat di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif (Interactive model) dari Milles and Hubberman dan Saldana (2014) Kebijakan PNPM yang diselenggarakan oleh pemerintah kelurahan Tlogomas yang dijalankan oleh BKM Tlogomas merupakan usaha untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mengentas kemiskinan khususnya di lingkungan kelurahan Tlogomas kota Malang. Proyek PNPM telah diselenggarakan sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan, terutama yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 343/KPTS/1999 tentang Manual Project Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan. Sampai tahun 2018 terdapat 47 KSM di kelurahan Tlogomas yang memperoleh bantuan modal dari program PNPM, besarnya bantuan modal yang dicairkan untuk masing-masing KSM berbeda satu dengan lainnya yaitu antara Rp 2 juta sampai Rp 18 juta dan dengan jangka waktu yang bervariasi yaitu antara 1 tahun sampai 5 tahun. Bantuan modal tersebut di ajukan untuk menambah modal usaha untuk menunjang dan mengembangkan usaha yang dilaksanakan oleh masing-masing KSM yang bergerak diberbagai jenis usaha kecil. Program tersebut dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan usaha dan pengembangan usaha produktif KSM. Sebagian besar KSM yang menerima bantuan modal mampu meningkatkan penghasilannya, mampu meningkatkan taraf kesejahteraan sosial dan ekonomi.Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat, Upaya Meningkatkan Ekonomi Produktif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FULL DAY SCHOOL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA (STUDI PADA SDN BANDULAN 4 MALANG) Dahlia Sukur; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.416 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana implementasi kebijakan Full Day School di SDN Bandulan 4 Malang; 2) Bagaimana efektivitas sistem Full Day School terhadap proses belajar mengajar siswa di SDN Bandulan 4 Malang; 3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kebijakan Full Day School di SDN Bandulan 4 Malang. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana prosedur penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan orang-orang yang dijadikan sebagai informan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian iniadalah melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan kajian dokumen.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa analisa data yang ditemukan adalah implementasai kebijakan Full Day School di SDN Bandulan 4 Malang sudah cukup baik. Namun perlu terus diimplementasikan dan perlu dievaluasi agar muncul inovasi-inovasi baru yang dapat diaplikasikan agar semuanya berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan oleh semua pihak.Kata kunci : Implementasi Kebijakan Full Day School
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BIDANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN KEPANJEN KIDUL Sendi Dwi Saputra; Afifuddin Afifuddin; Roni Widodo
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.385 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan publik bidang administrasi kependudukan di Kecamatan Kepanjen Kidul. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian dalam penelitian ini adalah 1 orang Kepala Bagian Pelayanan Umum sebagai informan kunci, 2 orang petugas pelayanan di Kecamatan Kepanjen Kidul dan 3 orang masyarakat pengguna jasa pelayanan sebagai informan pendukung. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kualitas pelayanan publik bidang administrasi kependudukan di Kecamatan Kepanjen Kidul dilihat dari aspek fasilitas fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy) yaitu: (1) Bagian Pelayanan Umum di Kecamatan Kepanjen Kidul belum memenuhi fasilitas pelayanan yang memadai untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti se kursi diruang tunggu yang belum memadai dengan jumlah pengunjung setiap harinya. Fasilitas seperti genset kurang dioptimalkan sehingga ketika listrik mati maka proses pelayanan pun juga akan berhenti total yang artinya masyarakat tidak dapat mendapatkan pelayanan (2) Masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang di berikan Kecamatan Kepanjen Kidul dalam aspek reliability (kehandalan) mengenai kehandalan dalam menangani setiap keluhan masyarakat, handal dalam segi waktu dan ketepatan proses pelayanan (3) pegawai dalam hal membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan khususnya masyarakat yang bingung dengan pelayanan sudah terlihat antara petugas dan pengunjung yang saling berkomunikasi. (4) keamanan di Kecamatan Kepanjen Kidul sudah menunjukan upaya meningkatkan kualitas pelayanannya terkait memberikan rasa aman bagi masyarakat yaitu dengan menempatkan tukang parkir yang ikut mengamankan keadaan di parkiran. (5) Aspek empati (empathy), yang diberikan pihak Kecamatan Kepanjen Kidul yaitu dengan memberikan kesan yang menyenangkan. Hal itu dapat terlihat dari sikap petugas yang menerangkan dengan sejelas-jelasnya mengenai prosedur pelayanan dan menerima kritik mapun saran dengan sepenuh hati sebagai interopeksi untuk layanan yang lebih baik.Kata kunci : Kualitas Pelayanan Publik, Pelayanan Publik.
KINERJA BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM ( Studi Kasus Pada Panwascam Sukun Kota Malang) Finda Roissyyah; Afifuddin Afifuddin; Agus Abidin
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.794 KB)

Abstract

Pentingnya pengawasan dalam pemilihan umum sebagaimana diketahui, penyelenggara pemilu terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Ketiga lembaga inilah yang menerjemahkan undang-undang dan melaksanakan nya dengan asas asas berkeadilan dan setara. KPU sebagai pelaksana pemilihan umum tentu mendapat porsi perhatian yang lebih besar dalam pengawasan. Akan banyak pihak yang berkepentingan untuk menjadikan KPU dan Bawaslu sebagai koasi kekuasaannya. Dalam tahap inilah diperlukannnya pengawalan pada setiap tahapan penyelenggaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman dan Saldana (1992). Adapun mekanisme pengawasan pemilu tertuang dalam peraturan bersama KPU, Bawaslu dan DKPP Nomor 11 Tahun 2012 dan Nomor 1 Tahun 2012 tentang “Kode Etik Penyelenggara Pemilu”. Peraturan ini menjadi dasar bagi masyarakat untuk membantu mengawal proses pemilihan umum dengan penuh tanggung jawab dan berkeadilan. Upaya yang sudah dilakukan Panwascam Sukun Kecamatan Sukun dalam proses penugasan pada staff, PPL, PTPS yaitu adanya program Bimtek yang diberikan kepada PPL dan PTPS sesuai dengan jabatan yang dimiliki. Sedangkan faktor pendukung dari kinerja pegawai yaitu lingkungan kerja yang kondusif, motivasi kerja yang tinggi, kemamspuan sumber daya manusia yang mumpuni serta disiplin kerja yang tinggi. Faktor penghambat yaitu kurang memadainya sarana dan prasarana yang disediakan serta keterbatasan sumber daya manusia. Berkaitan dengan hasil penelitian yang sudah peneliti jelaskan, maka saran yang dapat peneliti berikan yaitu untuk ditingkatkannya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana serta penambahan sumber daya manusia yang mumpuni agar dapat memberikan pelayanan serta tugas pengawasan yang prima.Kata Kunci: Kinerja, Bawaslu, Panwascam, PPL, PTPS.
FUNGSI DAN PERAN KEPALA DESA DALAM MEMBANGUN DESA DI KELURAHAN LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Rizki Intara; Afifuddin Afifuddin; Roni Widodo
Respon Publik Vol 13, No 6 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.521 KB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Fungsi dan Peran Kepala Desa dalam Membangun Desa di Kelurahan Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang”. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan peran kepala desa dalam membangun desa dalam segi peningkatan pelayanan terhadap masyarakat desa, peningkatan keamanan di desa dan kebersihan lingkungan seperti kebersihan pasar desa landungsari. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Kualitatif metode yang hanya memaparkan, menuliskan, dan melaporkan keadaan suatu objek ataupun suatu peristiwa yang berupa penyikapan sebuah fakta. Sedangkan metode studi kasus adalah metode penelitian tentang subjek penelitian berupa individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat yang berkenan dengan suatu fase atau tahap, sehingga dapat memberikan gambaran secara mendetail tentang latar belakang, sifat dan karakter yang khas dari suatu kasus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepala desa Landungsari belum begitu efektif dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dalam meningkatkan pelayanan desa, keamanan desa dan kebersihan pasar desa. Sebagai seorang kepala desa harus bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dalam membangun desa entah dari segi fisik maupun non fisik. Implikasi dari penelitian ini adalah kepala desa landungsari harus bisa menjalankan fungsi dan perannya dengan baik dalam membangun desa yaitu dengan meningkatkan pelayanan yang baik terhadap masyarakat desa, meningkatkan keamanan di desa sehingga tidak terjadi tindak criminal seperti pencurian sepeda motor dan menjaga atau meningkatkan kebersihan lingkungan desa khususnya lingkungan pasar desa.Kata Kunci: Fungsi, Peran, dan Membangun Desa.