Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Mental untuk Mengurangi Dampak Diskriminasi di Sekolah: Tinjauan Literatur Sistematis dan Implikasi bagi Keperawatan Jiwa Suganda, Tomy; Safrina, Shela; Erli, Syifa Chorunnissa; Isnaini, Nurul
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 5 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v5i2.1673

Abstract

Latar Belakang: Diskriminasi di sekolah berdampak negatif pada kesehatan mental remaja, menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi. Dampaknya juga mencakup penurunan prestasi akademik serta peningkatan risiko gangguan psikologis akibat perundungan fisik, verbal, dan cyberbullying. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas edukasi kesehatan mental dalam mengurangi dampak diskriminasi pada remaja di sekolah. Metode: Studi ini menggunakan metode tinjauan pustaka sistematis (PRISMA) melalui pencarian artikel di Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan adalah "kesehatan mental", "remaja", dan "diskriminasi di sekolah". Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa diskriminasi di sekolah merupakan masalah signifikan yang membutuhkan intervensi berbasis edukasi kesehatan mental. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran siswa terhadap tanda-tanda masalah kesehatan mental, strategi penanganan, dan pentingnya bantuan profesional. Kesimpulan: Kolaborasi antara pendidik, psikolog, dan perawat jiwa diperlukan untuk merancang program edukasi yang efektif. Program ini dapat mencegah, mendeteksi dini, serta menangani dampak diskriminasi, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan mendukung kesejahteraan siswa.
Pengaruh Terapi Bermain Media Playdough Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Retardasi Mental Ringan Septiani, Nurul; Suwahyu, Romy; Suganda, Tomy; Huda, Kholis Khoirul; Setiawati, Kartika
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.1008

Abstract

Background of Study: Mental retardation is a condition of imperfection development of mental abilities. The problem of children with mental retardation exists in the state of development of the restrained or incomplete mind, for example cognitive abilities. Various methods are used for cognitive development. This research provides playdough playing media therapy to improve cognitive abilities of children with mental retardation. Playdough is a dough of flour, water, salt, oil, and food coloring. Playdough has not been applied in this SDLB. This study aimed to determine the effect of playdough playing media therapy toward cognitive abilities of children with mental retardation. Methods: This research included pre-experimental design with one group pretest and post test design. On the first day, pretest activity toward children with mild mental retardation was done, intervention of playdough playing media therapy about numbers and letters was done on days 2-6, the researcher did post test on day 7. The collected data were statistically analyzed by using the Wilcoxon Nonparametric test because the data were not normally distributed. Results: Mean score of cognitive abilities pretest is about 11.0 and mean score of cognitive abilities post test is about 13.6. The difference between mean score of cognitive abilities pretest and cognitive abilities post test is 2.6. with value of p = 0.017 (p <0.05). Conclusion: There is effect of playdough playing media therapy toward cognitive abilities of children with mild mental retardation and be reference for nurse related about learning media while playing wich can be used for children with mental retardation who stayed in the hospital. Keywords: Playdough, Cognitive Ability, Mental Retardation Children
Knowledge and Perception Of Pain About Diabetes Mellitus With Self Care Bahavior In Diabetes Mellitus Patients Huda, Kholis Khoirul; Suganda, Tomy; Suwahyu, Romy; Septiani, Nurul
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 5 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v5i2.9773

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic disease that requires long-term self-care so that patients can carry out self-care independently to prevent complications from Diabetes Mellitus. Self Care Behavior aims to examine and classify the extent to which people with Diabetes Mellitus carry out self-care in order to improve their well-being and quality of life. This study aims to determine the relationship between knowledge and pain perceptions about Diabetes Mellitus and Self Care Behavior of Diabetes Mellitus sufferers. This research is a literature study that summarizes some of the relevant literature collected using Google Scholar which was published in 2015-2022. The results of the search found 56 identified journals and 7 journals that met the inclusion criteria. The results showed that there was a significant relationship between knowledge about Diabetes Mellitus and Self Care for Diabetes Mellitus patients and there was a significant relationship between perceptions of pain about Diabetes Mellitus and self care behavior for Diabetes Mellitus sufferers.
The Development Of Nursing Informatics Research On Patient Safety: a Bibliometric Perspective Suganda, Tomy; Amaliyah, Eli; Rahmi Galleryzki, Annisa; Suwahyu, Romy; Ghozali, Imam
HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : IKES Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/f5sww626

Abstract

Background: Patient safety remains a global health priority and a key indicator of healthcare quality. Over the past decade, nursing informatics has emerged as a critical discipline to enhance patient safety by integrating electronic health records (EHRs), clinical decision support systems (CDSS), and digital health innovations into nursing practice. Aim: This study employed a bibliometric analysis to map the scientific landscape of nursing informatics research on patient safety between 2015 and 2025. Methods: Data were retrieved from the Scopus database and analyzed using Bibliometrix R and VOSviewer, following PRISMA guidelines. Results: A total of 339 publications were identified, with an annual growth rate of 4.14% and an average of 11.96 citations per document, indicating a moderate to high research impact. The analysis revealed highly productive authors such as Bowles, Carrington, and Topaz, and leading institutions including the University of Pennsylvania and Harvard Medical School. Keyword analysis demonstrated a diversification of themes, with dominant clusters centered on EHRs, patient safety, nursing informatics, and CDSS, alongside emerging topics such as digital health and artificial intelligence. Furthermore, international collaboration accounted for 15.04% of publications, highlighting the multidisciplinary and global nature of the field. Discussion: These findings underscore the growing recognition of nursing informatics as a cornerstone in advancing evidence-based nursing practice and improving patient safety outcomes. The study provides a comprehensive overview of research trends, identifies knowledge gaps, and offers strategic directions for policy, education, and future investigations in nursing informatics.
Edukasi Literasi Digital Kesehatan sebagai Upaya Mewujudkan Sekolah Aman dan Berkarakter Suganda, Tomy; Djuria, Syafrina Arbaani Djuria; Lita, Baiq Fitria Frisma; Aisyah, Rulla Agnia Naura; Aliefia, Nada Syifa; Siswanto, Daffa Andita; Al Bukhori, Supri Fadhil; Rizqi, Muhammad Makenza
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v7i1.1918

Abstract

Pendahuluan: Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan ketergantungan remaja pada media sosial sebagai sumber utama informasi kesehatan. Namun, tren ini tidak dibarengi dengan literasi digital kesehatan yang memadai, terutama di wilayah pedesaan, sehingga menimbulkan risiko seperti misinformasi kesehatan, diagnosis mandiri (self-diagnosis), dan perundungan siber (cyberbullying). Tujuan: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital kesehatan siswa SMA Pelita Bangsa Lontar sebagai upaya strategis untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan berkarakter di Desa Alang-Alang, Kabupaten Serang. Metode: Pendekatan edukasi partisipatif diterapkan dengan melibatkan 40 siswa sebagai peserta. Intervensi dilakukan melalui diskusi interaktif, studi kasus, dan refleksi pengalaman digital. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test untuk mengukur signifikansi peningkatan. Hasil: Temuan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital kesehatan siswa. Proporsi siswa dalam kategori "Baik" dan "Sangat Baik" meningkat dari 55% saat pre-test menjadi 85% pada saat post-test. Analisis statistik menghasilkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengonfirmasi adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa mengidentifikasi hoaks kesehatan, melindungi data pribadi, dan menerapkan komunikasi digital yang etis. Kesimpulan: Edukasi literasi digital kesehatan secara partisipatif merupakan strategi yang efektif untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis di era digital, sehingga mendukung terwujudnya sekolah yang aman dan berkarakter.
Penerapan Training Need Analysis dalam Penyusunan Kurikulum Pelatihan Kompetensi Nursing Informatics Kepala Ruangan Tomy Suganda; Hanny Handiyani; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i1.887

Abstract

Kompetensi Nursing Informatic sangat penting bagi kepala ruangan, dan akan menjadi lebih penting lagi di masa depan sehingga perlu dipertimbangkan adanya perencanaan strategis tentang peningkatan kompetensi manajemen kepala ruangan khususnya dalam kompetensi Nursing Informatics.  Studi ini bertujuan untuk menerapkan Training Needs Analysis (TNA) dalam menyusun kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruangan. Studi dilakukan pada bulan September sampai November 2020. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan survei dengan perubahan berencana melalui metode pendekatan action research. Metode pendekatan action research terdiri dari lima tahapan yaitu identifikasi (diagnosis) masalah, analisis, umpan balik, tindakan dan evaluasi. TNA survey menggambarkan 78% kemampuan computer literacy kepala ruangan kurang, 77% kemampuan informatics literacy kepala ruangan kurang, 72% kemampuan informatics management skilss kepala ruangan kurang. Berdasarkan TNA survey tersebut, didapatkan hasil interprestasi level nursing informatics competencies dengan 17 kepala ruangan memiliki skor NIC yang baik dan 58 kepala ruangan  memiliki skor nursing informatics competencies yang kurang.  Kurikulum pelatihan kompetensi kepala ruang adalah acuan dalam perencanaan pelaksanaan pendidikan berkelanjutan kepala ruangan. Pada masa ilmu pengetahuan dan teknologi berubah setiap hari, penting bagi kepala ruangan untuk upgrade dan up-to-date dalam informasi, penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruang adalah salah satu upaya dalam mewujudkan hal tersebut. TNA dapat diterapkan dalam penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruangan. TNA memberikan gambaran tentang tingkat kompetensi nursing informatics kepala ruangan sehingga penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics didasarkan pada data dan tujuan atas keterbutuhan kompetensi yang perlu ditingkatkan.
Hubungan Karakteristik Perawat dan Safety Attitude di Rumah Sakit Jakarta Tomy Suganda; RR Tutik Sri Hariyati; Hanny Handiyani; La Ode Abdul Rahman; Tuti Afriani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i2.1215

Abstract

Sikap keselamatan perawat mempengaruhi tindakan dalam menerapkan implementasi asuhan keperawatan yang berbasis keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik perawat dan sikap keselamatan, melalui penelitian cross sectional yang melibatkan 330 perawat di 3 rumah sakit veritkal Jakarta. Instrumen yang digunakan adalah Safety Attitudes Questionnaire dengan tambahan data demografi.  Terdapat hubungan signifikan antara karaktersitik perawat dan sikap  keselamatan perawat. Jenis kelamin, posisi, jenjang karir, pendidikan, usia serta pengalaman kerja secara signifikan berpengaruh pada sikap keselamatan (P<0,05). Perbaikan dan peningkatan sikap keselamatan perawat dapat dievaluasi dan diperbaiki dengan mempertimbangkan karaktersitik perawat agar upaya upaya tersebut dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.