Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Transformatif

Diskursus Relasi Pengaruh Modal Psikologis terhadap Inovasi Guru Masduki Asbari; Agus Purwanto; Dewiana Novitasari
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.049 KB) | DOI: 10.9000/jupetra.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh modal psikologis terhadap perilaku inovasi individu pada guru di salah satu sekolah swasta di Tangerang. Data dikumpulkan dari 97 kuesioner yang dikembalikan dari sampel yang diambil secara random sampling. Data dianalisis menggunakan metode SEM dengan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal psikologis berpengaruh signifikan terhadap perilaku inovasi individu guru. Penelitian baru ini mengusulkan suatu model untuk mengelola perilaku inovasi individu pada guru di sekolah swasta di Tangerang melalui pengembangan modal psikologis. Penelitian ini dapat membuka jalan untuk meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi era education 4.0.
Diskursus Agama dan Pancasila: Meneguhkan Pancasila dalam Kebhinekaan Indonesia Fitria Eriyanti Putri; Masduki Asbari; Fatrilia Rasyi Radita; Dewiana Novitasari; Agus Purwanto
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v1i1.52

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui relasi antara Agama dan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada laporan studi ini digunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat dari channel Youtube TVNU (Televisi Nahdlatul Ulama) mengenai Agama dan Pancasila yang dipaparkan oleh Gus Muwafiq. Hasil studi ini menyebutkan bahwa hubungan Agama dan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, menegaskan bahwa negara Indonesia bukan negara yang berdasarkan suatu agama tertentu, dan bukan pula negara yang memisahkan agama dan negara. Negara yang berketuhanan Yang Maha Esa menempatkan agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai jiwa bagi keutuhan Negara Kesatuan Rupublik Indonesia. Pancasila juga bisa disebut sebuah konsep hidup bersama yang mewakili kesadaran seluruh masyarakat Indonesia, kesadaran yang paling tinggi adalah kesadaran teologi, dan kesadaran teologi itu terwakili di dalam Ketuhanan Yang Maha Esa.