Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EKSPERIMEN SAINS BANJIR: MENUMBUHKAN LOGIKA DAN PEMAHAMAN SAINS ANAK KELOMPOK B DI TK ISLAM AL KUBRO LABAN MENGANTI GRESIK Eva Marisa; Masturoh, Umi; Novita Widiyaningrum
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v5i1.4180

Abstract

Proses pembelajaran di TK Islam Al Kubro Laban Menganti Gresik masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak. Observasi menunjukkan bahwa beberapa anak kesulitan dalam mengamati, mengklasifikasi, dan memahami hubungan sebab-akibat. Salah satu penyebabnya adalah minimnya kegiatan eksperimen sains yang hanya dilakukan sekali dalam setahun. Metode pembelajaran yang monoton juga berkontribusi pada kurang optimalnya perkembangan kognitif anak. Eksperimen sains dapat meningkatkan berpikir logis anak dengan memberikan pengalaman langsung dan pemahaman konkret terhadap konsep ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai pengaruh eksperimen sains terhadap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mengalami peningkatan pemahaman tentang bencana banjir. Mereka dapat menjelaskan bagaimana curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap serta dampak buruk sampah terhadap aliran air. Anak juga lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa eksperimen sains secara berkala dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis anak serta menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Pengaruh Hereditas Terhadap Intelegensi Anak Wulandari, Fitrianti; Widiyaningrum, Novita; Masturoh, Umi
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor Hereditas kerap disinonimkan dengan genetik, bawaan, bahkan ketiganya memiliki makna yang sama dengan faktor keturunan. Hal inilah yang menjadi faktor utama dalam perkembangan maupun pertumbuhan anak usia dini. Dalam perkembangan anak usia dini terdapat enam aspek perkembanga yaitu nilai agama dan moral, sosial emosional, kognitif, Bahasa, fisik motorik, dan nilai Pancasila. Menurut aliran navitisme inilah yang percaya bahwa faktor hereditas memengaruhi perkembangan seorang anak, komponen yang di bawa sejak lahir akan menentukan perkembangan anak. Data kepustakaan digunakan dalam penelitian ini. Buku-buku, surat-surat, pengumuman, iktisar rapat, pernyataan tertulis, dan sumber lain adalah sumber data utama penelitian ini. Namun, analisis cahaya yaitu metode analisis data yang dipergunakan. Hasil penelitian ini mencakup 1. Tiga teori hereditas yang paling populer adalah partisipasi, koalisi, dan asosiasi. Faktor hereditas 2 mempengaruhi proses perkembangan dan pertumbuhan anak. Hereditas didasarkan pada (1) pernikahan (partiality), anak lahir mewarisi sifat dari satu diantara dua sumber aslinya secara keseluruhan atau sebagian besar (2) penyatuan (coalition), di mana anak lahir mewarisi sifat-sifat berasal darisumber aslinya tanpa cabangcabangnya.dan (3) penggabungan (association), di mana anak mewarisi sifat- sifat tertentu dari sumber aslinya.
UPAYA DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE DARI BAHAN DAUN Novita Widiyaningrum; Umi Masturoh; Fitrianti Wulandari
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2709

Abstract

Permasalahan yang ditemui dilapangan pada penelitian ini ialah anak belum dapat konsentrasi, belum dapat menempelkan bahan kolase dipermukaan kertas dengan rapi, dan anak belum dapat membentuk potongan bahan kolase sesuai bentuk gambar. Mengingat perkembangan motorik halus anak mempengaruhi rasa percaya diri anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Melalui penelitian ini, peneliti mengetahui peran guru dalam memberikan akivitas kepada anak melalui kegiatan kolase. Jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan jumlah subyek 15 siswa di TK Islam Al-Fattah Sidoarjo kelas Inovatif 2. Penelitian ini dilakukan 2 siklus dengan prosedur di setiap siklus, rancangan penelitian ini terdiri dari empat tahap: perencanaan; pelaksanaan; pengamatan; dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis pada penelitian ini dengan analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil aktivitas guru pada siklus I dengan jumlah persentase 69% dan meningkat pada siklus II sebesar 94%. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 56,22% dan meningkat pada siklus II sebesar 87,5%, dan hasil dari ketercapaian keterampilan motorik halus melalui kegiatan kolase pada siklus I dengan persentase sebesar 73% dan meningkat pada siklus II sebesar 93%. Dapat disimpulkan upaya dalam meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dari bahan daun dapat meningkatkan keterampilan motorik halus siswa TK Islam Al-Fattah Sidoarjo.
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PROGRAM PARENT TEACHING Alifia Shirley Rosa; Masturoh, Umi; Novita Widiyaningrum
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 3 No 4 (2025): NOVEMBER
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/pandu.v3i4.2383

Abstract

Keterlibatan orang tua melalui partisipasi aktif dan komunikasi yang baik dengan sekolah sangat krusial dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta perspektif orang tua terhadap program parent teaching di TK Islam Babussalam. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah diimplementasikan dengan cukup baik melalui perencanaan, keterlibatan langsung dalam kelas, dan evaluasi bersama. Keberhasilan program didukung oleh komunikasi efektif, jadwal fleksibel, dan motivasi orang tua, meski masih terhambat oleh keterbatasan waktu, kurangnya rasa percaya diri, serta pemahaman metode pembelajaran. Secara keseluruhan, orang tua memberikan perspektif positif karena merasa dihargai dan mampu membangun kerja sama yang lebih baik dengan guru. Disimpulkan bahwa keterlibatan orang tua melalui parent teaching merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
Implementasi Kegiatan Mendongeng dengan Media TV Kardus dalam Menstimulasi Bahasa Lisan Anak Usia Dini Ainnun Rohma; Frida Wardani; Anin Naimatus Naini; Nilna Nur Janna; Rita Ainun Wally; Novita Widiyaningrum
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/gd38yz24

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kegiatan mendongeng dengan media TV kardus dalam menstimulasi bahasa lisan anak usia dini di RA Muslimat NU 190 Al Mukhlashin, Gresik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi 2 guru dan 15 anak kelompok B (usia 5-6 tahun). Data dikumpulkan melalui triangulasi teknik, yaitu observasi partisipatif yang fokus pada partisipasi verbal, keberanian berbicara, dan kompleksitas respons, wawancara mendalam terhadap guru, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan melalui triangulasi sumber dan pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TV kardus yang dibuat dari bahan daur ulang dengan gambar wayang bernuansa Islami berhasil diterapkan secara terstruktur melalui tahap persiapan, pelaksanaan (apersepsi, inti, penutup), dan evaluasi. Implementasi ini meningkatkan partisipasi verbal, keberanian berbicara, panjang respons, serta kemampuan bercerita ulang anak. Media berfungsi sebagai scaffolding dalam Zona Perkembangan Proksimal (ZPD) dan menyediakan pembelajaran multisensori yang mengintegrasikan aspek visual, auditif, dan kinestetik. Faktor pendukung utama adalah kreativitas guru dan antusiasme anak, sedangkan faktor penghambat meliputi lingkungan dan karakteristik individu. Disimpulkan bahwa TV kardus merupakan media inovatif yang efektif, terjangkau, dan kontekstual untuk pengembangan bahasa lisan anak usia dini, serta merekomendasikan pelatihan guru dalam pendekatan interaktif dan pengembangan bahan ajar berbasis lokal.
GERAKAN LITERASI SEKOLAH ANAK USIA DINI UNTUK MENINGKATKAN ASPEK PERKEMBANGAN BAHASA DI TK HARAPAN BUNDA MENGANTI GRESIK Siti Mufarochah; Maftuhah; Novita Widiyaningrum; Nur Alfiana Wulandari; Iis Trisnawati
Jurnal Mahasiswa Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Pendidikan
Publisher : STIT Muhammadiyah Paciran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37286/jmp.v3i2.244

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu pengembangan melalui belajar tanpa adanya sekat. dalam undang-undang No 20 Tahun 2003 sistem pendidikan Nasional yang berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan pendidikan tersebut secara tidak langsung sudah jelas menggambarkan bagaimana urgensitas pendidikan dalam mencetak anak untuk menghadapi tantangan global sekarang. Berdasarkan jenis datanya peneletian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang dimana menghasilkan segala bentuk penemuan yang tidak bisa dicapai dengan menggunakan tata cara statistik ataupun dengan menggunakan cara kuantifikasi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dengan judul gerakan literasi sekolah anak usia dini untuk meningkatkan aspek perkembangan bahasa anak di TK Harapan Bunda. Bahwa penelitian ini didasarkan pada teori clay dan freguson dalam desain induk gerakan literasi menyatakan bahwa literasi dini merupakan kemampuan menyimak, memahami bahasa lisan dan komunikasi melalui gambar dan lisan yang dibentuk oleh 1pengalamannya saat berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Sebaiknya wali murid mendukung penuh serta berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan gerakan literasi sekolah anak usia dini Maka dengan mengadakan seminar literasi anak usia dini sangatlah penting guna untuk memberikan edukasi terkait betapa pentingnya gerakan literasi sekolah untuk anak usia dini yang nantinya akan berdampak pada anak hingga anak dewasa.
Pendampingan Implementasi Pembelajaran Bermuatan Steam Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Paud Anak Sholeh Magersari Sidoarjo Novita Widiyaningrum; Novita Cristy Rahayu
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v3i1.1511

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran bermuatan STEAM pada Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Anak Sholeh Magersari Sidoarjo melalui pendekatan studi kasus. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya pemahaman guru dalam mengintegrasikan unsur Science, Technology, Engineering, Art, dan Mathematics secara terpadu dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, dan 13 anak yang terlibat dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek yang lebih integratif dan kontekstual. Keterlibatan anak meningkat, ditandai dengan partisipasi aktif, keberanian mencoba, ketekunan, serta antusiasme belajar yang tinggi. Guru juga mengalami peningkatan kompetensi pedagogik dan pemahaman terhadap konsep STEAM. Dengan demikian, implementasi pembelajaran bermuatan STEAM melalui pendampingan terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, eksploratif, dan berpusat pada anak.