Novita Widiyaningrum
Institut Al Azhar Menganti Gresik

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EFEKTIVITAS MERONCE ALFABET DALAM KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI RA AL ISHLAH MENGANTI GRESIK Riris Kurniatul Hasanah; Maya Letetuni; Novita Widiyaningrum
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v5i1.3444

Abstract

Penelitian ini membahas aspek perkembangan anak, khususnya kemampuan bahasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kegiatan meronce alfabet dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini kelompok B di Raudhatul Athfal Al Ishlah, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Permasalahan yang dihadapi adalah masih banyak anak yang belum berkembang sesuai harapan dalam mengenal dan menyebutkan alfabet dengan benar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian sebanyak 19 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan meronce alfabet dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak secara signifikan. Nilai rata-rata pretest sebesar 2,89 meningkat menjadi 3,47 pada posttest, dengan persentase peningkatan sebesar 20,07%. Selain itu, sebanyak 84% anak menunjukkan perkembangan yang lebih baik dalam mengenal dan menyebutkan huruf dengan benar. Pengujian hipotesis membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan meronce alfabet dapat menjadi metode yang efektif dalam stimulasi kemampuan bahasa anak usia dini. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pendidik dan orang tua dapat menerapkan aktivitas ini sebagai strategi pembelajaran interaktif yang menyenangkan untuk membantu anak mengenal alfabet dengan lebih baik.
EKSPERIMEN SAINS BANJIR: MENUMBUHKAN LOGIKA DAN PEMAHAMAN SAINS ANAK KELOMPOK B DI TK ISLAM AL KUBRO LABAN MENGANTI GRESIK Eva Marisa; Masturoh, Umi; Novita Widiyaningrum
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v5i1.4180

Abstract

Proses pembelajaran di TK Islam Al Kubro Laban Menganti Gresik masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak. Observasi menunjukkan bahwa beberapa anak kesulitan dalam mengamati, mengklasifikasi, dan memahami hubungan sebab-akibat. Salah satu penyebabnya adalah minimnya kegiatan eksperimen sains yang hanya dilakukan sekali dalam setahun. Metode pembelajaran yang monoton juga berkontribusi pada kurang optimalnya perkembangan kognitif anak. Eksperimen sains dapat meningkatkan berpikir logis anak dengan memberikan pengalaman langsung dan pemahaman konkret terhadap konsep ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai pengaruh eksperimen sains terhadap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mengalami peningkatan pemahaman tentang bencana banjir. Mereka dapat menjelaskan bagaimana curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap serta dampak buruk sampah terhadap aliran air. Anak juga lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa eksperimen sains secara berkala dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis anak serta menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Pengaruh Hereditas Terhadap Intelegensi Anak Wulandari, Fitrianti; Widiyaningrum, Novita; Masturoh, Umi
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor Hereditas kerap disinonimkan dengan genetik, bawaan, bahkan ketiganya memiliki makna yang sama dengan faktor keturunan. Hal inilah yang menjadi faktor utama dalam perkembangan maupun pertumbuhan anak usia dini. Dalam perkembangan anak usia dini terdapat enam aspek perkembanga yaitu nilai agama dan moral, sosial emosional, kognitif, Bahasa, fisik motorik, dan nilai Pancasila. Menurut aliran navitisme inilah yang percaya bahwa faktor hereditas memengaruhi perkembangan seorang anak, komponen yang di bawa sejak lahir akan menentukan perkembangan anak. Data kepustakaan digunakan dalam penelitian ini. Buku-buku, surat-surat, pengumuman, iktisar rapat, pernyataan tertulis, dan sumber lain adalah sumber data utama penelitian ini. Namun, analisis cahaya yaitu metode analisis data yang dipergunakan. Hasil penelitian ini mencakup 1. Tiga teori hereditas yang paling populer adalah partisipasi, koalisi, dan asosiasi. Faktor hereditas 2 mempengaruhi proses perkembangan dan pertumbuhan anak. Hereditas didasarkan pada (1) pernikahan (partiality), anak lahir mewarisi sifat dari satu diantara dua sumber aslinya secara keseluruhan atau sebagian besar (2) penyatuan (coalition), di mana anak lahir mewarisi sifat-sifat berasal darisumber aslinya tanpa cabangcabangnya.dan (3) penggabungan (association), di mana anak mewarisi sifat- sifat tertentu dari sumber aslinya.
UPAYA DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE DARI BAHAN DAUN Novita Widiyaningrum; Umi Masturoh; Fitrianti Wulandari
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2709

Abstract

Permasalahan yang ditemui dilapangan pada penelitian ini ialah anak belum dapat konsentrasi, belum dapat menempelkan bahan kolase dipermukaan kertas dengan rapi, dan anak belum dapat membentuk potongan bahan kolase sesuai bentuk gambar. Mengingat perkembangan motorik halus anak mempengaruhi rasa percaya diri anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Melalui penelitian ini, peneliti mengetahui peran guru dalam memberikan akivitas kepada anak melalui kegiatan kolase. Jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan jumlah subyek 15 siswa di TK Islam Al-Fattah Sidoarjo kelas Inovatif 2. Penelitian ini dilakukan 2 siklus dengan prosedur di setiap siklus, rancangan penelitian ini terdiri dari empat tahap: perencanaan; pelaksanaan; pengamatan; dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis pada penelitian ini dengan analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil aktivitas guru pada siklus I dengan jumlah persentase 69% dan meningkat pada siklus II sebesar 94%. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 56,22% dan meningkat pada siklus II sebesar 87,5%, dan hasil dari ketercapaian keterampilan motorik halus melalui kegiatan kolase pada siklus I dengan persentase sebesar 73% dan meningkat pada siklus II sebesar 93%. Dapat disimpulkan upaya dalam meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dari bahan daun dapat meningkatkan keterampilan motorik halus siswa TK Islam Al-Fattah Sidoarjo.
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PROGRAM PARENT TEACHING Alifia Shirley Rosa; Masturoh, Umi; Novita Widiyaningrum
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 3 No 4 (2025): NOVEMBER
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/pandu.v3i4.2383

Abstract

Keterlibatan orang tua melalui partisipasi aktif dan komunikasi yang baik dengan sekolah sangat krusial dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta perspektif orang tua terhadap program parent teaching di TK Islam Babussalam. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah diimplementasikan dengan cukup baik melalui perencanaan, keterlibatan langsung dalam kelas, dan evaluasi bersama. Keberhasilan program didukung oleh komunikasi efektif, jadwal fleksibel, dan motivasi orang tua, meski masih terhambat oleh keterbatasan waktu, kurangnya rasa percaya diri, serta pemahaman metode pembelajaran. Secara keseluruhan, orang tua memberikan perspektif positif karena merasa dihargai dan mampu membangun kerja sama yang lebih baik dengan guru. Disimpulkan bahwa keterlibatan orang tua melalui parent teaching merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
Implementasi Kegiatan Mendongeng dengan Media TV Kardus dalam Menstimulasi Bahasa Lisan Anak Usia Dini Ainnun Rohma; Frida Wardani; Anin Naimatus Naini; Nilna Nur Janna; Rita Ainun Wally; Novita Widiyaningrum
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/gd38yz24

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kegiatan mendongeng dengan media TV kardus dalam menstimulasi bahasa lisan anak usia dini di RA Muslimat NU 190 Al Mukhlashin, Gresik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi 2 guru dan 15 anak kelompok B (usia 5-6 tahun). Data dikumpulkan melalui triangulasi teknik, yaitu observasi partisipatif yang fokus pada partisipasi verbal, keberanian berbicara, dan kompleksitas respons, wawancara mendalam terhadap guru, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan melalui triangulasi sumber dan pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TV kardus yang dibuat dari bahan daur ulang dengan gambar wayang bernuansa Islami berhasil diterapkan secara terstruktur melalui tahap persiapan, pelaksanaan (apersepsi, inti, penutup), dan evaluasi. Implementasi ini meningkatkan partisipasi verbal, keberanian berbicara, panjang respons, serta kemampuan bercerita ulang anak. Media berfungsi sebagai scaffolding dalam Zona Perkembangan Proksimal (ZPD) dan menyediakan pembelajaran multisensori yang mengintegrasikan aspek visual, auditif, dan kinestetik. Faktor pendukung utama adalah kreativitas guru dan antusiasme anak, sedangkan faktor penghambat meliputi lingkungan dan karakteristik individu. Disimpulkan bahwa TV kardus merupakan media inovatif yang efektif, terjangkau, dan kontekstual untuk pengembangan bahasa lisan anak usia dini, serta merekomendasikan pelatihan guru dalam pendekatan interaktif dan pengembangan bahan ajar berbasis lokal.