Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 SECARA ONLINE PADA MASYARAKAT KOTA BAUBAU Sabarudin Sabarudin; Rifa’atul Mahmuddah; Ruslin Ruslin; La Aba; Nanik Hindaryatiningsih; La Ode Nggawu; Syahbudin Syahbudin; Fifi Nirmala G.; Sari Sukmawati Kapota; Hasyim Abdillah
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 1, No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.302 KB) | DOI: 10.33772/jpnus.v1i1.17440

Abstract

This community service aims to help the Baubau City Government improve public knowledge in preventing and fighting the Covid-19 virus. This service is done in the form of online education through social media platforms namely Facebook, WhatsApp, and Instagram. Besides, to support online socialization as a tangible form of concern for the people of the city of Baubau, the distribution of masks and hand sanitizers was carried out. The method used in this community service activity is through education using leaflets and video media about the prevention of COVID-19 transmission and the distribution of masks and hand sanitizers. Community service activities in the city of Baubau have been completed and have been socialized in the city of Baubau by conducting online socialization using leaflets and videos and providing education related to Covid-19 with the socialization activities of the Healthy Living Movement (Germas), socialization activities of the Community Movement Using Masks (Masks) Anxious), Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) socialization activities, immunomodulatory socialization activities, socialization activities on the use of antiseptics and disinfectants, as well as activities on the distribution of fabric masks and hand sanitizers.
Penyuluhan Pemanfaatan Air Bersih dan Sosialisasi Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih dengan Metode Aerasi-Filtrasi untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat La Aba; Mulidin Mulidin; La Ode Muhammad Sety; Nani Yuniar; La Ode Sahidin; La Ode Andimbara; Irfan Irfan
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024661

Abstract

Air bersih merupakan sumber utama dalam kehidupan makhluk hidup terutama manusia. Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat Kesehatan dan dapat diminum apabila telah diolah seperti di masak. Kelurahan Nambo yang terletak diwilayah pesisir memiliki kadar besi (Fe) yang tinggi dalam sumber air yang dikonsumsi masyarakat serta rendahnya pengetahuan masyarakat yang masih kurang tentang pentingnya memanfaatkan air bersih. Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dengan bimbingan teknis bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam merancang dan memanfaatkan peralatan tegnologi pengolahan air bersih menggunakan metode aerasi filtrasi. Hasil kegiatan menunjukkan hasil yang sangat signifikan dengan peningkatan pengetahuan masyarakat dan keinginan yang sangat besar untuk mengubah perilaku hidup yang bersih dan sehat.
Analisis Kandungan Kapur (CaCO3) Pada Sumber Air Bersih Di Kelurahan Tampo Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna Sahidin Sahidin; La Aba Aba; Rosliana Eso; Ali Okto; Alfirrman Alfirman; La Ode Andimbara
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol. 6 No. 01 (2024): Edisi Arpil JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Program Studi Teknik Geofisika FITK UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v6i01.69

Abstract

Salah satu indikator penting untuk penilaian air layak konsumsi bagi masyarakat adalah kandungan kapur atau biasa disebut sebagai kesadahan air. Menurut World Healt Organization (WHO), bahwa air yang mengandung zat kapur tinggi dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan seperti penyumbatan pembuluh darah jantung (cardiovascular desease), batu ginjal (urolithiasi) yang dapat menyebabkan kencing batu serta masalah kesehatan lainnya, masalah ekonomi seperti penggunaan detergen serta dalam bidang industri seperti adanya kerak pada mesin. Kandungan mineral yang terkandung dalam air sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano secara geologis tersusun oleh batugamping dan merupakan daerah karst yang berkembang dengan baik. Keberadaan daerah karst dan kondisi tipologi batuan, menjadikan wilayah Kelurahan Tampo sebagai daerah berkapur dan ancaman sumber air tanah memiliki kadar kapur yang cukup tinggi. Oleh Karena itu, perlu Identifikasi dan Pengukuran Kandungan Kapur (CaCO3) Sumber Air Bersih di Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan dengan Pengambilan sampel secara acak pada beberapa sumur gali masyarakat yang digunakan sebagai air bersih. Analisis sampel air yakni kadar kapur atau tingkatan kesadahan air dilakukan seacara kualitatif dan kuantitatif. Secara kulitatif menggunakan metode elektrokoagulasi sedangkan secara kualitatif menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) dan Titrasi EDTA di Laboratorium Forensik FMIPA UHO. Berdasarkan hasil analisis laboratorim pada 12 sampel air, terdapat 11 sampel memiliki tingkat kesadahan tinggi dan 1 sampel memiliki tingkat kesadahan rendah. Jadi, secara keseleuruhan sampel air yang ada di Kelurahan Tampo memiliki tingkat kesadahan yang cukup tinggi
Bimbingan teknis penurunan kesadahan air sumur menggunakan filter resin penukar kation bagi masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari La Aba; Wa Ode Sukmawati Arsyad; Nasaruddin; Sulfa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v1i2.13

Abstract

Kesadahan yang tinggi merupakan salah satu faktor yang dijadikan acuan dalam pengolahan air minum. Penyebab utama terjadinya kesadahan adalah kandungan Ca2+ (kesadahan kalsium) atau biasanya disebut air kapur. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya masyarakat mengenai teknik penurunan kesadahan air sumur sebagai bahan konsumsi masyarakat Kelurahan Kambu Kota Kendari dengan pemanfaatan Resin penukar Ion (kation). Resin penukar kation ini digunakan untuk keperluan demin (demineralisasi) yaitu sebuah proses penghilangan mineral, setidaknya menurunkan kandungan ion Calsium (Ca2+) dan Magnesium (Mg2+) dalam air. Proses ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan air bersih dengan tingkat kesadahan mendekati nol, dimana air bersih ini sangat dibutuhkan untuk keperluan konsumsi rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan bimbingan teknis kepada masyarakat tentang cara pengolahan air sadah dengan menggunakan resin penukar kation. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penurunan kadar kapur pada air hasil olahan sangat signifikan, sehingga layak untuk dikonsumsi. Dengan demikian, metode tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan air konsumsi dengan tingkat kesadahan yang rendah yang sesuai dengan standar mutu dalam Peraturan Menteri Kesehatan tentang persyaratan kualitas air minum.
Bimbingan Teknis Penurunan Kesadahan Air Sumur Menggunakan Metode Filtrasi Bagi Masyarakat Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu Kota Kendari La Aba; La Ode Muhamad Sety; La Ode Sahiddin; Ali Okto; Irfan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v2i1.26

Abstract

Kesadahan yang tinggi merupakan salah satu faktor yang dijadikan acuan dalam pengolahan air bersih. Penyebab utama terjadinya kesadahan adalah kandungan Ca2+ (kesadahan kalsium) atau biasanya disebut air kapur. Secara umum beberapa wilayah di Kota Kendari masih menggunakan sumur sebagai sumber air bersih dengan tingkat kesadahan yang tinggi. Salah satu proses pengolahan yang umum dilakukan oleh masyarakat untuk menurunkan kadar kapur pada air sumur gali adalah dengan cara dimasak, sehingga kapur bisa diendapkan. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya masyarakat mengenai teknik penurunan kesadahan air sumur masyarakat Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu Kota Kendari dengan pemanfaatan Resin penukar Ion (kation). Resin penukar kation ini digunakan untuk keperluan demin (demineralisasi) yaitu sebuah proses penghilangan mineral, setidaknya menurunkan kandungan unsur Calsium (Ca) dan Magnesium (Mg) dalam air. Proses ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan air bersih dengan tingkat kesadahan mendekati nol, dimana air bersih ini sangat dibutuhkan untuk keperluan konsumsi rumah tangga. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penurunan kesadahan air/kadar kapur dalam air sumur sangat signifikan, sehingga kegiatan pengabdian ini sangat membantu masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan air konsumsi dengan tingkat kesadahan yang rendah sesuai dengan standar mutu dalam Peraturan Menteri Kesehatan tentang Persyaratan Kualitas Air Bersih.
Peningkatan Kualitas Air Bersih melalui Penerapan Metode Aerasi-Filtrasi pada Sumber Air Masyarakat Kelurahan Wundumbatu Kota Kendari La Aba; Muliddin Muliddin; Nani Yuniar; La Ode Sahiddin; La Ode Andimbara; Irfan Irfan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2473

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan kualitas air bersih di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, di mana sebagian besar sumber air masyarakat seperti sumur gali, sumur bor, dan air PAM masih mengandung besi (Fe) dan kapur yang melebihi ambang batas aman kesehatan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serta menurunkan kualitas hidup masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan program pembuatan dan pemasangan sistem aerasi–filtrasi air yang bertujuan meningkatkan kualitas air agar aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, survei lapangan, pemeriksaan kualitas air, penyuluhan kesehatan, bimbingan teknis, pembuatan alat, pemasangan, dan evaluasi kinerja alat. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya air bersih, yang ditunjukkan oleh tingginya tingkat pemahaman peserta penyuluhan. Implementasi alat aerasi–filtrasi menghasilkan perubahan nyata pada kualitas air, di mana air yang sebelumnya keruh dan berwarna kekuningan menjadi lebih jernih, tidak berbau, dan lebih layak digunakan. Berdasarkan evaluasi visual dan pengujian sederhana, kejernihan air meningkat hingga 90% setelah proses filtrasi. Masyarakat juga mampu merawat dan mengoperasikan alat secara mandiri setelah mengikuti bimbingan teknis. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi aerasi–filtrasi merupakan solusi efektif, murah, dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kualitas air bersih dan kesadaran masyarakat tentang sanitasi, sehingga berkontribusi pada kesehatan lingkungan dan keberlanjutan pengelolaan air di Kelurahan Wundumbatu.