Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Ensiklopedia Mitigasi Banjir Untuk Menstimulasi Kemampuan Mitigasi Banjir Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Driyorejo Irma Amalia; Muhammad Reza; Dewi Komalasari
Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jep.v2i1.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan ensiklopedia pop-up mitigasi banjir yang valid, praktis, dan efektif untuk menstimulasi kemampuan mitigasi banjir pada anak usia 5-6 tahun, serta mengidentifikasi peran elemen interaktif dan pengaruh cara penyampaian guru. Penelitian menggunakan model ADDIE dengan subjek 28 anak kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan 1 Driyorejo (14 eksperimen, 14 kontrol, sampling jenuh). Kelompok eksperimen menggunakan ensiklopedia pop-up, kelompok kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah dan poster). Instrumen meliputi lembar validasi ahli, angket guru, dan observasi pretest-posttest. Hasil menunjukkan validitas media 100% (ahli media) dan 88,89% (ahli materi) dengan kategori sangat layak; kepraktisan rata-rata 87% (sangat praktis); keefektifan terbukti dari uji Independent Sample T-Test (Sig. 0,037 < 0,05) dan rata-rata N-Gain eksperimen (0,81 – tinggi) lebih baik dari kontrol (0,62 – sedang). Temuan utama: elemen interaktif (flap, slider, wheel, puzzle) membangkitkan antusiasme dan keterlibatan aktif anak. Selain itu, cara penyampaian guru yang ceria, ekspresif, dan menggunakan bahasa ajakan interaktif turut meningkatkan respons positif anak secara signifikan. Hal ini menegaskan bahwa stimulasi multisensori melalui pop-up book yang dipadukan dengan komunikasi guru yang hangat lebih efektif daripada metode ceramah dalam memfasilitasi pemahaman konsep abstrak mitigasi bencana pada tahap pra-operasional Piaget dan ikonik Bruner, sekaligus menstimulasi kecerdasan naturalistik Gardner. Implikasi penelitian ini tidak terbatas pada banjir; model pengembangan ensiklopedia pop-up interaktif dapat diadaptasi untuk mitigasi bencana lain (gempa, tsunami, kebakaran, tanah longsor) serta mendukung implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
PENGEMBANGAN APE KOSIKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BUDAYA LOKAL SURABAYA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Nabila Ayu Pratiwi; Sri Widayati; Dewi Komalasari; Eka Cahya Maulidiyah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i2.5734

Abstract

Permasalahan yang muncul pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan mengenal budaya lokal Surabaya pada anak usia 5-6 tahun di lembaga TK Karunia Kebraon. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan, kelayakan, dan keefektifan alat permainan edukatif KOSIKAL yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal budaya lokal Surabaya pada anak usia 5-6 tahun. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan mengembangkan produk atau menyempurnakan produk menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menggunakan metode pre experimental desain tipe one group pretest posttest. Hasil penelitian ini diketahui bahwa kelayakan melalui validasi ahli media mendapatkan presentase sebesar 90,62% dan ahli materi sebesar 100%. Keefektifan alat permainan edukatif KOSIKAL dilihat dari tingkat kemampuan anak mengenal budaya Lokal Surabaya yang meningkat, diketahui hasil uji Wilcoxon menggunakan SPSS 29 menunjukkan bahwa Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,002 sehingga p < 0,05 atau 0,002 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alat permainan edukatif KOSIKAL efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal budaya lokal Surabaya pada anak usia 5-6 tahun.
MOTUNAL: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN GENDER BERBASIS MONOPOLI UNTUK ANAK USIA DINI Esther Dwi Fema Aniyanti Putri; Sri Widayati; Dewi Komalasari; Eka Cahya Maulidiyah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i2.5857

Abstract

Meningkatnya kasus pelecehan seksual anak di Indonesia dari 8.730 kasus pada 2021 menjadi 9.644 kasus pada 2023 menunjukkan pentingnya pengenalan jenis kelamin sejak dini. Observasi di TK Karunia Karang Pilang, Surabaya, mengidentifikasi kurangnya media pembelajaran pendidikan seksual, yang berdampak pada rendahnya pemahaman anak tentang interaksi diri dengan orang lain dan privasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media MOTUNAL (Monopoli Kartu Pendidikan Seksual) untuk meningkatkan kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal jenis kelamin. Menggunakan model pengembangan ADDIE, penelitian melibatkan 12 anak, dengan validasi ahli materi mencapai 92,85% dan validasi ahli media 97,50%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan (Asymp. Sig = 0,002) antara skor pretest dan posttest. Penelitian ini membuktikan bahwa media MOTUNAL (Monopoli Kartu Pendidikan Seksual) efektif dalam meningkatkan kemampuan anak usia 5–6 tahun mengenal jenis kelamin. Implikasi dalam penelitian ini adalah media MOTUNAL (Monopoli Kartu Pendidikan Seksual) dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan anak usia dini dan berpotensi digunakan dalam penelitian dengan konsep abstrak lainnya, seperti toleransi, tanggung jawab dan kesabaran, empati, dan sebagainya.
Development of Interactive Wordwall-Based Media to Enhance Letter Symbol Recognition Ability in Children Aged 5–6 Years Zuyyina Kamila; Nurul Khotimah; Dhian Gowinda Luh Safitri; Dewi Komalasari
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 1 (2026): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i1.14345

Abstract

Language development is a crucial aspect that must be supported by the child’s environment, including school, family, and society. Observations at TK Aisyiyah 02 Surabaya showed that some children still struggle to recognize similar-looking letters such as b, d, m, and n. The learning media used were limited and the monotonous teaching methods made children easily bored and less focused. This study aims to develop an interactive learning media using Wordwall, based on the ADDIE development model. The media was designed as an engaging game including letter recognition, matching letters with pictures, and letter sound pronunciation. Validation results showed that the media is highly feasible, with a material expert score of 89.29% and a media expert score of 92.5%. Practical teacher interviews also confirmed that the media is suitable for early childhood learning styles, supporting visual and auditory learning, and increasing children's enthusiasm and focus. The trials were conducted using a one-group pretest-posttest design on two small groups. The Shapiro-Wilk normality test showed that the data were not normally distributed, leading to the use of the Wilcoxon test. The Wilcoxon test result showed a significance value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. Learning improvements were also evidenced by the N-Gain Score of 0.86 in class B1 and 0.88 in class B2, both categorized as high. Thus, the interactive media based on wordwall proved to be effective in improving the ability to recognize similar-looking letters in early childhood through a play-based learning approach.
Development of the “Bisik Lalongklek” Game to Improve Receptive Language Skills in Children Aged 4–5 Years Rochmatul Alim; Rachma Hasibuan; Dewi Komalasari; Dwi Jayanti Kurnia Dewi
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 14 No. 3 (2025): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v14i3.14705

Abstract

This study aims to develop a learning medium in the form of the “Bisik Lalongklek” game to enhance the receptive language skills of children aged 4–5 years. Receptive language ability is crucial for young children to understand instructions, recognize vocabulary, and provide appropriate responses. This study employed a Research and Development (R&D) method, involving stages of problem identification, product design, expert validation, product revision, and both limited and extensive trials. The research subjects were group A children aged 4–5 years, with data collected through observation and documentation. Validation results from material and media experts indicated that the “Bisik Lalongklek” game falls within the “highly feasible” category, with an average feasibility percentage above 85%. The findings revealed that the children showed improvement in understanding instructions, recognizing vocabulary, and responding appropriately. This study demonstrates that integrating physical movement and traditional games can create enjoyable and meaningful learning experiences. The motor involvement and verbal interaction embedded in the game encourage children to be more active in processing information. Therefore, the “Bisik Lalongklek” game can serve as an innovative, educational learning medium aligned with the developmental characteristics of early childhood and can be effectively implemented by teachers in classroom learning activities.
Pengembangan Media KOMPI (Komik Mitigasi Perubahan Iklim) Untuk Menstimulasi Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak TK Usia 5-6 Tahun Lilik Sangadah Dwi Saputri; Mallevi Agustin Ningrum; Sri Setyowati; Dewi Komalasari; Alisha Arrochma; Laila Fathiatuddini
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1450

Abstract

Bahasa ekspresif adalah kemampuan anak untuk memahami berbagai informasi, mengomunikasikan pikiran secara lisan, tulisan, dan berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dari media KOMPI. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ASSURE. Desain penelitian ini adalah one group pretest- postest pada kelompok TK B2 yang berjumlah 17 anak di TK Happy Smart Kids. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket ahli media dan ahli materi, lembar observasi aktivitas guru dan anak serta lembar observasi pretest-postest yang dianalisis menggunakan SPSS 21. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa media KOMPI valid dengan skor  validasi media sebesar 95% dan validasi materi sebesar 94,44%, praktis dengan kriteria aktivitas guru terlaksana dengan baik dan kriteria aktivitas anak aktif, serta efektif untuk menstimulasi kemampuan bahasa ekspresif anak dengan kriteria N-gain sedang. Implikasi dari penelitian ini adalah media visual, seperti KOMPI dapat menstimulasi kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun
Pengembangan Media GAISS (Game I Know Solar System) Untuk Menstimulasi Keterampilan Berpikir Kreatif Anak Usia 5-6 Tahun Alisha Arrochma; Mallevi Agustin Ningrum; Sri Setyowati; Dewi Komalasari
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media game edukatif GAISS (Game I Know Solar System) dalam menstimulasi keterampilan berpikir kreatif anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan model pengembangan Four-D (Define, Design, Developt, Disseminate) yang dilaksanakan di TK ADNI Islamic English School. Kelayakan produk dinilai melalui uji validitas oleh ahli materi dan ahli media, serta uji validitas dan reliabilitas instrumen, keefektifan, dan kepraktisan media. Hasil validasi ahli menunjukkan media game edukatif GAISS sangat layak digunakan dengan persentase 91,66% dari ahli materi dan 95,83% dari ahli media, dengan rata-rata keseluruhan 97%. Instrumen keterampilan berpikir kreatif dan GAISS dinyatakan valid R hitung > R tabel dan reliabel Cronbach Alpha 0,955. Uji keefektifan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai Z = -3,860 nilai p < 0,05, di mana 19 anak mengalami peningkatan skor keterampilan berpikir kreatif. Hasil ini menunjukkan bahwa media game edukatif GAISS efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif anak usia 5-6 tahun dan praktis digunakan dalam pembelajaran di TK.