Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Kecacatan Produk dengan Menggunakan Quality Control Circle dan Seven QC Tools di PT. ACI Taqwanur; Mega Bilqis Suryawantiningtyas
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 6 No 2 (2022): G-Tech, Vol. 6 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.469 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v6i2.1589

Abstract

Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa powder coating logam di Jawa Timur adalah PT. ACI. Konsumen akan melakukan komplain jika terdapat cacat pada produknya. Saat bagian produksi memproses powder coating  ditemukan adanya defect pada hasil coating  karena faktor internal dan eksternal sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk memenuhi standar kualitas yang ditetapkan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi terhadap penyebab defect hasil coating  serta menganalisis penyebab defect dan memberi usulan perbaikan-perbaikan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini diterapkannya metode tahapan- tahapan QCC (Quality Control Circle) dan Seven QC Tools. Dari pengumpulan data terdapat beberapa defect yaitu permukaan kasar, permukaan gelombang, warna belang dan orange peel. Dari analisa ditemukan faktor penyebab terjadinya defect yaitu faktor manusia, bahan baku, mesin, dan metode. Dari perbaikan-perbaikan yang dilakukan diperoleh penurunan jumlah cacat dari 17 menjadi 6 per minggu dengan cacat terbesar adalah cacat permukaan kasar dan cacat permukaan gelombang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH SECARA 3R Di DESA KEBAKALAN KABUPATEN SIDOARJO Taqwanur Taqwanur; Nafia Ilhama Qurratu’aini; Lily Oktavia; Ridha Nabila; Inayah Nuzulil Rahma; Moch. Abdul Ghofar; Achmad Zaki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19888

Abstract

Desa Kebakalan terdiri atas 1.780 jiwa, dengan timbulan sampah domestik yang dihasilkan sebesar 534 kg/hari. Komposisi sampah organik sebesar 70% dan anorganik 30% maka dihasilkan timbulan sampah basah dan kering 373,8 kg/hari dan 160,2 kg/hari. Saat ini Desa Kebakalan memiliki TPST seluas 91 m2 yang dilengkapi dengan incinerator berkapasitas 32 m³. Namun proses pengelolaan TPST belum berfungsi optimal karena Masyarakat Desa Kebakalan belum memahami pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, belum ada upaya pemilahan sampah dari tiap rumah, belum ada bak sampah terpilah antara sampah organik anorganik dan sampah B3 di tiap rumah, sehingga berpotensi menambah beban timbulan sampah di TPST. Pengumpulan sampah dilakukan oleh petugas sampah keliling dengan kondisi sampah tercampur. TPST Kebakalan direncanakan dapat mengolah timbulan sampah secara terpadu dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Berdasarkan permasalahan diatas maka dilakukan beberapa kegiatan seperti pemberdayaan masyarakat untuk memahami cara mengolah sampah dari hulu ke hilir seperti sosialisasi pengelolaan sampah secara 3R, sosialisasi bank sampah, penyediaan sarana pengolahan sampah domestik yaitu gerobak sampah, bak sampah terpilah, komposter serta melaksanakan, studi banding operasional ke TPST Siwalan Panji.  Dengan pemberdayaan masyarakat Desa Kebakalan ini dapat melakukan proses pemilahan sampah dengan memilah sampah organik (sampah basah) dan anorganik (sampah kering) sehingga pemilahan sampah domestik ini dapat meminimalisasi residu sampah yang dikirim ke TPST dan tercapai lingkungan yang bersih, hijau dan lestari atau Eco-Friendly.
ANALISIS IMPLEMENTASI 6S (HOUSEKEEPING 5S DAN SAFETY) PADA AREA WAREHOUSE OPERATION PT. MMS Achmad Zaki; Taqwanur Taqwanur; Nafia Ilhama Qurratu’aini
Media Mahardhika Vol. 21 No. 3 (2023): May 2023
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/mahardika.v21i3.639

Abstract

Presearchers use the analysis of the application of 5S and safety to find out before and after related to the arrangement and work safety system in PT. MMS Sidaorjo Regency. Implementation of this research using qualitative methods. The data used according to research takes from words, situations, actions and events. Here using the interview activity. Hthe results of the research that has been done, several conclusions can be drawn, namely for the implementation of 5S and Safety (job security). Seiri (Brief), Seiton (Neat), Seiso (Clean), Seiketsu (Rawat), Shitsuke (Hardworking), Safety (job security) has been fully implemented.
Optimalisasi Produktivitas Proses Produksi Melalui Penerapan Metode Objective Matrix (OMAX) di Perusahaan Percetakan Intan Surul Chasanah Putri; Taqwanur; Nafia Ilhama Qurratu’aini
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 2 No. 1 (2024): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v2i1.1257

Abstract

PT Masmedia Buana Pustaka, penerbit buku yang berkolaborasi dengan KEMENDIKBUD, mengalami kendala mesin dan manajemen bahan baku yang membatasi produktivitasnya, diukur hanya dari output dan input. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat produktivitas dan rasio terendah yang ada pada proses produksi. Pada satu tahun, PT Masmedia Buana Pustaka mencapai nilai Indeks Produktivitas (IP) sebesar 383,20% menggunakan metode Objective Matrix (OMAX), dengan nilai produktivitas untuk lima rasio berbeda yang mencapai puncaknya pada bulan-bulan yang beragam. Rasio produktivitas tertinggi dicapai pada bulan Juli untuk rasio 1 dengan 99,55% dan pada bulan Oktober untuk rasio 5 dengan 75%. Metode Fishbone Diagram mengidentifikasi penyebab penurunan rasio di PT Masmedia Buana Pustaka, termasuk ketidakpatuhan karyawan terhadap prosedur, manajemen bahan baku yang tidak efektif, dan waktu set up yang berlebihan. PT Masmedia Buana Pustaka, a book publisher collaborating with the Ministry of Education and Culture, experienced machine and raw material management problems that limited its productivity, measured only by output and input. This research aims to measure the level of productivity and the lowest ratio in the production process. In one year, PT Masmedia Buana Pustaka achieved a Productivity Index (IP) value of 383.20% using the Objective Matrix (OMAX) method, with productivity values ​​for five different ratios that peaked in various months. The highest productivity ratio was achieved in July for ratio 1, with 99.55%, and in October for ratio 5, with 75%. Through the Fishbone the Fishbone Diagram method identifies the causes of decreasing ratios at PT Masmedia Buana Pustaka, including employee non-compliance with procedures, ineffective raw material management, and excessive set-up time.
Strategi Optimalisasi Jimpitan sebagai Upaya Membangun Ketahanan Sosial Warga RT 01 RW 01 KedungSolo, Porong, Sidoarjo Siti Fatimah; Nadiyah Anggun Eka Wardani; Nafi' Mardiansyah; Dhimas Ali Shibri; Taqwanur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.5822

Abstract

Jimpitan is a form of local wisdom that continues to exist and develop in RT 01 RW 01 KedungSolo, Porong, Sidoarjo, as a community-based mechanism for managing collective funds. This community service activity aims to optimize jimpitan in strengthening social resilience through student assistance in collaboration with the neighborhood leaders and residents. The program was carried out in August 2024 using a participatory approach through observation, discussions, and direct involvement in collecting and recording contributions. The results show diversification of income sources from routine contributions and additional fees, innovation in exchanging small change with local microenterprises that support the local economy, and the use of funds for public facilities and socio-religious activities. Students played an active role in recording, recap, financial report analysis, and promoting transparency, making the jimpitan practice more organized, accountable, and replicable in other communities with adjustments to local conditions.
Peningkatan kapasitas UMKM melalui Edukasi Digital Marketing dan Pengelolaan Keuangan pada pelaku UMKM Fastabiqul Khoiroh; Achmad Wicaksono; Bagus Nurmantyas; Kholifatur Rosyidah; Zahra Adinda Yahya; M. Ahdal Sidqulloh Amin; M. Afrizal Agastya Rahmad; Taqwanur
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 2 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/42qmmf03

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sarirogo, khususnya dalam pemanfaatan digital marketing dan pengelolaan keuangan usaha. Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar melalui media digital serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi survei pendahuluan untuk pemetaan kebutuhan, pelatihan intensif dalam bentuk workshop, serta pendampingan langsung dengan praktik penggunaan media sosial dan aplikasi pencatatan keuangan sederhana. Kegiatan ini dirancang secara partisipatif dengan melibatkan narasumber dari bidang pemasaran digital dan keuangan mikro, serta diakhiri dengan evaluasi dan monitoring tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada pelaku UMKM. Peserta mulai berani memanfaatkan platform digital seperti Instagram, WhatsApp Business, dan TikTok untuk memasarkan produk mereka. Selain itu, sebagian besar peserta juga mulai menerapkan pencatatan transaksi menggunakan aplikasi “Buku Warung” sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih transparan. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis sekaligus pola pikir pelaku usaha menuju praktik bisnis yang lebih modern, profesional, dan berdaya saing. This Community Service Program (PKM) was implemented to improve the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sarirogo Village, particularly in utilizing digital marketing and managing business finances. The main objective of this activity was to help entrepreneurs expand their market reach through digital media and raise awareness of the importance of neat and structured financial records. The methods used included a preliminary survey to map needs, intensive training in the form of workshops, and direct mentoring with practical use of social media and simple financial recording applications. This activity was designed in a participatory manner, involving resource persons from the fields of digital marketing and microfinance, and concluded with evaluation and follow-up monitoring. The results of the activity showed positive changes in MSMEs. Participants began to boldly utilize digital platforms such as Instagram, WhatsApp Business, and TikTok to market their products. In addition, most participants also began implementing transaction recording using the "Buku Warung" application, thus increasing financial management transparency. Overall, this program successfully improved the technical skills and mindset of entrepreneurs towards more modern, professional, and competitive business practices.
Peran Bimbingan Belajar dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah Pedesaan Alin Riqqoh Dini Safia; Taqwanur; Faizatul Isnaini; Ma’rifatunikmah; Siska Ivanka; Muhammad Abdul Salam; Efendi Choiri; Nur Rizang Saputra
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/a51dfs90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program bimbingan belajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Banjar Kemuning, Sidoarjo. Desa Banjar Kemuning, seperti banyak desa lainnya di Indonesia, menghadapi tantangan dalam akses dan kualitas pendidikan. Studi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan siswa Sekolah Dasar di desa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan belajar efektif dalam meningkatkan keinginan belajar, pengetahuan konseptual, dan antusiasme siswa dalam belajar. Faktor-faktor pendukung keberhasilan program antara lain antusiasme siswa, dukungan guru, dan keterlibatan orang tua. Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti jadwal yang bentrok dengan kegiatan lain dan kesulitan belajar siswa. Bimbingan belajar memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan. Keberhasilan program ini bergantung pada dukungan berbagai pihak, dan perlu diteliti lebih lanjut untuk mengetahui dampak jangka panjangnya.This study aims to examine the effectiveness of tutoring programs in improving the quality of education in Banjar Kemuning Village, Sidoarjo. Banjar Kemuning Village, like many other villages in Indonesia, faces challenges in access to and quality of education. Using a qualitative descriptive methodology, this study recruited villagers' primary school pupils. The study's findings demonstrated that the tutoring program was effective in raising students' drive to learn, conceptual knowledge, and enthusiasm for learning. Factors supporting the success of the program include student enthusiasm, teacher support, and parental involvement. Schedule conflicts with other activities and students' learning disabilities are two of the many challenges that must be solved. Tutoring has great potential to improve the quality of education in rural areas. The success of this program depends on the support of various parties, and further research is needed to determine its long-term impact.
Sinergi Program Bimbel Komunitas dalam Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Pendampingan Belajar Siswa Sekolah Dasar Nahdya Sabrina; Taqwanur; Ali Akbar Rajif R.; Amita Fatmasari Dewi; Istiqomah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/2bn1qj77

Abstract

Pendidikan dasar masih menghadapi permasalahan berupa kesulitan siswa dalam memahami materi pelajaran dan menyelesaikan tugas sekolah secara mandiri akibat keterbatasan pendampingan belajar di rumah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman akademis, motivasi belajar, dan kepercayaan diri siswa sekolah dasar, khususnya kelas 6 SD, melalui program bimbingan belajar. Program dilaksanakan melalui kegiatan bimbingan belajar dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan yang melibatkan pendampingan langsung dalam memahami materi dan mengerjakan tugas sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman materi, motivasi belajar siswa, serta penguatan hubungan sosial antara pendamping, siswa, dan masyarakat. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi pendampingan akademik dengan penguatan motivasi belajar dan keterlibatan sosial masyarakat dalam lingkungan pendidikan desa. Program ini berimplikasi pada peningkatan kualitas pendidikan dasar dan mendorong kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung proses pembelajaran anak di lingkungan pedesaan. Elementary education still faces challenges in students' understanding of subject matter and completing assignments independently due to limited home-based learning support. This community service activity aims to improve academic understanding, motivation, and self-confidence in elementary school students, particularly sixth-grade students, through a tutoring program. The program is implemented through tutoring activities with an interactive and enjoyable approach that involves direct assistance in understanding the material and completing school assignments. The results of the activity show an increase in material understanding, student learning motivation, and the strengthening of social relationships between tutors, students, and the community. The novelty of this activity lies in the integration of academic mentoring with strengthening learning motivation and community social involvement in the village educational environment. This program has implications for improving the quality of elementary education and encouraging community awareness to play an active role in supporting children's learning processes in rural environments.
Strategi Peningkatan Daya Saing Minimarket XYZ Menggunakan Business Model Canvas dan Analisis SWOT Mochammad Fahmi; Taqwanur
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/d31zh021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan daya saing pada Minimarket XYZ dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dikombinasikan dengan Business Model Canvas (BMC). Minimarket XYZ menghadapi persaingan yang cukup ketat di lingkungan operasionalnya, baik dari toko kelontong tradisional maupun jaringan minimarket besar yang memiliki keunggulan harga dan pelayanan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan penyebaran kuisioner kepada pihak manajemen dan staf operasional. Analisis BMC digunakan untuk memetakan sembilan elemen model bisnis minimarket, sedangkan analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari lingkungan internal dan eksternal. Hasil matriks IFE dan EFE menunjukkan bahwa minimarket berada pada posisi internal yang sangat kuat (skor IFE = 4,93) dan memiliki kemampuan cukup baik dalam merespons peluang eksternal (skor EFE = 3,38). Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang paling tepat diterapkan adalah strategi agresif (S-O), dengan fokus pada pemanfaatan kekuatan untuk meraih peluang pasar. Beberapa strategi yang direkomendasikan antara lain: memaksimalkan ketersediaan produk, meningkatkan keterlibatan SDM dalam kegiatan komunitas, memperkuat promosi digital mandiri, menyediakan layanan antar sederhana, serta menyelaraskan operasional dengan karakteristik pasar lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi Minimarket XYZ dalam meningkatkan daya saing dan mempertahankan eksistensinya di tengah dinamika persaingan pasar ritel. This study aims to develop a strategy to enhance the competitiveness of XYZ Minimarket by combining a SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis with the Business Model Canvas (BMC). XYZ Minimarket faces intense competition in its operating environment, both from traditional grocery stores and large minimarket chains that offer price and service advantages. Data collection methods included direct observation, interviews, and the distribution of questionnaires to management and operational staff. BMC analysis was used to map the nine elements of the minimarket business model, while SWOT analysis was used to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats from the internal and external environments. The results of the IFE and EFE matrices indicate that the minimarket is in a very strong internal position (IFE score = 4.93) and has a good ability to respond to external opportunities (EFE score = 3.38). Based on the results of the SWOT analysis, the most appropriate strategy to implement is an aggressive strategy (S-O), with a focus on utilizing strengths to seize market opportunities. Some recommended strategies include maximizing product availability, increasing human resource involvement in community activities, strengthening independent digital promotions, providing simple delivery services, and aligning operations with local market characteristics. This research is expected to serve as a practical reference for XYZ Minimarket to increase its competitiveness and maintain its presence amid the dynamic retail market.