Analisis jabatan memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya manusia karena memberikan informasi mengenai tugas, tanggung jawab, kompetensi, dan perilaku kerja yang dibutuhkan dalam suatu jabatan. Namun, pemanfaatan analisis jabatan sebagai dasar empiris dalam perumusan core values organisasi masih belum banyak dilakukan, khususnya pada lembaga pengelola zakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis jabatan pada Bidang SDM BAZNAS Provinsi X sebagai dasar identifikasi dan perumusan core values organisasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas empat pegawai Bidang SDM BAZNAS Provinsi X yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui wawancara tertulis, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik jabatan, kompetensi, dan perilaku kerja menghasilkan lima core values, yaitu amanah, integritas, profesionalisme, akuntabilitas, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut diperoleh melalui triangulasi hasil wawancara, observasi, dan studi dokumentasi sehingga mencerminkan karakteristik pekerjaan dan kebutuhan organisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa analisis jabatan dapat menjadi dasar empiris dalam merumuskan core values yang kontekstual, memperkuat budaya organisasi, serta mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif di BAZNAS Provinsi X. Abstract Job analysis plays an important role in human resource management by providing information on the duties, responsibilities, competencies, and work behaviors required for each position. However, the use of job analysis as an empirical basis for formulating organizational core values remains limited, particularly in zakat management institutions. This study aimed to analyze job positions within the Human Resources Division of BAZNAS Province X as a basis for identifying and formulating organizational core values. This study employed a descriptive qualitative approach. The participants consisted of all four employees of the Human Resources Division selected through a total sampling technique. Data were collected through written interviews, observations, and document analysis, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that the characteristics of the positions, required competencies, and work behaviors resulted in five core values: trustworthiness, integrity, professionalism, accountability, and collaboration. These values were consistently identified through the triangulation of interviews, observations, and document analysis, reflecting both job characteristics and organizational needs. The findings indicate that job analysis provides an empirical basis for formulating contextual organizational core values, strengthening organizational culture, and supporting more effective human resource management within BAZNAS Province X.