Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Jarak Elektroda dan Waktu Terhadap Kandungan COD dan TSS Menggunakan Metode Filtrasi-Elektrokoagulasi pada Pengolahan Limbah Batik Elvinda Bendra Agustina; Abdul Hakim Prima Yuniarto; Dian Arif Rachman; Alif Tiana Dewi
Lontar Physics Today Vol 1, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v1i1.10669

Abstract

Produksi batik menghasilkan limbah cair yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena bahan kimia hasil pengolahan.  Metode filtrasi-elektrokoagulasi dirasa efektif untuk menurunkan kandungan COD dan TSS pada limbah cair batik sehingga layak buang. Telah dilakukan pengolahan limbah batik menggunakan metode filtrasi-elektrokoagulasi dengan variasi jarak elektroda (2, 4, dan 6) cm dan waktu kontak (60, 90, 120 dan 150) menit. Digunakan elektroda alumunium (Al-Al) dengan ketebalan 0,1 cm dan volume limbah 2500 ml. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penurunan COD dan TSS tertinggi pada variasi jarak 2 cm dengan waktu kontak 150 menit. Efisiensi penurunan COD sebesar 95% sedangkan efisiensi penurunan TSS sebesar 94%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin dekat jarak antar elektroda dan semakin lama waktu kontak maka semakin tinggi penurunan kandungan COD dan TSS.Keywords: Filtrasi-elektrokoagulasi, Limbah batik, COD, TSS
Edukasi Penerapan Teknologi Panel Surya berbasis Internet of Things sebagai Sumber Energi Listrik di Desa Kandangserang Inayah, Inayatul; Agustina, Elvinda Bendra
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu komponen pokok dalam kehidupan sehari-hari, namun saat ini sumber energi listrik masih berfokus pada energi fosil yang akan semakin menipis akibat eksplorasi secara terus-menerus. Sebagai negara tropis, indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi surya, khususnya Kota Pekalongan yang berada di wilayah Jawa Tengah. Kota Pekalongan memiliki potensi penyebaran penyinaran surya yang merata, sehingga pengembangan panel surya sebagai energi terbarukan sangatlah berpotensi. Sayangnya, masyarakat masih belum mengetahui tentang pemanfaatan panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai penerapan teknologi panel surya sebagai sumber energi listrik. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan survei, wawancara, dan monitoring serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu masyarakat memahami pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan, sehingga masyarakat terdorong untuk membangun panel surya guna memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga. Selain itu, masyarakat juga mengetahui pemanfaatan teknologi internet of things (IoT) untuk mengetahui kinerja panel surya secara realtime, sehingga perawatan panel surya dapat dilakukan secara optimal. Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan ini yaitu 46.32% peserta menyatakan sangat puas, dan 49.47% peserta menyatakan puas. Hasil tersebut menunjukkan adanya kebermanfaatan dari kegiatan edukasi penerapan teknologi panel surya berbasis IoT sebagai sumber energi listrik. Electrical energy is one of the main components of everyday life. However, electrical energy sources are currently focused on fossil energy, which will become increasingly depleted due to continuous exploration. As a tropical country, Indonesia has great potential to develop solar energy, especially in Pekalongan City in the Central Java region. Pekalongan City has the potential for even distribution of solar radiation, so the development of solar panels as renewable energy has the potential to be carried out. Unfortunately, people still don't know about using solar panels to meet household electricity needs. Therefore, this service activity aims to educate the public regarding the application of solar panel technology as a source of electrical energy. Service activities are carried out by conducting surveys, interviews and literature studies. The result of the service activities is that the community understands the use of solar energy as a renewable energy source so the community is encouraged to build solar panels to meet household electricity needs. Apart from that, the public also knows about the use of Internet of Things (IoT) technology to determine the performance of solar panels in real time so that solar panel maintenance can be carried out optimally. The level of participant satisfaction with this activity was 46.32% of participants said they were very satisfied, and 49.47% said they were satisfied. These results show the benefits of educational activities in implementing IoT-based solar panel technology as a source of electrical energy.
Desain Sistem Smart Feeder Ayam Berbasis Internet of Things (IoT) Guna Mencegah Keterlambatan Pemberian Pakan Elvinda Bendra Agustina; Dian Arif Rachman; Recha Nofillah; Lia Ikhlasia Fitri
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.297-302.2024

Abstract

Pemberian pakan ayam secara manual menjadikan pemberian pakan ayam kurang efektif dan efisien. Pengembangan sistem pemberi pakan ayam cerdas berbasis Internet ofThings (IoT) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain sistem smart feeder ayam berbasis IoT guna mencegah keterlambatan pemberian pakan. Memungkinkan alat bekerja dengan melakukan kontrol feeder berdasarkan pengaturan waktu, monitoring hopper secara otomatis yang diintegrasikan dengan IoT. Setiap device dihubungkan dengan internet sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Metode yang digunakan adalah perancangan dan telah dilakukan uji dan pengambilan data. Hasil uji aplikasi Blynk menunjukkan ketepatan pengaturan yang telah diberikan dengan kondisi real. Fungsi sistem alat sudah sesuai dengan desain sistem yang direncanakan. Rata-rata persentase error yang terjadi 14% secara keseluruhan tetapi mengecil sampai rata-rata 3% pada berat pakan diatas 5 kg dikarenakan semakin besar volume hopper maka jarak antara sensor ke pakan semakin dekat sehingga nilai error semakin rendah. Pengujian NTP menunjukkan nilai akurasi dan kepresisian 100%. Uji kecepatan rotasi menunjukkan rata-rata kecepatan rotasi hopper yaitu 445,4 rpm sehingga hopper berotasi sesuai dengan perkiraan. Uji volume distribusi pakan sudah sesuai karna pakan 1 diletakkan paling dekat dengan hopper sehingga volume pakan akan terisi paling banyak di bandingkan dengan tempat pakan lainnya
Design and Construction of an Internet of Things Based Electrical Power Usage Monitoring System Yuniarto, Abdul Hakim Prima; Agustina, Elvinda Bendra; Inayah, Inayatul; Rohman, Nur; Rizqiyah, Mufidah
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i1.15366

Abstract

Rancang bangun sistem monitoring penggunaan daya listrik berbasis internet of things telah berhasil dilaksanakan. Perancangan ini bertujuan untuk memantau peralatan penggunaan daya listrik di laboratorium elektronika dan instrumentasi, program studi Fisika, ITSNU Pekalongan. Perancangan dimulai dengan merancang pusat dari sistemnya yang terdiri atas modul ESP32 dan sensor daya PZEM-004T, pusat sistem tersebut dihubungkan dengan terminal listrik. Monitoring pengunaan daya listrik melalui platform Thingsboard. Sistem saling terhubung melalui jaringan internet, sehingga dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Pengujian sistem dilakukan dengan mengukur daya pada beberapa jenis peralatan elektronik dengan menggunakan sensor PZEM-004T. Kemudian data tersebut dibandingkan dengan data pengukuran menggunakan alat ukur yang sudah umum di pasaran, seperti multimeter dan wattmeter. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan yaitu pembacaan data oleh sensor PZEM-004T cukup akurat dengan eror dibawah 5% jika dibandingkan dengan alat ukur yang sudah beredar dipasaran.
Analisis Pengaruh Limbah Cair terhadap Kualitas Air Sungai di Kota Pekalongan Elvinda Bendra Agustina; Yuni Lestiyanti; Yusril Ihza Tachriri; Nina Ulfiya
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i2.5117

Abstract

A study has been conducted on the effect of liquid waste on river water quality in Pekalongan city. Banger River, Meduri River, Loji River and Asem Binatur River in Pekalongan city are the objects studied. Water sampling was carried out at one polluted point. Based on water quality testing, it is known that among the four rivers tested, the rivers with the most polluted conditions are the Asem Binatur River, Loji River, Meduri River, and Banger River. This is because the samples were taken during the rainy season, so there is a possibility of soil erosion originating from areas along the river flow. The position of the Meduri River which is close to the sea is also a cause of the increase in the pollutant load in the test results, because the river is mixed with seawater when tidal flooding occurs. In addition, the Meduri River Basin (DAS) is a factory and industrial area, so that wastewater from these activities can also increase the pollutant load on the river. However, the majority of test results from the four rivers still exceed the required quality standards. This is due to the dense population, the large number of batik industries, and agricultural activities that produce waste and have an impact on the pollution of the surrounding rivers.
Analisis Pengaruh Limbah Cair terhadap Kualitas Air Sungai di Kota Pekalongan Elvinda Bendra Agustina; Yuni Lestiyanti; Yusril Ihza Tachriri; Nina Ulfiya
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i2.5117

Abstract

A study has been conducted on the effect of liquid waste on river water quality in Pekalongan city. Banger River, Meduri River, Loji River and Asem Binatur River in Pekalongan city are the objects studied. Water sampling was carried out at one polluted point. Based on water quality testing, it is known that among the four rivers tested, the rivers with the most polluted conditions are the Asem Binatur River, Loji River, Meduri River, and Banger River. This is because the samples were taken during the rainy season, so there is a possibility of soil erosion originating from areas along the river flow. The position of the Meduri River which is close to the sea is also a cause of the increase in the pollutant load in the test results, because the river is mixed with seawater when tidal flooding occurs. In addition, the Meduri River Basin (DAS) is a factory and industrial area, so that wastewater from these activities can also increase the pollutant load on the river. However, the majority of test results from the four rivers still exceed the required quality standards. This is due to the dense population, the large number of batik industries, and agricultural activities that produce waste and have an impact on the pollution of the surrounding rivers.
Perancangan Alat Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Mikrokontroler dan Internet of Things (IoT) Agustina, Elvinda Bendra; Dewi, Alif Tiana
Lontar Physics Today Vol 2, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v2i3.18031

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok dalam budidaya tanaman. Penyiraman tanaman masih dilakukan secara langsung dan tidak berdasarkan pengukuran yang sesuai kebutuhan. Saat ini diperlukan alat penyiram tanaman otomatis sesuai kebutuhan air pada kelembapan tanah disekitar tanaman untuk memudahkan petani dalam membudidayakan tanaman. Untuk itu dalam penelitian membuat perancangan alat penyiraman otomatis berbasis IoT yang dapat diakses melalui smatphone. Perancangan alat ini bekerja berdasarkan nilai sensor soil moisture yang dibagi menjadi tiga kondisi tanah (kering, lembab, basah) dan tambahan sensor DHT11. Menggunakan kontroler ESP32 yang terhubung dengan aplikasi blynk untuk menampilkan nilai dari masing-masing sensor serta kondisi tanah. Output dari alat ini barupa relay yang terhubung dengan pompa air DC serta indikator led sesuai dengan masing-masing kondisi tanah. Akurasi alat penyiram tanaman otomatis dengan alat ukur sebesar 96,01%Kata kunci: Watering Plants, Soil Moisture, ESP32, Blynk
Rancang Bangun Sistem Pengangkut Sampah Otomatis Pada Pintu Sungai Berbasis Internet Of Things (IoT) Agustina, Elvinda Bendra; Saodah, L
Lontar Physics Today Vol 3, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v3i1.19191

Abstract

Abstrak. Penumpukan sampah di Sungai Meduri Kota Pekalongan merupakan permasalahan yang mendesak. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang membuang sampahnya ke sungai dengan harapan sampah tersebut akan hilang dengan sendirinya. Situasi ini juga akan berdampak pada masalah kesehatan dan lingkungan dalam jangka panjang. Oleh karena itu peneliti akan merancang suatu sistem yang diberi nama “Perancangan sistem pengangkutan sampah otomatis pada pintu sungai berbasis Internet of Things (IoT)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perancangan sistem pengangkutan sampah otomatis pada pintu sungai berbasis Internet of Things (IoT). Perancangan sistem ini terdiri dari beberapa rangkaian yang saling berhubungan dan membentuk suatu sistem. Elektronika pada penelitian ini dikendalikan oleh beberapa modul dan komponen antara lain NodeMCU ESP8266, sensor proximity fotolistrik, motor servo, dan telegram. Hasil dari perancangan sistem yang dibuat adalah rancangan sistem pengangkutan sampah otomatis pada pintu sungai berbasis IoT yang mencakup komponen utama khususnya NodeMCUESP8266 sebagai mikrokontroler dan konektor sistem ke Internet. Selain itu juga menggunakan sensor proximity fotolistrik sebagai alat pendeteksi sampah pada saat pengangkutan dan motor servo sebagai pengontrol alat pengangkut sampah. Rangka desain ini berbentuk seperti lengan robot.Kata kunci: Internet of Things, NodeMCU ESP8266, telegramAbstract. The accumulation of rubbish in the Meduri River, Pekalongan City, is an urgent problem. This is proven by the large number of people who throw their rubbish into the river in the hope that the rubbish will disappear by itself. This situation will also have an impact on health and environmental problems in the long term. Therefore, researchers will design a system called "Design of an automatic waste transportation system at river gates based on Internet of Things (IoT)". The aim of this research is to determine the design of an automatic waste transportation system at river gates based on the Internet of Things (IoT). This system design consists of several interconnected circuits and forms a system. The electronics in this research are controlled by several modules and components, including NodeMCU ESP8266, photoelectric proximity sensor, servo motor, and telegram. The result of the system design created is the design of an IoT-based automatic waste transportation system at river gates. includes the main components, especially the NodeMCUESP8266 as a microcontroller and system connector to the Internet. Apart from that, it also uses a photoelectric proximity sensor as a waste detection tool during transportation and a servo motor as a controller for waste transport equipment. This design frame is shaped like a dosing/robotic arm.Keywords: Internet of Things, NodeMCU ESP8266, telegram
Desain Sistem Smart Feeder Ayam Berbasis Internet of Things (IoT) Guna Mencegah Keterlambatan Pemberian Pakan Agustina, Elvinda Bendra; Rachman, Dian Arif; Nofillah, Recha; Fitri, Lia Ikhlasia
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.297-302.2024

Abstract

Pemberian pakan ayam secara manual menjadikan pemberian pakan ayam kurang efektif dan efisien. Pengembangan sistem pemberi pakan ayam cerdas berbasis Internet ofThings (IoT) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain sistem smart feeder ayam berbasis IoT guna mencegah keterlambatan pemberian pakan. Memungkinkan alat bekerja dengan melakukan kontrol feeder berdasarkan pengaturan waktu, monitoring hopper secara otomatis yang diintegrasikan dengan IoT. Setiap device dihubungkan dengan internet sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Metode yang digunakan adalah perancangan dan telah dilakukan uji dan pengambilan data. Hasil uji aplikasi Blynk menunjukkan ketepatan pengaturan yang telah diberikan dengan kondisi real. Fungsi sistem alat sudah sesuai dengan desain sistem yang direncanakan. Rata-rata persentase error yang terjadi 14% secara keseluruhan tetapi mengecil sampai rata-rata 3% pada berat pakan diatas 5 kg dikarenakan semakin besar volume hopper maka jarak antara sensor ke pakan semakin dekat sehingga nilai error semakin rendah. Pengujian NTP menunjukkan nilai akurasi dan kepresisian 100%. Uji kecepatan rotasi menunjukkan rata-rata kecepatan rotasi hopper yaitu 445,4 rpm sehingga hopper berotasi sesuai dengan perkiraan. Uji volume distribusi pakan sudah sesuai karna pakan 1 diletakkan paling dekat dengan hopper sehingga volume pakan akan terisi paling banyak di bandingkan dengan tempat pakan lainnya
Microstructure and Optical Properties Study of Nd-doped BiFeO3 (Ba1-xNdxFeO3) Films on Quartz Substrate Iriani, Yofentina; Sandi, Dianisa Khoirum; Nurmawanti, Rainisa; Budiawanti, Sri; Agustina, Elvinda Bendra
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v11n2.p148-157

Abstract

Bismuth ferrite oxide (BFO), due to its remarkable properties, has become one of the most attractive multiferroic materials to be extensively studied. BFO doped with various materials, including Neodymium (Nd), could improve its properties that apply to numerous electronic devices. However, the studies related to the properties of Nd-doped BFO (Ba1-xNdxFeO3) thin films on a quartz substrate, especially the optical properties, are relatively scarce. This study aimed to investigate the microstructure and optical properties of the Nd-doped BFO (BNFO) as the variation of the Nd concentrations. The BNFO thin films with Nd concentrations of 0.05 (BNFO5); 0.1 (BNFO10); and 0.2 (BNFO20) have been deposited on the quartz substrates via the sol-gel method and using spin coating. The films were annealed at 600 °C for 1.5 h. The XRD result of the BNFO films revealed a single phase of BFO with a cubic structure. The lattice constants and volume cells of the films declined with more Nd. Meanwhile, the crystallite size and lattice strain changed due to the change in the Nd number. Additionally, the morphology images showed the pores on the films’ surface and the different film thicknesses of each BNFO film. From the optical characterization, the transmittance spectra of the BNFO films tended to rise as the more Nd amount doped, in which the BNFO20 had the highest transmittance. The BNFO10 had the highest refractive index, followed by the BNFO5 and BNFO20. Contrarily, the BNFO20 had the highest extinction coefficient and  spectra, followed by the BNFO5 and BNFO10. Further, the bandgap values of the BNFO5, BNFO10, and BNFO20 were 2.75, 2.85, and 2.64 eV, respectively. Accordingly, due to the highest Nd amount that most impacted its microstructure, the BNFO20 exhibited the lowest bandgap value compared to the other films that are good for photovoltaic applications.