Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendapat dan Daya Beli Petani Karet terhadap Kebutuhan Pokok Saat Pandemi COVID-19 di Desa Gunung Riut Kabupaten Balangan Ghazali, Ahmad; Wardhana, Ali
JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : PPJP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine rubber farmers' income and purchasing power for basic needs during the COVID-19 pandemic in Gunung Riut Village, Balangan Regency. This research is a type of descriptive research with a quantitative approach, which was carried out in January-March 2022. The research method used is analyzing rubber farmers' purchasing power against basic needs with the formula andthen analyzing income with the formulawith the number of respondents, as many as 65 rubber farmers in Gunung Riut Village, Balangan Regency. The results of this study prove that the total income of rubber farmers during the COVID-19 pandemic is Rp. 116.570.000 with an average income of Rp. 1.793.384. The purchasing power of rubber farmers for basic needs during the COVID-19 pandemic has not decreased too much because the income of each rubber depends on the price of rubber offered by collectors, unless the rubber factory is difficult to move due to the COVID-19 pandemic, that is what will make the income of rubber farmers decrease
Papan Permainan Puzzle Sebagai Media Pembelajaran Aksara Jawa Pada Anak Usia Dini Ghazali, Ahmad; Ngabekti, Dhevin Kawistoro; Andriani, Nanda Putri
CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/citrawira.v2i1.3667

Abstract

Javanese, one of more than 300 languages in Indonesia. In order to understand the legacy of our ancestors, the role of the Javanese script is quite significant so it is important to learn and understand. At this time, the interest of early childhood in Indonesian culture is starting to decrease and it can cause Indonesian culture to be abandoned. The low level of ability to read and write Javanese script is due to several factors, namely, interest, teachers, learning methods, and learning media facilities and infrastructure. Applying the Javanese script learning method from an early age using the puzzle game media, it is hoped that future generations will be able to master it and be able to preserve the cultures of this beloved country. The research method chosen is descriptive qualitative by collecting data through a literature study process where data collection comes from books and documents related to the discussion of this article.
PERAN KOMUNIKASI ANTARA GURU DAN ORANG TUA DALAM MENJAGA KEWAJIBAN SHOLAT ANAK DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAILILLAH DESA HAMPALIT KABUPATEN KATINGAN Ghazali, Ahmad; Rosmilawati, Srie
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39009

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Komunikasi antara Guru dan Orang Tua dalam Menjaga Kewajiban Sholat Anak di Pondok Pesantren Salafiyah Syailillah Desa Hampalit Kabupaten Katingan yang berfokus pada peran penting komunikasi antara guru dan orang tua dalam membentuk dan mempertahankan kedisiplinan sholat pada anak. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran komunikasi antara guru dan orang tua dalam menjaga pelaksanaan kewajiban sholat pada anak. Dalam konteks ini, muncul isu tentang ketidakteraturan santri dalam melaksanakan sholat, yang tercatat dalam Buku Sholat sebagai alat monitoring di pesantren. Hasil pemantauan rutin selama tiga bulan menunjukkan bahwa sekitar 50 hingga 70 santri sering kali melewatkan sholat atau melaksanakan sholat dengan tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran komunikasi antara guru dan orang tua di Pondok Pesantren Salafiyah Syailillah dalam menjaga kedisiplinan sholat santri. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan tujuan untuk memahami secara mendalam peran komunikasi antara guru dan orang tua dalam menjaga kewajiban sholat anak di Pondok Pesantren Salafiyah Syailillah. Analisis berdasarkan Teori Peran dalam konteks Teori Komunikasi Interpersonal. Responden dalam penelitian ini meliputi lima orang guru berpengalaman sebagai representasi pihak pesantren dan sekitar 70 hingga 100 orang tua santri yang turut terlibat. Karena kesibukan para orang tua, wawancara dilakukan secara kolektif guna mengoptimalkan partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara guru dan orang tua bukan sekadar sarana penyampaian informasi, tetapi berperan sebagai kerangka kerja kolaboratif yang membentuk dan memperkuat kedisiplinan beribadah pada anak. Dengan sistem pemantauan seperti Buku Sholat, guru dan orang tua dapat bersama-sama mengawasi dan mendukung pelaksanaan kewajiban sholat santri, baik di pesantren maupun di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran komunikasi interpersonal yang terstruktur antara guru dan orang tua memiliki dampak signifikan dalam membangun kebiasaan sholat yang konsisten pada anak-anak, serta menekankan pentingnya sinergi antara kedua pihak dalam pendidikan spiritual santri.Komunikasi Interpersonal, Peran Komunikasi, Guru Dan Orang Tua, Kewajiban Sholat, Buku Sholat, Teori Peran
POLA INTERAKSI DAN PENYEBARAN MODERASI BERAGAMA Studi di Kota Bagansiapi-api Kabupaten Rokan Hilir Ghazali, Ahmad; Husni, Dardiri; Mawarti, Sri; Masbukin, Masbukin; Nuh, Zulkifli Muhammad
TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama Vol 14, No 1 (2022): JANUARI - JUNI
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/trs.v14i1.18234

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pola interaksi dan penyebaran moderasi beragama di Kota Bagansiapi-Api Kabupaten Rokan Hilir-Riau. Secara umum, pola interaksi dan pola penguatan moderasi beragama di Bagansiapi-api ini adalah; Pertama, Bentuk pola interaksi sosial di kota Bagan siapi-api bersifat asosiatif yang mengarah pada bentuk hubungan seperti: kerjasama, akomodasi, dan asimilasi. Kedua, Dari hasil observasi di lapangan, ada tiga aktifitas yang dilaksanakan oleh masyarakat kota Bagan siapi-api yaitu Kegiatan agama, Kegiatan kota, dan kegiatan kesenian. Yang secara turun temurun yang menyebabkan mereka bisa hidup moderat serta dinamis. Salah satu indikatornya bahwa dalam waktu yang sangat lama hampir tidak pernah terjadi ada benturan horizontal antar umat sehingga mengganggu hubungan keduanya.
Strengthening People Engagement in Aerospace Component Manufacturing: A Qualitative Study of Culture, DE&I, and Employee Participation Haryanto, Candra; Ghazali, Ahmad
Journal of Applied Business, Taxation and Economics Research Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : PT. EQUATOR SINAR AKADEMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54408/jabter.v5i3.550

Abstract

Implemented at a manufacturing site, culture-building initiatives such as a Culture Council, Women Forum events, and Diversity, Equity, and Inclusion (DE&I) programs were studied to determine their impact on employee engagement and organizational results. The purpose of this study is to get a better understanding of how these integrated activities affect the views, experiences, and overall work environment of employees. With the use of internal engagement indicators to bolster triangulation, a qualitative case study technique was used, which included conducting semi-structured interviews with individuals who were purposefully chosen. In order to extract meaningful patterns from the interview data, reflexive thematic analysis was used. Thirdly, a more positive organizational climate, indicated by high favorable engagement scores, was a cumulative effect of the three main findings: first, culture-building initiatives considerably increased employee voice and cross-functional participation; second, DE&I and Women Forum programs improved perceptions of inclusion and belonging; and third, these improvements individually contributed to the better climate. Employee experience, psychological safety, and organizational attitudes may all be greatly improved by cultural interventions that are participatory and inclusion-driven, according to the study's findings. These results show how valuable it is to combine inclusive practices with continuous listening methods, and they provide useful insights for firms that want to increase participation via integrated cultural initiatives. To learn more about how cultural initiatives work in different types of organizations, this study calls for further comparative and longitudinal studie.