Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGATURAN LINTAS PENERBANGAN NASIONAL BAGI PESAWAT UDARA ASING DI ATAS ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA Yustitianingtyas, Levina
Jurnal Komunikasi Hukum Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Hukum
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jkh.v5i2.18426

Abstract

Hukum udara berkaitan dengan kegiatan lintas penerbangan pesawat udara asing utamanya diatur dalam Konvensi Chicago 1944 berikut Annex-annexnya. Hukum udara berkembang melalui praktek negara-negara, atau hasil kesepakatan negara-negara yang dituangkan dalam bentuk perjanjian internasional. Dengan berlakunya United Nations Convention on the Law of the Sea III (UNCLOS III)-1982, terdapat beberapa pasal yang mengatur lintas penerbangan pesawat udara asing  melalui rute penerbangan di atas alur laut kepulauan. Beberapa ketentuan dalam UNCLOS-1982menunjukkan adanya “progresive development” bagi hukum internasional yang berkaitan dengan rejim ruang udara, karena kegiatan lintas penerbangan pesawat udara mendapatkan pengaturan dalam hukum laut. Indonesia adalah salah satu negara kepulauan telah menjadi pihak pada UNCLOS 1982sejak tahun 1986. Indonesia adalah salah satu Negara pihak pada Konvensi Chicago 1944. Sebagai implementasi dari kedaulatan negara di ruang udara melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan kedaulatan negara Indonesia atas wilayah udara, yang menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia berdaulat penuh dan eksklusif atas wilayah udara Republik Indonesia. Status Indonesia sebagai Negara kepulauansesuai yang tertuang dalam UNCLOS 1982, maka Indonesia mempunyai kewenangan menentapkan alur laut kepulauan dan mengatur pelaksanaan lintas penerbangan pesawat udara asing melalui wilayah udara Negara Indonesia. 
Pengendalian Keselamatan Penerbangan Sebagai Upaya Penegakan Kedaulatan Negara di Ruang Udara dan Implikasinya di Indonesi Yustitianingtyas, Levina; Babussalam, Basuki; Wijayanti, Asri
Jurnal Komunikasi Hukum Vol 7 No 1 (2021): Februari, Jurnal Komunikasi Hukum
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jkh.v7i1.31474

Abstract

The main concept that applies to the national airspace of a country is that the national airspace is closed to the flight of foreign aircraft. This is a further consequence of the acceptance of a state's complete and exclusive sovereignty over its air space. Therefore it is necessary to control the air space as one of the ways to enforce state sovereignty in air space. Even so, despite efforts to control air space, there are still frequent violations of Indonesian airspace. In writing this law, the focus of the problem to be studied is related to the occurrence of violations of a country's airspace if the foreign aircraft is in the Indonesian airspace without a permit or carries out flight activities not through a flight path that has been determined based on Indonesian national legislation as an effort to enforce sovereignty state in air space.
Legal Protection of Nursing Students in Implementing Clinical Practices at the Hospital Arifin, Moh Syamsul; Yustitianingtyas, Levina
IJCLS (Indonesian Journal of Criminal Law Studies) Vol 5, No 2 (2020): Indonesian J. Crim. L. Stud. (November, 2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcls.v5i2.28108

Abstract

The procurement of health personnel is carried out through higher education in the health sector which is directed at producing quality health personnel in accordance with professional service standards. The Field Learning Practice stage is also known as the clinical learning process which is fully implemented in the practical field, namely the hospital under the supervision of the clinical supervisor. In carrying out student clinical practice errors or omissions may occur. The purpose of this study is to determine the responsibility of nursing students who make mistakes that result in harm to patients and to find out legal protection for nursing students who make mistakes that cause harm to patients. The research described is normative research using primary, secondary and tertiary legal materials, analytical descriptive research characteristics, legal material collection is done by document study techniques, data are analyzed qualitatively. The results show that the management of nursing student responsibilities who make mistakes can be seen from the civil aspects of the criminal and administrative aspects while the legal protection is regulated in Law Number 36 of 2009 concerning Health, Law Number 44 of 2009 concerning Hospitals, Law RI Law No. 38 of 2014 concerning Nursing, Law No. 36 of 2014 concerning Health Workers, and Regulation of the Minister of Health No. 148 of 2010 concerning Licensing and Implementation of Nursing Practices while the Cooperation Agreement between Educational Institutions and Health Institutions already contains 4 elements, namely consent of the will, authority ), specific (achievement) objects and objectives of the agreement.
Peran Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Dalam Penyelesaian Invasi Rusia Atas Ukraina Tahun 2022 Willems, Baby Christina Martasari Rudolf; Yustitianingtyas, Levina
Academos Vol 1 No 2 (2022): ACADEMOS Jurnal Hukum dan Tatanan Sosial
Publisher : Faculty of Law, University of Muhammadiyaha Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aca.v1i2.14434

Abstract

Perserikatan bangsa-bangsa sendiri merupakan suatu organisasi Internasional yang memiliki tujuan utama untuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia. Seperti halnya serangan yang dilakukan oleh negara Rusia terhadap negara Ukraina sebelumnya telah diprediksi oleh berbagai pihak, termasuk negara-negara yang tergabung di dalam NATO (North Atlantic Treaty Organization). Rusia melakukan serangan terhadap Ukraina karena merasa bahwa kedaulatan negaranya sedang terancam dengan adanya deklarasi Ukraina ingin bergabung dengan NATO. Negara Rusia melakukan invasi terhadap Ukraina pada tanggal 24 Februari 2022. Dampak yang ditimbulkan dari adanya invasi Rusia terhadap Ukraina yaitu adanya pelanggaran HAM dalam kategori berat karena invasi yang dilakukan telah menyebabkan banyaknya penduduk sipil yang meninggal dunia. Rumusan masalah dari pembahasan ini adalah ditemukannya peran dari dewan keamanan PBB dalam mengatasi konflik antara Rusia dengan Ukraina. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan secara perundang-undangan (statuta approach). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran dewan keamanan PBB berhak memberikan sanksi kepada Rusia yang melakukan invasi terhadap Ukraina yaitu dengan membuat Resolusi Konflik.Kata kunci: Invasi, Dewan Keamanan PBB, Sanksi.
Enforcement Of Human Rights In The Perspective Of Islam And Shariah In Indonesia Yustitianingtyas, Levina; Krisnawati, Natasya Dellia
Socio Legal and Islamic Law Vol 3 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Faculty of Law, Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jssl.v3i1.22326

Abstract

The enforcement of human rights (HAM) from the perspective of Islam and Shariah in Indonesia reflects the state's commitment to accommodate the principles of justice and welfare in accordance with the teachings of Islam. The application of human rights in this context is in line with Shariah norms that emphasize the importance of protecting individual rights. In Indonesia, efforts to enforce human rights from an Islamic perspective are reflected through legal diversity that involves Shariah as a source of law. Enforcement of human rights in Islam involves aspects such as justice, freedom, and protection of individual rights. Indonesia constitutionally adheres to the principle of Bhinneka Tunggal Ika, which respects religious diversity, including Islam. Actions to enforce human rights in this context include protecting minority rights, religious freedom, and social justice. Additionally, cooperation among state institutions, civil society organizations, and Islamic institutions supports the implementation of human rights enforcement. However, challenges and criticisms regarding the implementation of human rights still arise, necessitating continuous efforts to strengthen human rights protection in accordance with Islamic values within the national legal context. Keywords: Human Rights, Islam, Shariah
Peran United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dalam Memberikan Perlindungan Hak Anak Sebagai Korban Perekrutan Tentara Bersenjata di Republik Demokratik Kongo Pasha, Aura Alifia Kamilla; Yustitianingtyas, Levina
Wajah Hukum Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/wjh.v8i1.1409

Abstract

This legal research focuses on the issue of the extent of UNICEF’s role in protecting the rights of children who are victims of exploitation and abuse, on of which is that occur in conflict areas Republic Democratic of Congo. One of the phenomena that occurs is the recruitment of armed soldiers which occurs among children. This case of child soldiers that occurred in the Republic Democratic of Congo involved various armed Rally Constitutional Democratic (RCD) parties in fighting pro government parties and creating political grudges that could attract children in this country to take part in the conflict as child soldiers. This legal issue in this research discusses the role of UNICEF in providing protection for children recruited as armed soldiers in the Republic Democraic of Congo from the perspective of International Humanitarian Law. Research methods juridical normative with a descriptive approach to invitation regulations based on primary, secondary, and tertiary data sources. This results of this research show that children as victims of exploitation by armed soldiers have not received optimal treatment because UNICEF is experiencing obstacles in resolving children’s rights in the Republic Democratic of Congo.
Toleransi Dalam Kehidupan Masyarakat Kupang Imayah, Farikatul; Batjo, Ahlulfatrah Abdurrahman; Irawan, Anang Dony; Yustitianingtyas, Levina
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 3 No. 1 (2023): Nilai Toleransi Dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v3i1.1693

Abstract

Kota Kupang masuk dalam salah satu daftar Kota yang penuh toleransi, itu dapat dilihat dari pembangunan enam rumah ibadah secara berdampingan yakni untuk agama khatolik, Kristen Protestan, Islam, Hindu, Budha, beserta Konghucu. Pembangaunan enam rumah ibadah tersebut merupakan perekat untuk menjalin keharmonisan serta toleransi antar umat beragama. Daerah tersebut kemudian diberi nama kampung toleransi, bertujuan untuk mempererat nilai-nilai persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama karena mereka beraktivitas dan beribadah dalam kompleks yang sama. Kampung toleransi juga menjadi benteng pertahanan iman dari pengaruh-pengaruh ideologi tertentu yang akan memecah belah persatuan antar umat. Kampung toleransi juga merupakan suatu simbol ataupun bukti nyata bahwa Kupang merupakan Kota yang memiliki jiwa bertoleransi yang sangat tinggi, juga kita bisa melihat di beberapa daerah yang memeliki bangunan gereja dan masjid yang berdampingan namun tetap hidup rukun, aman dan harmonis. Sikap toleransi merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Kupang. Metodologi penelitian yang kita gunakan adalah metode studi kepustakaan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Penelitian kepustakaan merupakan studi yang digunakan dalam pengumpulan data dan informasi dengan bantuan berbagai macam bahan yang ada di perpustakaan seperti; dokumen, jurnal, buku, artikel, kisah-kisah sejarah, dan sebagainya.
Penerapan Hukum Disiplin Prajurit Tentara Nasional Indonesia di Pangkalan Korps Marinir Surabaya Pattiasina, Patrick; Yustitianingtyas, Levina
Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 9 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ls.v9i1.11304

Abstract

As the largest archipelagic state, Indonesia possesses a vast maritime territory that is both strategically significant and rich in natural resources but also vulnerable to various global threats. The Indonesian National Armed Forces (TNI), including the Marine Corps under the Navy (TNI AL), play a crucial role in safeguarding national sovereignty and maintaining stability. Discipline among personnel is a key element in ensuring mission success, particularly at the Marine Base (Lanmar) Surabaya, which serves as a vital pillar of maritime defense. Military disciplinary law for TNI personnel is governed by various regulations, including the 1945 Constitution, Perkasal No. 13 of 2024 concerning Commanders Authorized to Impose Disciplinary Actions (Ankum) in the Navy, Perpang TNI No. 11 of 2018, and Perkasal No. 30 of 2018, which provide guidelines for imposing administrative and disciplinary sanctions on personnel. However, disciplinary violations persist, highlighting challenges in implementing these regulations in practice. This study focuses on the application of military disciplinary law at Lanmar Surabaya, analyzing its effectiveness in maintaining professionalism and performance among personnel, as well as identifying obstacles encountered in its implementation. Using a juridical-empirical approach, this research combines primary and secondary data to propose solutions aimed at improving compliance with military disciplinary regulations. The findings of this study are expected to offer strategic recommendations to enhance the operational success of Lanmar Surabaya in fulfilling its national defense mission.