Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ecoducation

Strategi Keberlanjutan Perusahaan: Mengukur Implikasi Kinerja Keuangan dengan Dukungan Inovasi Produk Ariwangsa, IGN Oka; Sedana Putra, Komang Widhya; Laksmi, Kadek Wulandari; Sukarnasih, Desak Made
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 6 No. 3 (2024): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v6i3.389

Abstract

Riset ini bersasaran untuk menelaah implikasi kinerja keuangan terhadap keberlanjutan usaha dengan inovasi produk sebagai variabel moderasi. Latar belakang dari riset ini adalah pentingnya keberlanjutan usaha di era persaingan bisnis yang ketat, di mana kinerja keuangan yang kuat dan inovasi produk menjadi faktor kunci dalam mempertahankan kelangsungan bisnis. UKM, khususnya di Bali, memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, sehingga memahami bagaimana kinerja keuangan dan inovasi produk sanggup mendukung keberlanjutan usaha adalah hal yang penting. Metodologi riset yang diterapkan dalam riset ini adalah metode kuantitatif, dimana instrumen kuncinya berupa kuesioner yang disebarkan kepada 100 UKM di Bali yang ditetapkan menggunakan cara purposive sampling. Data yang dikumpulkan diteliti dengan metode Partial Least Squares untuk menguji hubungan antara kinerja keuangan, inovasi produk, dan keberlanjutan bisnis. Kuesioner tersebut dikalkulasi menggunakan skala Likert untuk mengevaluasi persepsi responden terkait variabel riset. Hasil studi memperlihatkan bahwa kinerja keuangan secara meyakinkan dan positif memengaruhi keberlanjutan usaha, sedangkan inovasi produk mampu memoderasi hubungan tersebut. Inovasi produk memperkuat implikasi kinerja keuangan terhadap keberlanjutan, menyiratkan bahwa perusahaan yang melakukan inovasi produk secara efektif mampu memanfaatkan kinerja keuangannya untuk mencapai keberlanjutan usaha yang lebih baik. Riset ini berkontribusi dalam memberi panduan strategis bagi perusahaan dalam memadukan kinerja keuangan dan inovasi produk untuk mendukung keberlanjutan usaha secara berkelanjutan.
Meningkatkan Corporate Sustainable: Peran Green Entrepreneurship dan Financial Technology Sebagai Faktor Moderasi: Enhancing Corporate Sustainability: The Role of Green Entrepreneurship and Financial Technology as Moderating Factors Laksmi P, Kadek Wulandari; Widhya Sedana Putra P, Komang; Ariwangsa, IGN Oka
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 1 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i1.1365

Abstract

Green Entrepreneurship berperan penting dalam mendorong Corporate Sustainable melalui inovasi ramah lingkungan dan efisiensi sumber daya. Namun, banyak perusahaan menghadapi kendala dalam mengadopsi strategi ini, terutama terkait keterbatasan akses finansial dan teknologi. Financial Technology (fintech) menawarkan solusi potensial dalam memperkuat praktik keberlanjutan melalui akses modal hijau dan efisiensi transaksi. Meskipun hubungan antara Green Entrepreneurship dan corporate sustainability telah banyak diteliti, masih terdapat gap dalam memahami peran fintech sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Entrepreneurship terhadap corporate sustainability serta mengeksplorasi peran Financial Technology sebagai moderator. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari UMKM di Denpasar melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Entrepreneurship berpengaruh positif terhadap corporate sustainability, dan Financial Technology secara signifikan memperkuat hubungan tersebut. Temuan ini sejalan dengan Resource-Based View (RBV) dan Technology-Organization-Environment (TOE) framework. Keterbatasan penelitian ini meliputi cakupan terbatas pada UMKM di Denpasar, potensi bias dalam data kuesioner, serta penggunaan metode PLS-SEM. Penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan ke sektor lain, menggunakan metode campuran, serta mempertimbangkan variabel seperti regulasi dan kesiapan digital. Studi longitudinal juga diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang integrasi Green Entrepreneurship dan fintech terhadap Corporate Sustainable.