Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA MAHASISWA Lisda Oktavia Madu Pamangin; Asriati Asriati
Molucca Medica Vol 16 No 1 (2023): VOLUME 16, NOMOR 1, APRIL 2023
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2023.v16.i1.61

Abstract

Peningkatan tren kasus COVID-19 terjadi akibat perilaku masyarakat yang cenderung mengabaikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan berdasarkan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Salah satu kelompok usia produktif yang cukup tinggi mobilitasnya adalah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran praktik pencegahan penularan COVID-19, pengetahuan, dan persepsi mahasiswa tentang COVID-19. Penelitian dilakukan dengan desain cross sectional, dan dilaksanakan selama bulan Juni – Juli 2021. Populasi dalam penelitian ini yakni mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih (FKM Uncen). Sampel penelitian sebesar 356 responden, yang ditarik dengan menggunakan teknik stratified random sampling secara proporsional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang didistribusikan secara online dengan metode self-reported. Data dianalisis secara bivariat dengan uji chi square dengan α= 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,7% mahasiswa FKM Uncen berada dalam kategori cukup dalam praktik pencegahan, serta Ho ditolak pada hasil uji statistic pengetahuan (p= 0,000) dan persepsi (p= 0,000). Kesimpulan yang diperoleh ialah Sebagian besar mahasiswa cukup baik dalam mempraktikkan pencegahan penularan COVID-19, ada hubungan pengetahuan dan persepsi dengan praktik pencegahan penularan COVID-19.
Determinants of Diabetes Mellitus Type-2 in Integrated Guidance Post for Non-Communicable Diseases Participants in Jayapura Natalia Paskawati Adimuntja; Asriati
Miracle Journal of Public Health Vol 6 No 1 (2023): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v6i1.294

Abstract

The prevalence of Diabetes Mellitus in Indonesia in 2018 based on an examination of blood sugar levels in residents 15 years old is 8.5%, while in Papua, doctors diagnosed with a population aged 15 years are 1.1%. The purpose of this study is to determine the factors associated with type 2 diabetes mellitus in Non-Communicable Diseases (NCDs) Integrated Guidance Post participants at the Kotaraja Health Center, Jayapura City. This type of research is an observational study with a cross-sectional study design. The population of the study was people aged >15 years in the working area of the Kotaraja Health Center who visited the NCDs Integrated Guidance Post. The sample of this study was all participants of the Integrated Guidance Post of the NCDs with a total of 52 people. The sampling technique is total sampling. Statistical test using chi-square test. As many as 7 people (13.5%) of Integrated Guidance Post participants had type 2 DM and 45 people (86.5%) did not have type 2 DM. The results of the statistical analysis found age (p-value= 0.04), as well as fruit and vegetables (p-value= 0.004), had a relationship with the incidence of type 2 DM in Integrated Guidance Post of the Non-Communicable Diseases participants at the Kotaraja Health Center with a p-value <0.05. Factors related to the incidence of type 2 DM in NCDs Integrated Guidance Post participants at the Kotaraja Health Center were age and fruit and vegetable consumption. The active role of cadres and health workers in educating and screening the community is an effort to prevent and control Non-Communicable Diseases in the community.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN MALARIA PADA IBU HAMIL Sintia Kartika Sari; Lisda Oktavia Madu Pamangin; Asriati Asriati; Melkior Tappy; Yane Tambing; Apriyana Irjayanti
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.19018

Abstract

Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium dan disebarkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini dapat menyerang anak-anak sampai orang tua, laki-laki maupun perempuan, termasuk wanita hamil. Indikator Annual Parasite Incidence (API) malaria di Indonesia pada tahun 2019 sebesar 0,93 per 1.000 penduduk. Kebaruan penelitian ini mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kejadian malaria pada ibu hami. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor risiko kejadian malaria pada ibu hamil di Puskesmas Waena Kota Jayapura. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang menderita penyakit malaria. Populasi kontrol dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu hamil yang tidak menderita malaria. Sampel dalam penelitian ini sebesar 29 sampel untuk kasus malaria pada ibu hamil dan 58 sampel untuk kontrol ibu hamil, sehingga total sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 responden (matched 1:2). Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan dua cara yaitu total sampling untuk kelompok kasus dan purposive sampling untuk kelompok kontrol. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis dalam penelitian ini terdapat analisis univariat dan bivariat dan menghitung nilai OR untuk melihat besar risiko. Hasil analisis uji statistic Chi-Square dan Odds Ratio menunjukkan bahwa, perilaku merupakan faktor risiko kejadian malaria (OR= 9,529, Cl 2,067-43,939), kondisi lingkungan merupakan faktor risiko kejadian malaria (OR= 13,269,Cl 4,461-39467). Disimpulkan bahwa ibu hamil yang perilaku dan kondisi lingkungannya buruk berisiko secara signifikan untuk mengalami malaria.