Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sosialisasi PHBS Melalui Komunikasi Interaktif dengan Media Gambar dan Role Play pada Anak TK ABA I Kota Palangka Raya Annisa Rizki Ananda; Wening Mustikaningsih; Junaidi
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3sag1q68

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan fondasi krusial bagi kualitas hidup, khususnya pada anak usia dini yang rentan terhadap penyakit infeksi. Observasi awal di TK ABA 1 Palangka Raya menunjukkan adanya permasalahan PHBS, mendorong Tim Pengabdian Masyarakat Dosen FISIPOL UMPR bersama mahasiswa KKN Angkatan 53 Tahun 2025 untuk melaksanakan sosialisasi PHBS. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan penerapan PHBS pada murid-murid TK ABA 1 melalui komunikasi interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif, dimulai dengan ice breaking untuk membangun suasana akrab. Materi inti disampaikan secara interaktif oleh dosen FISIPOL mengenai pentingnya dan cara yang benar dalam mencuci tangan serta menyikat gigi. Untuk mendukung pemahaman visual, disajikan video animasi edukatif. Puncak kegiatan adalah sesi praktik langsung mencuci tangan yang baik dan benar, dengan bimbingan personal dari tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari murid-murid TK ABA 1 dan keberhasilan dalam menanamkan pemahaman serta keterampilan dasar PHBS. Pendekatan komunikasi interaktif, media visual, dan praktik langsung terbukti sangat efektif dalam mentransformasikan pengetahuan teoritis menjadi kebiasaan nyata pada anak usia dini. Kegiatan ini berkontribusi signifikan dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat, yang merupakan investasi penting bagi kesehatan masyarakat di masa depan, serta dapat menjadi model implementasi pendidikan kesehatan yang inovatif bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya.
Strategi Pengawasan Pemilu: Pola Penanganan Pelanggaran Kampanye oleh Bawaslu Provinsi di Wilayah Urban Kota Palangka Raya Cantika, Cantika; Mustikaningsih, Wening
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3q6pmv87

Abstract

This study analyzes the strategies and effectiveness of the Election Supervisory Board (Bawaslu) of Central Kalimantan Province in monitoring campaign violations in the 2024 Gubernatorial and Deputy Gubernatorial Election, focusing on the urban area of Palangka Raya City. The objective of the present study is to evaluate the patterns of handling violations, considering Palangka Raya as the political center of the province with the highest vulnerability. This includes violations of campaign props (APK) zoning, campaign schedules, civil servants' neutrality, and money politics. This is of paramount importance to maintaining the integrity of democracy and ensuring fairness among contestants. This research method employs a descriptive qualitative approach through a case study conducted from September to December 2025, with primary data from interviews with key informants (Bawaslu Legal Division, Gakkumdu, volunteers) and secondary data from regulations such as Law No. 7/2017. The analysis employs the Miles-Huberman model, incorporating triangulation to ensure validity. The findings of this research indicate that violations were predominantly characterized by administrative issues, such as the use of illegal campaign props, and breaches of the organizers' code of ethics, accounting for a total of two primary cases. There were no significant election-related criminal offenses observed. Bawaslu implements a multifaceted supervisory approach, encompassing preventive measures such as participatory socialization, reactive measures including field patrols, and a collaborative element involving Gakkumdu and volunteers. However, this approach is constrained by a 7-day handling time and vertical coordination. The primary contribution of this research is the analysis of the synchronization between provincial and city Bawaslu in the context of the 2024 regional elections in urban areas, recommending reforms in time management and human resources for optimal effectiveness
Optimalisasi Media Visual Poster Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau Fatwati, Kurnia; Jannati, Anna Sylva Roudlotul; Wulan, Provisia Marthalita Yuning; Kurniajayanti, Ais; Prawira, Ade; Novaryatiin, Susi; Fauzia, Husna; Purnama, Ardiyansyah; Mustikaningsih, Wening
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.952

Abstract

Literasi kesehatan gigi yang rendah dan kompleksitas informasi medis menjadi hambatan utama dalam pencegahan permasalahan kesehatan gigi di Indonesia. Kondisi ini diperberat di kawasan Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau, dimana karakteristik air gambut yang bersifat asam secara klinis meningkatkan risiko demineralisasi email gigi masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mengubah perilaku kesehatan gigi masyarakat melalui optimasi media visual, sekaligus melatih keterampilan komunikasi klinis mahasiswa. Pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi partisipatif dengan media poster yang divalidasi oleh tim dosen. Mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok topik utama dan melakukan sosialisasi langsung di titik-titik strategi lokasi kegiatan melalui metode observasi partisipatif dan tanya jawab. Kegiatan ini berhasil merealisasikan empat kategori poster edukasi yang akurat secara klinis dan disesuaikan terhadap kondisi geografis lokal. Implementasi lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan wisatawan dengan diskusi interaktif lintas generasi. Media visual poster terbukti efektif sebagai instrumen edukasi di ruang publik untuk menjembatani kesenjangan informasi kesehatan. Program mendatang disarankan untuk mengintegrasikan metode demonstrasi praktik langsung dan pendampingan yang berkelanjutan.