Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI (STUDI KASUSS PROYEK THE MANHATTAN MALL & CONDOMINIUM) Abdullah, Zulfhazli
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.835 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.144

Abstract

Untuk mengurangi kecelakaan kerja perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi diwajib menerapkan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang sesuai dengan aturan pemerintah guna meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kerja disebuah proyek. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara pasrsial dan simultan terhadap kinerja pekerja konstruksi proyek Pembangunan The Manhattan Mall and Condominium. Metedologi penelitian yaitu menentukan variabel yang digunakan, selanjutnya mendesain kuisioner penelitian yang kemudian melakukan pengambilan data dengan metode sample random sampling. Data yang diperoleh dari kuisioner dijelaskan melalui uji instrument data dan uji analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas keselamatan kerja (X1) dan kesehatan kerja (X2) berpengaruh poisitif dan searah terhadap variabel kinerja pekerja (Y) dengan persamaan uji regresi linier berganda yaitu Y = 0,189 + 0,361X1 + 0,245X2 + 12,898. Sedangkan secara simultan berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel kinerja pekerja konstruksi dengan nilai 4,963  > 2,39, untuk secara parsial juga berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel kinerja pekerja konstruksi dengan nilai 2,286 > 1,295 dan 1,743 > 1,295. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel keselamatan kerja (X1) berpengaruh dominan dibandingkan variabel kesehatan kerja (X2) dengan melihat nilai regresi linier berganda sebesar 0,361.
Analisis Tebal dan Panjang Landasan Pacu Bandara International Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Abdullah, Zulfhazli
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 2 (2018): Vol 8 No 2 September 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.87 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i2.163

Abstract

Bandar udara merupakan prasarana penting dalam kegiatan transportasi udara. Bandar udara Internasional Sultan Iskandar Muda merupakan Bandar udara terbesar di Provinsi Aceh, yang mengalami perkembangan arus lalu lintas udara setiap tahunnya, terutama pada keberangkatan haji dan musim liburan. Tahun 2007 adalah terakhir dilakukan pengembangan, dimana panjang landasan pacu ditambah menjadi 3000 meter untuk dapat menampung pesawat jenis Airbus 330-300. Bandar udara ini juga beroperasi pesawat jenis Boeing 747-400 yang memiliki berat lebih besar dan kebutuhan panjang landasan pacu lebih panjang dari pesawat rencana. Data yang digunak adalah data primer berupa data beban pesawat rencana, data CBR tanah dan jumlah lintas pesawat, sedangkan data sekunder berupa kelas bandara, layout, jumlah penumpang, jumlah pesawat terbang, jenis pesawat dan rute penerbangan, kondisi lingkungan dan jenis tanah. Metode yang diguanakan adalah Metode FAA. Hasil perhitungan kebutuhan landasan pacu untuk pesawat rencana yaitu jenis Airbuss 330-300 adalah 3650 meter dan kebutuhan panjang untuk pesawat terbesar yang telah beroperasi yaitu jenis Boeing 747-400 adalah 4550 meter. Untuk kebutuhan tebal pekerasan untuk pesawat jenis Airbuss 330-300 adalah, surface = 13 cm, base course = 18 cm, dan subbase course = 59 cm. Sedangkan untuk jenis pesawat Boeing 747-400 memiliki kebutuhan tebal pekerasan adalah, surface = 13 cm, base course = 26 cm, dan subbase course = 77 cm. Artinya diperlukan analisis ulang terhadap landasan pacu agar dapat digunakan secara maksimal terutama untuk melayani pesawat berbadan lebar secara aman dan nyaman. Kata Kunci:Analisis,Bandara, Runway, Pavemen 
Evaluating the Effects of Travel Time and Cost on Mode Choice in Transportation System Ruslan; Rachman, Firmansyah; Abdullah, Zulfhazli
Disaster in Civil Engineering and Architecture Vol. 2 No. 2: October 2025
Publisher : Popular Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70028/dcea.v2i2.59

Abstract

Mode choice in transportation is influenced by factors such as comfort, safety, travel time, cost, and reliability, with most commuters in Banda Aceh preferring private vehicles due to flexibility and efficiency. Travel time and travel cost are identified as major barriers preventing people from switching to public transport, which is often considered less attractive. While studies abroad examine elasticity from multiple perspectives, research in Indonesia has mainly focused on vehicle attributes. The objective of this paper is to analyze the elasticity of travel time and travel cost for users of private vehicles and public transportation. The study employs a binary probit model to estimate elasticity values, utilizing data from a Stated Preference survey of transportation users. The results show that both trip attributes and individual characteristics significantly influence transport mode choice. Longer travel distances, higher travel time, and increased operating costs raise the likelihood of choosing public transport, while being male and having higher education also increase the tendency to select it. Conversely, motorcycle ownership strongly favors private mode choice, and holding a valid driver’s license is an important determinant of travel behavior. The elasticity analysis further reveals that reducing travel and access times for the TransK bus could significantly increase its usage, while policies restricting private vehicle use, such as the odd-even system, may also encourage shifts toward public transport. The study concludes that mode choice in Banda Aceh is mainly driven by travel time, with TransK highly responsive to time improvements, while private vehicles dominate despite cost changes. Encouraging public transport use requires faster, more reliable bus services and restrictions on private vehicle advantages.
PENGEMBANGAN KOMPOSIT EPOXY–ZIOLIT SEBAGAI PENGISI PORI PERKERASAN SEMI FLEKSIBEL TERHADAP KINERJA KUAT TEKAN Hamzani, Hamzani; Zulfhazli, Zulfhazli; Fauzan, M.; Muthamainnah, Muthamainnah; Asriananda, Syarifah
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tts.v6i3.25962

Abstract

Perkerasan semi-fleksibel (SFP) sebagai solusi unggul dalam konstruksi jalan karena ketahanan superiornya terhadap deformasi permanen dan inisiasi keretakan, yang merupakan kelemahan utama perkerasan aspal konvensional. Namun, keterbatasan utama terletak pada sifat getas grout konvensional yang rentan terhadap kegagalan akibat beban lalu lintas berulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengembangkan material grout alternatif: komposit epoksi yang dimodifikasi dengan ziolit alam. Ziolit dipilih sebagai matarial mortar fungsional, memanfaatkan struktur mikroporinya untuk menyeimbangkan antara kekuatan dan daktilitas, sekaligus menawarkan potensi pengurangan biaya material. Metodologi studi melibatkan pembuatan komposit epoksi–ziolit dengan variasi rasio efoksi-ziolit, diikuti pengujian kuat tekan terstandar. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan korelasi kuat antara proporsi ziolit dan respons mekanik komposit. Kinerja kuat tekan puncak sebesar 13,2 MPa teridentifikasi secara definitif pada rasio epoksi–ziolit 1:1,5. Rasio ini ditetapkan sebagai konfigurasi optimal yang sukses meningkatkan efisiensi ikatan antarmuka dan memfasilitasi mekanisme transfer tegangan yang superior, sehingga efektif menekan pembentukan defek mikro. Pencapaian kekuatan tekan yang signifikan pada rasio 1:1,5 menggarisbawahi potensi komposit epoksi–ziolit sebagai pengisi pori yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan untuk SFP. Temuan ini menetapkan pemeliharaan rasio 1:1,5 merupakan prasyarat krusial dalam perancangan komposit tersebut, memberikan kontribusi penting pada pengembangan material konstruksi berbasis sumber daya lokal. Kata Kunci: perkerasan semi fleksibel; kuat tekan; ziolit-epoxy.
Analisis Daya Dukung Tanah Dan Penurunan Pondasi Tiang Pancang Pada Pembangunan Rumah Sakit Arija, Marsal; Abdullah, Zulfhazli; Nanda, Syariaf Asria; Fithra, Herman; Sarana, David; Ariyono, Nabila Attarin; Ruslan, Ruslan
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 8, No 1 (2026): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v8i1.306

Abstract

AbstractFoundations play a critical role in safely transferring structural loads to supporting soil layers. This study aims to evaluate the axial bearing capacity and settlement of pile foundations under both single-pile and pile-group conditions by comparing the Meyerhof method, the Reese Wright method, and numerical analysis using PLAXIS 2D. The analysis is based on Standard Penetration Test (SPT) data and pile foundation design drawings. The results indicate significant variations among the applied methods. The axial bearing capacity of a single pile is estimated at 441.67 tons using the Meyerhof method, 111.669 tons using the Reese Wright method, and 110.64 tons using PLAXIS 2D. The pile group efficiency is calculated as 0.83 using the Converse–Labarre method and 0.727 using the Los Angeles Group method. Meanwhile, the bearing capacity of pile groups is determined to be 293.40 tons, 74.141 tons, and 167.68 tons using the Meyerhof, Reese Wright, and PLAXIS 2D approaches, respectively. The settlement analysis yields values of 25.3 mm using the Vesic method and 37.7 mm from numerical simulation, both of which are within allowable limits according to SNI standards. These findings indicate that the Reese Wright method provides results closer to numerical analysis, making it more representative for foundation design under similar soil conditions.Keywords:Bearing capacity; Meyerhof method; Plaxis; Pile; Standard penetration test. AbstrakPondasi berfungsi sebagai elemen struktur yang menyalurkan beban bangunan ke tanah pendukung secara aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya dukung aksial dan penurunan pondasi tiang pancang pada kondisi tiang tunggal dan kelompok dengan membandingkan metode Meyerhof, Reese Wright, serta analisis numerik menggunakan PLAXIS 2D. Data yang digunakan berupa hasil Standard Penetration Test (SPT) dan gambar rencana pondasi. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan antar metode. Daya dukung tiang tunggal diperoleh sebesar 441,67 ton dengan metode Meyerhof, 111,669 ton dengan metode Reese Wright, dan 110,64 ton dari PLAXIS 2D. Efisiensi kelompok tiang sebesar 0,83 dengan metode Converse–Labarre dan 0,727 dengan metode Los Angeles Group. Daya dukung kelompok tiang masing-masing sebesar 293,40 ton, 74,141 ton, dan 167,68 ton untuk metode Meyerhof, Reese Wright, dan PLAXIS 2D. Penurunan pondasi sebesar 25,3 mm (Vesic) dan 37,7 mm (PLAXIS 2D), yang masih memenuhi batas aman SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Reese Wright memberikan estimasi yang lebih mendekati hasil numerik, sehingga lebih representatif untuk perencanaan pondasi pada kondisi tanah serupa. Kata Kunci: Daya dukung; Metode Meyerhof; Plaxis; Standard penetration test; Tiang pancang.