Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Kajian Simulasi Neraca Air pada Kolam Kerja Tertutup di Washing Plant Darat Egidia Vit Mafiana; Reza Aryanto; Christin Palit
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 3 No. 2 (2020): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.81 KB)

Abstract

Metode Cutter suction dredger (CSD) – Washing Plant (WP) Darat merupakan metode penambangan timah dikembangkan oleh PT Timah Tbk pada tahun 2018. Berlokasi di Tanjung Gunung, Pulau Bangka, proses penggalian bijih timah dilakukan di laut menggunakan kapal CSD, sedangkan proses pencuciannya dilakukan di WP darat. Material dari laut ditransportasi ke darat melalui pipa apung. Pada area WP darat terdapat kolam-kolam kerja yang saling berhubungan dalam mensirkulasikan air kerja selamaproses pencucian berlangsung sehingga membentuk sirkulasi tertutup. Kolam-kolam kerja tersebut meliputi kolam stockpile, kolam pengendapan, dan kolong air kerja. Rencana pencucian di WP darat dilakukan selama 24 jam sehari sehingga neraca air pada ketiga kolam kerja perlu dijaga agar tidak terjadi defisit air dan/atau surplus air. Peneliti melakukan kajian neraca air terhadap volume tiap kolam yang tersedia guna mengetahui apakah kolam dapat menangani air yang bekerja atau tidak. Kajian neraca air disimulasikan selama satu bulan, yakni pada bulan Maret dengan pemilihan blok penambangan pada Blok 13 karena memiliki rencana produksitertinggi. Diperoleh volume kolam stockpile sebesar 14.400 m3, kolam pengendapan sebesar 78.568 m3, dan kolong air kerja sebesar 32.000 m3. Perhitungan neraca air didasarkan pada debit aliran masuk dan keluar tiap kolam kerja. Berdasarkan hasil kajian diketahui bahwa pada kolam stockpile terjadi defisit air pada jam tertentu dan dapat ditangani dengan penambahan air dari kolong air kerja melalui saluran overflow tambahan. Pada kolam pengendapan aman dan tidak perlu dilakukan penanganan. Pada kolong air kerja terjadi surplus air pada jam tertentu dan dapat ditangani dengan pembukaan pintu sorong yang terdapat pada kolam tersebut.
PENINGKATAN KADAR TIMBAL PADA BIJIH GALENA MELALUI FLOTASI SELEKTIF DENGAN VARIASI PERSEN SOLID Edgard Christoper; Subandrio Subandrio; Christin Palit
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 4 No. 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.841 KB)

Abstract

Dalam pengolahan bijih galena karena kurang baiknya peningkatan kadar timbal dengan konsentrasi gravitasi, maka dilakukan dengan metode flotasi agar mendapatkan hasil yang optimal. Dalam penelitian ini dilakukan flotasi langsung bijih galena secara selektif dimana sampel terdari dari dua jenis bijih galena dengan grade yang berbeda. Untuk sampel galena pertama disebut sebagai galena high grade yang mengandung kadar Pb sekitar 30.05%, sedangkan sampel galena kedua disebut sebagai galena low grade yang mengandung kadar Pb sekitar 5.62%. Kondisi flotasi yang dibuat konstan pada setiap pengujian adalah ukuran fraksi (200 mesh), nilai pH (8.5), dosis reagen depressan (Na2SO3 dan ZnSO4), kolektor (D25), frother (Minyak Pinus), dan waktu conditioning serta waktu aerasi, sedangkan variabel yang diteliti untuk dilihat hasil dengan kadar dan recovery Pb teroptimal adalah persen solid dimana nilai persen solid pada masing-masing pengujian adalah 10%, 20%, 30%, dan 40%. Kadar Pb yang didapat melalui uji XRF dari variasi persen solid secara berurut pada hasil flotasi galena grade high sebesar 3.78%, 36.99%, 36.29%, 8.21%, dengan nilai recovery sebesar 4.72%, 61.46%, 69.51%, 15.95%, sedangkan untuk kadar Pb hasil flotasi galena grade low sebesar 11.96%, 18.16%, 13.97%, 12.17%, dengan nilai recovery sebesar 32.67%, 69.63%, 84.68%, 82.66%. Secara keseluruhan dari hasil flotasi terlihat seiringnya meningkatnya persen solid maka kadar Pb beserta recovery akan meningkatan sampai batas tertentu dimana batas peningkatan kadar dan recovery berada antara jangkauan persen solid 20% dan 30%. Pada batas persen solid inilah yang dapat dikatakan sebagai nilai persen solid yang optimal untuk dilakukan flotasi agar mendapatkan konsentrat dengan kadar dan recovery optimal. Kata Kunci: galena, high grade, low grade, flotasi selektif langsung, persen solid, kadar dan recovery optimal
ANALISIS PENGARUH JUMLAH KOLEKTOR DAN AKTIVATOR TERHADAP PEROLEHAN Pb PADA BIJIH GALENA Agung Lumban Gaol; Subandrio Subandrio; Christin Palit
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 4 No. 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.993 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kolektor dan aktivator paling optimal dalam proses flotasi bijih galena. Metode flotasi yang digunakan adalah metode flotasi selektif langsung yaitu buih yang terangkat berupa konsentrat dan yang tenggelam atau terendapkan dibawah adalah tailing. Kolektor yang digunakan yaitu SDD dan aktivator yang digunakan yaitu CuSO4. Galena yang digunakan adalah galena low atau berkadar rendah dengan kadar setelah di XRF yaitu 5,62%. Variebel tetap pada flotasi ini yaitu pH 10.5, kecepatan impeller 1500rpm, ukuran sample mesh 200, dan frother yaitu pine oil 0.15 gr/kg lalu adapun variabel bebas nya adalah kolektor 0.9 gr/kg, 0.4 gr/kg, 1,4 gr/kg dan aktivator 0.75 gr/kg, 0.25 gr/kg, 1.25 gr/kg. Setelah dilakukan flotasi dan melakukan XRF untuk mengetahui kadar sampel hasil flotasi diketahui kadar galena paling optimal yaitu 14.87% pada variasi kolektor SDD 0.9 gr/kg dan aktivator CuSO4 0.75 gr/kg. Berat konsentrat yang didapat sebesar 106.78 gram. Recovery metallurgical balance variasi tersebut sebesar 84.84%.
Pengaruh Waktu Kerja Efektif terhadap Hasil Produksi Tanah Penutup di PT Bumi Merapi Energi Jacky James Silalahi; Reza Aryanto; Christin Palit; Mixsindo Korra Herdyanti; Ririn Yulianti
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 5 No. 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v5i2.15939

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT Bumi Merapi Energi yang berlokasi di Lahat, Sumatera Selatan, di pit Gunung Agung Timur II. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus tahun 2021, dari hasil penelitian didapatkanlah waktu kerja efektif yang rendah, dimana pada fleet 1 rata-rata waktu kerja efektif hanya sebesar 6 jam 2 menit dan untuk fleet 2 rata-rata jam kerjanya sebesar 5 jam 9 menit, sedangkan untuk fleet 3 sebesar 3 jam 49 menit, namun setelah perbaikan rata-rata jam kerja pit tersebut menjadi 8 jam 11 menit, 8 jam 22 menit. Hasil penelitian yang didapatkan adalah, setelah waktu kerja efektif ditingkatkan perolehan hasil produksi meningkat yang semula 47.344 BCM menjadi 98.566 BCM dengan target 82.960 BCM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif.
ANALISIS KUALITAS TANAH DAN AIR DI DESA CIKARAWANG,KECAMATAN DRAMAGA, KABUPATEN BOGOR: UPAYAPENGELOLAAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN Ririn Yulianti; Pantjanita Novi Hartami; Suliestyah; Christin Palit; Mohammad Apriniyadi; Restrida Nalaia Dame
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 6, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/2jth0g37

Abstract

Penurunan kualitas lingkungan hidup, terutama tanah dan air, menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas tanah dan air di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, guna memberikan rekomendasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pengukuran kualitas tanah dilakukan melalui analisis parameter kimia seperti kadar C-organik, N-total, dan KTK, sedangkan kualitas air dianalisis berdasarkan parameter fisik dan kimia, termasuk TDS, pH, dan kandungan logam berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur tanah di Desa Cikarawang didominasi oleh tanah liat dengan kandungan unsur hara yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk penanaman tanaman hias dan pertanian hortikultura. Kualitas air di daerah ini memenuhi standar yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023, dengan parameter fisik dan kimia dalam batas yang diperbolehkan, menjadikan air layak untuk berbagai penggunaan, termasuk air baku dan irigasi. Temuan ini memberikan dasar bagi pemangku kepentingan untuk mengimplementasikan strategi pengelolaan lingkungan yang lebih efektif guna menjaga keseimbangan ekosistem dan memaksimalkan potensi sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.
PENGARUH UKURAN PARTIKEL DAN pH TERHADAP KADAR KONSENTRAT PADA GRAFIT MENGGUNAKAN METODE FLOTASI Elsa Sabrina Faradiva Cutrisna; Subandrio; Christin Palit
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kadar karbon grafit melalui metode flotasi dengan mempelajari pengaruh variasi ukuran partikel dan pH terhadap proses flotasi. Sampel grafit  dianalisis menggunakan metode X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui komposisi mineralnya. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa sampel grafit mengandung Carbon Graphite, Quartz (SiO₂), serta pengotor lainnya seperti Birnessite, Lithiumaluminosilicate, dan Kalsit. Pengujian kadar karbon dilakukan menggunakan LECO Carbon Analyzer, yang menunjukkan kadar karbon awal dalam grafit sebesar 1,24%. Variasi ukuran partikel yang digunakan meliputi +80 mesh, -80+120 mesh, dan -120+200 mesh, dengan variasi pH antara 5 hingga 11. Hasil flotasi menunjukkan bahwa pH 7–9 menghasilkan kadar karbon tertinggi dalam konsentrat, dengan pH 9 dan fraksi -80# +120# menghasilkan kadar karbon 1,42%. Penggunaan Na₂SiO₃ sebagai depresan dan CuSO₄ sebagai pH modifier berperan penting dalam meningkatkan selektivitas flotasi, memisahkan mineral gangue, dan meningkatkan kadar karbon dalam konsentrat. Berdasarkan hasil ini, pH optimal dan ukuran partikel halus terbukti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi flotasi grafit.   This research aims to enhance graphite carbon content through the flotation method by studying the effect of particle size and pH variations on the flotation process. The graphite sample was analyzed using X-Ray Diffraction (XRD) to determine its mineral composition. XRD analysis results showed that the graphite sample contains Carbon Graphite, Quartz (SiO₂), and other impurities such as Birnessite, Lithiumaluminosilicate, and Calcite. Carbon content testing was conducted using a LECO Carbon Analyzer, which indicated an initial carbon content in the graphite of 1.24%. Particle size variations used included +80 mesh, -80+120 mesh, and -120+200 mesh, with pH variations ranging from 5 to 11. The flotation results demonstrated that pH 7–9 yielded the highest carbon content in the concentrate, with pH 9 and the -80# +120# fraction producing a carbon content of 1.42%. The use of Na₂SiO₃ as a depressant and CuSO₄ as a pH modifier played an important role in increasing flotation selectivity, separating gangue minerals, and enhancing the carbon content in the concentrate. Based on these results, optimal pH and fine particle size proved to be key factors in improving graphite flotation efficiency.
ANALISIS PENGARUH JENIS KOLEKTOR, PH, DAN UKURAN PARTIKEL PADA FLOTASI BIJIH EMAS TERHADAP PEROLEHAN RECOVERY Muhammad Fazjry Tri Nugroho; Subandrio; Christin Palit
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh jenis kolektor, pH, dan ukuran partikel pada proses flotasi bijih emas terhadap perolehan recovery. Eksperimen flotasi dilakukan menggunakan Dithiophosphate dan Xylene sebagai kolektor, dengan variasi tingkat pH (6, 8, dan 10) serta fraksi ukuran partikel (-200#+230# dan -230#+250#). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dithiophosphate secara konsisten menghasilkan tingkat recovery yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Xylene. Kondisi optimal untuk perolehan emas teridentifikasi saat menggunakan kolektor Dithiophosphate, dengan fraksi ukuran partikel -230#+250#, dan pH 8, mencapai recovery maksimum sebesar 66.0%. Sebaliknya, recovery terendah sebesar 19.8% diamati pada penggunaan kolektor Xylene, fraksi ukuran partikel -230#+250#, dan pH 6. Temuan ini menggarisbawahi peran penting jenis kolektor, ukuran partikel, dan pH dalam mengoptimalkan proses flotasi emas.   This study investigated the influence of collector type, pH, and particle size on the flotation process of gold ore to enhance recovery. Flotation experiments were conducted using Dithiophosphate and Xylene as collectors, with varying pH levels (6, 8, and 10) and particle size fractions (-200#+230# and -230#+250#). The results indicated that Dithiophosphate consistently yielded significantly higher recovery rates compared to Xylene. The optimal conditions for gold recovery were identified using Dithiophosphate as the collector, with a particle size fraction of -230#+250# and a pH of 8, achieving a maximum recovery of 66.0%. Conversely, the lowest recovery of 19.8% was observed with Xylene as the collector, a particle size fraction of -230#+250#, and a pH of 6. These findings highlight the critical role of collector type, particle size, and pH in optimizing gold flotation processes.
OPTIMALISASI KINERJA DUMP TRUCK HINO FM 260 JD UNTUK MENDUKUNG TARGET PRODUKSI CRUSHER DI PT. GUNUNG KECAPI: OPTIMIZATION OF HINO FM 260 JD DUMP TRUCK PERFORMANCE TO SUPPORT CRUSHER PRODUCTION TARGET IN PT. GUNUNG KECAPI Ricardo Dwi Alvian; Pantjanita Novi Hartami; Christin Palit
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja alat angkut Dump Truck Hino FM 260 JD dalam mendukung target produksi unit crusher di PT. Gunung Kecapi, Kabupaten Purwakarta. Berdasarkan data operasional bulan April dan Mei 2024, diketahui bahwa target produksi perusahaan sebesar 47.250 ton per bulan belum tercapai secara konsisten. Produktivitas aktual dump truck tercatat sebesar 62,36 ton/jam pada bulan April dan 66,05 ton/jam pada bulan Mei, sedangkan target perusahaan adalah 100 ton/jam. Evaluasi menunjukkan bahwa rendahnya produktivitas disebabkan oleh keterbatasan jumlah armada, waktu tunggu saat pemuatan, dan kondisi jalan tambang yang kurang mendukung. Simulasi menunjukkan bahwa penambahan minimal dua unit dump truck dapat meningkatkan produktivitas hingga melampaui target. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis untuk optimalisasi sistem pengangkutan material menuju crusher.     This study evaluates the performance of Hino FM 260 JD dump trucks in supporting the production target of the crusher unit at PT. Gunung Kecapi, Purwakarta. Based on operational data from April and May 2024, it was found that the company's monthly target of 47,250 tons has not been consistently met. Actual dump truck productivity was recorded at 62.36 tons/hour in April and 66.05 tons/hour in May, while the target was 100 tons/hour. The low productivity is mainly due to the limited number of dump trucks, long loading wait times, and poor haul road conditions. A simulation indicates that adding at least two dump trucks would significantly improve hauling capacity beyond the target. This study provides technical recommendations to optimize the material hauling system to the crusher.
ANALISIS PRODUKTIVITAS AKTUAL UNIT ROLL CRUSHER PADA DAERAH TAMBANG PT. GUNUNG BALE, KABUPATEN MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR: Analysis of Actual Productivity of Roll Crusher Units in PT. Gunung Bale Mining Area, Malang Regency, East Java Province Rico Damarizky; Edy Jamal Tuheteru; Christin Palit
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

PT Gunung Bale merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan piropilit, terletak diwilayah Desa Argotirto, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, penelitian ini dilakukan pada daerah stockpile. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui produktivitas aktual unit roll crusher berdasarkan metode analisis kuantitatif. Roll crusher adalah alat untuk mengurangi ukuran umpan dengan menghancurkannya di antara dua roll, roll crusher terdiri dari dua silinder berat yang berputar ke arah satu sama lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan diperhitungkan maka didapatkan nilai produktivitas aktual roll crusher sebesar 1.246,6 ton/bulan, dengan nilai waktu kerja efektif sebesar 145,78 jam/bulan dan waktu hambatan sebesar 10,22 jam/bulan, didapatkan nilai ketersediaan alat yaitu ketersediaan mekanis sebesar 69,16%, ketersediaan fisik sebesar 69%, ketersediaan penggunaan sebesar 93,45% dan penggunaan efektif sebesar 65,96%. Faktor yang menyebabkan terjadinya waktu hambatan adalah persiapan awal, material tertahan, ganti shift, isoma terlalu lama, pulang cepat, briefing loader, menunggu wheel loader, mechanical down, dan electrical down.     PT Gunung Bale is one of the companies engaged in pyrophyllite mining, located in Argotirto Village, Malang Regency, East Java Province, this research was conducted in the stockpile area. The purpose of this study was to determine the actual productivity of the roll crusher unit based on quantitative analysis methods. Roll crusher is a tool to reduce the size of feed by crushing it between two rolls, the roll crusher consists of two heavy cylinders that rotate towards each other. Based on the research conducted and calculated, the actual productivity value of the roll crusher was 1,246.6 tons/month, with an effective working time value of 145.78 hours/month and a bottleneck time of 10.22 hours/month, the availability value of the equipment was obtained, namely mechanical availability of 69.16%, physical availability of 69%, availability of use of 93.45% and effective use of 65.96%. Factors that cause bottleneck time are initial preparation, stuck material, changing shifts, isoma too long, going home early, briefing loaders, waiting for wheel loaders, mechanical down, and electrical down.