Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Teknologi Pembuatan Kolam Pada Peternak Lele di Desa Dalung I Made Agus Wirahadi Putra; Bagus Sabda Nirmala
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 1 (2019): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.791 KB)

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu komuditi yang sangat diminati oleh masyarakat. Berdasarkan data yang diperoleh dari dinas perikanan kabupaten Badung, permintaan ikan lele di kabupaten Badung mencapai 1.800 ton pada tahun 2018. Permintaan ikan lele yang cukup tinggi mendorong munculnya para pengusaha muda untuk membudidayakan ikan lele, salah satunya adalah Bapak Made Rai Suriawan. Usaha budidaya ikan lele dimulai pada tahun 2015 dengan jumlah kolam hanya 4 kolam. Banyak permasalahan yang dialami oleh mitra, salah satunya adalah kualitas rasa ikan yang dipengaruhi oleh jenis kolam yang digunakan. Kolam yang digunakan oleh mitra berjis kolam gali. Dimana kolam digali dan dinding kolam tidak terlapisi oleh penyekat. Air akan kontak langsung dengan tanah sehingga pada dasar kolam memiliki kandungan lumpur yang tinggi. Kandungan lumpur yang tinggi akan mempengaruhi rasa dari daging ikan lele. Solusi yang ditawarkan ke mitra adalah pembuatan kolam terpal serta penerapan bioflok dalam mengatasi virus dan bakteri yang dapat mempengrahui kesehatan ikan lele.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SMA N 1 BLAHBATUH I Made Agus Wirahadi Putra; I Komang Dharmendra; Tubagus Mahendra Kusuma
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 1 (2021): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i1.277

Abstract

SMA Negeri 1 Blahbatuh merupakan Sekolah Menengah Atas yang terletak di jalan. Astina Jaya , kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. SMA N 1 Blabatuh berjarak 22 Km dengan waktu tempuh normal 60 menit dari kampus ITB STIKOM Bali Renon. Masa pandemi covid memaksa sekolah SMA N 1 Blahbatuh untuk melakukan pembelajaran secara online untuk mengurangi interaksi. Pembelajaran online dengan media yang kurang meanrik menyebabakan materi yang disampaikan kurang diminati oleh sisiwa. Melalui pengabdian ini dilakukan pelatihan optimasi moodle dan pembuatan media pembelajaran dengan canva. Pengabdian dilakukan melalui 4 tahapan yaitu sosialisasi, penyusunan modul, pelatihan (online dan offline) dan terakhir adalah evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi adanya peningkatan pemahaman akan membuat media pembelajaran dengan canva.
PEMAKAIAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM UNTUK PEMETAAN EMISI GAS RUMAH KACA SEKTOR LIMBAH DI KABUPATEN KARANGASEM Affan Irfan Fauziawan; I Made Agus Wirahadi Putra; Ratna Kartika Wiyati
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTWaste production increases with the increase in population, urbanization rate and people’s income. Solid waste is a contributor to greenhouse gas (GHG) emissions which can cause global warming. At the Conference of Parties 25 (COP 25) in Madrid 2019, the Indonesian government is still commited to reducing GHG emissions and working to reduce/limit the increase in temperature below 1.50C. Karangasem regency is an area located in the eastern part of Bali Island, which administratively is one of the regency in Bali Province. The population of Karangasem regency in 2018 based on results of population registration was 414,800 people. The population is spread across 8 sub-districs with the population growth rate in Karangasem averaging 0.88% per year. The distribution of the population will be directly proportional to the distribution of solid waste produced. The method for calculating municipal solid waste will be carried out using the First Order Decay method contained in the IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) Guidelines. From the calculation results, GHG emission have been obtained in each sub-district in Karangasem regency. Total GHG emission in 2019 amounted to 11,764 tonnes of CO2-e. Mapping the area in Karangasem district to determine the amount of waste produced by each district is deemed necessary as a mitigation effort to be implemented. In this study, a mapping of each sub-district was carried out on the basis of Geographical Information System (GIS). It is necessary to carry out a GHG inventory at the district level, to determine how much GHG emission are generated from the waste sector. After the GHG emission in known, a mapping of each sub-district will be made to determine the level of emission produced, so that this GHG emission reduction mitigation action will focus more on the sub-districts that produce the most emission first followed by other sub-districts.Keywords: Waste, GHG Inventory, First Order Decay, Geographic Information System.ABSTRAKProduksi limbah meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, tingkat urbanisasi dan pendapatan masyarakat. Sampah merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca (GRK) yang dapat menyebabkan adanya pemanasan global (global warming). Pada Conference of Parties 25 (COP 25) di Madrid tahun 2019, pemerintah Indonesia masih berkomitmen untuk dapat menurunkan emisi gas rumah kaca dan berupaya untuk mengurangi/membatasi peningkatan suhu dibawah 1,50C. Kabupaten Karangasem, merupakan daerah yang berada di belahan timur Pulau Bali, yang secara administratif merupakan salah satu kabupaten dalam wilayah Provinsi Bali. Jumlah penduduk Kabupaten Karangasem pada tahun 2018 berdasarkan hasil registrasi penduduk adalah 414.800 jiwa. Jumlah penduduk tersebut tersebar dalam 8 kecamatan dengan angka pertambahan penduduk di Karangasem rata-rata 0,88% per tahun. Sebaran jumlah penduduk akan berbanding lurus dengan sebaran limbah padat yang dihasilkan. Metode penghitungan limbah padat kota akan dilakukan dengan menggunakan metode First Order Decay yang terdapat pada IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) Guidelines. Dari hasil perhitungan telah didapatkan emisi GRK di tiap-tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem. Total emisi GRK pada tahun 2019 yaitu sebesar 11.764 ton CO2-e. Pemetaan wilayah di kabupaten392 Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Volume 6, Nomor 3, Oktober 2020Karangasem untuk mengetahui jumlah sampah yang dihasilkan tiap kecamatan dipandang perlu dilaksanakan sebagai upaya mitigasi yang akan dilaksanakan. Pada penelitian ini dilaksanakan pemetaan tiap-tiap kecamatan dengan basis Sistem Informasi Geografis (SIG). Inventarisasi GRK di tingkat kabupaten ini perlu dilakukan, untuk mengetahui sampai berapa besar emisi GRK yang dihasilkan dari sektor limbah tersebut. Setelah emisi GRK sudah diketahui, maka akan dibuat sebuah pemetaan tiap-tiap kecamatan untuk mengetahui tingkat emisi yang dihasilkan, sehingga aksi mitigasi penurunan emisi GRK ini akan lebih fokus pada kecamatan-kecamatan yang menghasilkan emisi paling besar terlebih dahulu dilanjutkan dengan kecamatan yang lainnya.Kata Kunci : Limbah, Inventarisasi GRK, First Order Decay, Sistem Informasi Geografis.
Pengembangan Aplikasi Citra Digital Untuk Mengubah Citra Greyscale Menjadi Citra Berwarna I Md Agus Wirahadi P; Made Windu Antara Kesiman; Dessy Seri Wahyuni
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v2i1.9757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah aplikasi pewarnaan citra greyscale secara otomatis, dengan mengimplementasikan algoritma Global Image Matching. Inputan dari aplikasi ini adalah citra yang berekstensi bitmap (*.bmp). Terdapat 2 macam pilihan pewarnaan citra greyscale yaitu colorization  dan image sequences. Kedua pemrosesan tersebut memiliki perbedaan pada jumlah citra input dan citra output. Pada colorization,citra input yang digunakan adalah 1 buah citra greyscale dan 1 buah citra warna dan akan menghasilkan 1 buah citra output sedangkan pada image sequences menggunakan 1 buah citra greyscale dan 3 buah citra warna dimana pada pemrosesan ini akan menghasilkan 12 citra output. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi pewarnaan citra greyscale mampu melakukan proses pewarnaan citra greyscale secara mudah. Perangkat lunak aplikasi pewarnaan citra greyscale dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 2010.
Ekstraksi Garis Pantai Pada Citra Satelit Landsat dengan Metode Segmentasi dan Deteksi Tepi I I Made Agus Wirahadi Putra; Adhi Susanto; Indah Soesanti
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 4 No. 3 (2015)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v4i3.9791

Abstract

Garis pantai merupakan kawasan yang dinamis yang dapat berubah setiap saat.Perubahan ini disebabkan oleh adanya abrasi dan akresi.Pemantauan terhadap perubahan garis pantai dapat dilakukan dengan menggunakan citra satelit.Analisis citra satelitmemberikan data yang lengkap dan dapat dilakukan   dengan sedikit atau tanpa bantuan manusia. Makalah ini, menggunakan metode segmentasi dan deteksi tepi pada multi-spektrum yang berkeja secara otoimatis. Proses pemunculan informasi garis pantai dilakukan dalam dua tahapan, yaitu pre-processing dan processing. Pre-processing merupakan tahapan awal yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas masing-masing citra (noise remover dan edge enhancement).Tahapan processing merupakan tahapan pemunculan informasi garis pantai dengan segmentasi dan deteksi tepi.Penerapkan metode ini diharapkan dapat memunculkan informasi mengenai garis pantai.
TEXT MINING UNTUK MENDETEKSI EMOSI PENGGUNA TERHADAP “NUSANTARA” SEBAGAI NAMA IKN I Komang Dharmendra; Ricky Aurelius Nurtanto Diaz; Muhamad Samsudin; I Gusti Agung Ngurah Rai Semadi; I Made Agus Wirahadi Putra
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 5 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu kota negara memainkan peran penting dalam pemerintahan, baik sebagai pusat kekuasaan politik maupun perekonomian suatu negara. Indonesia, misalnya, telah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negaranya dari Jakarta ke Kalimantan Timur dan membangun kota baru yang diberi nama Nusantara. Reaksi masyarakat terhadap pengumuman ini banyak dibahas di media sosial Twitter, yang memungkinkan pengguna untuk berbagi opini dan tanggapan mereka terhadap topik ini. Untuk menganalisis emosi pengguna Twitter terhadap pengumuman ini, digunakan metode Teks Mining untuk mengekstrak informasi dari data teks yang tidak terstruktur. Dalam penelitian terdahulu, dataset tweet dengan kategori suka, marah, sedih, senang, dan takut digunakan sebagai data latih, dan dataset tweet baru digunakan sebagai data uji berjumlah 83.590 tweet. Menggunakan model SVM dengan kernel 'linear', dapat disimpulkan bahwa pengumuman mengenai ibu kota baru Nusantara menimbulkan emosi yang beragam di kalangan masyarakat, di antaranya senang berjumlah 39.219, marah berjumlah 37.594, sedih berjumlah 5.999, suka berjumlah 397, dan takut berjumlah 381. Pada proses klasifikasi terjadi ketidakseimbangan jumlah data pada kelas emosi yang dijadikan data latih untuk membangun model yang menyebabkan overfitting atau underfitting, yang pada akhirnya mempengaruhi hasil klasifikasi pada dataset "Nusantara". Penelitian ini bisa menjadi landasan untuk penelitian berikutnya dalam menangani dataset yang tidak seimbang pada klasifikasi emosi.
PENGEMBANGAN USAHA DAN PENINGKATAN PROMOSI USAHA DUPA GALLERY MANIK HARUM I Made Agus Wirahadi Putra
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 7: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i7.6797

Abstract

Usaha produksi Dupa Gallery Manik Harum memproduksi dupa untuk persembahyangan dengan berbagai aroma, seperti aroma Cendana, Cempaka, Jasmine, Jempiring, Kenanga, Kemenyan, Madu, Pudak, Teratai, dan Tulip. Dalam memasarkan produk Dupa Gallery Manik Harum sudah menggunakan sosial media Instagram, namun dalam memposting konten di Instagram masih belum digunakan dengan maksimal karena konten yang diposting hanya berupa produk dupa saja, yang menyebabkan akun sosial media mitra tidak terlalu diminati untuk dilihat netizen. Dengan pemberian pelatihan pembuatan konten sosial media diharapkan mitra bisa membuat konten yang lebih menarik sehingga bisa meningkatkan minat terhadap produk dupa yang dijual mitra. Proses produksi juga sering menjadi kendala mitra, karena pembuatan label masih mencetak di pihak ketiga, sehingga menambah biaya produksi dan kedepannya tidak menutup kemungkinan label yang dimiliki oleh mitra digunakan oleh pihak lain untuk menjual dupa dengan kualitas yang lebih rendah. Sehingga mitra memerlukan alat cetak untuk bisa mencetak label sendiri tanpa bergantung pada pihak ketiga. Berdasarkan hasil evaluasi adanya peningkatan pemahaman akan penggunaan sosial media.
Pelatihan Canva Sebagai Media Pendukung Pembelajaran Dan Pengembangan Website Pada PKBM Widya Asrama I Komang Dharmendra; Agung Ngurah Rai Semadi, I Gusti; Agus Wirahadi Putra, I Made; Adistana Wira Saputra, Gede
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 8 : September (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of technology in education has become an urgent necessity in the digital era. PKBM Widya Asrama, a non-formal educational institution focused on educating local children, currently faces challenges in providing innovative and effective learning support media. Therefore, this community service project aims to provide training in the use of Canva as a learning support tool and to offer guidance on website development. This training is expected to assist PKBM Widya Asrama in enhancing the quality of education they provide and expanding their reach in offering educational access to the surrounding community. In addition to introducing Canva as a tool for creating engaging and creative learning materials, the training will equip the staff and teachers of PKBM Widya Asrama with skills in website development. As a result, the institution can more effectively disseminate information, manage participant data, and communicate their educational programs. Based on the evaluation conducted by the community service team, there has been a noticeable improvement in understanding how to create learning materials using Canva.
PENINGKATAN PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA JAJE BEGINA DI DESA TEGAL LINGGAH KABUPATEN KARANGASEM I Ketut Putu Suniantara; Gede Suwardika; I Made Rudita; Kadek Masakazu; I Gede Darsana; I Gede Suardika; I Made Ari Santosa; I Made Agus Wirahadi Putra; I Gede Nika Wirawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 8: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i8.7065

Abstract

The partner in this community partnership program activity is Mrs. Ni Nengah Resti whose address is in Tegallinggah Village, Karangasem District. Jaje begina production is produced using sufficient and simple equipment, both in processing and in the packaging process. Marketing is carried out conventionally by partners by leaving products in nearby stalls and selling them to the market. Another obstacle faced by partners in the packaging process is still using staples without labels. The solutions provided in this service activity are based on the principles of intensification, extensification and rationalization in three activity methods of awareness, capacity building and mentoring. The aim of this community service is how to increase the quantity and quality of products from partners. The results of the service show that partners are able to increase the quantity and quality of products, where the time needed to produce such snacks is shorter than before. Products produced by partners already have the label "jaje begina me' resti" with marketing using the social media fan page Facebook. The partner response was very satisfying with a percentage of 72,14%.
PEMBERDAYAAN PKK TEMPEK KANGIN DALAM PENGOLAHAN KACANG LOKAL GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI DI DESA BUKIT KABUPATEN KARANGASEM I Ketut Putu Suniantara; I Gede Suardika; I Made Ari Santosa; I Made Agus Wirahadi Putra; I Gede Nika Wirawan; I Made Rudita; Gede Suwardika; Kadek Masakazu; Ni Nyoman Supuwiningsih; Joko Santoso; Lilis Yuningsih; I Nyn Suraja Antarajaya
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i11.7510

Abstract

Mitra dalam pengabdian saat ini adalah kelompok PKK Tempet Kangin yang beranggotakan 12 orang. Kelompok PKK ini bergerak dalam bidang sosial dan kegiatan eknomi. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh kelompok ini adalah memproduksi kacang bali (kacang kapri dan kacang mentik) dengan produksi sebanyak 40 kg sebulan. Hal ini dilakukan karena peralatan yang digunakan terbatas. Kacang yang diproduksi dijual dengan kemasan sekala besar dengan rasa original karena hasil produksi diambil langsung oleh pengepul. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu keterbatasan alat produksi dan pengemasan, pengemasan dalam skala besar, produk yang dihasilkan hanya satu jenis varian dan satu jenis kemasan dan proses pemasaran produk terbatas karena langsung dijual ke pengepul. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan memberikan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring. Hasil pengabdian yang diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasistas produksi, adanya berbagai kemasan, rasa dan varian produk yang siap dipasarkan melalui pemasaran digital. Kegiatan evaluasi dan monitoring yang sudah dilakukan dalam kegiaatan pengabdian ini memperoleh hasil bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian pada mitra telah terlaksanakan sesuai dengan perencanaan serta target kegiatan yang ditetapkan.