Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Strengthening Product Identity and Packaging Design as an Effort to Empower the Home-Based Industry Toya Kumkuman (Ukupan) Radhika Dharmendra, I Komang; I Made Agus Wirahadi Putra; Fathur Mahida Rangga; Yohanes Priyo Atmojo; Dinda Sari
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/bp16x625

Abstract

The Toya Kumkuman (Ukupan) Radhika household industry, producing sacred water used in Balinese Hindu rituals, faces several challenges in its production and marketing. Despite positive market reception, the products were hindered by weak packaging quality, leakage due to manual sealing, and the absence of a clear brand identity. The lack of labels not only complicated consumer recognition but also prevented the inclusion of important information such as production and expiration dates, reducing competitiveness in the market. To address these issues, the community engagement team from ITB STIKOM Bali implemented a series of structured interventions. The activities included socialization with partners, mentoring on improved packaging design, the creation of product logos and labels reflecting the business philosophy, and the provision of production equipment such as a cup sealer and thermal printer. These implementations were complemented by workshops and training to ensure sustainable application. The outcomes demonstrated significant improvements: the new cup-sealed packaging reduced leakage and extended product shelf life, while the professionally designed logo and label strengthened product identity and consumer trust. Furthermore, the use of appropriate equipment enhanced efficiency in production and branding capacity. Overall, the program successfully empowered the partner by elevating product quality, improving market competitiveness, and fostering brand awareness, thereby ensuring the sustainability of Toya Kumkuman Radhika as a home-based industry. Industri rumahan Toya Kumkuman (Ukupan) Radhika yang memproduksi air suci untuk keperluan ritual umat Hindu di Bali menghadapi beberapa tantangan dalam proses produksi dan pemasaran. Meskipun mendapat sambutan positif dari masyarakat, produk ini masih terkendala oleh kualitas kemasan yang kurang baik, potensi kebocoran akibat penyegelan manual, serta ketiadaan identitas merek yang jelas. Tidak adanya label produk tidak hanya menyulitkan konsumen dalam mengenali produk, tetapi juga menghalangi pencantuman informasi penting seperti tanggal produksi dan kedaluwarsa, sehingga mengurangi daya saing di pasar. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdian masyarakat dari ITB STIKOM Bali melaksanakan serangkaian kegiatan terstruktur. Kegiatan meliputi sosialisasi dengan mitra, pendampingan pengembangan desain kemasan, pembuatan logo dan label produk yang sesuai filosofi usaha, serta pemberian peralatan produksi seperti cup sealer dan printer thermal. Implementasi ini dilengkapi dengan pelatihan agar mitra mampu menerapkannya secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan: kemasan baru dengan segel cup mengurangi kebocoran dan memperpanjang daya simpan produk, sementara logo dan label profesional memperkuat identitas produk dan kepercayaan konsumen. Selain itu, penggunaan peralatan baru meningkatkan efisiensi produksi dan kapasitas branding mitra. Secara keseluruhan, program ini berhasil memberdayakan mitra dengan meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing di pasar, serta membangun kesadaran merek sehingga mendukung keberlanjutan industri rumahan Toya Kumkuman Radhika
Pengelolaan Penerapan Satu Data Indonesia Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung Agusta, Yudi; I Made Agus Wirahadi Putra
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 8 No. 1 (2025): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v8i1.881

Abstract

Pelaksanaan Satu Data Indonesia di berbagai daerah di Indonesia sangat beragam, tidak terkecuali dengan penerapan di Pemerintah Kabupaten Badung melalui pelaksananya Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung. Kondisi yang berbeda yang dihadapi di Pemerintah Kabupaten Badung membuat pelaksanaan penerapan Satu Data Indonesia di Kabupaten Badung memerlukan penanganan lebih lanjut. Di dalam kegiatan ini, beberapa hal dilaksanakan untuk bisa menstandarkan proses penerapan Satu Data Indonesia. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan adalah Penyusunan SOP Pelaksanaan Pengumpulan Data dan SOP Pelaksanaan Kegiatan Statistik, Workshop Penentuan Informasi (Daftar Data) Dalam Satu Data Indonesia Kabupaten Badung, Workshop Standarisasi Sistem Badung Satu Data, dan Pembekalan Pelaksanaan Pengumpulan Data atau Sistem Data Operasional Kabupaten Badung. Dari pelaksanaan kegiatan ini beberapa hal ditetapkan seperti penyusunan daftar data (informasi) diambil dari Laporan Penyeleng garaan Pemerintahan Daerah, Rencana Kerja Pembangunan Daerah, Data dari Sistem E-Wali, Data dari Sistem SIPD, dan Statistik yang Dikumpulkan BPS, data yang dikumpulkan di dalam Sistem Badung Satu Data perlu untuk dilengkapi untuk memudahkan pengelolaan, pelayanan, dan pengadministrasian Satu Data, dan pembekalan perlu untuk terus dilaksanakan karena keterbatasan dan pergantian SDM yang sering terjadi.