Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Penggunaan Rekam Medis Elektronik Terhadap Kepuasan Petugas Kesehatan Di Rumah Sakit X Muhlizardy Muhlizardy; Asti Nurhayati; Winda Azmi Meisari; Dyah Rochani
Inovasi Kesehatan Global Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v1i3.699

Abstract

The use of electronic medical records (EMR) in hospitals has become a primary focus in efforts to improve the efficiency and accuracy of healthcare services. This study aims to identify the relationship between EMR usage and the satisfaction level of healthcare workers at Hospital X. The research method employed is a quantitative study with an analytical approach and a cross-sectional design, involving 55 healthcare workers using total sampling techniques. Data were collected through questionnaires that measured EMR usage and healthcare worker satisfaction. Data analysis was conducted using the chi-square test. The analysis results show that 44 respondents (80%) categorized their EMR usage as good, and 42 respondents (76.4%) were categorized as satisfied with their work. The chi-square test results yielded a p-value of 0.000 (p<0.05), indicating a strong relationship between the use of electronic medical records and healthcare worker satisfaction at Hospital X, particularly in terms of ease of access to information and the reduction of errors in medical record-keeping. This study concludes that although EMR provides significant benefits for improving the quality of healthcare services, system improvements and adequate support are necessary to achieve optimal satisfaction among healthcare workers.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU PERAWAT DALAM PENGGUNAAN SIMRS DI RSUD KABUPATEN KARANGANYAR Muhlizardy Muhlizardy; Meila Nissa Solihah; Husnaa Dian Puspita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): JULI : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i2.495

Abstract

The main objective of the Hospital Management Information System (HMIS) is to improve efficiency, effectiveness, and integration capabilities in health services, starting from outpatient services, inpatient services, emergency departments, surgical installations, medical records, nutrition units, and to management. hospital financial accounting. So it is necessary to optimize the use of HMIS will be an effort to improve the quality and quality of services from hospitals. The purpose of this study was to determine the factors that influence the behavior of nurses in the use of HMIS in Karanganyar District Hospital. This research is a quantitative research using a cross sectional design. The number of samples used was 67 respondents. The technique of collecting samples by random sampling. The analytical method used is multiple linear regression test. From the results of the t-test, it shows that the variable complexity of the tool and motivation has the same value, namely: P-value = 0.000 <0.05, which means that there is a significant influence on the behavior of nurses. While the knowledge and attitude variables had no effect on the behavior of nurses with P-values ​​of 0.109 < 0.05 and 0.134 < 0.05, respectively. For the simultaneous influence of knowledge, attitude, tool complexity, and motivation variables on behavior is 0.000 < 0.05.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PENGENALAN TELEMEDISIN SEBAGAI MEDIA LAYANAN KESEHATAN ONLINE Meisari, Winda Azmi; Muhlizardy, Muhlizardy; Nurhayati, Asti; Putri, Anggun Dhipa; Aulia, Salma Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30792

Abstract

Telemedisin sebagai salah satu inovasi di bidang kesehatan, menawarkan solusi untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil. Namun, pemanfaatannya masih terbatas akibat rendahnya pengetahuan masyarakat tentang teknologi ini. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai telemedisin melalui sosialisasi dan pengenalan aplikasi Halodoc dan Mobile JKN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pra-eksperimen. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2024, di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, dengan peserta yang terdiri dari 20 ibu-ibu PKK. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah sosialisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan di kalangan peserta. Sebelum sosialisasi, hanya sebagian kecil peserta yang memiliki pengetahuan tentang telemedisin, namun setelah sosialisasi, hampir seluruh peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi telemedisin dapat secara efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang layanan kesehatan berbasis teknologi. Peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat diharapkan dapat memperluas akses dan kualitas layanan kesehatan, serta mendorong adopsi teknologi telemedisin secara lebih luas. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk mengembangkan program sosialisasi berkelanjutan guna mendukung transformasi digital di sektor kesehatan
EDUKASI PENGGUNAAN SISTEM SIPANDU UNTUK PENINGKATAN TRANSPARANSI PELAPORAN DAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN Nurhayati, Asti; Wulandari, Riyani; Muhlizardy, Muhlizardy; Faizzah, Irvani; Febila, Ceri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52660

Abstract

Keselamatan pasien merupakan aspek krusial dalam pelayanan kesehatan, di mana insiden keselamatan sering terjadi namun kurang dilaporkan akibat kurangnya transparansi dan budaya pelaporan yang lemah. Sistem Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Terpadu (SIPANDU) dirancang untuk memfasilitasi pelaporan insiden secara terintegrasi, namun efektivitasnya bergantung pada pemahaman dan penggunaan oleh tenaga kesehatan. Topik ini dipilih karena pentingnya meningkatkan transparansi pelaporan insiden untuk mencegah kesalahan medis berulang, membangun budaya keselamatan pasien, dan mendukung akreditasi rumah sakit, yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode edukasi melalui workshop interaktif dan simulasi penggunaan sistem SIPANDU kepada 50 tenaga kesehatan di Rumah Sakit X. Metode meliputi sesi presentasi teori, demonstrasi praktis, dan evaluasi pra-pasca dengan kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman dan motivasi pelaporan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman penggunaan SIPANDU (dari 65% menjadi 85%), motivasi pelaporan insiden (naik 20%), dan frekuensi laporan insiden keselamatan pasien selama tiga bulan pasca-edukasi. Partisipan melaporkan peningkatan kepercayaan terhadap sistem dan budaya keselamatan yang lebih terbuka. Implementasi edukasi ini penting untuk memperkuat budaya keselamatan pasien secara berkelanjutan, mengurangi risiko insiden, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Kesimpulannya, edukasi sistem SIPANDU efektif dalam mendorong transparansi dan transformasi budaya keselamatan pasien.