Bagus Nur Rochman, Bagus Nur
Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

VISUALISASI KETAKUTAN DARI QUARTER LIFE CRISIS DENGAN MIXED MEDIA ANIMATION Rochman, Bagus Nur; Sadono, Soni; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan Tugas Akhir ini berisikan berbagai macam kekhawatiran mengenai Quarter Life Crisis. Seperti emosi perasaan tidak mampu memenuhi harapan, kegagalan, kehilangan identitas, dan ketidakpastian tentang masa depan. Penulis menggunakan teknik Mixed Media Animation untuk merangkum dan mensimbolisasikan kegelisahankegelisahan ini melalui gambar-gambar simbolis dan abstrak, menghasilkan sebuah cerita yang menarik secara visual dan memprovokasi pemikiran. Penulis memiliki tujuan untuk memberikan dukungan dan harapan kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan ini sambil juga mendorong penonton untuk mempertimbangkan dan memahami pengalaman mereka sendiri selama quarter life crisis. Selain itu, penulis berharap bahwa karya ini akan memecah tabu dalam pembicaraan tentang kesehatan mental dan krisis kehidupan untuk mempromosikan penyembuhan, kemajuan, dan pemahaman diri yang lebih baik. Kata Kunci: quarter life crisis, ketakutan, mixed media animation, psikologi.
PENGARUH PEMUPUKAN DAN JARAK TANAM TERHADAP CIPLUKAN (Physalis sp.) PADA TANAH MASAM Ramadhan, Bahtiar Ilham; Windriyati, Ratna Dwi Hirma; Rochman, Bagus Nur; Ari, Kurniawati
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 3 (2024): August: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v12i3.5420

Abstract

Ciplukan (Physalis sp.) is useful for treating disease problems. The application of plant spacing in cultivation is necessary to reduce competition. The aim of the research was to determine the effect of fertilization and planting distance on ciplukan plants. Ciplukan has strong endurance so it can live in extreme areas such as acid soil. Ciplukan cultivation on acidic land requires intensification of treatment and plant spacing to increase yields. The research used a split plot design method with the use of fertilizer treatment factors, namely without fertilizer (P1), goat manure + mycorrhiza (P2), goat manure + phosphorus (P3) and NPK (P4) and a planting distance of 40x50 cm (J1) and 30x50 cm (J2), and all treatments were repeated 4 times. The experimental results were analyzed using analysis of variance at the 5% level and the Duncan Multiple Range Test. The results of the research show that fertilization and plant spacing can simultaneously increase plant height, number of leaves, fruit weight, number of fruit, wet and dry weight of ciplukan plants. The best treatment combination in P4J1.  
Pengujian Aplikasi Tiga Jenis Media Tanam dan Beberapa Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah Adisonda, Rifqi; Rochman, Bagus Nur; Handoko, Bayu
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 1 (2024): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v20i1.3877

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan jenis media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah, menentukan dosis pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah.         Rancangan penelitian ini akan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor yakni: Faktor pertama: M1 = tanah, M2 = tanah : sekam bakar (1:1), M3 = tanah : serabut  kelapa (1:1). Faktor kedua: P1 = tanpa pupuk NPK, P2 = 200 kg NPK/ha, P3 = 250 kg NPK/ha, P4 = 300 kg NPK/ha.       Variabel pengamatan pertumbuhan dan hasil dalam penelitian ini berturut-turut adalah jumlah daun (buah), tinggi tanaman (cm), luas daun (cm2), bobot tanaman segar (g), bobot tanaman kering (g), kandungan klorofil (mg/g) dan kandungan vitamin C (mg 100/g bobot segar). Data yang diperoleh akan dianalisis dengan Uji F dan jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji DMRT pada taraf 5%.       Hasil Uji F terhadap variabel pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah yang berbeda nyata terhadap perlakuan M2P3 adalah luas daun sebesar 330,19 cm2, bobot tanaman kering sebesar 21,40 g dan kandungan vitamin C sebesar 52,50 mg/100 g bobot segar, sedangkan pada perlakuan M2P4 adalah jumlah daun sebesar 27 helai.