Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Disiplin Kerja Aparatur Sipil Negara Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor Morin, Lazarus; Amiruddin, Amiruddin; Djunaedi, Djunaedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan untuk mngetahui dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam meningkatkan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara pada kantor Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian tentang disiplin kerja ASN di Kantor Kemenag kabupaten Biak Numfor berdasarkan tiga indikator : 1). Disiplin waktu menunjukan bahwa ASN, dalam disiplin waktu terlaksana dengan baik. 2). Disiplin peraturan menunjukan bahwa ASN menaati peraturan dengan baik. 3) Disiplin Tanggung Jawab menunjukan bahwa ASN, disiplin tanggung jawab terlaksana dengan baik. Adapun faktor-faktor yang menjadi hambatan dari pelaksanaan dari disiplin kerja ASN di Kantor Kemenag kabupaten Biak Numfor adalah antara lain : 1) Jarak domisili ASN yang masih tergolong jauh dengan kantor, 2) Belum semua ASN di kantor Kemenag kabupaten Biak Numfor memahami peraturan yang berlaku, 3) Peraturan pemerintah mengenai kedisiplinan yang belum tersosialisasikan secara maksimal.
Analisis Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Supiori Baab, Marice; Djunaedi, Djunaedi; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui atau menganalisis kinerja Aparatur Sipil Negara pada dinas pemberdayaan masyarakat dan desa Kabupaten Supiori dan pendekatan teoritis menurut Robbins 2016 260 terdiri dari indikator yaitu : kualitas, kuantitas, ketepatan, efektivitas dan kemandirian, dengan Ciri-ciri seseorang misalnya kinerja yang baik disebabkan karena mempunyai kemampuan yang tinggi dan orang tersebut merupakan pekerja keras, sedangkan seseorang mempunyai kinerja yang buruk karena orang tersebut tidak mempunyai upaya untuk meningkatkan kemampuannya. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Analisis Kinerja Aparatur Sipil Negara Aparatur pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Supiori dapat didefinisikan yaitu: kurangnya independensi atasan dalam diri. Disiplin pegawai, kemampuan pegawai, lingkungan kerja, sarana dan prasarana. Namun faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara dalam pelayanan pemberdayaan masyarakat dan desa adalah faktor kepemimpinan. Analisis kinerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Supiori dapat berjalan dengan baik apabila pimpinan bersungguh-sungguh dalam memperbaiki kondisi faktor internal dan eksternal kebutuhan pegawai. Tercapainya kebutuhan tersebut dapat membuahkan hasil atau kepuasan kerja yang baik serta mendorong motivasi pegawai yang tinggi untuk mampu mewujudkan kinerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Supiori yang lebih baik.
Analisis Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Kantor Distrik Aimando Padaido Kabupaten Biak Numfor Rumaropen, Roberth; Amiruddin, Amiruddin; Djunaedi, Djunaedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini; 1) Untuk mengetahui dan menganalisis kinerja Aparatur Sipil Negara pada Kantor Distrik Aimando Padaido Kabupaten Biak Numfor, 2) Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara pada Kantor Distrik Aimando Padaido Kabupaten Biak Numfor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk memperoleh data yang sesuai dengan fenomena, kejadian, peristiwa, dan menggambarkannya dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan yang sesuai dengan fakta yang ditemukan. Teknik pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Kantor Distrik Aimando Padaido Kabupaten Biak Numfor dilihat dari unsur-unsur; Secara keseluruhan kualitas, kuantitas, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab terlihat baik, namun indikator tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara yang melekat pada TUPOKSI masing-masing bidang belum terlaksana secara optimal dikarenakan masih rendahnya tingkat kedisiplinan sehingga tugas tidak selesai tepat waktu sesuai dengan tanggung jawabnya dan juga masih kurangnya sarana dan prasarana pendukung, selain itu kepemimpinan pegawai Kantor Kecamatan Aimando Padaido Kabupaten Biak Numfor perlu ditingkatkan agar dapat meningkatkan kinerja ASN yang ada. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ASN di Kantor Kecamatan Aimando Padaido Kabupaten Biak Numfor dalam pelayanan publik adalah 1). Faktor individu tentunya mempengaruhi kinerja pegawai, semua atribut individu tersebut pada akhirnya berperan dalam meningkatkan kinerja organisasi. Faktor individu meliputi kompetensi, kemampuan melaksanakan tugas, pengetahuan, sikap kerja, komitmen dan motivasi. 2). Faktor kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting dalam organisasi. Faktor kepemimpinan dalam penelitian ini adalah pemimpin mampu mengarahkan bawahannya untuk selalu bekerja secara optimal.
Analisis Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Distrik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor Rumpaidus, Royi Ronald; Iriawan, Hermanu; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1). Untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Publik pada Kantor Distrik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor. 2).Untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi hambatan kualitas pelayanan publik pada Kantor Distrik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor . Jenis penelitian ini: peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Artinya, data yang dikumpulkan bukan berupa data angka, melainkan data yang berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan atau memo peneliti dan dokumen resmi lain yang mendukung. Tujuan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif adalah agar peneliti dapat menggambarkan realita empiris di balik fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa;1). Kualitas pelayanan di Kantor Distrik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor dilihat dari pegukurannya yaitu dengan menggunakan 5 dimensi kualitas pelayanan sebagai berikut: Dimensi Tangible, Dimensi Reability, Dimensi Responsibility, Dimensi Assurance, Dimensi Emphaty, dari kelima dimensi tersebut menunjukkan hasil yang positif (cukup baik). Namun Dimensi Reability Kurang maksimal dikarenakan tidak semua pegawai dapat mengoperasikan komputer dan printer, hanya pegawai tertentu yang diberikan kewenangan untuk mengopersikan alat tersebut 2). Faktor-faktor yang menjadi hambatan Kualitas pelayanan publik pada Kantor Distrik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor yaitu:1).Kurangnya Pengetahuan Pegawai dalam memberikan pelayanan. Pengetahuan mencerminkan kemampuan kognitif seorang pegawai berupa kemampuan untuk mengenal, memahami, menyadari dan menghayati suatu tugas/pekerjaan. Karena itu, pengetahuan seseorang pegawai dapat dikembangkan melalui pendidikan, baik formal maupun non formal serta pengalaman. Pendidikan membekali seseorang dengan dasar-dasar pengetahuan, teori, logika, pengetahuan umum, kemampuan analisis serta pengembangan watak dan kepribadian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa minimnya pegawai dalam mengoperasikan Komputer sehingga menghambat dari pada pelayanan kepada masyarkat. 2). Kurangnya fasilitas sarana dan prasarana. Dalam menjalankan aktivitas atau kegiatan, adanya sarana dan prasarana tentunya sangat membantu kelancaran serta efisiensi prosesnya. Pada dasarnya, fungsi dari sarana dan prasarana bergantung pada penggunaan dan bidangnya. Artinya antara bidang yang satu dengan lainnya, akan membutuhkan sarana dan prasarana yang berbeda. Kantor Distrik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor dalam Menjalankan Tugas pelayanan kepada masyakat hanya 1 (unit) komputer untuk semua pelayanan.
Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara Pada Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Kabupaten Biak Numfor Karubaba, Yan Sartheis; Djunaedi, Djunaedi; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangkan sumber daya manusia aparatur sipil negara pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pengembanga dimaksud. Pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, mencakup indikator pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan. Ditemukan bahwa terdapat tantangan dalam implementasi program pengembangan sumber daya manusia, seperti keterbatasan anggaran, motivasi aparatur sipil negara, dan jenjang pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya alokasi anggaran untuk pelatihan teknis dan bimbingan teknis, serta perubahan budaya organisasi yang lebih mendukung pengembangan kompetensi ASN. Dengan pengembangan sumber daya manusia yang optimal, diharapkan dapat tercipta aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik.
Analisis Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara Pada Kantor Kelurahan Karang Mulia Distrik Samofa Kabupaten Biak Numfor Yarangga, Yuliana; Iriawan, Hermanu; Amiruddin, Amiruddin; Djunaedi, Djunaedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini; 1). Untuk mengetahui pengembangan kompetensi sumber daya manusia aparatur sipil negara pada kantor kecamatan Karang Mulia kecamatan Samofa kabupaten Biak Numfor. 2). Untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat pengembangan kompetensi sumber daya manusia aparatur sipil negara pada Kantor Kecamatan Karang Mulia Kecamatan Samofa Kabupaten Biak Numfor. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian dengan menggunakan metode fenomenologi akan menjelaskan atau mengungkapkan makna konsep atau fenomena pengalaman berdasarkan kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1). Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara di Kantor Kecamatan Karang Mulia Kecamatan Samofa Kabupaten Biak Numfor Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara dengan indikator kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial dan intelektual /kompetensi strategis cukup baik dengan memberikan tugas belajar dan izin belajar, mengarahkan Aparatur Sipil Negara untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan, mengikuti seminar, penataran dan lain-lain. Namun pelaksanaannya masih belum maksimal, hal ini disebabkan adanya kendala-kendala yang ada pada proses pelaksanaannya. 2). Faktor penghambat pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara pada Kantor Kecamatan Karang Mulia Kecamatan Samofa Kabupaten Biak Numfor antara lain kurangnya motivasi pegawai, dan tidak memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi secara optimal.
Red Tape dalam Pelayanan Publik Amiruddin Amiruddin
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 No 1 Tahun 2023
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Red tape sendiri dapat diartikan sebagai regulasi atau prosedur administratif yang berbelit-belit dan memakan waktu yang lama dalam melaksanakan suatu kegiatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library search), yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data Pustaka. Studi pustaka digunakan dengan mengumpulkan data-data yang ada kemudian memahami dari setiap kesimpulan dan mengambil sumber-sumber data tersebut untuk dijadikan literatur dan referensi dalam memahami dan menganalisa penelitian. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa permasalahan red tape dalam pelayanan publik adalah masalah yang kompleks dan memerlukan pendekatan holistik untuk mengatasi. Reformasi sistem pelayanan publik dan adopsi prinsip-prinsip manajemen berorientasi pada hasil, serta partisipasi masyarakat dalam proses perbaikan pelayanan publik, dapat membantu mengatasi permasalahan red tape dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Peran Dinas Pariwisata Dalam Mengelola Destinasi Wisata Di Kampung Samau Kabupaten Biak Numfor Yunita Kmur; Hamjah Bonso; Amiruddin
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 4 No 2 (2024): Journal Governance and Politics (JGP)
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dinas pariwisata dalam mengelola destinasi wisata di kampung samau kabupaten biak numfor.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi kasus,penelitian ini dilakukan di dinas pariwisata dengan fokus pada peran dinas pariwisata dalam mengelola destinasi wisata di kampung samau.Metode penelitian dalam penelitian ini di mulai dari survey awal selajutnya pengumpulan data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. hasil penelitian menunjukkan bahwa dinas pariwisata hanya merencanakan dan membangun destinasi wisata di kampung samau selanjutnya untuk mengelola di kembalikan ke pemerintah kampung untuk mengelola sedangkan dinas pariwisata hanya berperan untuk mengawasi dan tidak memiliki hak untuk mengelola dan mengarahkan.
Identifikasi Faktor Penghambat dalam Pelaksaan Standar Operasional Prosedur Kepegawaian pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor Amiruddin, Amiruddin; Dadang, A Masse; Maswati, Rani
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.9.2.276-292.2024

Abstract

This study aims to identify Inhibiting Factors in the Implementation of SOP for Personnel at the Education and Culture Office of Biak Numfor Regency. The research method used is descriptive research using a qualitative approach. Based on the results of the study, it is known that the inhibiting factors for the Standard Operating Procedure (SOP) for Personnel Administration Services at the Education and Culture Office of Biak Numfor Regency are the availability of adequate human, financial, and technological resources that can support the smooth implementation of SOPs are inadequate, Commitment to the monitoring and evaluation system has not been effective in identifying problems and making necessary improvements. Performance Measurement, is significantly less than optimal because frequent or inconsistent policy changes can cause confusion and difficulty in following the established SOPs, limited human resources, facilities and infrastructure can hinder the implementation of SOPs properly, lack of adequate training or understanding of SOPs can hinder staff's ability to follow established procedures.
Efektivitas Kenaikan Tarif Pajak Bumi dan Bangunan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Biak Numfor Djunaedi Djunaedi; Amiruddin Amiruddin; Marlyn Leonita Sroyer
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3911

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the policy to increase Land and Building Tax (PBB) rates at the Regional Revenue Agency of Biak Numfor District and to identify the factors that influence it. The policy to increase PBB rates is implemented based on Government Regulation Number 35 of 2023, with the hope of increasing Local Own Revenue (PAD). However, its implementation in the field has not shown optimal results. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collection through in-depth interviews, observations, and documentation studies.The results of the study indicate that the effectiveness of the policy to increase PBB rates is still low. Tax revenue achievements have not met the targets set by the local government. Several factors influencing the effectiveness of this policy include the low taxpayer compliance, weak tax administration system, lack of socialization and education for the public, and the perception of unfairness in tariff determination. This finding is reinforced by interviews with officials from Bapenda, which revealed implementation challenges from both technical and social perspectives. This study uses the theory of Devi & Mangoting (2020) as an analytical framework, emphasizing that tax effectiveness is influenced by the administration system, compliance, and public understanding. The results of this study imply that the success of fiscal policies is not solely determined by regulations, but is also significantly affected by social and institutional aspects. Recommendations include enhancing the digitalization of the tax system, expanding education, and adjusting tariffs based on the economic conditions of the community.