Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MANAJEMEN DIRI UNTUK MENGATASI RASA HAUS PADA PASIEN CHRONIC HEART FAILURE YANG MENJALANI PEMBATASAN CAIRAN Malisa, Novi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32628

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) adalah sindrom klinis yang terjadi akibat gangguan fungsi jantung ditandai dengan adanya penurunan toleransi aktivitas dan retensi cairan. Pasien CHF pada umumnya diharuskan menjalani pembatasan cairan namun banyak pasien yang tidak patuh. Ketidakpatuhan ini disebabkan oleh rasa haus yang dialami oleh pasien. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan masyarakat terhadap upaya pengurangan keluhan haus yang umumnya dialami oleh pasien Chronic Heart Failure (CHF) yang mengalami pembatasan cairan melalui konsumsi stroberi beku. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, duskusi, dan demonstrasi. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan penyuluhan dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 30 poin. Pengetahuan menjadi bagian penting dari kemampuan seseorang untuk melakukan perawatan diri terhadap kondisi yang dialaminya. Ini serupa dengan fakta bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara mengelola rasa haus akan secara tidak langsung meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengelola rasa haus, yang biasanya terjadi pada orang yang menjalani pembatasan cairan. Selanjutnya, kegiatan ini diharapkan dilakukan dengan sasaran para kader yang ada di masyarakat agar mereka dapat menyebarluaskan informasi tentang materi penyuluhan kepada khalayak yang lebih luas di masa depan.
Promosi Kesehatan: Manfaat Relaksasi Benson terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi: Pengabdian Novi Malisa; Adelia Putri; Intan Alya Sanditama Prasetyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3555

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berkontribusi terhadap peningkatan angka morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Intervensi nonfarmakologis seperti relaksasi Benson terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah melalui pengendalian stres dan peningkatan relaksasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengendalikan hipertensi melalui penerapan teknik relaksasi Benson. Kegiatan dilaksanakan di Desa Mekarsari, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, dengan metode penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi kepada 47 kader kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari nilai rata-rata 45,09 pada pre-test menjadi 62,13 pada post-test. Kegiatan ini berperan dalam memperkuat pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan hipertensi secara mandiri melalui teknik relaksasi sederhana
MANAJEMEN DIRIUNTUK MENGATASI FATIGUE PADA PASIEN HEMODIALISIS: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Novi Malisa; Kusman Ibrahim
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.172

Abstract

Fatigue merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan oleh pasien Gagal Ginjal Terminal yang menjalani terapi hemodialisis yaitu sebanyak 60-97% dari total pasien yang menjalani hemodialisis, menyebabkan konsentrasi menurun, malaise, gangguan tidur, gangguan emosional, dan penurunan kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari harinya yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien hemodialisis.Kajian literatur diperlukan untuk mengetahui intervensi berbasis fakta untuk mengatasi fatigue. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui strategi intervensi manajemen diri pasien hemodialisis dalam mengelola fatigue. Metode yang digunakan dalam membuat artikel ini adalah cirtical review. Proquest(tahun 2005-2015)dan Google Scoolar(tahun 2005-2015) merupakan database yang digunakan dalam review ini.Key word yang digunakan adalah fatigue, nursing intervention, end stage renal deseases, chronic kidney deseases, hemodialysis, self management, intervensi keperawatan, penyakit ginjal, gagal ginjal kronis, hemodialisis dan manajemen diri.Didapatkan 6 artikel penelitian yang sesuai dengan tujuan dan kriteria review. Ada3strategi untuk mengatasi fatigue, yaitu latihan fisik, penggunaan sinar infra merah dan relaksasi: yoga. Penerapan intervensi ini terbukti menurunkan fatigue. Dari 6 penelitian,pelaksanaan intervensi yang memungkinkan sebagai self management pasien adalah intervensi latihan fisik saja. Akan tetapi pelaksanaan latihan fisik ini perlu pendampingan dari ahli untuk memantau tanda-tanda vital dan kondisi pasien secara keseluruhan setelah latihan fisik, oleh karena itu disarankan perlunya penelitian mengenai empowering interventionyang benar benar melibatkan pasien secara langsung dan pelaksanaannya dapat dilaksanakan secara mandiri oleh pasien sehingga pasien dapat mengelola kondisi yang dialaminya setiap saat sehingga dapat menurunkan tingkat ketergantungan pasien yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pasien.