Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Prinsip GCG, Mekanisme GCG, Struktur GCG terhadap Akuntabilitas Laporan Keuangan : Studi Kasus pada Bank Umum Syariah Salma Sabika; Dyarini Dyarini
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15216

Abstract

Pertumbuhan pesat perbankan syariah di Indonesia menuntut penerapan tata kelola yang baik untuk meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh prinsip Good Corporate Governance (GCG), mekanisme GCG, dan struktur GCG terhadap akuntabilitas laporan keuangan pada Bank Umum Syariah. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa meskipun perbankan syariah telah menerapkan berbagai prinsip dan mekanisme GCG, tantangan dalam mencapai akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan masih belum sepenuhnya teratasi, sebagaimana terlihat dari beberapa kasus kecurangan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-komparatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden dari delapan Bank Umum Syariah yang memenuhi kriteria purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 28, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Variabel yang diuji meliputi prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran), mekanisme GCG (struktur organisasi, audit, pelaporan), dan struktur GCG (dewan komisaris, komite audit) terhadap akuntabilitas laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur GCG perbankan syariah, panduan praktis bagi manajemen dalam memperkuat tata kelola, serta mendorong harmonisasi kebijakan GCG dengan prinsip syariah untuk meningkatkan kepercayaan publik.
Pengaruh Independensi, Pengalaman Auditor, Konflik Peran, dan Kompetensi Auditor terhadap Kinerja Auditor Rizqyah Nurhidayaty; Dyarini Dyarini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12422

Abstract

Berbagai kasus kegagalan audit di Indonesia menunjukkan bahwa masih adanya permasalahan dalam kinerja auditor yang dapat memengaruhi kualitas audit dan kepercayaan masyarakat terhadap Kantor Akuntan Publik (KAP). Selain itu, penelitian terdahulu mengenai pengaruh independensi, pengalaman kerja auditor, konflik peran, dan kompetensi auditor terhadap kinerja auditor masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keempat faktor tersebut terhadap kinerja auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Selatan. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Sebanyak 100 kuisioner didistribusikan dan diperoleh 97 kuesioner yang dapat diolah. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor, pengalaman kerja auditor dan kompetensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor, sedangkan konflik peran berpengaruh negatif dan signifikan. Keempat variabel tersebut mampu menjelaskan 35,8% variasi kinerja auditor. Temuan ini mendukung teori atribusi yang menyatakan bahwa perilaku individu dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Secara praktis, Kantor Akuntan Publik perlu menjaga independensi, meningkatkan pengalaman dan kompetensi, serta meminimalkan konflik peran untuk mengoptimalkan kinerja auditor.
Pengaruh Pemberian Reward, Religiusitas, dan Kompetensi terhadap Intensi Dalam Melakukan Whistleblowing Maghrifa Kafka Razaqa; Dyarini Dyarini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian reward, religiusitas, dan kompetensi terhadap intensi whistleblowing auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jakarta Selatan. Penelitian ini berangkat dari fenomena konflik batin yang dihadapi auditor ketika harus memutuskan untuk melaporkan pelanggaran, yaitu antara menjalankan tanggung jawab profesional dan menghadapi risiko pribadi maupun organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 95 auditor yang memenuhi kriteria penelitian dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi whistleblowing. Sebaliknya, religiusitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi whistleblowing, sedangkan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi whistleblowing. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh terhadap intensi whistleblowing, dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,105 yang menunjukkan bahwa sebesar 10,5% variasi intensi whistleblowing dapat dijelaskan oleh variabel pemberian reward, religiusitas, dan kompetensi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Pengaruh Jenjang Pendidikan, Skala Usaha, dan Umur Usaha Pelaku UMKM Terhadap Pengelolaan Keuangan dengan Lingkungan Eksternal Sebagai Variabel Moderasi Aaidah Maysaroh; Dyarini Dyarini
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2026): Juni: OPTIMAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v6i2.10746

Abstract

This study aims to analyze the influence of educational level, business scale, and business age on the financial management of MSMEs, with the external environment as a moderating variable. The study was conducted on culinary MSMEs in the Blok M area of ​​South Jakarta using a quantitative approach. Data were obtained through questionnaires distributed to 96 respondents using a purposive sampling technique. Data analysis used the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with the assistance of SmartPLS. The results indicate that educational level, business scale, business age, and the external environment have a positive and significant effect on MSME financial management. The external environment was shown to moderate the influence of educational level and business scale, but not the influence of business age on MSME financial management. This research is expected to contribute to the development of MSME studies and serve as a consideration in the formulation of MSME policies and mentoring programs.
The Effect of Tax Justice, Tax Audits and Tax Rates on Taxpayer Perceptions of Tax Evasion Amanda Atturaini Maulana; Dyarini Dyarini
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (May-June 2025
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i2.4495

Abstract

The purpose of this study is to examine how taxpayers' perceptions of tax evasion are impacted by tax justice, tax audits, and tax rates. With a sample size of 100, the population in this study is made up of individual taxpayers who are registered with KPP Pratama Jakarta Kebayoran Lama. Probability sampling combined with a basic random sample approach is the methodology employed in this investigation. Descriptive statistical approaches are employed in quantitative research. IBM SPSS version 25 is used to examine the data that was gathered. According to the study's findings, taxpayers' opinions of tax evasion are significantly improved by tax justice. On the other hand, taxpayers' opinions of tax evasion are significantly impacted negatively by tax audits and tax rates. In general, taxpayers' perceptions of tax evasion increase with the degree of tax fairness. In the meanwhile, proportionate tax rates and more stringent tax audits might lessen taxpayers' propensity to consider tax evasion as a possibility.
The Effect of Taxpayer Awareness, Modernization of the Tax System, and Tax Amnesty on Taxpayer Compliance for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) Della Septina; Dyarini Dyarini
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (July-August 2
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i3.4513

Abstract

In this study, the degree of tax compliance among Indonesian micro, small, and medium-sized businesses will be assessed in relation to taxpayer awareness, tax system modernization, and tax amnesty. The South Tangerang District's MSME taxpayers served as the study's subjects. A straightforward random selection technique combined with probability sampling was used to choose 100 responders in total. A quantitative methodology backed by descriptive statistical analysis was used in the investigation. SPSS version 25 was used to process the data, and the findings indicate that modernization of the tax system, tax amnesty, and taxpayer comprehension have a positive and significant influence on taxpayer compliance. It can be said that improving taxpayer comprehension, making it easier to obtain information through a modernized tax system, and enacting tax amnesty laws may all help increase MSME taxpayers' tax compliance.