Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Health Science

"Inhibitory Activity Test of White Turmeric (Curcuma zedoaria) Extract Against Escherichia coli Bacteria" maulidayanti, sharfina; Nafis, Nidhal Mijwan; Situmorang, Ing Mayfa Br; Armawan, Ladyka Viola Aulia
HEALTH SCIENCE & BIOMEDICAL JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2025): August 2025 : Health Science & Biomedical Journal (HSBJ)
Publisher : Literasi Indonesia Emas (PT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Escherichia coli bacteria are microorganisms that are usually found in the digestive tract in both animals and humans. Belonging to the Enterobacteriaceae family, E. coli has a cell size of between 2.0 to 6.0 micrometers by a diameter of 1.1 to 1.5 micrometers. These bacteria are straight rods and They can be found in singular, paired, or in short chains. E. Objective: This study aims to evaluate the inhibition of white turmeric extract (Curcuma zedoaria) against the pathogenic bacteria Escherichia coli, which is one of the causes of gastrointestinal infections or diarrheal diseases. Method: White turmeric extraction was carried out using the maceration method with a 96% ethanol solvent, which was then tested on Escherichia coli bacteria by the Disc diffusion method, using paper discs that had been soaked in various concentrations of onion extract (15%, 25%, 50%). The inhibition zones formed around the disc are observed and measured to determine the effectiveness of inhibition. Result: Based on research on the inhibitory effect of white turmeric extract on the growth of Escherichia coli bacteria, a concentration of 15% resulted in an average diameter of 7.1 mm (resistant), 25% resulted in a diameter of 9.3 mm (resistant), and 50% resulted in a diameter of 11.3 mm (resistant) on Escherichia coli bacteria. Conclusion: The conclusion of this study is that the more effective concentration to inhibit the growth of Escherichia coli bacteria is at 50% concentration.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Umbi Bawang Merah (Allium Cepa L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus: Antibacterial Activity of Shallot (Allium cepa L.) Tuber Extract against Staphylococcus aureus Nur, Jumriah; Situmorang, Ing Mayfa Br; Maulidayanti, Sharfina; Mahendra, Robert Ariyan
HEALTH SCIENCE & BIOMEDICAL JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2025): August 2025 : Health Science & Biomedical Journal (HSBJ)
Publisher : Literasi Indonesia Emas (PT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang mampu menyebabkan penyakit infeksi pada manusia. Adanya peningkatan resistensi antibiotik pada bakteri tersebut, sehingga perlu dilakukan upaya untuk mencari alternatif pengobatan berbasis bahan alam. Tujuan: untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak bawang merah (Allium cepa L.) terhadap bakteri S. aureus. Metode:  penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi STIKes Prima Indonesia dari bulan April-Juni 2025. Desain penelitian menggunakan rancangan eksperimental laboratorium  dengan metode paper-disk (disk diffusion) pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Ekstrak bawang merah diperoleh melalui metode maserasi dengan menggunakan etanol 96%, selanjutnya diuji pada berbagai konsentrasi (10%, 15% dan 20%). Zona Hambat diukur setelah inkubasi 24 jam pada suhu 37oC. Hasil: penelitian menunjukan bahwa ekstrak bawang merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri S. aureus dengan zona hambat terbesar pada 20% yaitu sebesar 11,6 mm dengan kriteria lemah, sedangkan konsentrasi terendah 10% menghasilkan zona hambat rerata 8,6 mm dengan kriteria lemah. Kesimpulan: pada penelitian ini adalah ekstrak umbi bawang merah memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami terhadap S. aureus dengan efektivitasnya meningkat seiring dengan kenaikan konsentrasi ekstrak.