Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Factors Correlating to Mothers’ Knowledge on Toddler’s Nutrition Need Chasanah, Nur; Supriani, Anik; Widiyawati, Rina
Jurnal Midpro Vol. 14 No. 1 (2022): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v14i1.411

Abstract

Childhood is the early phase of life and a very fast growth and development phase. Good nutrition intake plays an important part in achieving optimum body growth, including brain growth as well highly determining an individual’s intelligence. Toddlers are more interested in environment and improving their motor skill than in food; therefore, the food served should be always varying. The objective of research is to find out the factors correlating to mothers’ knowledge on nutrition need in toddlers. The result of observation conducted by the author in Cermee Village, Cermee Sub District, Bondowoso found many mothers with toddlers (1-3 year children) have poor knowledge on the nutrition need in 1-3 year old children. The method used was quantitative one, with descriptive correlational design and cross-sectional approach and exhaustive sampling technique taking 34 respondents being the sample. The result of univariate analysis shows that 67.7% of respondents have poor knowledge on toddler’s nutrition need and factors correlating to mothers’ knowledge on toddler nutrition are occupation and information source with substantially different proportion (>10%). Meanwhile, education and age factors have very small proportion difference.  Keywords: Knowledge, Nutrition Need, Toddler
Pengaruh Minat Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Teknologi dan Informatika SMK Negeri 1 Tambusai Supriani, Anik; Hidayat, Irwan; Adyanata, Adyanata; Setiawan, Agung; Ameliya, Detri
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jptiv.v5i1.27750

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah minat dan motivasi peserta didik SMK Negeri 1 Tambusai pada saat pembelajaran Teknik Informatika (TIK) masih rendah, hal ini disebabkan kurangnya waktu dalam belajar. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui minat dan motivasi siswa dalam mengikuti mata Teknik Informatika (TIK) pada peserta didik di SMK Negeri 1 Tambusai.Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik SMK Negeri 1 Tambusai kelas x TKJ yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik pengambilan Total Sampling. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tambusai,  dari hasil analisis pengujian Hipotesis minat peserta didik terhadap hasil belajar siswa yang dilakukan perhitungan statistik sesuai dengan formula yang digunakan (Uji t) diperoleh thitung 4,276 >ttabel1,697 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil tersebut diartikan bahwa terdapat pengaruh minat peserta didik terhadap Hasil Belajar peserta didik Mata Pelajaran TIK Kelas X di SMK Negeri 1 Tambusai.Kesimpulan dalam penelitian ini Terdapat Pengaruh yang Signifikan antara Minat Peserta Didik terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran TIK kelas X TKJ SMK Negeri 1 Tambusai
PENGARUH PEMBERIAN TEH DAUN JATI BELANDA TERHADAP PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL PADA MASYARAKAT PENDERITA HIPERKOLESTEROL Supriani, Anik; Kiftiyah, Kiftiyah; Rosyidah, Nanik Nur; Hardiyanti, Tri
Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i1.851

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan penyakit dimana kandungan kolesterol di dalam darah relatif tinggi, takaran kolesterol normal tubuh adalah 160 – 200 mg/dl. Tujuan penelitian untuk mengetahuipengaruh pemberian teh daun jati belanda (Guazuma Ulmifolia) terhadap perubahan kadar kolesterol.Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksprimen dengan rancangan One Group Pre Post Test Design. Seluruh populasi yang mengalami hiperkolesterol berjumlah 17 responden di Dusun Kedungsari RT 03 RW 05 Desa Balongsari Megaluh, yang dilakukan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2019  selama satu bulan. Besar sempel pada penelitian ini berjumlah 17 responden dengan teknik non probability dengan sampling accidenta yaitu pengambiln sampel didasarkan pada kenyataan bahwa mereka kebetulan muncul. Data yang terkumpul melalui observasi di analisa dengan uji wilcoxon.Hasil penelitian dari 17 responden, kadar kolesterol pada responden sebelum diberikan teh daun jati belanda berada di nilai batas dengan persentase 52,9 %, setelah  diberikan teh daun jati belanda mengalami perubahan terhadap kadar kolesterol yang berada di nilai batas dengan persentase 47,1 %. Hasil uji wilcoxon menunjukkan data bahwa nilair value sebesar 0,001< 0,005 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak sehingga ada perubahan kadar kolesterol setelah dilakukan pemberian teh daun jati belanda di Dusun Kedungsari Desa Balongsari Megaluh.Perubahan kadar kolesterol disebabkan oleh Sterolyang ada di daun jati belanda. Sterol bersifat mengikat kolesterol di dalam makanan yang dikonsumsi manusia. Tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan pelayanan pada masyarakat yang menderita hiperkolesterol dengan melakukan penyuluhan tentang pengobatan non farmakologi untuk menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol.Kata Kunci: Teh Daun Jati Belanda, Kadar Kolesterol, HiperkolesterolDOI: 10.5281/zenodo.3561600
EFEKTIFITAS METODE SNOWBALL THROWING DENGAN METODE TAKE AND GIVE TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT 12 NERVUS KRANIAL PADA MAHASISWA PRODI ILMU KEPERAWATAN Supriani, Anik; Fibriana, Linda Presti; Fiqi, Rizal; Rosyidah, Nanik Nur; Kiftiyah, Kiftiyah
Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i2.911

Abstract

Pembelajaran persarafan yang identik dengan menghafal memerlukan suatu teknik mengingat khusus dengan penekanan atau pelatihan kemampuan mengingat untuk mengoptimalkan memori dan daya ingat mahasiswa agar lebih mudah memahami selama proses pembelajaran. Adanya permasalahan mahasiswa dalam mengingat 12 nervus kranial yang disampaikan dosen, sehingga peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode Snowball Throwing dan metode Take and Give. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode Snowball Throwing dan metode Take and Give terhadap kemampuan mengingat 12 nervus kranial.Desain penelitian menggunakan Quasy Experimen Design, dengan pendekatan pre-post Two Group Design, sampe penelitian ini diambil dengan teknik Purposive Sampling. Populasi berjumlah 67 responden dari kelas 2A dan 2B. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan tingkat 2 Stikes Dian Husada Mojokerto sebanyak 56 responden, unutk kelas 2A berjumlah 28 repoden dan kelas 2B berjumlah 28 responden. Variabel independen metode Snowball Throwing dengan metode Take And Give, variabel dependen  kemampuan mengingat 12 Nervus Kranial.Hasil uji wilcoxon  menunjukkan bahwa antara metode Snowball  Throwing dan Take And Give diketahui nilai signifikan yaitu 0,000 maka hipotesis penelitian H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil uji Independent T-test  menunjukkan bahwa antara metode Snowball  Throwing dan Take And Give diketahui nilai signifikan yaitu 0,053 maka antara metode Snowball Throwing dan Take And Give sama-sama efektif.Hasil penelitian antara metode Snowball Throwing dan metode Take And Give sama – sama efektif terhadap kemampuan mengingat 12 nervus kranial. Diharapkan dosen di Stikes Dian Husada Mojokerto lebih sering memberikan metode Snowball Throwing dan metode Take And Give dalam pembelajaran 12 nervus kranial pada mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan tingkat 2 Stikes Dian Husada Mojokerto.Kata Kunci:  Metode Snowball Throwing, Metode Take And Give, Mengingat, 12 Nervus CranialDOI: 10.5281/zenodo.3573286
PERUBAHAN KOLESTEROL DARAH PASCA PEMBERIAN RENDAMAN BUAH OKRA (ABELMOSCHUS ESCULENTUS (L.) MOENCH) Waskito, Rohmad Hadi; Purwanto, Nasrul Hadi; Supriani, Anik; Rosyidah, Nanik Nur
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1030

Abstract

Kolesterol merupakan zat lemak yang sangat diperlukan oleh tubuh. Namun peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh akan menyebabkan resiko arterioklerosis dan penyakit jantung yang dipengaruhi oleh seringnya konsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi seperti otak sapi, daging merah, seafood, kuning telur, keju, dan lain lain atau makanan cepat saji serta kurangnya aktivitas fisik. Pengaturan pola diet untuk menurunkan kadar kolesterol dilakukan dengan mengontrol asupan zat gizi secara seimbang sesuai dengan kebutuhan. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengkonsumsi sayuran tinggi serat yaitu buah okra.Desain penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan rancangan one group pre post test design. Populasi adalah warga yang menderita kolesterol di Dusun Terate Desa Karang Sentul Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan berjumlah 20 orang. Sampel yang diambil sebanyak 20 responden yang memenuhi kriteria dengan pengambilan teknik purposif sampling. Varibel independen pemberian rendaman buah okra, variable dependen perubahan cholesterol darah. Data yang terkumpul melalui lembar observasi kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon test dengan tingkat kemaknaan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan sebelum mengkonsumsi rendaman buah okra yang mempunyai  nilai kolesterol batas tinggi 11 responden (55%) sesudah diberikan rendaman buah okra mengalami perubahan nilai kolesterol menjadi normal sebanyak 7 (35%) responden, sedangkan yang mempunyai nilai cholesterol tinggi 9 (45%) sesudah diberikan rendaman buah okra mengalami perubahan nilai cholesterol menjadi nilai normal 2 responden (10%) dan 3 responden (15%) mengalami perubahan nilai cholesterol menjdi nilai batas tinggi. Hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan signifikan sebesar 0,000 ( < 0,05) yang berarti ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan rendaman buah okra terhadap penurunan kolesterol.Melihat hasil penelitian ini, maka perlu adanya kebiasaan dalam mengkonsumsi rendaman buah okra sebagai penurun kolesterol sehingga konsumsi terhadap obat-obatan farmakologi menurun.Kata kunci: Buah Okra, KolesterolDOI: 10.5281/zenodo.4736064
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN TEKANAN DARAH Supriani, Anik; Irawan, Deny Riyan; Kushayati, Nuris; Rosyidah, Nanik Nur; Kiftiyah, Kiftiyah
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1103

Abstract

Tekanan darah merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kondisi organ vital dalam tubuh manusia. Di era modern ini, remaja sulit dilepaskan dari penggunaan perangkat elektronik tak terkecuali gadget. Penggunaan gadget hampir dimanapun pada kalangan remaja. Remaja yang selalu mengaktifkan telepon genggamnya karena menunggu panggilan atau pemberitahuan dan tidak ingin kehilangan waktu untuk berkomunikasi akan tetap fokus serta merasa cemas dan gelisah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dengan tekanan darah pada mahasiswa Ilmu Keperawatan Tingkat 1 STIKES Dian Husada Mojokerto. Desain penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah 43 mahasiswa tingkat 1 Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto pada bulan Juni 2020. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Setelah ditabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearmen Correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat penggunaan gadget pada mahasiswa yang banyak adalah pada tingkat penggunaan sedang yaitu sebanyak 36 mahasiswa (83,7). Tingkat tekanan darah pada mahasiswa yang paling banyak adalah pada tingkatan normal sebanya 30 mahasiswa (69,8 %). Sedangkan dari hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan penggunaan gadget dan tekanan darah dengan nilai koefisien sebesar 0,354 dengan tingkat signifikansi 0,020 (p <0,05). Melihat hasil penelitian ini maka perlu adanya usaha penurunan penggunaan gadget dengan cara meningkatkan kegiatan sosial kemahasiswaan yang positif sehingga mampu melupakan dan mengurangi keinginan untuk menggunakan gadget agar dapat meminimalkan risiko peningkatan tekanan darah. Kata kunci : Penggunaan Gadget, Tekanan darah, Remaja, Mahasiswa. DOI: 10.5281/zenodo.4771764
ANALISIS DOMAIN KUALITAS HIDUP LANSIA DALAM KESEHATAN FISIK DAN PSIKOLOGIS Supriani, Anik; Kiftiyah, Kiftiyah; Rosyidah, Nanik Nur
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1308

Abstract

Pada umumnya lanjut usia menghadapi kelemahan, keterbatasan dan ketidakmampuan, sehingga kualitas hidup pada lanjut usia menjadi menurun. Kualitas hidup lansia sekarang ini harus diperhatikan untuk menjadi lansia yang mandiri, produktif dan bugar, apalagi di masa pandemic covid 19 seperti sekrang ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis domain yang mempengaruhi kualitas hidup lansia di tinjau domain fisik dan pikologis. Penelitian ini memiliki variable independen berupa kesehatan fisik dan psikologis, sedangkan variable dependen berupaa kualitas hidup. Desain penelitian ini  menggunakan desain penelitian analitik. Populasi penelitian ini adalah semua lansia sebanyak 27 lansia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 lansia yang diambil dengan teknik simple random sampling, dengan kriteria inkslusi lansia yang kooperatif, lanjut usia ≥60 tahun dan berada di tempat penelitian, sehat secara fisik, dan dapat mengkoordinasikan seluruh anggota badan. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF, data dianalisa menggunakan uji regresi linier sederhana dan data di sajikan dalam tabel distribusi. Hasil penelitian analisis domain kualitas hidup lansia menunjukkan 25 responden hampir seluruhnya kualitas hidup lansia sedang sebanyak 17 responden (68%). Ditinjau dari domain kesehatan fisik sebagian besar 12 lansia sangat baik (48%), ditinjau dari domain psikologis sebagian besar 18 lansia sangat baik (72%), dan yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup adalah domain kesehatan fisik dengan nilai p=0.000. Diharapkan responden untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup lebih baik dengan cara aktif dalam mengikuti kegiatan khusus untuk lanjut usia yang dilakukan oleh tenaga kesehatan sehingga dapat menimalkan kualitas hidup lansia yang buruk. DOI: 10.5281/zenodo.5226015
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR DAN KONSENTRASI BELAJAR supriani, anik; Indah Safitri, Ella; Siswantoro, Edy; Indrawati, Indrawati
Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.1637

Abstract

Di era globalisasi ini, remaja lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain media sosial, termasuk pada malam hari saat sebelum tidur. Dimana kebiasaan ini akan mengganggu jam tidur mereka dan dapat menyebabkan kualitas tidur mereka menjadi buruk. konten yang ada pada media sosial dapat membuat penggunanya bebas untuk mengakses dan melihat apa pun tanpa batas, sehingga membuat mereka menjadi kecanduan bermain media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur dan konsentrasi belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional idengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini sebanyak 67 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan tingkat 2 Stikes Dian Husada Mojokerto. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan  kuesioner kemudian dianalisis dengan Uji Chi Square Test dan regresi Dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian sebanyak 59 responden penggunaan media sosialnya tinggi, 54 responden kualitas tidurnya buruk, 52 responden konsentrasi belajarnya buruk. Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur didapatkan  hasil ρ = 0,000 <α = 0,05.Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan konsentrasi belajar, dengan hasil ρ = 0,000 <α = 0,05 Dari hasil uji regresi antara tiga variabel (media sosial, kualitas tidur, konsentrasi belajar) didapatkan nilai sig (0,000) <α = 0,05 saling berhubungan. Semakin tinggi penggunaan media sosial akan semakin buruk kualitas tidurnya, dan semakin buruk konsentrasi belajarnya.
PENGARUH KOMBINASI TERAPI LATIHAN RANGE OF MOTION, GENGGAM BOLA KARET DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP KEKUATAN MOTORIK EKSTREMITAS ATAS DAN KADAR KORTISOL PADA KLIEN PASCA STROKE Supriani, Anik Husada; Indrawati, Indrawati
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2078

Abstract

Pasien stroke yang mengalami kelemahan pada satu sisi anggota tubuh disebabkan penurunan tonus otot, sehingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya disebut imobilisasi. Cara untuk meminimalkan kecacatan setelah serangan stroke (pascastroke) adalah dengan rehabilitasi. Rehabilitasi penderita pasacstroke salah satunya adalah dengan terapi latihan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian Quasy Experimental Design dengan pendekatan Pretest dan postest. Besar sampel didapatkan dengan tekhnik consecutive sampling sesui kriteria penelitian terdiri dari 32 responden (n-perlakuan=16 dan n-kontrol=16). Data dikumpulkan dengan lembar observasi dan ceklist. Intervensi terapi dilakukan 6 kali dalam satu minggu selama 4 minggu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, paired t-test dan MANOVA dengan α = 0.05. Hasil uji statistik perbandingan kelompok perlakuan dan kontrol kekuatan otot lengan bahu dan genggam jari pre-post didaptakan p value= 0.00 menujukkan ada beda antar kedua kelompk, pada kortisol kelompok perlakuan p value= 0.10 dan kelompok kontrol p value= 0.268 menujukkan tidak ada. Uji MANOVA  pada kelompok perlakuan dan kontrol di dapatkan p-value kekuatan otot lengan bahu= 0.607,  kekuatan otot genggam jari =0.535,  kadar hormone kortisol =0.647 dan rentang gerak ekstermitas atas dengan nilai signifikan α ≥0.05 yang artinya tidak ada perbedaan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, akan tetapi pada selisih rerata didapatkan bahwa kelompok perlakuan lebih tinggi dibanding kontrol. Latihan terapi kombinasi dari terapi latihan range of motian, genggam bola karet dan kompres hangat yang dilakukan secara efektif dapat meningkatkan kekuatan otot serta rentang gerak sendi, akan tetapi latihan terapi tersebut kurang berpengaruh terhadap penurunan kadar hormone kortisol.