Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM OTOMATISASI PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID Ginting, Rossiana; Prayudi, Satria; Mukhroji, Mukhroji; Muzakir, Ully; Nazuarsyah, Nazuarsyah; Keumala, Mirza
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v10i1.4054

Abstract

Abstrak— Perancangan sistem otomatisasi pembuatan Perangkat Pembelajaran berbasis android ini merupakan teknik kebaruan yang sangat menguntungkan bagi Dosen dalam menyusun perangkat pembelajaran salah satunya yaitu RPS. Kelayakan bagi seorang dosen sebelum memulai awal perkuliahan adalah menyampaikan perangkat pembelajaran yang salah satunya adalah RPS. Untuk satu mata kuliah setiap dosen wajib membuat RPS yang secara umum terdiri dari lima belas halaman bahkan lebih sesuai dengan aturan Perguruan Tingginya. Kelengkapan atribut mata kuliah yang sangat banyak seperti capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) dan sub capaian pembelajaran mata kuliah (Sub CPMK) yang harus disesuaikan lagi oleh dosen dengan panduan kurikulum pastinya akan menyita waktu produktif dosen. Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan mengutamakan fokus pengamatan yang mendalam. Urgensi dari penelitan ini adalah dengan menggunakan perancangan sistem otomatisasi berbasis android ini, Dosen dapat menyusun RPS dengan sangat mudah serta dapat disusun kapanpun dan dimanapun hanya dengan menggunakan android.Kata kunci: Android, Otomatisasi, Perancangan, Perangkat PembelajaranAbstract— The design of an automation system for making Android-based Learning Devices is a novelty technique that is very beneficial for Lecturers in compiling learning devices, one of which is RPS. Feasibility for a lecturer before starting the lecture is to deliver learning tools, one of which is the lesson plan. For one subject each lecturer is required to make a lesson plan which generally consists of fifteen pages or even more according to the rules of the university. Completeness of the many subject attributes such as course learning achievements (CPMK) and subject learning sub-achievements (Sub CPMK) which must be adjusted again by the lecturer with curriculum guidelines will certainly take up the lecturer's productive time. The research method uses qualitative methods with an emphasis on in-depth observation focus. The urgency of this research is that by using this Android-based automation system design, lecturers can compile lesson plans very easily and can be compiled anytime and anywhere using only Android.Keywords: Android, Automation, Design, Lesson plan 
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS DIGITAL TERINTEGRASI STEM UNTUK SISWA TK SAVE THE KIDS Musdiani, Musdiani; Oktariana, Riza; Ginting, Rossiana Br; Prayudi, Satria; Agustina, Windi; Abadi, Abadi
Jurnal Buah Hati Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v12i1.3364

Abstract

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti dalam proses pembelajaran, guru di TK Save The Kids masih menggunakan buku pedoman tanpa memunculkan hal baru/ bahan ajar digital dengan pendekatan STEM. salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan penggunaan bahan ajar digital yang dapat menunjang pengetahuan siswa, kedisiplinan, Tanggung Jawab dan Aktivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penggunaan bahan ajar digital terintegrasi STEM yang dilakukan di TK Save The Kids dengan menerapkan efektivitas penggunaan bahan ajar berbasis digital dengan menilai tiga aspek yaitu kedisiplinan, Tanggung Jawab serta aktivitas dalam pembelajaran. Hasil penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan bahan aja berbasis digital terintegrasi STEM dengan menilai 3 aspek yakni kedisplinan, tanggung jawab dan aktivitas dalam pembelajaran melalui angket pengamatan dengan rata-rata nilai perbandingan antara sebelum menerapkan bahan ajar digital mendapatkan nilai rata- rata 57 % dan sesudah menggunakan bahan ajar digital terintegrasi STEM mendapatkan nila rata-rata (91%) yang merupakan kriteria sangat baik sekali, terlihat jelas persentase peningkatan sebesar 28% perbandingan diantara keduanya, penggunaan bahan ajar ini menunjang keefektifan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa efektivitas penggunaan bahan ajar tematik berbasis digital terintegrasi STEM menunjang proses pembelajaran kearah yang lebih positif di TK Save The Kids.AbstractBased on observations made by researchers in the learning process, teachers in schools still use guidebooks without creating new things/digital teaching materials with a STEM approach. One effort that can be made is to implement the use of digital teaching materials that can support student knowledge, discipline, responsibilities and learning activities. This research aims to see the effectiveness of using STEM-integrated digital teaching materials carried out at the TK Save The Kids by implementing the effectiveness of using digital-based teaching materials by assessing three aspects, namely discipline, responsibility and activities in learning. The results of research using quantitative methods show that the effectiveness of using integrated digital STEM-based materials is by assessing 3 aspects, namely discipline, responsibility and activity in learning through observation questionnaires with average comparison scores between before applying digital teaching materials getting an average score of 57% and after using STEM integrated digital teaching materials getting an average score (91%) which is a very good criterion, it is clear that the percentage increase is 28% compared between the two, the use of these teaching materials supports student effectiveness in learning. Thus, it can be concluded that the effectiveness of using integrated digital STEM-based thematic teaching materials supports the learning process in a more positive direction at TK Save The Kids.
21st Century Teaching and Learning: Student Teacher’s Perceptions and Challenges in Higher Education Institutions Fitriati, Fitriati; Prayudi, Satria
Al-Khawarizmi Vol 5 No 1 (2021): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v5i1.9342

Abstract

As information technology rapidly changes workplaces and classrooms, the need for education has shifted from focusing on static skills to the ability to learn in a dynamic environment. Higher education institutions are looking for teaching practices to bridge performance gaps and meet the challenge of ensuring that students are prepared for careers after graduation. During this pandemic, more than 85% of jobs are computer-oriented, but a small percentage of students seek educated qualifications. The skills of the early twentieth century are essential to prepare students for these tasks. The purpose of this research is to determine a consensus on the composition of 21st century skills, measure the views of students and teachers, and determine the challenges students face in the learning process. This was a mix methods study. A perceptual survey accompanied by open-ended questions deepened analysis and understanding. The data was analyzed descriptively and open ended question responses were coded, categorized and analyzed using qualitative data analysis approach. The findings showed student’s the difficulties in developing 21st Century skills.