Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Relationship Between Knowledge And Attitude Of Postpartum Mothers About The Correct Way To Breastfeed Infants With The Incidence Of Breast Milk Gain In The Work Area Of Jeunieb Community Health Center, Jeunieb District, Bireuen Regency Warzukni, Seri
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v10i1.6630

Abstract

Breast engorgement is an inflammation of the breast that may or may not be accompanied by infection. Breast engorgement is a breast infection that occurs in 1-2% of breastfeeding women. To determine the relationship between knowledge and attitudes of postpartum mothers about the correct way to breastfeed with the incidence of breast engorgement in the Jeunieb Alue Health Center Work Area, Jeunieb District, Bireuen Regency in 2022. Analytical research design with a cross-sectional approach. The population in this study were all postpartum mothers in the Jeunieb Health Center Work Area, Jeunieb District, Bireuen Regency in 2022, totaling 223 people. Data collection using a questionnaire. The sampling technique used in this study was purposive sampling. To determine the sample size, this study used the Slovin formula so that 69 samples were obtained. The results of the study were that there was a relationship between postpartum mothers' knowledge and the incidence of breast engorgement where the p-value = 0.007 (p-value ≤ 0.05). There is a relationship between attitude and breast milk stagnation where the p-value = 0.000 (p-value ≤ 0.05). It is expected that health workers will increase health promotion to the community, especially counseling on how to breastfeed properly to avoid breast milk stagnation problems. Keywords: Knowledge, Attitude, Breastfeeding ASI
Analisis Faktor Determinan Stigma Masyarakat Pada Penderita HIV/AIDS Terhadap Terapi Antiretroviral (ART) Pasien di RSU Dr. Zainal Abidin Banda Aceh Elvina sari; Raodah Raodah; Mahdalena Mahdalena; Seri Warzukni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49980

Abstract

Stigma masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS dapat memengaruhi kualitas hidup dan kepatuhan terapi antiretroviral (ART). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung stigma masyarakat terhadap efektivitas terapi ART pada pasien HIV/AIDS di RSU dr. Zainal Abidin Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 104 pasien HIV/AIDS. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan stigma diskriminatif dan sosial berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup pasien (p-value < 0,05), sedangkan stigma internal tidak signifikan (p-value = 0,977). Kualitas hidup pasien berpengaruh signifikan terhadap terapi ART (p-value = 0,000). Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan dari stigma diskriminatif dan sosial terhadap terapi ART melalui kualitas hidup. Stigma masyarakat, terutama diskriminatif dan sosial, berpengaruh terhadap kualitas hidup dan efektivitas terapi ART. Program intervensi perlu fokus pada pengurangan stigma dan penguatan dukungan sosial.
The Analisis Faktor Determinan yang Memengaruhi Diare, Berat Badan Lahir, dan ASI Eksklusif Terhadap Risiko Kejadian Wasting Pada Balita di Aceh Mawadhah Yusran; Nurlaely HS; Nazwa Santiana; Seri Warzukni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50956

Abstract

Prevalensi wasting pada balita di Aceh consistently melebihi ambang batas WHO dan menunjukkan tren fluktuatif yang mengkhawatirkan, dari 19,7% (2021) menjadi 51,3% (2023). Kondisi ini mengancam kesehatan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tidak langsung faktor determinan (ibu dan anak, lingkungan, kesehatan, dan genetik) terhadap kejadian wasting yang dimediasi oleh diare, berat badan lahir (BBL), dan pemberian ASI Eksklusif. Metode Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan 160 ibu yang memiliki balita sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan dan efek mediasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa diare secara signifikan memediasi pengaruh faktor kesehatan (p=0,028) dan faktor lingkungan (p=0,001) terhadap wasting. Berat badan lahir signifikan memediasi pengaruh faktor ibu dan anak (p=0,036) dan faktor kesehatan (p=0,015) terhadap wasting. ASI Eksklusif signifikan memediasi pengaruh faktor ibu dan anak (p=0,002) terhadap wasting. Faktor genetik tidak menunjukkan pengaruh signifikan melalui ketiga mediator tersebut. Intervensi pencegahan wasting harus bersifat multisektoral, berfokus pada perbaikan sanitasi lingkungan dan layanan kesehatan untuk mengatasi diare, penguatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk mencegah BBLR, serta pemberdayaan ibu melalui edukasi dan dukungan sosial untuk meningkatkan praktik pemberian ASI Eksklusif.
Pengembangan Media Edukasi Phbs Berbasis Kearifan Lokal Untuk Pencegahan Stunting Bagi Ibu Hamil Raodah Raodah; Seri Warzukni; Mahdalena Mahdalena
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50957

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya di daerah dengan akses terbatas terhadap informasi kesehatan yang mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berbasis kearifan lokal bahasa Gayo untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Plomp, meliputi tahap investigasi awal, desain, realisasi, implementasi, dan evaluasi. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan rata-rata 86,0% dengan kategori sangat layak. Uji efektivitas pada 75 ibu hamil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (skor rata-rata pretest 52,8 menjadi posttest 86,4; p < 0,001) dan perubahan perilaku PHBS, seperti penggunaan air bersih (93,3%) dan konsumsi makanan bergizi (80,0%). Simpulan penelitian ini adalah media edukasi berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil serta dapat dijadikan sebagai strategi intervensi kesehatan yang kontekstual dan berkelanjutan.