Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Inovasi pemainan goara-goara berbasis konservasi dan mendukung sports tourism Santoso, Slamet; Febrianti, Rima; Hutomono, Shodiq; Hariyanto, Muhammad Adimas; Gunadi, Dwi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 3 (2024): October
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i3.20698

Abstract

Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), menyebabkan permainan tradisional semakin luntur dan beralih ke permainan game online. Adanya game online ini menyebabkan anak cenderung malas bergerak dan tidak bermain permainan tradisional. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam upaya konservasi permainan tradisional dan mendukung sport tourism ini dengan cara memodifikasi atau berinovasi permainan/olahraga tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas model dan menganalisis minat serta ketertarikan masyarakat terhadap inovasi permainan Goara-Goara. Desain penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan sequential explanatory dan menggunakan 200 orang responden. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa minat dan ketertarikan masyarakat di daerah wisata candi Borobudur terhadap permainan Goara-Goara sangat tinggi. Tingginya antusias, minat dan ketertarikan masyarakat dalam  bermain goara-goara ini dikarenakan beberapa hal seperti; (1) Kreatif dan inovatif (2) tidak membosankan (3) lebih terlihat unsur kompetisinya (4) permainan goara-goara yang dibuat seperti sirkuit dan banyak pos menjadi lebih menarik dan menantang (5) dapat meningkatkan kekuatan, kelincahan, keseimbangan, ketepatan dan daya tahan (6) berpartisipasi aktif dalam pelestarian permainan/olahraga tradisional (7) Berpartisipasi dalam mengembangkan sport tourism (8) menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran jasmani.
EVALUASI PEMBINAAN CABANG OLAHRAGA SENAM DI KABUPATEN KARANGANYAR Tri sarjono; Nuruddin Priya Budi Santoso; Shodiq Hutomono
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.6208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cabang olahraga unggulan dikabupaten Karanganyar. Penelitian Ini menggunakan Metode Data Kuantitatif dan Data Kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah KONI, Pelatih, Atlet Persani Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan Informasi dan data yang diperlukan dalan penelitian dan disesuaikan dengan metode Observasi,Angket,Dokumentasi,Wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : Kabupaten Karanganyar mempunyai cabang unggulan di PORPROV 2023 pada tanggal,9-15 September 2023 Jawa Tengah Senam,Panahan,Karate,Taekwondo,.PORPROV tahun 2026 kabupaten Karanganyar memiliki cabang olahraga unggulan yang diprediksi meraih medali antara lain : Dance Sport,Binaraga Senam Panahan,Para Layang,Balap Sepeda,Tenis Meja,Menembak,Ju-Jitsu.Cabang Olahraga permainan tetap di ikut sertakan dalam PORPROV walaupun hasilnya kurang maksimal. Kata kunci : KONI, Pelatih, atlet Kabupaten Karanganyar, SWOT
Symbolic interaction and social media influence on junior athletes: a scoping review Shodiq Hutomono; Teguh Santosa; Slamet Santoso; Widha Srianto; Fadli Ihsan
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036832000

Abstract

Background Problems: Social media platforms are increasingly becoming a crucial component of junior athletes' daily lives, potentially shaping their athletic identity development and sporting performance. Research Objectives: The purpose of this systematic review was to carefully map and integrate the existing body of research on the impact of social media on junior athletes' sporting performance, with a particular focus on the process of identity formation as interpreted through the lens of symbolic interactionism theory. Methods: This scoping review followed PRISMA-ScR guidelines and searched five electronic databases (SciSpace, PubMed, Google Scholar, Web of Science, and Scopus) for studies published between 2005 and 2025. Findings from eligible studies were synthesized using a theory-informed thematic analysis guided by three core symbolic interactionist constructs: meaning construction, social interaction processes, and identity negotiation. Results: From an initial dataset of 122 records, 12 studies met the inclusion criteria established after the systematic review process. The included studies addressed three main themes: (1) Identity Construction and Self-Presentation – athletes actively engage in multifaceted identity formulation through social media platforms; (2) Peer Influence and Social Support - social media serves as a channel for constructive peer support and the emergence of performance-related anxiety; and (3) Performance Impact Mechanisms - there is a complex relationship between social media usage patterns and athletic performance outcomes. Conclusion: Current research indicates that social media significantly impacts junior athletes' identity formation and athletic performance through symbolic interaction processes. However, there are significant gaps in the literature, particularly regarding longitudinal studies, cross-cultural analyses, and intervention-focused research
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA TINGKAT INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA TAHUN 2026 Slamet Santoso; Shodiq Hutomono; Teguh Andibowo; Teguh Santosa; Erik Teguh Prakoso; Faridha Isnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7085

Abstract

Technological advancements should be leveraged to revitalize traditional games, making them more engaging and ensuring their preservation for future generations. However, technology can also negatively impact traditional games, as children today often no longer play them. Driven by a passion for culture, academics have felt compelled to preserve local wisdom and traditional games. Efforts to conserve and reintroduce these nearly extinct traditional games have taken the form of international-level training sessions and competitions for "Goara-Goara." Goara-Goara is a composite of Indonesian traditional sports and games, integrated into a single, unique, engaging, and enjoyable new game. This innovative game incorporates seven to eight traditional activities, such as *rangku alu* (bamboo dance), sack racing, progressive jump rope, *suda manda* (hopscotch), bamboo stilts, *boy-boyan* (ball-and-tile game), and—optionally—bamboo climbing. The project was implemented in three stages: 1) promoting Goara-Goara via social media and sharing information with training organizers; 2) conducting a 10-hour Goara-Goara training session; and 3) hosting an international Goara-Goara competition. Participants hailed from 11 countries—Bangladesh, Afghanistan, Pakistan, Sudan, Yemen, the Philippines, The Gambia, Uganda, Timor-Leste, Japan, and Indonesia—with a total of 175 participants. These training and competition activities were organized and funded by the UTP Institute for Research and Community Service, in collaboration with the Office of International Affairs and with support from the UTP PPG FKIP (Teacher Professional Education Program).