Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL BARU PENENTU KINERJA USAHATANI DAN PENGUJIANNYA MELALUI MODEL SEM (STRUCTURAL EQUATION MODEL) [ ANALYSIS OF ENTREPRNEURSHIP AS NEW DETERMINANT FACTOR TO FARM PERFORMANCE AND THE TESTING IN THE STRUCTURAL EQUATION Darmadji, Darmadji
AGRITROP Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.187 KB) | DOI: 10.32528/agr.v12i1.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji (i) hubungan antara kinerja pertanian dan faktor penentu dalam Structural Equation Model (SEM) sebagai model fit, (ii) untuk menganalisis pengaruh kewirausahaan terhadap kinerja pertanian, (iii) untuk menguji apakah kewirausahaan dapat dimasukkan sebagai faktor produksi baru selain lahan, tenaga kerja, modal, dan manajemen. Penelitian ini dilakukan pada usahatani padi SRI (system of rice intensification) berada di Kabupaten Prambanan Kabupaten Sleman di Provinsi Yogyakarta karena sebagai pilot project untuk SRI. Data primer penelitian ini menggunakan diekstrak dari 125 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung kepada responden berdasarkan daftar pertanyaan dipersiapkan. Penelitian ini menerapkan model persamaan struktural. Berdasarkan analisis ternyata ont bahwa: (i) model SEM adalah model fit, itu berarti bahwa model dapat dianggap sebagai model pembangunan untuk menggambarkan hubungan antara kinerja pertanian dan faktor-faktor penentu, (ii) entrepreneuship mempengaruhi pertanian kinerja, hasil analisis ini memperkuat keinginan untuk membuat kewirausahaan sebagai variabel baru dalam kinerja pertanian, (iii) kewirausahaan berpengaruh pada produktivitas pertanian, hasil adalah temuan baru sehingga kewirausahaan dapat dianggap sebagai faktor produksi baru, selain faktor-faktor produksi, tanah, tenaga kerja, modal, dan manajemen. Namun, hasil dari analisis ini adalah penting untuk dilanjutkan dalam penelitian pada komoditas lainnya. Kata kunci:  Model persamaan struktural, kewirausahaan petani, kapasitas manajemen, kinerja pertanian
THE TESTING OF ENTREPRENEURSHIP AS THE ATTEMPT TO REMODEL THE FACTOR OF PRODUCTION IN THE RICE FARMING Darmadji, Darmadji; Suwarta, Suwarta
JOURNAL OF SOCIOECONOMICS AND DEVELOPMENT Vol 1, No 1 (2018): Journal of Socioeconomics and Development
Publisher : Widyagama University of Malang (UWG Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.557 KB) | DOI: 10.31328/jsed.v1i1.513

Abstract

The objective of this study was to test whether entrepreneurship can be included as a new production factor in farming business management. This study was intended to make improvement of classic economic factors of production. To achieve the purpose, the research was conducted on the rice farming at Pakis and Karangploso districts of Malang Regency, East Java. Methods analysis used were Structural Equation Modeling (SEM) with PLS smart program. Primary data was collected from the farmers by interviews based on a list of prepared questions. The analysis result showed that entrepreneurship had direct effect to increase on the performance of paddy farming. This result makes more reinforced to incorporate entrepreneurship as new factor of production in farm management. The classic theory of factor of production was important to be updated because there are many empirical facts that conceptually had influence to the farming production. One of empirical facts was internal potential that owned by every farmer which is called as entrepreneurship spirit.
THE TESTING OF ENTREPRENEURSHIP AS THE ATTEMPT TO REMODEL THE FACTOR OF PRODUCTION IN THE RICE FARMING Darmadji, Darmadji; Suwarta, Suwarta
JOURNAL OF SOCIOECONOMICS AND DEVELOPMENT Vol 1, No 1 (2018): Journal of Socioeconomics and Development
Publisher : Widyagama University of Malang (UWG Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.557 KB) | DOI: 10.31328/jsed.v1i1.518

Abstract

The objective of this study was to test whether entrepreneurship can be included as a new production factor in farming business management. This study was intended to make improvement of classic economic factors of production. To achieve the purpose, the research was conducted on the rice farming at Pakis and Karangploso districts of Malang Regency, East Java. Methods analysis used were Structural Equation Modeling (SEM) with PLS smart program. Primary data was collected from the farmers by interviews based on a list of prepared questions. The analysis result showed that entrepreneurship had direct effect to increase on the performance of paddy farming. This result makes more reinforced to incorporate entrepreneurship as new factor of production in farm management. The classic theory of factor of production was important to be updated because there are many empirical facts that conceptually had influence to the farming production. One of empirical facts was internal potential that owned by every farmer which is called as entrepreneurship spirit.
MODEL PEMBERDAYAAN POTENSI LOKALITA KONTEMPORER MENUJU KEMANDIRIAN EKONOMI Darmadji, Darmadji
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandiran ekonomi menjadi isu yang sangat penting tidak hanya dalam pembangunan nasional tetapi bahkan menjadi salah satu Agenda Pembangunan Global  2030 (sustainable development goals/SDGs). Selama ini, upaya menuju kemandirian ekonomi antara lain ditempuh melalui program pemberdayaan klasik yang masih bertumpu pada  tiga pilar pendekatan enabling, protecting, dan empowering. Sebaliknya pemberdayaan  model kontemporer yang memadukan  model pemberdayaan klasik dan model kekinian masih sangat langka. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani berbasis pendekatan lokalita kontemporer menuju kemandirian ekonomi. Metode kegiatan dalam jangka pendek adalah  menumbuhkan jiwa kewirausahaan ibu-ibu PKK melalui edukasi kewirausahaan, yang dipadukan dengan kegiatan backstopping, enabling, empowering dan protecting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) setelah diberi edukasi tentang kewirausahaan dan sekaligus dilakukan pendampingan, telah berhasil menumbuhkan dan semangat berwirausaha, dari semula yang tidak mencoba bertanam menjadi mau bertanam dengan menerapkan system pertanian hidroponik. Meskipun hasil dipercobaan pertama masih belum memusakan, namun mereka masih semangat untuk terus bersemangat berhidroponik. (2) sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat dalam berhidroponik, maka telah disepakti untuk dilakukan loba pertumbuhan tanaman hidroponik antar RT. Tingginya semangt para ibu-ibu ini penting untuk terus dijaga dan ditumbuhkan. Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan selanjutnya adalah mendampingi mereka sampai berhasil menuju perbaikan ekonomi keluarga bahkan menuju pembentukan badan usaha ekonomi RW.
PENGUATAN UMKM RANDUAGUNG BERBASIS MANAJEMEN PEMASARAN Darmadji, Darmadji; Sugiharti, Untung
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Randuagung merupakan salah satu desa di kecamatan Singosari yang memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan. Terdapat banyak usaha kecil berbasis produk pertanian yang digeluti oleh warga desa. Sebagai upaya untuk menumbuhkuatkan berbagai usaha kecil tersebut maka pemerintah desa setempat bereinginan untuk memiliki outlet penjualan produk UMKM khas Randuagung. Berkaitan dengan keinginan  tersebut, maka kegiatan pengabdian yang dilakukan ini bertujuan untuk mewujudkan keinginan tersebut melalui penguatan disisi manajemen pemasaran. Kegiatan pengabdian ini terfokus pada penekanan di aspek menejemen pemasaran. Kegiatan yang dilakukan masih terbatas memberikan sarana dan prasarana penunjang pengoperasian pelayanan transaksi jual beli, yaitu memberikan bantuan yang digunakan untuk mendukung pengdaan computer. Kegiatan kedua adalah memberikan pendampingan dalam merumuskan berbagai rencana untuk memperbaiki tampilan di outletnya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para UMKM begitu bersemangan dengan adanya outlet penjulan produk UMKM mereka yang representative, letaknya strategis dan luas serta bagus. Terhitung ada 10 pelaku UMKM yang menaruh produk-produknya di outlet tersebut. Antosias parta pelaku UMKM antara lain ditunjukkan  dari hamper penuhnya rak-rak yang ditempatkan sebagai tempat untuk memajang produk UMKM nya. Secara garis besar ada  empat jenis produk yang dihasilkan warga setempat yaitu berupa makanan (camilan), minuman, kain-kaim batik, dan produk berupa beras. Perkembangan hasil lain yang sudah dicapai ditunjukkan oleh adanya perubahan nama pusat oleh-oleh yaitu “De’ BLOONJO” baik yang tertulis di banner maupun di billboard yang dipasang ditepi jalan. 
Model Pemberdayaan Potensi Lokalita Kontemporer Menuju Kemandirian Ekonomi Darmadji Darmadji, Darmadji
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandiran ekonomi menjadi isu yang sangat penting tidak hanya dalam pembangunan nasional tetapi bahkan menjadi salah satu Agenda Pembangunan Global  2030 (sustainable development goals/SDGs). Selama ini, upaya menuju kemandirian ekonomi antara lain ditempuh melalui program pemberdayaan klasik yang masih bertumpu pada  tiga pilar pendekatan enabling, protecting, dan empowering. Sebaliknya pemberdayaan  model kontemporer yang memadukan  model pemberdayaan klasik dan model kekinian masih sangat langka. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani berbasis pendekatan lokalita kontemporer menuju kemandirian ekonomi. Metode kegiatan dalam jangka pendek adalah  menumbuhkan jiwa kewirausahaan ibu-ibu PKK melalui edukasi kewirausahaan, yang dipadukan dengan kegiatan backstopping, enabling, empowering dan protecting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) setelah diberi edukasi tentang kewirausahaan dan sekaligus dilakukan pendampingan, telah berhasil menumbuhkan dan semangat berwirausaha, dari semula yang tidak mencoba bertanam menjadi mau bertanam dengan menerapkan system pertanian hidroponik. Meskipun hasil dipercobaan pertama masih belum memusakan, namun mereka masih semangat untuk terus bersemangat berhidroponik. (2) sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat dalam berhidroponik, maka telah disepakti untuk dilakukan loba pertumbuhan tanaman hidroponik antar RT. Tingginya semangt para ibu-ibu ini penting untuk terus dijaga dan ditumbuhkan. Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan selanjutnya adalah mendampingi mereka sampai berhasil menuju perbaikan ekonomi keluarga bahkan menuju pembentukan badan usaha ekonomi RW.
PENGUATAN PELESTARIAN BATIK TULIS WANGSA SINGHASARI DESA RANDUAGUNG KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Darmadji, Darmadji; Nugroho, Iwan; Hanafie, SRDm Rita; Julitasari, Evi Nurifah; Kiyono, Kiyono; Sahro, Hanifatus
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik wangsa singhasari merupakan salah satu karya lansia Karang werda Pandu Dewanata desa randuagung kecamatan singosari. Sebagai satu-satunya batik yang memiliki filosofi luhur sangat penting untuk dikuatkan dan dilestraikan. Selama ini belum ada komunitas dosen yang turut mendukung pelestarian batik tersebut. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan dukungan dan pelestarian batik tersebut. Metode Kegiatan: memberikan motivasi di kalangan para lansia untuk terus semangat membatik dan praktek membatik motif Adiluhung dengan tangan. Hasil kegiatan berupa dua kain batik tulis untuk selendang. Dukungan dan pelestarian batik yang dilaksankan karang werda tersebut penting untuk terus dilakukan karena selain batiknya memiliki filosofi luhur dan juga bisa menjadi sumber pendapatan pembatiknya
STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI KACANG TANAH DAN JAGUNG (STUDI KASUS) DI DESA SANGANOM KECAMATAN NGULING KABUPATEN PASURUAN Josimar, Rifki; Darmadji, Darmadji; Kiyono, Kiyono; Sahro, Hanifatus
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah dan jagung merupakan komoditas utama di Desa Sanganom Kecamatan Nguling. Sebagian petani sulit memilih antara menanam kacang tanah dan jagung di karenakan produksi jagung lebih besar dibandingkan dengan produksi kacang tanah tetapi perawatan kacang tanah lebih mudah. Selain itu juga karena adanya pengaruh budaya setempat dalam bercocok tanam. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel sebanyak 30 orang petani kacang tanah dan 30 orang petani jagung yang diambil secara random. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis biaya produksi (TC), penerimaan (TR), pendapatan (π), R/C Ratio, B/C Ratio, dan Uji T. Hasil menunjukkan bahwa usahatani jagung memiliki pendapatan yang lebih rendah yaitu sebesar Rp.9.256.032/Ha di bandingkan dengan usahatani kacang tanah yaitu sebesar Rp.21.554.184/Ha. Petani jagung memiliki nilai R/C Ratio dan B/C Ratio yang lebih kecil dari pada petani kacang tanah yaitu sebesar 1,7 dan 0,7. Sedangkan nilai R/C Ratio dan B/C Ratio petani kacang tanah sebesar 2,2 dan 1,2. Sehingga dapat dikatakan bahwa usaha tani kacang tanah lebih lebih efisien dan nilai kebermanfaatannya lebih besar.
PROSPEK WIRAUSAHA APEL SEBAGAI KOMODITAS UNGGULAN KOTA BATU Agustin, Eno Kusuma; Darmadji, Darmadji; Kiyono, Kiyono; Sahro, Hanifatus
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apel merupakan salah satu andalan komoditas unggulan kota Batu. Eksistensi wirausaha Apel dihadapkan pada permasalahan penurunan produksi, biaya produksi makin tinggi dan harga jual yang tidak pasti. Selama ini sudah banyak penelitian terkait komoditas apel, namun belum ditemukan yang mengkaji prospek usahatani apel dihadapkan permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan dari peneliti ini Untuk mengetahui tantangan dan peluang wirausaha apel Batu dan Untuk mengetahui kelayakan usaha apel Batu. Penelitian ini dilakukan di desa Sidomulya kecamatan Bumiaji kota Batu. Penelitian ini menggunakan data primer yang bersumber dari 47 responden yang dipilih secara acak. Metode pengambilan data dengan wwancara langsung responden dengan menggunakan kuesioner yang sudah disiapka. Metode analisis data menggunakan analisis B/C ratio dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai B/C ratio diperoleh 3,1 yang menunjukkan bahwa usahatani Apel di Batu secara finansila masih layak untuk diteruskan. Sebaliknya berdasarkan metode deskriftif diperoleh hasil bahwa usahatani Apel masih memiliki peluang untuk dikembangkan karena permintaan pasar masih prospektif. Adapun tantangan dainatarnya produksi Apel yang menururun , biaya produksi tinggi dan harga outpout yang tidak dtabiul. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa wirausaha Apel secara finansia masih memberikan peluang yang menguntungkan.
PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI SUKA MAJU DALAM PERSIAPAN MENDUKUNG SWASEMBADA BERAS Darmadji, Darmadji; Nugroho, Iwan; Hanafie, Rita; Julitasari, Evi Nurifah; Nugroho, Yuni Agung; Sudiyono, Sudiyono; Suharjanto, Toto; Ningsih, Elik Murni Nintyas; Sahro, Hanifatus; Kiyono, Kiyono; Angraeni, Frida Dwi; Silvy Novita A.P; Deris Trian R; Junaidi, Fahmi
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Parabowo, memiliki komitmen besar dalam mewujudkan swasembada dan kesejahteraan petani. Salah satu motor pendukung adalah ketlibatan Kelompok tani (Poktan). Kegiatan pengbdian ini dilakukan di Kelompok Tani Suka Maju Kelurahan Wonokoyo kecamatan Kedungkandang kota Malang. Tujuan kegiatan adalah memberikan pendampingan kepada kelompok tani dalam mendukung arah baru kebijakan perberasan nasional sekaligus meningkatkan potensi kelompok yang berdampak terhadap kesejahteran petani. Metode kegiatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partisipatory. Bentuk Kegiatan pendampingan dengan menggalai potensi dan kendala yang dihadapi kelompok baik dalam mendukung swasembada. Hasil Kegiatan adalah: 1) teridentifikasinya berbagai persoalan baik yang bersifat teknis maupun non teknis, diantaranya yaitu: belum semua petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi, belum memiliki alsintan, mahalnya biaya tenaga kerja, pengadaan bibit padi yang tidak tepat waktu tanam, petani masih susah lepas dari penggunaan pupuk kimia, produksi padi belum masksimal (sekitar 6 ton dari potensi sekitar 7 ton, jaringan irigasi yang belum sempurna diperbaiki, 2) disepakatinya kegiatan validasi data penerima pupuk bersubsidi, mendata ulang nama petani, luas lahan dan komoditas yang diajukan, 3) penggalakan pemakaian pupuk organic, hal ini didasarkjan pada realita di lapang bahwa petani sangat sulit melepaskan penakaian pupuk kimia, namun demikian sudah muncul pengakuan bahwa mereka mengakui pentingnya penggunaan pupuk organic, baik terkait dengan kesehatan tanah maupun masa depan petani penerusnya. Hasil kegiatan merekomendasikan pentingnya untuk memberikan pendampingan terhadap kelompok tani menuju kelompok tani yang sukses baik dalam mendukung swasemda maupun kesejahteraan petani.