Penelitian ini mengkaji kepuasan pengguna terhadap platform e-learning UNISKA dalam konteks pembelajaran daring. Topik ini penting karena meningkatnya ketergantungan pada platform digital dalam pendidikan tinggi, terutama pasca pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk mengukur pengaruh kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan fitur interaktif terhadap kepuasan pengguna. Selain itu, Model Kano digunakan untuk mengklasifikasikan persepsi pengguna terhadap fitur e-learning ke dalam lima kategori: Must-Be, One-Dimensional, Attractive, Indifferent, dan Reverse. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 353 mahasiswa dari Fakultas Teknologi Informasi. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa semua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, dengan kualitas informasi (0,31) dan kualitas sistem (0,28) memberikan kontribusi terbesar. Analisis Kano mengidentifikasi bahwa akses cepat dan stabil merupakan fitur Must-Be, sedangkan forum diskusi aktif dan notifikasi otomatis tergolong fitur One-Dimensional dan Attractive. Integrasi model SEM-PLS dan Kano memberikan wawasan strategis dalam pengembangan layanan e-learning. Temuan ini memberikan arahan penting untuk peningkatan kualitas dan relevansi sistem pembelajaran daring di pendidikan tinggi