Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

ANALISA DAMPAK POLUSI UDARA DAN SUARA DARI PEMBANGUNAN RUSUN BRIMOB DEN C PELOPOR CIPUTAT Hutagaol, Kerlima; Angga Permana Pasya; Aji Wibowo Kurniawan; Ichwan Wahyudi; Sumadulloh, Sumadulloh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung apartemen, seperti Rusun Brimob Den C Pelopor di Ciputat, Tangerang Selatan, dapat menimbulkan berbagai efek terhadap lingkungan di sekitar proyek dan komunitas sekitarnya. Penelitian ini mempunyai maksud dan tujuan agar dapat mengetahui sebab akibat dari kegiatan proyek terhadap lingkungan sekitar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Informasi utama dikumpulkan dengan cara mengamati secara langsung dan mewawancarai seperti memberi quisioner para pekerja proyek serta masyarakat sekitar. Dan dari hasil obervasi ditemukan adanya efek terhadap lingkungan sekitar terutama efek polusi udara dan suara (kebisingan). walaupun, penanganan dari polusi udara dan suara tersebut sudah diterapkan dengan adanya manajemen lalu lintas alat berat. Sehingga membuat penanganan dari polusi udara dan suara tersebut tidak sampai merugikan atau menganggu para pekerja proyek serta masyarakat di komplek brimob.
KEBIJAKAN ARSITEKTUR HIJAU DI KOTA MEDAN: ANALISIS KEBUTUHAN DAN IMPLEMENTASI REGULASI DAERAH Hutagaol, Kerlima; Dendy Noviandy; Fahrian Ananda Harahap; Iqbal Rizki Pranata; Rizki Hartopik
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Medan sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia mengalami pertumbuhan pembangunan yang pesat dan berdampak pada peningkatan konsumsi energi, penurunan kualitas lingkungan, serta berkurangnya ruang terbuka hijau. Dalam konteks tersebut, penerapan arsitektur hijau (green architecture) menjadi strategi penting untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan penerapan arsitektur hijau di Kota Medan, mengidentifikasi kebijakan serta peraturan daerah yang relevan, dan memberikan rekomendasi arah kebijakan yang dapat diterapkan oleh pemerintah daerah. Selain aspek kebijakan, penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam pengelolaan lingkungan perkotaan. Pendekatan berbasis smart city, Internet of Things (IoT), dan Sistem Informasi Geografis (GIS) dapat memperkuat penerapan arsitektur hijau melalui pemantauan energi, pengelolaan limbah, serta perencanaan ruang hijau secara digital dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kebijakan terkait lingkungan hidup seperti Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), namun penerapan arsitektur hijau belum terintegrasi secara optimal dalam kebijakan teknis bangunan. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan regulasi khusus yang mengatur penerapan arsitektur hijau secara komprehensif di Kota Medan.
PENYEDIAAN LAHAN PARKIR TERHADAP DENSITY KAWASAN DI PONDOK INDAH MALL Hutagaol, Kerlima; Sri Hartanto; Muriya, Muriya; Muhammad Ardiansyah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor di kawasan perkotaan menimbulkan masalah serius pada penyediaan lahan parkir. Keterbatasan ruang menyebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan kapasitas parkir, yang berdampak pada parkir liar, kemacetan lalu lintas, dan penurunan kualitas pelayanan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecukupan penyediaan lahan parkir terhadap density kawasan di Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIM memiliki kapasitas 6.995 lot mobil dan 3.961 lot motor, dengan luas parkir 6.316,7 m² dari total bangunan 173.329,1 m². Rasio parkir terhadap luas bangunan adalah 4% untuk mobil dan 2,3% untuk motor. Indeks parkir menunjukkan kondisi overcapacity (mobil 103%, motor 113,6%). Turnover parkir harian mencapai 2,86 kali/hari untuk mobil dan 3,79 kali/hari untuk motor. Model regresi menunjukkan hubungan positif antara density dan kebutuhan parkir, dengan persamaan linear mobil y = 642,98 – 1,88x (R² = 0,167) dan motor y = –127,32 + 2,05x (R² = 0,167). Proyeksi kebutuhan 5 tahun ke depan memperlihatkan defisit makin besar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas parkir PIM sudah tidak memadai, terutama untuk motor. Rekomendasi teknis meliputi pembangunan gedung parkir vertikal, penerapan smart parking system, tarif progresif, dan integrasi transportasi publik