Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Karagenan Terhadap Nilai Stabilitas Emulsi dan Daya Ikat Air Pada Sosis Ikan Patin Adikka Qia Fitriasholikah; Ellyna Hafizah; Mella Mutika Sari
Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11 No 2 (2022): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v11i2.909

Abstract

Sosis ikan patin merupakan salah satu produk makanan sistem emulsi yang membutuhkan emulsifier yang baik untuk menjaga kestabilan emulsi dalam adonannya agar tidak mudah pecah saat proses pengolahan atau penyimpananya. Karagenan termasuk emulsifier alami karena memiliki peran sebagai pembentuk gel yang baik dalam makanan sistem emulsi. Keterlaksaan penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui pengaruh konsentrasi karagenan pada nilai stabilitas emulsi, daya ikat air (DIA) dan hasil uji organoleptik dari sosis ikan patin yang telah diolah. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan percobaan di rancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) sebanyak 3 buah perlakuan yang berbeda dari pemberian karagenan pada adonan sosis ikan patin yaitu 0%; 1,5% dan 2,5% dengan data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS menggunakan uji One-Way ANOVA untuk hasil uji stabilitas emulsi dan uji daya ikat air (DIA) serta menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk hasil data uji organoleptik. Berdasarkan hasil dan analisis penelitian menyatakan terdapat pengaruh nyata dari penambahan konsentrasi karagenan terhadap nilai stabilitas emulsi (0,00<0,05) dan sifat organoleptik seperti kenampakan, rasa dan tekstur sosis ikan patin. Sedangkan penambahan karagenan pada sosis ikan patin tidak berpengaruh nyata terhadap hasil daya ikat air (0,522>0,05) dan sifat organoleptik bau (0.772>0,05). Kata Kunci: Ikan patin, karagenan, sosis ikan
Pengaruh Kombinasi Karagenan Dan Xanthan Gum Terhadap Kualitas Gel Pengharum Ruangan Berbahan Baku Minyak Atsiri Kulit Limau Kuit Anita Rahman; Ratna Yulinda; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini peneliti menggunakan karagenan dan xanthan gum sebagai bahan pembentuk gel dan menggunakan minyak atsiri kulit limau kuit sebagai bahan pewangi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas kombinasi karagenan dan xanthan gum sebagai basis gel pengharum ruangan, menentukan konsentrasi terbaik dari minyak atsiri limau kuit sebagai gel pengharum ruangan dan mengetahui penguapan zat cair pada gel pengharum ruangan dari minyak atsiri kulit limau kuit terbaik yang diletakkan pada berbagai ruangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan rancangan percobaan RAL. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan berupa (1) kualitas kombinasi karagenan dan xanthan gum sebagai basis gel terbaik pada perbandingan 90:10 menghasilkan tekstur basis gel padat, kenyal, tidak mudah hancur dan memiliki nilai sineresis terendah (2) konsentrasi terbaik dari minyak atsiri kulit limau kuit sebagai gel pengharum ruangan adalah konsentrasi 3%, (3) penguapan zat cair pada gel pengharum ruangan dari minyak atsiri kulit limau kuit terbaik yang diletakkan pada berbagai ruangan menghasilkan bahwa pada ruangan yang menggunakan kipas angin mengalami penyusutan bobot gel yang tinggi serta mengalami total penguapan zat cair yang terbesar.
Pengaruh Serbuk Kering Buah Bintaro (Cerbera manghas L.) Terhadap Mortalitas Hama Kutu Beras (Sitophilus oryzae L.) Dalam Berbagai Media Penyimpanan Matilda Larasati Prameswari Gunadi; Ratna Yulinda; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya produktivitas padi harus diiringi dengan pengelolaan kualitas hasil dengan menghindari serangan hama kutu beras. Penggunaan insektisida nabati dan media penyimpanan yang tepat  merupakan solusi untuk permasalahan tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian serbuk buah bintaro (Cerbera manghas L) terhadap mortalitas hama kutu beras(Sitophilus oryzae L) dalam berbagai media penyimpanan.  Metodologi penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan desain rancangan acak kelompok lengkap dengan Dua kelompok perlakuan terdiri dari pemberian konsentrasi berbeda dan media penyimpanan yang berbeda. Pemberian konsentrasi adalah sebesar 0 gr, 2 gr, 4 gr, dan 6 gr dengan media penyimpanan berupa toples plastik, karung plastik, dan karung goni. Teknik analisis data menggunakan  SPSS menggunakan uji one way annova dan uji lanjut duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan konsentrasi penambahan serbuk buah bintaro  memiliki pengaruh yang nyata terhadap mortalitas, dengan dibuktikan nilai F hitung> dari Ftabel, 4,613>0,113 namun tidak ada pengaruh dari perbedaan media penyimpanan. Pada uji lanjut duncan terdapat perbedaan nyata antar perlakuan 0 gram dan 2 gram  dengan konsentrasi 4 gram dan 6 gram.  Konsentrasi terbaik dalam penyimpanan toples plastik adalah pada konsentrasi 6 gram
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Air Cucian Beras Dan Sayuran Sawi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanium lycoersicium L) Dina Hanifa; Sauqina Sauqina; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian guna memanfaatkan air limbah cucian beras dan sawi yang keduanya merupakan bahan yang sangat dasar dalam pembuatan pupuk organik yang berjenis cair. Pupuk organik cair juga dapat digunakan guna mempercepat tumbuhnya tomat (Solanum lycopersicum L.) yang memiliki banyak manfaat. Tujuan penelitian saat ini adalah guna memahami apa yang mempengaruhi pemberian air limbah cucian beras dan sawi terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycoersicum L). Penelitian ini telah dilakukan di salah satu instansi yaitu UPT Balai Besar Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH), Guntungmanggis, kec. Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini memakai perancangan melalui metode acak yang Lengkap (RAL) melalui tahap empat perlakuan serta tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 (kontrol), P1 (konsentrasi 10%), P2 (konsentrasi 15%) dan P3 (konsentrasi 20%). Parameter yang digunakan untuk diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tomat. Data observasi dianalisis menggunakan One-way ANOVA dan serta Duncan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan pupuk organik cair yang diberikan pada beras dan air cucian sawi sangat nyata pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) yang terdapat pada tinggi batang, jumlah daun dan jumlah tomat. Konsentrasi pupuk organik cair dari beras dan sawi yang memiliki hasil optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah perlakuan P1 (konsentrasi 10%)
Pengaruh Pupuk Organik Cair Keong Mas Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Artika Haspita Ardy; Yudha Irhasyuarna; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keong mas merupakan jenis fauna dalam filum Mollusca yang bersifat herbivora atau pemakan segala. Kemampuan beradaptasi serta daya reproduksi yang tinggi menyebabkan keong mas dikategorikan sebagai hewan invasif dan menjadi hama bagi lahan persawahan. Keong mas memiliki kandungan unsur hara yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair (POC) dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan tanaman pakcoy. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan POC keong mas terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy serta mengetahui konsentrasi terbaik dalam pemakaian POC keong mas terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan yaitu N0 (kontrol negatif), N1 (20 ml/l POC), N2 (40 ml/l POC), N3 (60 ml/l POC), N4 (80 ml/l POC), N5 (kontrol positif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Keong Mas berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan bobot segar tanaman dengan konsentrasi terbaik yaitu perlakuan N4  dengan pemberian 80 ml/l POC Keong Mas.
Pengaruh Pemberian Limbah Cair Tahu Dengan Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Secara Hidroponik Istiqomah Istiqomah; Mella Mutika Sari; Maya Istyadji
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair tahu dihasilkan dari proses pencucian, perebusan, pengepresan, dan pencetakan tahu sangat tinggi. Limbah cair tahu banyak mengandung bahan organik sehingga berpotensi sebagai pupuk organik. Hal ini perlu dilakukan pengolahan atau pemanfataan limbah tersebut, yaitu dijadikan sebagai nutrisi pertumbuhan tanaman pakcoy dengan sistem tanam hidroponik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah cair tahu sebagai nutrisi terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L) secara hidroponik. Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan metode pengumpulan data yaitu eksperimen, pengukuran, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan 5 perlakuan 1 kontrol dan 4 kali ulangan yaitu L0 (100% AB Mix), L1 (20%), L2 (35%), L3 (50%), L4 (65%), L5 (80%). Data dianalisis secara statistik melalui ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan L2 (35%). Hal ini dibuktikan dengan rata-rata hasil tertinggi pemberian pupuk organik cair limbah cair tahu pada tinggi tanaman: 16,7 cm, jumlah daun: 15,25 berat basah: 20,25. Sedangkan pada panjang akar rata-rata tertinggi pada perlakuan L5 (80%) yaitu 7,775. Dengan demikian, penggunaan limbah cair tahu sebagai nutrisi pertumbuhan tanaman pakcoy memberikan pengaruh yang efektif.
Pemanfaatan Buah Bunut Sebagai Jamu Dalam Penyembuhan Peradangan Hemoroid Latifa Azzahra Safitri; Yudha Irhasyuarna; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional dilingkungan sekitar seperti pohon bunut yang sering dibasmi karena dianggap pohon besar menggangu dan mampu merusak bangunan disekitarnya, padahal buahnya banyak mengandung manfaat dan serat untuk mengobati penyakit hemoroid. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk jamu serbuk yang bisa membantu penyembuhan peradangan hemoroid. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek uji coba penelitian adalah 4 orang penderita hemoroid di RS. TPT Dr. R. Soeharsono Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamu serbuk buah bunut benar efektif dapat menyembuhkan peradangan pada pasien hemoroid tingkat stadium 1 dan 2 hal ini dibuktikan dengan hasil observasi langsung oleh peneliti, pengakuan pasien dan hasil pemeriksaan dokter yang bersangkutan.
Pengembangan Media Audio Visual Berbasis Powtoon Pada Materi Bioteknologi Untuk Kelas IX SMP Haura Labibah; Aulia Ajizah; Mella Mutika Sari
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 12 No 1 (2023): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v12i1.992

Abstract

Powtoon adalah perangkat presentasi online yang menawarkan berbagai gambar dan template untuk membuat presentasi yang menarik. Siswa SMP umumnya cenderung menyukai media pembelajaran audio visual yang bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran menggunakan powtoon sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian dari ahli media, ahli materi, guru, dan siswa, 2) untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah menggunakan media audio visual powtoon. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) yang menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini diuji cobakan pada peserta didik kelas IX A di SMPN 14 Banjarbaru. Teknik analisis data yang digunakan yaitu persentase kelayakan media, N-Gain, dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji kelayakan sebesar 84,46 %, respon guru sebesar 80 %, dan hasil rata-rata respon siswa memperoleh skor sebesar 80,2 %. Hasil belajar siswa memperoleh kategori sedang dengan skor N-gain 0,46. Berdasarkan hasil uji T diperoleh data nilai t hitung sebesar 8,546 dan t tabel sebesar 2,064 dengan signifikansi pada uji T adalah 0,000<0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini layak untuk diterapkan pada peserta didik SMP kelas IX A dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Bioteknologi. Kata Kunci : Audio visual, Hasil Belajar, Media Pembelajaran, Powtoon
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS BUKU AJAR MIKROBIOLOGI BERBASIS PROYEK BIOENTREPRENEURSHIP Ratna Yulinda; Mella Mutika Sari; Farida Hayati; Anita Rahman
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i2.231

Abstract

Pengembangan buku ajar yang relevan dengan situasi sekitar mahasiswa menjadi keunggulan dalam proses perkuliahan. Mikrobiologi menjadi mata kuliah yang memberikan skill tambahan bagi mahasiswa untuk berwirausaha di bidang industri pangan, kesehatan, pertanian dan peternakan. Pengembangan buku ajar mikrobiologi berbasis bioentrepreneurship merupakan salah satu usaha pengajar dalam memfasilitasi hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas dan praktikalitas dari buku ajar yang dikembangkan menurut nilai V Aiken. Metode penelitian menggunakan model 4D sampai pada tiga tahap yakni define, design dan develop. Hasil penelitian menunjukkan buku ajar layak untuk digunakan berdasarkan ukuran validitas dan praktikalitas. Bahan ajar memiliki nilai validitas V 0,85 dan reliabillitas 0,89. Perangkat ajar berupa RPS, LKM dan Lembar proyek berada dalam kategori validitas tinggi dan reliabel dengan nilai V 0,90 dan reliabilitas 0,89. Instrumen dalam kategori validitas tinggi dan reliabel dengan nilai V 0,87 dan reliabilitas 0,90. Praktikalitas buku ajar dalam kategori praktikalitas tinggi dan nilai praktikalitas 0,95.
Analysis of Sciences Process Skills of Science Education Students in Microbiology Practice Mella Mutika Sari; Ratna Yulinda; Siti Zubaidah
Asian Journal of Science Education Vol 5, No 1: April, 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/ajse.v5i1.31393

Abstract

This study aims to assess the science process skills level of Science Education Study Program Teacher Training and Education Faculty Lambung Mangkurat University (FKIP ULM) students in the 2020/2021 academic year. This research employed a qualitative research. Data collection was conducted using validated scientific process skills observation sheets. Observations were made on 27 students of the Science Education Program FKIP ULM who conducted SPS-based practicum activities  The data obtained was analyzed descriptively qualitatively using percentages on the eight items in the SPS section, namely skills, formulating problem formulation, identifying variables, defining operationally, developing hypotheses, making observations, designing experiments, analyzing data/information, and making conclusions. The results showed that student SPS is categorized very well on basic SPS and sufficient category on integrated SPS (defining variables operationally, designing experiments, and analyzing data/information). It directs learning to improve on integrated SPS so that in the end students can master the integrated SPS well.