Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Pelatihan Pembuatan Pop Up Book dengan Memanfaatkan Limbah Sampah Sebagai Media Pembelajaran Sains bagi Guru Sekolah Dasar Fitriani B; Hijrawatil Aswat; Mitra kasih La Ode Onde; Eka Rosmitha Sari; La Ode Musrafil
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i5.447

Abstract

Salah satu media yang dianggap tepat dalam menyampaikan pesan ialah media pop up book yang merupakan salah satu jenis media berbasis cetakan. Untuk mempersiapkan dan mematangkan desain media pop up book maka diperlukan adanya penguatan edukasi terkait desain media pembelajaran yang menarik, dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa, dan dapat mencapai tujuan pembelajaran. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan media pop up book kepada guru di Sekolah Dasar. Sasaran dalam kegiatan ini adalah guru di SD Neger 2 Bataraguru Kota Baubau. Metode pelaksanaan kegiatan ini dirancang kedalam tiga tahapan pelaksanaan, yakni 1) kegiatan penguatan edukasi terkait pemanfaatan media dalam pembelajaran SAINS; 2) kegiatan simulasi dengan mempraktikkan secara langsung tahapan desain media pembelajaran pop up book dengan memanfaatkan limbah sampah; 3) kegiatan evaluasi, untuk melihat kemampuan akhir guru dalam membuat media popo up book secara mandiri. Kegiatan ini dianggap penting karena beberapa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebelumnya terkait pengembangan media pembeljaran pop up book belum menekankan pada pemanfaatan limbah sampah, sementara itu salah satu hambatan guru dalam menyediakan media pembelajaran di kelas karena keterbatasan dana dalam menyediakan berbagai peralatan dan bahan yang digunakan. Sehingga melalui kegiatan ini, guru digiring untuk lebih memanfaatkan limbah sampah dengan menyulapnya menjadi media interaktif di kelas. Hasil Pengabdian kepada masyarakat menunjukkan hasil yang cukup memuaskan, berdasarkan analisis perbandingan sebelum dan setelah kegiatan dilaksanakan menunjukkan adanya keterampilan baru yang dimiliki oleh guru dalam mendesain media pembelajaran dengan memanfaatkan limbah sampah.
Penyuluhan Pengolahan Jambu Mete Pos Pelayanan Teknologi Tomoahi Sejahtera Azaz Akbar; Kandrio Kandrio; A Muh Ali; Irwan Irwan; Samritin Samritin; Fitriani B; Suardin Suardin
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.533

Abstract

Sulawesi Tenggara merupakan salah satu provinsi penghasil jambu Mete di Indonesia, namun kendala terkait pendapatan rendah masyarakat yang dihasilkan melalui produktivitas jambu mete masih menjadi pemandangan yang sering terjadi dari musim kemusim. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan produktivitas hasil petani jambu mete dan meningkatkan pendapatan rumah tangga dengan memberikan keterampilan tambahan untuk mengolah jambu Mete. Pengabdian dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi melalui beberapa tahapan yakni survei kelompok sasaran, persiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan inti, dan evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui harga jual Jambu Mete di pasaran dan masyarakat mempunyai keterampilan dalam menggunakan alat pembelah dan mampu melakukan sangrai untuk menghasilkan biji Jambu Mete yang berkualitas.
Pengenalan Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya Lokal pada Anak Sejak Dini Melalui Dunia Dongeng Hijrawatil Aswat; Manan Manan; Eka Rosmitha Sari; Fitriani B; Mitra Kasih La Ode Onde
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.550

Abstract

Pengenalan karakter po-5 ini senantiasa digencarkan ditengah-tengah masyarakat, baik itu melalui salam po-5, pembuatan tugu po-5, hingga sosialisasi oleh pejabat pemerintahan. hal ini dianggap belum belum menyasar generasi emas secara khusus, sehingga tujuan dari kegiatan ini ialah  mengenalkan nilai-nilai karakter po-5 sejak dini melalui dunia dongeng yang diintegrasikan dalam kegiatan belajar anak sehingga dapat menyampaikan pesan moral atau petuah yang terkandung dalam dongeng karakter. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan karakter yang menunjukkan perilaku yang diharapkan. Pengetahuan baru yang dimiliki anak ini melalui dunia dongeng memberikan pemahaman kepada anak akan dampak dari sikap yang dilakukannya, selain dari itu, melatih minat baca anak, memicu daya kreatifitas anak, serta mengenalkan pada anak kecerdasan emosional.
Penguatan Literasi Media yang Berbasis Digital Kamarudin Kamarudin; Fitriani B; Suardin Suardin; Manan Manan; Siti Rahmalia Natsir; Suarti Suarti; Syamsurijal Syamsurijal
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 4 (2022): August Pages 612-784
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i4.669

Abstract

Penyuluhan penguatan literasi media yang berbasis digital merupakan hal yang sangat penting untuk di pahami dalam menghadapi tantangan global di abad 21 dalam proses desai pembelajaran di sekolah melalui digital. Era digital ini tentu sangat diharapkan kepada guru-guru untuk mengembangkan potensi di dalam mendesain pembelajaran, karena guru sebagai ujung tombak dalam memberikan pengajaran di kelas. Proses penyuluhan ini merupakan langka awal untuk memberikan informasi dan penguatan kepada guru-guru, terkait dengan literasi media berbasis digital agar bisa membiasakan diri dalam berinovasi. Literasi digital merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam teknologi informasi yang berkembang. Informasi merupakan suatu komunikasi yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari untuk memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan. Perkembangan teknologi informasi melalui literasi digital menjadi hal penting dalam pembelajaran di ruang kelas. Olehnya itu guru tentu harus menyesuaikan dan memahami dalam memberikan materi pembelajaran secara virtual ataupun online melalui media digital. Penyuluhan ini sangat direspon baik oleh guru-guru, terutama mengigat lajunya perkembangan teknologi digital dalam pembelajaran di sekolah. Kegiatan penyuluhan dapat memberikan langka-langka penguatan kepada guru-guru, terkait pentingnya literasi di era digital. Melalui penyuluhan ini bisa menambah, pembiasaan, pengamalan, kesadaran, keterampilan, dan pengetahuan baru untuk memahami cara beraktivitas di ruang digital secara produktif, bijaksana, kreatif, dan inovatif dalam pembelajaran di kelas.
Blogger Partnership dengan Ruang Guru untuk Mengenalkan Manfaat Ikut Bimbingan Belajar Syamsurijal Syamsurijal; Fitriani B
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 5 (2022): October Pages 785 - 943
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i5.671

Abstract

Masih banyaknya siswa yang belum lulus dalam tes UTBK masuk perguruan tinggi, serta sebagian siswa jenjang SD, SMP dan SMA masih ada yang mendapatkan nilai hasil belajar yang belum maksimal, menjadi indikasi tentang perlunya meningkatkan intensitas belajar. Salah satu opsi untuk belajar intensif guna mendapatkan hasil belajar maksimal ataupun agar bisa lulus di perguruan tinggi negeri impian adalah dengan ikut bimbingan belajar online Ruangguru. Ruanggguru merupakan salah satu bimbel online terbaik di indonesia, bahkan masuk sebagai bimbel terbaik di asia tenggara, jumlah pengguna bimbel online Ruangguru telah mencapai puluhan juta siswa. Jika bicara tentang testimoni pengguna bimbel online Ruangguru maka ada begitu banyak siswa yang meningkat hasil belajarnya setelah ikut bimbingan belajar online Ruangguru. Maka dari itu salah satu cara untuk mengenalkan tentang manfaat bimbel online Ruangguru yakni menulis konten edukatif untuk kemudian dipublikasikan secara online melalui website agar nantinya menjadi refrensi siswa dalam mengikuti bimbingan belajar online. Dengan memanfaatkan website dalam menngenalkan manfaat bimbel online maka berpotensi menjangkau seluruh audience yang ada diseluruh indonesia. Blogger Partnership adalah bentuk kerjasama antara Ruangguru dengan pemilik website untuk mengenalkan dan mempromosikan tentang manfaat bimbel Ruangguru dalam menunjang intensitas belajar yang efisien dan flekesibel.
Training Pengelola Perpustakaan Kyobo dengan Menggunakan Senayan Library Management System (SLiMS) Azaz Akbar; Kamarudin Kamarudin; Samritin Samritin; A Muh Ali; Agusalim Agusalim; Fitriani B
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 5 (2022): October Pages 785 - 943
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i5.698

Abstract

Training Pengelola Perpustakaan Kyobo dengan Menggunakan Senayan Library Management System (SLiMS) dilakukan untuk membangun sistem otomasi perpustakaan, dengan pertimbangan bahwa pengelolanya belum mengetahui cara penggunaan SLiMS. Metode dalam pengabdian ini terdiri dari dua cara yaitu ceramah dan demonstrasi. Waktu kegiatan berlangsung pada tanggal 11-12 september tahun 2022 M di Universitas Muhammadiyah Buton. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terkait pemahaman konsep dasar perpustakaan pada kondisi awal pengelola belum mengetahui definisi perpustakaan setelah pendampingan, memahami definisi perpustakaan, tujuan, fungsi, manfaat, sampai pada filosofi perpustakaan. Kompetensi Pengelola Perpustakaan menunjukan bahwa kondisi awal  peserta hanya memahami sebagian kompetensi kepala perpustakaan. Materi literasi informasi menunjukkan bahwa pada kondisi awal, peserta Belum mengetahui manajemen informasi dalam pemecahan masalah setelah pelatihan, peserta mengetahui cara memanfaatkan informasi dalam menjawab kebutuhan hidup. Kondisi akhir tentang strategi promosi perpustakaan, pengelola memahami beberapa media yang digunakan untuk melakukan promosi perpustakaan. Manajemen layanan Perpustakaan, menunjukan bahwa kondis awal belum mempunyai landasan yang kuat dalam mempertimbangkan system layanan.  Pada materi Manajemen Pengembangan Koleksi, menunjukan kondisi awal peserta belum mengenal secara komprehensif strategi pengembangan koleksi, setelah dilakukan pendampingan, peserta membuat standar kebijakan pengembangan koleksi. Manajemen Pengolahan Koleksi menunjukkan bahwa pada kondisi ahir peserta mengenali dan mengetahui cara pengkatalogan dan pengklasifikasian. Sedangkan pada pembahasan otomasi perpustakaan menunjukkan bahwa kondisi awal peserta belum bisa menggunakan SLiMS, setelah pendampimgan, peserta paham tentang konsep dan implementasi program SLiMS.
Menghidupkan Kegiatan Bermajelis Ta’lim bagi Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak Melalui Smart Parenting Berbasis Agama di Kelurahan Holimombo Hijrawatil Aswat; Nurmin Aminu; Fitriani B Eka; Hikmah Sabila; Wa Yusti; Juliati Juliati
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 6 (2022): December Pages 944 - 1124
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i6.726

Abstract

Pendidikan karakter sejak dini telah didukung oleh berbagai program pemerintah yang diaplikasikan dalam program-program sekolah dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak, namun peran orang tua menjadi kunci utama dalam mensukseskan program tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi orang tua dalam menjalankan perannya sebagai pendidik di rumah melalui smart parenting berbasis agama. Adapun kegiatan edukasi ini dilaksanakan melalui kegiatan bermajelis ta’lim, sehingga kajian-kajian keagamaan lebih diperkuat pada ketauladanan hidup yang tertuang dalam pedoman keagamaan yang tentunya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Diperoleh hasil bahwa orang tua sudah mulai megubah pola asuh, menerapkan kegiatan-kegiatan pengembangan karakter di rumah, serta menerapkan sikap ketauladanan bagi orang tua. Antusias masyarakat menyambut baik program ini, dengan terlibat secara aktif dalam pertemuan majelis ta’lim serta secara konsisten melanjutkan kegiatan pertemuan sosial keagamaan tersebut dengan melanjutkan randown kegiatan dan juga topik berkelanjutan dengan mengkaji pedoman-pedoman hidup yang dapat diimplementasikan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan Pemahaman Budaya dan Kearifan Lokal Melalui Program Literasi Budaya Fitriani B; Meiskyarti Luma; Kamarudin Kamarudin; Irwan Irwan; Azaz Akbar
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 1 (2023): February, Pages 1-120
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i1.744

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Pemahaman Budaya dan Kearifan Lokal Melalui Program Literasi Budaya di Madrasah Aliyah Negeri 1 Banggai”. Program literasi budaya ini merupakan hal sangat penting dalam penguatan Pemahaman tentang Budaya dan Kearifan Lokal setempat. Hal ini pemateri memperagakan dan menjelaskan pengertian Budaya dan Karifan Lokal, serta mengkomparasikan dengan salah satu Budaya dan kearifan lokal setempat. Kemudian melanjutkan dengan mereview salah satu Budaya dan kearifan dan menampilkan hasil review untuk didiskusikan oleh siswa dalam bentuk kelompok komunitas literasi Budaya di kelas. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan penguatan pemahaman kepada siswa-siswi di kelas X M6 Madrasah Aliyah Negeri 1 Banggai untuk mengembangkan dan melestarikan Budaya dan Karifan Lokal setempat, agar bisa menambah kekayaan khasanah kebudayaan bangsa.