Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBUATAN DESAIN DAN PEMBUATAN PRODUK FURNITUR SEBAGAI PENUNJANG AKTIVITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS FISIK Made Anggita Wahyudi Linggasani; I Dewa Ayu Eka Pertiwi; I Wayan Yogik Adnyana Putra; Gde Bagus Andhika Wicaksana
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i2.6677

Abstract

The Special Education Foundation (YPK) has been committed since 2001 to filling the gap in health and rehabilitation services for people with disabilities in Bali. Through the development of its services, YPK not only focuses on physical and psychological health aspects but also expands its scope into education as part of efforts to create a more inclusive environment for people with disabilities. In facing challenges in providing facilities and equipment to support rehabilitation activities—particularly the need for specially designed furniture—YPK recognizes the importance of collaboration with academia, especially with Warmadewa University. This community service activity focuses on the significance of such collaboration in developing ergonomic, accessible, and aesthetic furniture design solutions. Special furniture such as walkers, support chairs, and support tables play a vital role in fostering independence and improving the quality of life of YPK service recipients. Through this collaboration, it is expected that innovations in furniture design will emerge that not only meet functional needs but also take into account ergonomic and aesthetic aspects, in line with the principles of inclusive education. This community service activity explores how academic insights in design and ergonomics can make significant contributions to creating sustainable and effective solutions, reinforcing the importance of cooperation between the non-profit and academic sectors in addressing social challenges. The outcomes of this collaboration are expected not only to strengthen the supporting infrastructure at YPK but also to serve as a model for similar initiatives focusing on disability community services.
PENGABDIAN MASYARAKAT PERANCANGAN FASILITAS SENI DAN BUDAYA PADA DAYA TARIK WISATA GAMAT BAY Ni Wayan Meidayanti Mustika; Gde Bagus Andhika Wicaksana; I Ketut Yasa Bagiarta
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v7i2.5201

Abstract

Desa Sakti merupakan salah satu dari 16 desa yang ada di Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Mata pencaharian utama penduduk adalah bertani dan beternak. Pertanian dengan tanaman pangan sekunder seperti jagung, ketela pohon dan kacang-kacangan. Sedangkan tanaman perkebunan terdiri dari kelapa, jambu mete, nangka, mangga dll. Ternak terdiri dari sapi, babi dan ayam lokal. Sektor pertanian pangan dan palawija yang selama ini dimanfaatkan oleh penduduk. Kegiatan wisata sudah mulai tampak di Pulau Nusa Penida, hal ini dapat dilihat semakin berkembangnya fasilitas pendukung pariwisata seperti pembangungan vila, hotel, restoran dan fasilitas lainnya. Kegiatan wisata sudah mulai tampak di Pulau Nusa Penida, hal ini dapat dilihat semakin berkembangnya fasilitas pendukung pariwisata seperti pembangungan vila, hotel, restoran dan fasilitas lainnya. Melirik mengenai adanya kesinambungan pengembangan DTW Gamat Bay yang merupakan lokasi hutan lindung seluas 30 hektar. Pengembangan fasilitas seni dan budaya akan sejalan dan selaras dalam menjaga kelestarian alam dan nilai budayanya. Dalam pengembangan fasilitas yang memasukkan aspek alam dalam keselarasannya, dalam ilmu arsitektur prinsip ekologis menjadi kunci untuk mencapai jenis perancangan ini. Ekologis meliputi keseluruhan ekosistem baik nilai sosial, budaya dan historis yang terjadi sehingga perancangan Fasilitas Seni dan Budaya pada DTW Gamat Bay memiliki kedekatan kontekstual baik bagi alam serta mampu mencerminkan dan mendekatkan sosial masyarakat didalamnya. potensi karakteristik dan potensi Desa Sakti dalam pengembangan DTW Gamat Bay, perancangan fasilias seni dan budaya memiliki posisi spesial dalam menambah ragam fasilitas sekaligus mewakili nilai local genius yang ada.
PENGEMBANGAN DESAIN DAN PRODUK FURNITUR EDUKASI UNTUK PENYANDANG CEREBRAL PALSY DI YPK BALI Wahyudi Linggasani, Made Anggita; Putu Gede Suranata; I Wayan Yogik Adnyana Putra; Gde Bagus Andhika Wicaksana
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i1.6790

Abstract

This community service program aimed to improve the rehabilitation services for individuals with cerebral palsy at Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali by designing and producing adaptive furniture that is ergonomic, affordable, and tailored to user needs. Identified problems included non-ergonomic tools, limited availability of adaptive devices, high cost, lack of inclusive design expertise, and limited collaboration with academic institutions. Using User-Centered Design (UCD) and Participatory Action Research (PAR) methods, the team developed a rehabilitation chair and an ergonomic walker. Evaluation showed enhanced comfort and postural support for users. Training modules for staff increased the organization’s capacity. The program exemplified how inclusive design and technological innovation can enhance therapy effectiveness, affordability, and sustainability.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN JALAN SEBAGAI PENUNJANG WISATA DI DESA ADAT SIBETAN Ni Made Widya Pratiwi; Anak Agung Rai Asmani K; GDE BAGUS ANDHIKA WICAKSANA
Jurnal Abdi Daya Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Daya Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.4.2.2024.41-49

Abstract

Desa Adat Sibetan di Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem memiliki potensi menjadi tempat wisata yang populer. Bukit Cemara yang berlokasi di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem merupakan obek wisata yang sedang dikembangkan. Mengusung konsep pengembangan Wisata Agro (agriculture tourism) menjadi acuan dalam pembangunan objek wisata ini. Hal yang menjadi permasalahan dari pengembangan objek wisata Bukit Cemara yaitu akses jalan yang masih berupa jalan tanah, yang membutuhkan upaya lebih untuk mencapai tujuan. Selain itu akses jalan juga mengalami kerusakan dan ketika hujan, banyak ada genangan yang membuat pengguna jalan menjadi tidak nyaman. Melalui kondisi ini solusi yang ditawarkan tim PKM yaitu adanya pendampingan dalam proses perencanaan jalan sebagai penunjang wisata di Desa Sibetan, khususnya di Bukit Cemara. Tahapan yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap persiapan, dilakukan diskusi dan koordinasi dengan perangkat desa agar mendapat arahan dan masukan sesuai dengan konsep pengembangan objek wisata Bukit Cemara. Tahap pelaksanaan yaitu pengukuran sampai mendapatkan gambaran kontur daerah sekitar.