Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Elektrode Pada Konfigurasi Sensor IDCS Terhadap Pengukuran Permitivitas Parafin dan Glycerol Ulfa Niswatul Khasanah
Journal of Science Nusantara Vol 2 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v2i4.611

Abstract

Abstrak IDCS adalah sensor kapasitif dengan ukuran kecil dan tipis yang digunakan untuk mengukur permitivitas bahan. Jenis bahan yang dapat diukur meliputi zat cair, gas dan zat padat yang berbentuk serbuk. IDCS terdiri dari lapisan tembaga yang memiliki pola atau konfigurasi seperti sisir yang menempel pada lapisan substrat FR-4. Konfigurasi tersebut meliputi lebar electrode (a), jarak antara dua electrode (b), panjang electrode (L) dan jumlah electrode (N). setiap komponen tersebut memiliki pengaruh terhadap hasil pengukuran permitivitas bahan. Sehingga untuk mendapatkan alat ukur permitivitas yang optimum maka diperlukan penelitian tentang masing-masing pengaruh dari komponen tersebut. Penelitian ini membahas tentang pengaruh jumlah elektrode pada konfigurasi sensor IDCS. Variasi jumlah elektroda ysng digunakan yaitu 3, 4, 5, 6, dan 7. Jumlah tersebut mengacu pada hasil optimasi menggunakan metode Particle Swam Optimization (PSO). Konfigurasi yang paling optimum diperoleh dari hasil pengukuran dengan eror yang terkecil. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu semakin besar jumlah elektroda maka semakin besar pula kapasitansinya. Nilai kapasitansi tidak berbanding lurus dengan nilai permitivitas, hal ini disebabkan oleh konfigurasi IDCS yang berbeda. Pada pengukuran permitivitas udara, parafin dan glycerol terdapat 1 kesamaan yaitu konfigurasi yang memiliki eror terkecil adalah N6 dengan a = b = 2 mm, L= 5 cm, N = 6 dan h = 1µm. Katakunci: IDCS, kapasitor, permitivitas
Optimasi dosis serap pengobatan brachyterapy dengan variasi jumlah seeds radioisotop I-125 pada kasus kanker otak menggunakan simulasi MCNPX Muhammad Fikri Aziz Mustofa; M. Helmi Hakim; Ulfa Niswatul Khasanah; Fajar Arianto; Prasetyo Basuki
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2022.5.2.6779

Abstract

Metode pengobatan brachytherapy dalam bidang fisika medis dapat dilakukan dengan caramenempatkan sumber radioaktif dekat dengan jaringan sakit di dalam organ. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui cara menentukan dosis serap brachyterapy kanker otak serta mengetahui pengaruhpada variasi jumlah seeds dengan dosis serap yang diterima. Ada beberapa sumber radioaktif yang dapatdilakukan pada metode brachyterapy, salah satunya I-125 radionuklida yang memiliki energi rendahsebesar 35,5 keV dan memiliki waktu paruh sebesar 59,4 hari. Pada penelitian ini dilakukan simulasibrachyterapi dengan software MCNPX. Hasil simulasi menunjukkan energi dosis serap masing masingsebesar 183.81 Gy untuk 10 seeds, 377,53 Gy untuk 20 seeds, 569,918 Gy untuk 30 seeds, 765,82 untuk 40seeds, dan 972,76 untuk 50 seeds besaran dosis serap tersebut ditunjukkan untuk jenis radioisotop I-125.Dari hasil tersebut diketahui bahwa adanya pengaruh jumlah seeds dengan dosis serap yang diterimapada brachyterapy kanker otak.
Optimasi Konfigurasi Inter Digital Capacitors Sensor (IDCS) Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization Ulfa Niswatul Khasanah
Journal of Science Nusantara Vol 3 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v3i1.1063

Abstract

Aplikasi Sensor Ultrasonik Sebagai Alat Ukur Jarak Digital Berbasis Arduino Ulfa Niswatul Khasanah; Nurhadi Nurhadi
Journal of Science Nusantara Vol 3 No 4 (2023): Volume 3, Nomor 4, Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v3i4.1343

Abstract

Pengukuran panjang umumnya dilakukan secara manual menggunakan alat ukur panjang seperti meteran, mistar atau penggaris, atau perangkat elektronik khusus seperti laser rangefinder yang membutuhkan kontak fisik dengan objek yang akan diukur. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, pengukuran panjang dapat dilakukan menggunakan metode remote atau mengukur tanpa menyentuh objek. Sistem pengukuran remote yang mengoptimalkan sistem kontrol memanfaatkan sensor sebagai pengindra. Salah satu contohnya yaitu aplikasi sensor ultrasonik sebagai pendeteksi jarak. Sensor ini memanfaatkan gelombang sebagai pemberi dan penerima data. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah membuat alat ukur jarak digital menggunakan HC-SR04 yang merupakan salah satu jenis dari sensor ultrasonik berbasis Arduino Uno. Sensor ultrasonik memiliki bagian Transmitter sebagai pemancar gelombang dan bagian Receiver sebagai penerima pantulan gelombang. Pengukuran jarak dilakukan pada 10 titik uji yaitu pada jarak 20 cm, 40 cm, 60 cm, 80 cm, 100 cm, 150 cm, 200 cm, 250 cm, 300 cm, dan 350 cm. Eror terbesar terdapat pada titik uji 20 cm yaitu 10% dan sensor HC-SR04 bekerja maksimal pada jarak ≥ 100 cm dengan eror 0%. Rata-rata eror pada pengukuran ini yaitu 1,54% dengan akurasi 98,46%. Nilai eror yang kecil menunjukkan bahwa sensor ultrasonic jenis HC-SR04 merupakan sensor yang tepat sebagai alat ukur jarak karena memiliki tingkat akurasi yang baik.
Rancang Bangun Alat Ukur Volume Zat Cair Menggunakan Sensor Ultrasonik HC-SR04 Ulfa Niswatul Khasanah
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i1.1433

Abstract

Zat cair memiliki sifat dapat berubah bentuk sesuai dengan wadahnya dengan volume tetap. Hampir setiap saat kita bersinggungan dengan zat cair, baik untuk makan, minum, mandi bahkan beberapa peralatan kantor juga memanfaatkan zat cair seperti tinta printer dan lain-lain. Kegunaan zat cair yang beragam, memotivasi penulis untuk membuat alat ukur volume zat cair menggunakan sensor ultrasoonik HC-SR04. Alat ukur ini bertujuan untuk menciptakan alat ukur volume berbasis sensor ultrasonik HC-SR4 dan meningkatkan akurasi dari pengukuran volume menggunakan gelas ukur. Sensor ultrasonic HC-SR04 adalah sensor jarak yang memancarkan gelombang ultrasonic. Sensor ultrasonic bekerja dengan input 5 Volt DC sebagai sumber tegangan untuk memancarkan gelombang ultrasonic. Sensor ini mampu mendeteksi jarak penghalang dengan mengukur waktu pantul gelombang. Sensor ini memiliki bagian transmitter sebagai pemancar gelombang dan memiliki receiver sebagai penerima gelombang. Transmitter akan memancarkan gelombang ultrasonic, dan apabila pada jarak 2 cm sampai 400 cm ada penghalang, maka gelombang akan terpantul dan ditangkap oleh receiver. Besaran gelombang yang direkam oleh system adalah waktu yang dibutuhkan gelombang saat gelombang dipancarkan hingga gelombang pantulan diterima oleh receiver. Berbasis persamaan kecepatan, besaran waktu yang terukur oleh sensor di konversi menjadi jarak. Jarak yang dimaksud adalah jarak antara sensor dengan penghalang. Penghalang dapat berupa benda padat dan cair baik yang berwarna pekat maupun yang berwarna bening. Sehingga sensor ini banyak digunakan untuk mengukur tinggi permukaan air baik pada tendon, sungai maupun untuk keperluan penelitian di laboratorium. Mengacu pada prinsip tersebut, peneliti mengembangkan kemampuan sensor jarak tersebut menjadi alat ukur volume zat cair. Prinsip kerja alat ukur zat cair ini menggunakan rumus volume yaitu luas alas dikali tinggi zat cair. Zat cair ditempatkan pada sebuah wadah silinder dengan diameter alas 7 cm. Sensor ultrasonic akan memancarkan gelombang ultrasonic (transmitter) yang mengenai permukaan zat cair sehingga mengakibatkan gelombang tersebut terpantul dan pantulan tersebut akan diterima oleh receiver pada sensor. Ketinggian zat cair diperoleh dari jarak antara sensor ke dasar wadah dikurangi jarak antara sensor ultrasonic dengan permukaan zat cair. Pembacaan sensor dibantu oleh mikrokontroler Arduino Uno dengan laptop sebagai interface. Adapun hasil pengukuran berulang pada ketinggian 15 cm, 20 cm dan 25 cm menunjukkan sensor mampu mengukur volume secara akurat sebesar 96.44%. Hal ini menunjukkan bahwa sensor ultrasonic HC- SR04 sangat mampu untuk mengukur volume zat cair Kata Kunci : HC-SR04, Sensor Ultrasonik, Volume
RANCANG BANGUN PROTOTIPE INTERNET OF THINGS UNTUK MONITORING PH AIR KOLAM IKAN KOI SECARA REALTIME Nurhadi, Nurhadi; Hakim, Muhammad Helmi; Arini, Ewing Rudita; Khasanah, Ulfa Niswatul; Khuluqi, Ahmad Machbubil; Amania, Fiki; Mustofa, Muhammad Fikri Aziz; Elmasari, Yandria
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v9i2.5791

Abstract

Derajat keasaman air sangat mempengaruhi proses kimiawi air, terutama bagi pembudidaya ikan yang memiliki hubungan yang sangat besar. pH ideal untuk kelangsungan hidup ikan memiliki rentang antara 4 – 11. Dari kebutuhan tersebut pemeliharaan pH kolam harus dijaga dalam kisaran pH tersebut, dalam penerapan yang dilakukan oleh peternak ikan mereka masih mengukur pH secara manual dimana dinilai kurang efisien. Dari permasalahan tersebut diperlukan alat monitoring pH yang efisien berupa alat kontrol pH berbasis IoT (Internet of Things), dalam pemanfaatanya alat kontrol pH dapat dikotrol melalui gadget masing-masing dan dapat dilihat secara real-time serta akan menampilkan data pH dengan grafik agar bisa dianalisis besaran pH persatuan waktu. Hasil rancangan alat pengotrol pH dapat dijadikan alat kontrol pH yang lebih efisien serta dimanfaatkan secara luas.
Evaluasi Jarak Pengambilan Susu dengan Kualitas Susu di Tempat Penampungan Susu UD. Sultoni Santika, Wika Nestria; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 4 (2024): Vol 4 No 4 Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i4.1575

Abstract

Pengambilan susu di TPS UD. Sultoni dilakukan dengan jarak yang bervariasi, yang dapat memengaruhi kualitas susu. Pemeriksaan kualitas susu dari berbagai jarak saat tiba di TPS penting untuk monitoring dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari peternak dan TPS UD. Sultoni, mengevaluasi parameter kualitas susu seperti berat jenis, suhu, uji alkohol, serta kesesuaiannya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Sampel susu diambil dari peternak dengan jarak 5 km, 10 km, 15 km, dan 20 km. Hasil penelitian menunjukkan berat jenis susu di lokasi peternak untuk jarak 5 km, 10 km, 15 km, dan 20 km berturut-turut adalah 1,027, 1,027 , 1,027 dan 1,026, sedangkan di TPS dengan jarak tersebut berturut 1,025, 1,025, 1,025, dan 1,023. Berat jenis susu dari peternak pada jarak 5 km hingga 15 km sesuai dengan SNI, tetapi pada jarak 20 km tidak sesuai. Pengujian di TPS, semua sampel berada di bawah SNI. Suhu susu di peternak adalah 32-33°C, sesuai SNI, namun di TPS turun menjadi 29-30°C. Uji alkohol menunjukkan bahwa susu, baik di lokasi peternak maupun di TPS, menunjukkan negatif atau susu tidak mengandung alkohol. Katakunci: kualitas susu1, uji berat jenis dan suhu2, dan uji alkohol3.
Efektivitas Strategi Peningkatan Kualitas dan Produksi Susu di Tempat Penampungan Susu (TPS) UD. Sultoni Utama, Rizki Wahyu Putra; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 4 No 4 (2024): Vol 4 No 4 Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v4i4.1576

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi yang telah diterapkan, mengukur tingkat keberlanjutan, serta menilai efektivitas strategi yang telah diimplementasikan. Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah mengadakan penyuluhan kepada para peternak. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan analisis data historis yang tersedia dari TPS terkait produksi susu dan kualitasnya sebelum serta sesudah penerapan strategi penyuluhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif pada data yang telah diperoleh bertujuan untuk memberikan gambaran rinci mengenai efektivitas dari strategi yang telah diterapkan di TPS UD. Sultoni dilihat dari segi produksi dan kualitas susu yang meliputi berat jenis serta suhu susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyuluhan yang diterapkan di TPS UD. Sultoni berhasil meningkatkan produksi susu sebesar 13%, meningkatkan berat jenis susu sebesar 0,002 g/ml, dan menurunkan suhu susu sebesar 1°C. Hal ini menunjukan bahwa strategi penyuluhan memiliki dampak yang baik bagi produktivitas dan kualitas susu sapi di UD. Sultoni. Katakunci: berat jenis, TPS, kualitatif, data historis
Prevalensi Mastitis Sapi Perah di UD. Sultoni Pasca Terkena Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) hidayah, alifia kurniatul; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v5i1.1574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi mastitis subklinis pada sapi perah di UD. Sultoni pasca penyakit mulut dan kuku (PMK). Variabel yang siamati merupakan hasil uji California Mastitis Test (CMT). Data yang diperoleh ditabulasikan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil uji CMT menunjukkan sebanyak 314 sampel, didapati bahwa sebanyak 250 sampel dinyatakan memiliki riwayat PMK dengan 79 sampel susu dinyatakan positif mastitis subklinis, dan 171 sampel susu dinyatakan negatif mastitis subklinis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebanyak 314 sampel susu yang telah diuji CMT diperoleh data sebesar 32% dari jumlah sampel terindikasi positif mastitis subklinis pasca terkena penyakit PMK sebanyak 250 sampel. Berdasarkan analisis historis sampel, diketahui bahwa 80% dari persentase tingkat prevalensi mastitis subklinis tersebut memiliki riwayat penyakit PMK. Katakunci: Prevalensi, Mastitis Subklinis, Pasca Penyakit Mulut dan Kuku
Efektivitas Strategi Kemitraan Peternak Sapi Perah Kagum dengan UD. Sultoni di Kecamatan Garum yeiputa, ghea chika; Afrilia, Tika Fitria Wulan; Khasanah, Ulfa Niswatul
Journal of Science Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v5i1.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi kemitraan peternak sapi perah Kagum dengan UD. Sultoni berdasarkan kinerja kemitraan. Lokasi penelitian bertempat di rumah mitra peternak sapi perah Kagum yang berlokasi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 21 orang peternak yang merupakan seluruh anggota peternak sapi perah Kagum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan quisioner dan diperkuat dengan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis deskriptif. Setiap parameter yang terkait dengan penelitian ini akan dinilai dengan skala ordinal yang terdiri atas skor rentang dari 1 hingga 5. Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 9 orang peternak atau 43% berpersepsi sangat efektif, sebanyak 11 orang peternak atau 52% berpersepsi efektif, dan sebanyak 1 orang atau 5% berpersepsi cukup efektif. Hal tersebut menunjukkan bahwa anggota peternak sapi perah Kagum menganggap kinerja kemitraan sudah berjalan efektif.