Sri Pratini, Haniek
Sanata Dharma University, Yogyakarta, Indonesia

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEORI BRUNER DALAM PEMBELAJARAN PERKALIAN PADA SISWA KELAS II SD NEGERI GILINGSARI TEMANGGUNG Sarita, Sara; Sri Pratini, Haniek
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 6 No 01 (2024): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Juni 2024 - November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v6i01.4022

Abstract

Covid-19 telah mengakibatkan kondisi pendidikan di Indonesia yang memprihatinkan, sehingga mendorong pemerintah untuk menginisiasi program “Kampus Mengajar” untuk membantu menghidupkan kembali pendidikan di Indonesia. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran program “Kampus Mengajar” adalah SD Negeri Gilingsari Temanggung. Implementasikan teori belajar Bruner untuk membantu siswa SD Negeri Gilingsari dalam belajar matematika, khususnya kemampuan perkalian. Teori belajar Bruner dipilih karena teori ini menekankan pada penggunaan bentuk-bentuk representatif untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap matematika. Proses pembelajaran dilakukan dengan menggunakan alat peraga berupa gelas dan biji jagung untuk merepresentasikan perkalian bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak penggunaan teori belajar Bruner untuk mengajarkan tabel perkalian dari satu sampai sepuluh pada siswa kelas dua di SD Negeri Gilingsari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana data yang diperoleh akan dideskripsikan secara rinci sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran dengan teori belajar Bruner, kemampuan perkalian siswa mengalami peningkatan. Perkembangan siswa ditunjukkan dengan kemampuan mereka memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang.
Implementasi Pembelajaran Matematika dengan Teori Belajar Bruner untuk Mempelajari Perkalian Siswa Kelas II di SD N Gilingsari Temanggung dalam Program Kampus Mengajar Agustin, Sara Sarita; Pratini, Haniek Sri
Tirtamath: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 7, No 1 (2025): Tirtamath: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v7i1.24344

Abstract

Covid-19 has resulted in a concerning condition of education in Indonesia, prompting the government to initiate the "Kampus Mengajar" program to help revive education in the country. The "Kampus Mengajar" program is part of the "Merdeka Belajar - Kampus Merdeka" (MBKM) initiative organized by the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud). The activities of the "Kampus Mengajar" focus on enhancing literacy and numeracy skills, assisting school administration, and promoting the use of technology in schools. One of the target schools for the "Kampus Mengajar" program is SD Negeri Gilingsari Temanggung. The author implemented Bruner's learning theory to aid students at SD Negeri Gilingsari in learning mathematics, specifically multiplication skills. Bruner's learning theory was chosen because it emphasizes the use of representative forms to facilitate students' understanding of mathematics. The learning process is carried out using teaching aids such as cups and corn kernels to represent the multiplication of numbers. The aim of this research is to describe the impact of using Bruner's learning theory to teach multiplication tables from one to ten to second-grade students at SD Negeri Gilingsari.This research adopts a qualitative research method, where the data obtained will be described in detail according to the real-life conditions. The research findings indicate that through learning with Bruner's learning theory, students' multiplication skills have improved. The students' development is demonstrated by their ability to comprehend multiplication as repeated addition
Paradigma Pedagogi Reflektif Untuk Meningkatkan Antusiasme Mahasiswa Dalam Perkuliahan: Studi Kasus Pada Mata Kuliah Pembelajaran Matematika SMP Pratini, Haniek Sri; Dominikus Arif Budi Prasetyo
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Derivat (April 2025)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/j.derivat.v12i1.7718

Abstract

Mathematics for most students is not a favorite subject, in fact it is a scourge. Therefore, the role of teachers is needed in order to design learning that can change students' perceptions of mathematics. This research aims to implement the Reflective Pedagogy Paradigm (PPR) to increase the enthusiasm and cooperation of prospective teacher students in the Junior High School Mathematics Learning course. This research is a descriptive qualitative research in implementing the reflective pedagogy paradigm. The research procedure was divided into 3 cycles. Each cycle followed the stages in PPR, namely: context, experience, reflection, action, and evaluation. The research data were collected through observation and test administration. The results showed that the implementation of PPR in the Junior High School Mathematics Learning course can increase student enthusiasm. This can be seen from the increasing interest in becoming a teacher, namely from 39 students, initially 4 people (10.3%) were determined to become teachers, 29 people (74.4%) were still undecided, and 6 people (15.4%) did not want to become teachers at the end of the lecture increased to 33 people (84.6%) were determined and 6 people (15.4%) were still undecided. Students' response to the lecture process is very positive in terms of the scores given in the lecture evaluation, namely: overall field (5.9), course management (5.8), student involvement (6.0), student lecturer interaction (5.7), lecture content and evaluation (5.8), and integration with life (5.9) for a scale of 1-7. Keywords: Reflective Pedagogy Paradigm, Enthusiasm, Cooperation, Junior High School Mathematics Learning Abstrak Matematika bagi sebagian besar siswa bukan menjadi pelajaran favorit, bahkan justru menjadi momok. Oleh karena itu dibutuhkan peran guru agar dapat merancang pembelajaran yang dapat mengubah persepsi siswa terhadap matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR) untuk meningkatkan antusiasme dan kerjasama mahasiswa calon guru dalam mata kuliah Pembelajaran Matematika SMP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dalam mengimplementasikan paradigma pedagogi reflektif. Prosedur penelitian dibagi dalam 3 siklus. Tiap siklus mengikuti tahapan dalam PPR, yaitu: konteks, pengalaman, refleksi, aksi, dan evaluasi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan pemberian tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PPR pada mata kuliah Pembelajaran Matematika SMP dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa. Hal ini tampak dari semakin meningkatnya minat menjadi guru yaitu dari 39 mahasiswa, semula 4 orang (10,3%) telah mantap untuk menjadi guru, 29 orang (74,4%) masih ragu-ragu, dan 6 orang (15,4%) tidak ingin menjadi guru di akhir perkuliahan mengalami peningkatan menjadi 33 orang (84,6%) telah mantap dan 6 orang (15,4%) masih ragu-ragu. Respon mahasiswa terhadap proses perkuliahan sangat positif ditinjau dari nilai yang diberikan dalam evaluasi perkuliahan, yaitu: bidang keseluruhan (5,9), pengelolaan mata kuliah (5,8), pelibat-aktifan mahasiswa (6,0), interaksi dosen mahasiswa (5,7), isi dan evaluasi perkuliahan (5,8), dan integrasi dengan kehidupan (5,9) untuk skala 1-7.  Kata Kunci: Paradigma Pedagogi Reflektif, Antusiasme, Kerjasama, Pembelajaran Matematika SMP
IMPLEMENTASI ETNOMATEMATIKA BATIK SLEMAN SEMBADA MATERI KESEBANGUNAN DAN KEKONGRUENAN KELAS IX MOYUDAN, SLEMAN Kristiamita, Angel; Dingu, Alfonsa Grecencia; Pratini, Haniek Sri
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): ELIPS, September 2024
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v5i2.1421

Abstract

Adanya perkembangan globalisasi berdampak pada karakter peserta didik, salah satunya adalah menurunnya rasa nasionalisme. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rasa nasionalisme adalah dengan melestarikan budaya. Pelestarian budaya dalam lingkungan pendidikan dapat dilakukan dengan pengimplementasian budaya dalam pembelajaran matematika atau biasa disebut dengan etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan budaya Batik Sleman Sembada pada pembelajaran kesebangunan dan kekongruenan kelas IX SMP. Penelitian ini dilakukan pada kelompok belajar di Moyudan, Sleman. Selain itu, peneliti juga membuat rancangan pembelajaran dengan menggunakan Batik Sleman Sembada tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Berdasarkan hasil implementasi, Batik Sleman Sembada mempermudah peserta didik dalam memahami materi kesebangunan dan kekongruenan. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil tes asesmen sumatif yang menjunjukkan bahwa dari lima orang terdapat 20% peserta didik yang mendapat nilai dalam rentang 70-79, 20% peserta didik berada di dalam rentang nilai 80-89, dan 60% peserta didik berada di dalam rentang nilai 90-100.
Data Literacy Training as a Support for Student Engagement in the Voice of Democracy Theme: Pelatihan Literasi Data sebagai Pendukung Keterlibatan Siswa dalam Tema Suara Demokrasi Murwaningtyas, Chatarina Enny; Gunawan, Monica Tiara; Turnip, Grace; Maharani, Wayan; Lyany, Elisabeth Gunu; Tapo, Maria Marfiani; Kuling, Oriel; Puspaningrum, Fibelia Dwi; Putri, Agatha Lintang Antika Ika; Pratini, Haniek Sri; Krisnamurti, Cyrenia Novella
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.23531

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut penguasaan literasi data sebagai kompetensi esensial bagi siswa Sekolah Menengah Atas. Literasi data berfungsi membantu siswa memahami, menganalisis, dan memanfaatkan data untuk pengambilan keputusan berbasis bukti sekaligus mendorong keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif. Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan siswa dalam tema "Suara Demokrasi" melalui pelatihan literasi data yang terintegrasi dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, praktik pencarian data, analisis data, dan presentasi hasil. Evaluasi menunjukkan skor rata-rata 4,05 pada relevansi materi dan 4,01 pada kejelasan materi, dengan 83,51% peserta memberikan penilaian positif. Namun, tingkat kepercayaan diri siswa lebih rendah (3,96), menunjukkan perlunya dukungan berkelanjutan. Program ini berhasil meningkatkan kemampuan analisis dan argumentasi siswa, mendukung partisipasi aktif mereka dalam proses demokrasi. Rekomendasi meliputi pengenalan perangkat analisis data yang lebih canggih, perluasan program ke lintas disiplin, serta kolaborasi institusi untuk memperkuat dampaknya
Peningkatan Numerasi Siswa SMA berbasis Asesmen Kompetensi Minimum melalui Pelatihan Kontekstual Murwaningtyas, Chatarina Enny; Pratini, Haniek Sri; Krisnamurti, Cyrenia Novella; Sulistyani , Niluh
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.615

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas X melalui pelatihan kontekstual berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) sekaligus memotret persepsi peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. PKM dilaksanakan di salah satu SMA swasta di Yogyakarta dengan melibatkan 108 siswa kelas X dan dilandasi pendekatan partisipatif satu siklus yang memadukan tes numerasi pretest–posttest dan kuesioner persepsi. Instrumen tes numerasi disusun selaras dengan kerangka AKM (konten, konteks, proses kognitif) dalam dua set paralel (pretest/posttest), sedangkan pelatihan difasilitasi dosen Pendidikan Matematika melalui serangkaian kegiatan membaca konteks, memodelkan situasi, menalar langkah penyelesaian, dan memeriksa kewajaran hasil. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap 86 pasangan data pretest–posttest dan tanggapan kuesioner dari 108 siswa. Hasil menunjukkan rata-rata capaian numerasi meningkat dari 51,66 (pretest) menjadi 60,52 (posttest) atau naik 8,86 poin; distribusi nilai bergeser ke kanan dan muncul skor maksimum pada posttest, dengan 62,8% siswa mengalami peningkatan individu. Persepsi peserta terhadap pelatihan sangat positif; mayoritas menyatakan puas atau sangat puas terhadap materi, cara penyajian, interaksi, durasi, kemanfaatan, dan pengemasan kegiatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan kontekstual berbasis AKM melalui PKM di sekolah mitra dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk menguatkan numerasi siswa SMA, dan perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya serta diperluas melalui kolaborasi lintas mata pelajaran.
Analysis of student activeness in mathematics learning with Merdeka Curriculum Maheswari, Gabriela Alvina; Saraswati, Endah; Pratini, Haniek Sri
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v11i2.14132

Abstract

The curriculum in Indonesia has gone through various changes which are expected to make education in Indonesia grow and educate the nation's children. Government developing a Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum gives students the freedom to seek scientific information so that it fosters activeness in students in learning. The purpose of this research is to know and describe the steps to overcome students when learning mathematics. This Type of research is qualitative research using descriptive methods. This research was conducted at senior high school in Surakarta with the research subjects being students of class E4 at senior high school in Surakarta and having the research objective of knowing and describing things that make students active and inactive which make students during Mathematics Learning. Furthermore, the method of collecting data in this study is observation, interviews, and giving appointments to students. Analysis conducted by researchers namely data collection, analysis of data obtained, drawing conclusions. The results of this study are the activeness of students supported by the division of small groups to build student activity in the classroom. The enthusiasm of educators can build student activity such as giving games before learning takes place. Educators also deliver material in an interesting way to make students active to learn in the classroom.
Eksperimen Isolasi DNA Sederhana Berbasis STEAM Dalam Meningkatkan Keterampilan Interdisipliner Lauda Feroniasanti, Yoanni Maria; Murwaningtyas, Chatarina Enny; Novella Krisnamurti, Cyrenia; Sri Pratini, Haniek; Yuli Listyarini, Ika
Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember (2025) Wisanggeni : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/wisanggeni.v5i2.6807

Abstract

Genetic material is often considered difficult because it is abstract and difficult to visualize. One topic in genetic material is DNA isolation. DNA isolation practicums are rarely conducted in schools because many teachers consider DNA isolation requires complicated equipment and is expensive. This simple DNA isolation experiment is one topic that can be studied using a STEAM-based approach. Stella Duce Bambanglipuro High School has the equipment to support simple DNA isolation experiments using local fruits available in the area. This community service activity aims to introduce learning activities using the STEAM approach for simple fruit DNA experiments using papaya and pineapple. The method used in the community service is Asset-Based Community Development (ABCD). The ABCD method was chosen as the approach in this community service activity because it emphasizes the utilization of local assets and potential of the school. Based on the results of the activity, it shows that the STEAM approach based on simple experiments is effective in increasing engagement and interest in learning science among students at Stella Duce Bambanglipuro High School, Bantul. This program successfully connects scientific theory with contextual practice, strengthens interdisciplinary collaboration, and provides a fun learning experience