Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Kinerja Kompresor Udara dalam mendukung Kinerja Mesin Penggerak Utama Kapal Adnan; Tuti Supriatiningsih; Aji Ludro Tamtomo; Irena Fatya; Ahmad Hilmi Fakri
Journal Marine Inside Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.189 KB) | DOI: 10.56943/ejmi.v1i1.6

Abstract

Peningkatan perawatan dan perbaikan terhadap kompresor udara sangatlah utama karena peranan kompresor udara sendiri sebagai penghasil udara tekan yang digunakan untuk menjalankan mesin utama kapal ataupun untuk kebutuhan lain. Pada kenyataannya kompresor tidak selalu bekerja dengan baik, pada saat penulis menjalani penelitian di kapal MT. Ketaling, penulis menghadapi masalah-masalah yang terjadi pada kompresor diantaranya yaitu perawatan kompresor yang tidak sesuai dengan prosedur; kurangnya perhatian dan perawatan dari kondisi spring; pelat pada katup hisap tekanan rendh; dan kurangnya perawatan pada oil ring piston. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa perawatan dari kondisi spring, pelat pada katup hisap tekanan rendah dan perawatan pada oil ring piston yang menyebabkan udara kompresi bercampur dengan minyak lumas dan menyebabkan timbulnya suara yang abnormal pada kompresor sewaktu kompresor beroperasi, kemudian suku cadang kompresor seperti oil ring piston, spring dan pelat pada katup hisap tekanan rendah.
Penanaman mangrove sebagai upaya pencegahan abrasi dan menjaga kelestarian lingkungan laut Desa Karang Serang Rahmat Santoso; Moejiono; Riyanto; Soleh Uddin; Susiarni Magdalena; Tuti Supriatiningsih; Alvian Demaz Peramutya; Dapid Rikardo; Indah Purnaningratri; Yollanda Octavitri
Journal Marine Services Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v1i1.241

Abstract

Desa pesisir Karang Serang memiliki kekayaan sumber daya laut yang besar namun rentan terhadap ancaman abrasi dan degradasi lingkungan akibat akumulasi sampah serta perubahan iklim global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove serta melakukan aksi nyata rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman bibit pohon. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi teori, diskusi interaktif antara akademisi dan masyarakat, serta praktik lapangan penanaman mangrove secara berkelompok. Hasil dari kegiatan ini adalah tertanamnya bibit mangrove di area pesisir Desa Karang Serang yang berfungsi sebagai pemecah ombak alami dan penyaring polutan. Kesimpulan dari program ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan praktis masyarakat dalam menjaga kelestarian laut yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem dan ekonomi lokal di masa depan.   Karang Serang coastal village possesses significant marine resources but is vulnerable to abrasion and environmental degradation caused by waste accumulation and global climate change. This community service activity aims to provide education on the importance of mangrove ecosystems and take concrete action in rehabilitating coastal areas through seedling planting. The methods employed include theoretical socialization, interactive discussions between academics and the community, and field practice of collective mangrove planting. The results of this activity include the successful planting of mangrove seedlings in the coastal area of Karang Serang Village, serving as natural wave breakers and pollutant filters. The conclusion of this program indicates an increase in community awareness and practical skills in maintaining marine sustainability, which is expected to yield positive impacts on the ecosystem and local economy in the future.
Penataan lingkungan dan sosialisasi kampung cinta lingkungan laut Desa Karang Serang Kusharyanto; Moejiono; Riyanto; Rahmat Santoso; Susiarni Magdalena; Tuti Supriatiningsih; Alvian Demaz Peramutya; Sandy Wahyu Purnomo; Jaja Miharja; Ageng Permadi; Yollanda Octavitri
Journal Marine Services Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v1i1.245

Abstract

Masalah utama di wilayah pesisir Desa Karang Serang adalah akumulasi sampah dan limbah yang merusak ekosistem serta mengganggu kesehatan masyarakat akibat belum efektifnya sistem pengelolaan sampah lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penataan lingkungan yang bersih dan sehat melalui sosialisasi serta aksi nyata kerja bakti bersama masyarakat desa. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup tiga tahapan utama: penyuluhan teori keilmuan, diskusi interaktif untuk menjaring aspirasi warga, serta praktik lapangan berupa pembersihan pantai dan pemasangan fasilitas tempat sampah organik serta non-organik. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya transformasi fisik lingkungan pesisir yang semula kumuh menjadi lebih asri, serta adanya peningkatan kesadaran masyarakat yang ditandai dengan partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan dermaga dan area klinik kesehatan. Kesimpulan dari program ini menekankan bahwa penataan lingkungan yang terintegrasi dengan edukasi mampu menciptakan investasi jangka panjang bagi kehidupan masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun potensi ekonomi eduwisata di masa depan.   The primary issue in the coastal area of Karang Serang Village is the accumulation of waste and litter that degrades the ecosystem and affects public health due to the lack of an effective local waste management system. This community service activity aims to organize a clean and healthy environment through socialization and concrete collective cleanup actions with the villagers. The implementation methods used include three main stages: scientific theory counseling, interactive discussions to gather resident feedback, and field practice involving beach cleanup and the installation of organic and non-organic waste bin facilities. The results indicated a physical transformation of the coastal area from a neglected site into a more beautiful environment, alongside increased community awareness as evidenced by active resident participation in maintaining the cleanliness of the pier and the health clinic area. The conclusion of this program emphasizes that integrated environmental management and education can create long-term investments for community life, in terms of both health and potential economic edutourism in the future.