Articles
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BIDAN DALAM PENERAPAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL DENGAN PENCEGAHAN INFEKSI DI KAMAR BERSALIN RSU SAWERIGADING PALOPO TAHUN 2018
nFN Rezki;
Devi Darwin;
Vivin Fransiska
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 1 No 1 (2018): JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (41.93 KB)
Pengetahuan tentang pencegahan infeksi sangat penting untuk petugas Rumah Sakit dan sarana kesehatan lainnya merupakan sarana umum yang sangat berbahaya, dalam artian rawan, untuk terjadi infeksi. Pencegahan infeksi terutama berkaitan dengan pendidikan dan menyangkut pada perubahan perilaku bidan, tidak hanya harus mempunyai informasi yang benar berkenaan dengan risiko dan mengetahui bagaimana menghindarinya dari risiko, tapi juga mereka harus memperlihatkan perilaku pencegahan risiko yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis pengetahuan, sikap dan tindakan bidan dalam penerapan Asuhan Persalinan Normal (APN) terhadap pencegahan infeksi di kamar bersalin Di RSU Sawerigding Palopo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey menggunakan rancangan cross sectional. Populasi adalah semua bidan yang bekerja pada kamar bersalin di RSU Sawerigding Palopo. Sampel seluruh bidan yang bekerja pada kamar bersalin Di RSU Sawerigding Palopo sejumlah 22 orang. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara faktor pengetahuan dan sikap dalam penerapan asuhan persalinan normal dengan pencegahan infeksi di kamar bersalin Di RSU Sawerigding Palopo, Ada hubungan antara faktor tindakan dalam penerapan asuhan persalinan normal dengan pencegahan infeksi di RSU Sawerigding Palopo. Perlunya pengawasan terhadap penerapan pencegahan infeksi dalam APN secara terus menerus kepada bidan-bidan yang telah mengikuti pelatihan APN.
HUBUNGAN PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI DI PUSKESMAS WARA UTARA PALOPO TAHUN 2018
irmayanti Nfn;
Reski Nfn;
Devi Darwin
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.897 KB)
Oksitosin adalah suatu hormon yang dihasilkan oleh lobus posterior hipofise. Oktisotin dapat diberikan secara langsung baik operal, intra nasal, intra muskular maupun dengan pemijatan yang dapat merangsang keluarnya hormon oksitosin sehingga pengeluaran ASI lancar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas di Puskesmas Wara Utara Palopo mulai bulan Januari-Mei 2018 sebanyak 185 orang Dalam penelitian ini sampel yang diambil adalah sebagian ibu nifas di Puskesmas Wara Utara Palopo pada bulan Maret-Mei 2018 dan bersedia menjadi responden sebanyak 38 orang dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Dengan pengujian menggunakan teknik chi-square didapatkan p = 0,013 lebih kecil dari α = 0,05, ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada hubungan antara pijat oksitosin pada ibu nifas dengan kelancaran pengeluaran ASI.
TINGKAT STRES DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI: STUDI CROSSECTIONAL
Nfn Rezki;
Nfn Irmayanti;
Devi Darwin
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.687 KB)
Menstruasi adalah proses alamiah yang terjadi pada perempuan. Menstruasi merupakan perdarahan yang teratur dari uterus sebagai tanda bahwa organ kandungan telah berfungsi matang. Umumnya, remaja yang mengalami menarche adalah pada usia 12 sampai dengan 16 tahun. Menstruasi yang terjadi pada perempuan biasanya mengalami gangguan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah perubahan kadar hormon akibat stres atau dalam keadaan emosi yang kurang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat stres dengan gangguan menstruasi pada remaja putri kelas X di SMA 1 Palopo Tahun 2018. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu Cross Sectional Study. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 197 siswa. JumLah sampel sebanyak 66 orang siswa kelas X di SMA 1 PALOPO TAHUN 2018.penelitian ini di lakukan pada bulan september. Penelitian ini diolah dengan menggunakan SPSS 22,0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian dari 66 responden menunjukkan bahwa siswa remaja putri kelas X yang mengalami tingkat stres berat dengan gangguan menstruasi berat sebanyak 23 orang (46,9%). Hasil analisis dengan menggunakan uji statistik Rank Spearman dengan angka α <0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan Sig. 0,010 yang menunjukkan ada hubungan tingkat stres dengan gangguan menstruasi. Arah hubungan positif (searah) dengan keeratan hubungan tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres maka menstruasi akan mengalami gangguan.
Hubungan Pemberian Asuhan Sayang Ibu Oleh Bidan Terhadap Proses Persalinan
Devi Darwin
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Asuhan sayang ibu merupakan asuhan dalam membantu ibu agar merasa aman dan nyaman selama proses persalinan, dengan menghargai kebiasaan budaya, praktek keagamaan dan kepercayaan dan melibatkan ibu dan keluarga dalam mengambil keputusan dalam asuhan. Asuhan sayang ibu melindungi hak-hak ibu untuk memperoleh privasi dan memberikan intervensi seminimal mungkin. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pemberian asuhan sayang ibu oleh bidan terhadap proses persalinan di RSU Sawerigading Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan Cross Sectional merupakan jenis penelitian seksional silang atau potong silang, variabel sebab atau risiko dan akibat atau kasus yang terjadi pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan secara stimulant. Hasil: Ada hubungan antara pemberian asuhan sayang ibu terhadap cepatnya proses persalinan Di Rumah Sakit Umum Rampoang Palopo, berdasarkan hasil uji Chi-square di peroleh nilai ρ-value = 0,025 < nilai α= 0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak.
PENGARUH KEPUASAN PASIEN TENTANG PELAYANAN KEBIDANAN TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PONTAP TAHUN 2016
Devi Darwin;
Ny. Irmayanti;
Tirta Nirwana
Voice of Midwifery Vol 6 No 08 (2017)
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Satisfaction is formed from a result and a comparative reference, comparing the results received with a particular standard. The comparison forms three possibilities: first is if the service is perceived to be above the expectation (quality surprise), the second when the quality of service fulfills the expectation, and the last if the service received is worse than the expected service.The influence of physical needs in patient satisfaction on the utilization of health service shows that from 89 respondents, respondents who have good physical needs about patient satisfaction on utilization of health services as much as 43 respondents and respondents who need less physical as much as 46 respondents. Based on the result of statistical test analysis, it is said that there is influence of physical requirement in patient satisfaction to health service utilization. Keywords: Satisfaction, Midwifery Services
FAKTOR – FAKTOR ALASAN IBU GANTI CARA PIL KE IUD DI PUSKESMAS WARA UTARA KOTA PALOPO PERIODE MARET - MEI 2016
Ny. Irmayanti;
Devi Darwin;
Aski Aulia Putri
Voice of Midwifery Vol 6 No 08 (2017)
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Today's population problem is an important issue that receives attention both around the world and Indonesia. Rapid and unbalanced population growth with increased production will lead to heavy pressures on different sectors, which in turn will make it difficult for the community to be more likely to participate. As one of the developing countries Indonesia is also not spared from the problem of population.The result of research about factors of relation of reason of mother to change way of pill to IUD In Puskesmas Wara Utara Kota Palopo Period March - May 2016, hence can be concluded, There is relation between mother knowledge with reason change contraception, contraception, There is a relationship between the role of the midwife and the reason for changing contraception. Keywords : Replacement KB, Pil, IUD
Hubungan Antara Usia Ibu Dengan Kejadian Hyperemesis Pada Masa Pandemi Covid di Rumah Sakit Sawerigading Kota Palopo Tahun 2022
Rezki Rezki;
Devi Darwin;
Rapika Rapika
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hiperemesis Gravidarum didefinisikan sebagai kejadian mual dan muntah yang mengakibatkan penurunan berat badan lebih dari 5%, asupan cairan dan nutrisi abnormal, ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, ketonuria serta memiliki konsekuensi yang merugikan janin. Menurut Sandven (2010) mengatakan bahwa Hiperemesis Gravidarum juga bisa terjadi sebelum akhir minggu ke 22 kehamilan atau pada trimester II kehamilan (Nurul Isnaini, 2017). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan usia ibu dengan kejadian hyperemesis gravidarum di masa pandemi covid. Desain Penelitian yang digunakan penelitia adalah desain peneliti observasional analitik dengan desain cross sectional, dilakukan pada bulan Maret-Mei 2022. Populasinya adalah semua ibu hamil yang dirawat inap di Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Sawerigading dari 01 Maret – 30 Mei 2022. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana dari seluruh sampel 238, yang memenuhi kriteria inklusi adalah 189 kemudian diambil sampai memenuhi jumlah sampel minimal yaitu 49 sampel. Data diolah dengan SPSS untuk selanjutnya dilakukan analisis hubungan antara usia ibu terhadap kejadian hiperemesis gravidarum dimasa pandemic covid, dengan uji komparatif Chi Square. Analisis multivariat dengan metode regresi logistik digunakan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap hiperemesis gravidarum. Hasil uji komparatif Chi Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara usia ibu dan hiperemesis gravidarum dimasa pandemic dengan p=0,005.
The Relationship between Body Mass Index and Grasping Strength in Students of the Medical Education Study Program, Faculty of Medicine, University of Papua
Erwin Ramandei;
Yanti Pesurnay;
Oktamina Pinem;
Irmayanti Irmayanti;
Devi Darwin
Majalah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2: October 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47679/makein.202292
Grip strength as a clinical parameter to assess a person's nutritional status. Body mass index is useful for describing body composition. Differences in Body Mass Index (BMI) values can affect motor performance, postural balance, hand grip muscle strength and quality, lifestyle, physical activity, age and gender. The type of research carried out in this research is observational research, namely by observing students of PSPD FK UNIPA. The observation method used in this study is a cross-sectional observation method. Data collection was carried out in June 2022 using the simple random sampling method. There were 107 samples, the results of which were analyzed by using the Chi-Square test. The results of this study showed that the average number of overweight students was 34 people with a percentage of 31%, normal students amounted to 51 people with a percentage of 47.7% while underweight was 22 people with a percentage of 20.6%. The average grip strength, the respondents with strong gripping strength were 39 people with a percentage of 36.44%, for normal there were 53 people with a percentage of 49.54% while the weak were 15 people with a percentage of 14.02%. The results of the Chi-Square test showed that the significant value of 2-tailed was 0.734 more than 0.05. There is no statistically significant relationship between body mass index and grip strength in PSPD FK UNIPA students.
Kajian Aspek Sosial Penanganan Stunting
Sugiyanto;
Darwin , Devi;
Yulianti. N;
Safrillah, Nur Fadhilah;
Irmayanti;
Lubis
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54100/bemj.v8i1.376
Stunting disebabkan oleh multifaktor, beberapa diantaranya adalah status gizi, sanitasi lingkungan, PHBS, dan Pelayanan KIA. Selain itu, sosial ekonomi (kemiskinan, pendidikan dan pendapatan) menjadi faktor predisposisi terjadinya stunting. Stunting memiliki dampak yang sangat luas dan serius bagi generasi emas bangsa. Hal ini pada gilirannya akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan sosial dan ekonomi negara secara keseluruhan dan pada ujungnya akan mempengaruhi pembangunan Daerah dan Nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala atau hambatan yang dihadapi dalam penanggulangan stunting Kabupaten Luwu Timur serta cara untuk mengatasi kendala atau hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (kombinasi kuantitatif dan kualitatif). Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Metodelogi kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pembagian kuesioner yang akan disebar kepada petugas kesehatan dan masyarakat Kabupaten Luwu Timur. Sedangkan metode kualitatif yang digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap terkait hambatan atau kendala penanganan stunting. Hasil kajian aspek social penanggulangan stunting menemukan bahwa adanya stigma negative tentang stunting di masyarakat, yang membuat ibu menjadi enggan untuk membawa balitanya untuk datang keposyandu, pemberian PMT hanya smpai 56 hari saja sehingga kurang maksimal dalam menangani stunting, kurangya dukungan keluarga khususnya suami dalam pencegahan stunting. Selain itu ada jumlah anggota keluarga yang tinggal di satu rumah membuat kondisi tidak ideal
The Relationship Between The Length of Labour and The Taking Hold of Post Partum Mothers
Yulianti, Yulianti;
Irmayanti;
Darwin, Devi
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 7 No 1 (2024): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56013/jurnalmidz.v7i1.2768
The intermediate puerperium (taking hold) is a period of complete recovery of the genitalia, which lasts about 6-8 weeks. The taking hold phase shows the emotional changes that mothers feel after becoming mothers and after mothers see their babies for the first time and experience caring for babies. The Taking Hold phase is a post partum period that lasts between 3-10 days. This study aims to relate the length of labour with the taking hold of postpartum mothers in the Ponrang Health Centre working area in 2023. The research design used Cross Sectional. The research subjects were all postpartum mothers in June-July 2023, 87 people. Based on the results of the chi-square statistical test using the Statistical Program for Social Science (SPSS) application, the relationship between the length of labour with the taking hold of postpartum mothers obtained a p value = 0.003 < α = 0.05 which means that there is a relationship between the length of labour with the taking hold of postpartum mothers.