Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

APLIKASI SISTEM PEMASARAN E-COMMERCE PADA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOPI DI KABUPATEN ENREKANG Hamid, Pipit Putrina; Nuddin, Andi; Toaha, Sahabuddin
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i2.742

Abstract

Pemasaran kopi yang dijalankan oleh petani adalah berfokus kepada tengkulak atau pengumpul, hal ini menyebabkan panjangnya rantai pemasaran kopi yang berdampak pada rendahnya keuntungan yang didapatkan petani. Perkembangan teknologi mengenalkan masyarakat pada e-commerce yang menjadi media pemasaran produk baik berupa barang ataupun jasa. Penjualan dengan memanfaatkan e-commerce akan mempengaruhi pemasaran produk pertanian. Namun, pemasaran produk pertanian yang memanfaatkan tersebut masih terbilang cukup rendah jika dibandingkan dengan pemanfaatan e-commerce oleh produsen produk non-pertanian. Meskipun ketersediaan sarana dan prasarana yang belum memadai untuk penerapan e-commerce. Akan tetapi, apabila hambatan bisa diselesaikan dengan keterlibatan semua pihak terkait, maka implementasi e-commerce bisa berjalan dengan baik dan bisa membantu mengatasi dan mengurangi permasalahan usaha khususnya dalam pengembangan agribisnis kopi. Adapun penelitian ini digolongkan menjadi studi kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis explanatory karena dalam penelitian ini memberikan gambaran tentang pengaruh e-commerce terhadap pemasaran produk petani kopi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tingkat keuntungan diperoleh oleh petani kopi yang memanfaatkan e-commerce sebagai media pemasaran di Kabupaten Enrekang yaitu dalam menjual produk tidak mengalami kesulitan, modal lebih murah karena tidak harus membuka took, dan jangkau promosi lebih luas. (2) Kendala yang dihadapi dalam pemasaran e-commerce terhadap pemasaran produk petani kopi di Kabupaten Enrekang yaitu keterampilan terhadap aplikasi baik dalam melakukan promosi, kemampuan dalam mengelola sistem, dan menciptakan ide baru pada produk. (3) Strategi yang dilakukan kedepannya dalam pemasaran e-commerce agar pengembangan agribisnis kopi dapat mengalami peningkatan di Kabupaten Enrekang yaitu menciptakan cara baru dalam memasarkan produk bisnis online dan menciptakan kebutuhan pelanggan.
Strategi Pengembangan dan Peningkatan Produksi Sektor Basis pada Tanaman Hortikultura di Kabupaten Sidenreng Rappang Sapriyadi, Sapriyadi; Ambar, Abdul Azis; Toaha, Sahabuddin
Agrikultura Vol 36, No 1 (2025): April, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i1.57420

Abstract

Kabupaten Sidenreng Rappang memiliki potensi pertanian lain selain tanaman pangan yang memerlukan upaya optimalisasi untuk meningkatkan produksi pertanian pada sektor hortikultura. Komoditas hortikultura yang sedang dikembangkan di Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu cabai besar, sawi, tomat, kacang panjang, terung, mentimun, kangkung, bayam dan cabai rawit. Penentuan komoditas sektor basis khususnya di sektor hortikultura belum dilakukan secara mendalam sehingga belum diketahui komoditi yang menjadi basis untuk difokuskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor basis tanaman hortikultura serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi sektor basis tersebut di Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2024 di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode analisis data yang digunakan ada dua yaitu analisis Location Quotient (LQ) dan analisis Interpretive Structural Modeling (ISM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas hortikultura yang menjadi sektor basis yaitu cabai rawit dan kacang panjang. Komoditas yang menjadi fokus pada strategi pengembangan adalah cabai rawit karena memiliki nilai LQ lebih besar dari pada komoditi kacang panjang meskipun sama-sama berada pada sektor basis yaitu 2,87 dan 2,76. Strategi pengembangan dan peningkatan produksi komoditas cabai rawit berdasarkan hasil analisis ISMĀ  menghasilkan rekomendasi praktis yang sesuai dengan kondisi lokal yaitu pendidikan dan pelatihan penyuluh pertanian, pembinaan kelompok tani, pelatihan petani, dan penggunaan benih bermutu. Penelitian memberikan solusi spesifik pengembangan ekonomi di Kabupaten Sidenreng Rappang dengan menyesuaikan strategi berdasarkan kondisi geografis, sumber daya, dan permintaan lokal serta internasional.