Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SEJARAH TRANSMIGRASI SUKU BALI DI DESA NUSA RAYA KECAMATAN BELITANG III KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 1959-2000 Artane, I Wayan Pasek; Nindiati, Dina Sri; Wandiyo, Wandiyo; Sholeh, Kabib; Sukardi, Sukardi
Danadyaksa Historica Vol 4, No 2 (2024): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v4i2.8516

Abstract

Sejarah Tranmigrasi suku Bali di Desa Nusa Raya Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur merupakan tranmigrasi yang menarik dan penting untuk dikaji lebih dalam kerena suku Bali yang berkembang di Belitang III sampai saat ini sudah mengalami perkembangan yang maju. Selain suku Jawa yang menjadi mayoritas sebagai suku transmigrasi di Belitang III Kabupaten OKU Timur namun suku Bali juga tidak kalah pentingnya dalam sejarah khususnya dalam perkembangan berbagai aspek seperti di desa Nusa Raya Kec. Belitang Kabupaten OKU Timur. Tujuan utama peneliti melakukan penelitian ini ialah untuk mengetahui Sejarah Transmigrasi Suku Bali (1959-2000), faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan transmigrasi Suku Bali, serta untuk mengetahui kehidupan Transmigrasi Suku Bali (1959-2000) di Desa Nusa Raya Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Dalam penulisan ini peneliti menggunakan metode penelitian Historis, teknik pengumpulan data dilakukan mulai dari observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan interpretasi historis dan dilanjutkan historiografi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sejarah awal transmigrasi suku Bali yang ada di desa Nusa Raya dimulai tahun 1959 yang berasal dari Kecamatan Badung Provinsi Bali. Yang menjadi faktor transmigrasi suku Bali adalah faktor ekonomi, sosial dan politik. Adapun dalam perkembangannya suku Bali mengalami kemajuan dalam bidang sosial, budaya, ekonomi dan aspek lainnya dari tahun 1959-2000 khususnya di desa Nusa Raya Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur.
Bentuk Perilaku Kekerasan dan Diskriminasi Terhadap Tokoh Dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia: Kajian Teori Johan Galtung Rahmawati, Astri; Effendi, Darwin; Wandiyo, Wandiyo
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 3 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.858 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i3.129

Abstract

This purpose of this study to determine the form of violent behavior and discrimination againstcharacters in the novel 00.00 by Ameylia Falensia using Johan Galtung's theory of violence anddiscrimination in schools. The research method used is a qualitative descriptive method. In thisstudy, data collection used literature study techniques, namely reading techniques and note-taking techniques. The results showed the following results. This research resulted in an analysis of violence and discrimination in the novel 00.00 by Ameylia Falensia, the analysis of violence produced two forms of violence, namely (1) direct violence, and (2) structural violence. Direct violence is divided into direct physical violence and direct violence verbally. The violence was immediately received by the Lengkara and Masnaka figures in the form of beatings, sightings, and harsh words. And the sturktural violence was accepted by the figures of Nina, Aslan, Masnaka, Prima, and Deo. Research on discrimination focuses on discrimination in schools, namely the occurrence of bullying/bullying received by the main actors.