Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Media Sosial Instagram dalam Pembelajaran AL-Qur’an di Lembaga Pendidikan Islam El-Salim Azam Muzakhim Imammuddin; Septriandi Wira Wirayoga; Farida Arinie Soelistianto; Waluyo Waluyo; Hudiono Hudiono; Koesmarijanto Koesmarijanto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1157

Abstract

Pada saat ini media sosial sudah menjadi sesuatu kebutuhan dalam masyarakat modern. Beberapa media sosial yang populer yaitu: facebook, tiktok, dan instagram. Instagram merupakan media sosial yang telah disukai oleh berbagai kalangan seperti dari anak-anak sampai orang tua, dari siswa sekolah sampai pebisnis. Instagram memiliki kelebiah dibanding media sosial yang lain yaitu: bersifat masif dan populer, membuaat feed posting yang rapi, ideal untuk toko online, keamanan dan privasi, dan gratis. Instagram memiliki fitur-fitur yang istimewa yaitu berbagi foto dan video, komentar dan like, explore, Instagram Story, IGTV, dan siaran langsung. Berdasarkan kemampuan dan fitur-fitur yang dimilik media sosial Instagram maka media sosial Instragram dapat digunakan sebagai media pembelajaran terutama pembelajaran Al-Qur’an. Dimana dengan fitur berbagi video pembacaan Al Qur’an baik secara langsung maupun tidak langsung, maka hubungan antara murid dan guru pada pembelajaran Al Qur’an bisa lebih interaktif sehingga lebih menyenangkan. Pelatihan media sosial Instargam yang akan dilaksanakan di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) El- Salim Malang memiliki harapan murid atau siswa dapat lebih intensif lagi untuk belajar Al Qur’an sehingga menambah kecepatan proses pembelajaran Al Qur’an.  Hasil yang didapatkan dari pelatihan ini menunjukkan bahwa Guru-guru LPI El-Salim merasakan manfaat media sosial Instagram dengan nilai rata rata tertinggi 4,6 (Sangat Baik) dan nilai rata rata terendah 4,25 (Baik) berdasarkan kuisoner yang dibuat. Untuk pembelajaran Al-Qur’an dan menurut guru-guru tersebut fitur upload video dari Instagram dianggap paling cocok digunakan untuk pembelajaran Al-Qur’an.
Pelatihan dan Pembuatan Teknologi Penyiraman Kebun Sayur di Panti Asuhan Al-Husna Malang Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Alam Pangan Wirayoga, Septriandi
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v4i3.1761

Abstract

Sebagian besar Panti Asuhan di Indonesia memiliki kebun pribadi untuk dimanfaatkan sebagai bahan masakan internal Panti Asuhan dan masih melakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman secara konvensional. Mikrokontroler arduino UNO dan sensor kelembaban tanah dinilai mampu membantu pekerjaan perawatan kebun dalam mengatur kadar air tanah. Oleh karena itu akan dilakukan pengabdian pada Panti Asuhan Al-Husna Kabupaten malang yang memiliki kebun sayur yang lumayan luas sehingga pengabdian ini bisa membantu perawatan. Pengabdian ini ditujukan untuk Mengetahui cara pemanfaatan mikrokontroler arduino dalam meningkatkan pertumbuhan kebun cabai. Mengetahui pengaruh beberapa level kadar air yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman cabai yang diatur secara presisi menggunakan mikrokontroler Arduino. Menentukan kadar air yang optimal pada pertumbuhan cabai. Diharapkan dari pengabdian ini bisa membantu kelayakan dan kualitas makanan pada Panti Asuhan Al-Husna Malang Kabupaten Malang.
Workshop Pembuatan dan Pelatihan Aplikasi Android Untuk Sistem Poin Tugas Mengaji untuk Panti Asuhan Al-Husna Azam Muzakhim Imammuddin; Wirayoga, Septriandi; Irfin Sandra Asti; Isac Ilham Akbar Habibi; Guntur Yanuar Astono; Miftakhul Huda
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v4i3.3157

Abstract

Dengan memanfaatkan teknologi, pengembangan aplikasi Android untuk sistem poin tugas mengaji akan memberikan solusi yang inovatif dan praktis. Aplikasi ini akan memberikan fasilitas bagi pengajar untuk mencatat kemajuan setiap anak dalam menghafal dan memahami Al-Qur'an. Selain itu, orang tua asuh juga dapat mengakses informasi ini secara real-time, sehingga mereka dapat ikut terlibat dalam perkembangan pendidikan agama anak-anak mereka. Melalui penggunaan aplikasi ini, diharapkan akan lebih mudah untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang terstruktur, memberikan motivasi tambahan kepada anak-anak untuk belajar Al-Qur'an, dan menguatkan hubungan antara pengajar, anak-anak, serta orang tua asuh di Panti Asuhan Al-Husna. Dalam rangka menyebarluaskan inovasi ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul "Workshop Pembuatan dan Pelatihan Aplikasi Android Untuk Sistem Poin Tugas Mengaji untuk Panti Asuhan Al-Husna." Workshop ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis kepada para pengajar dan pengelola panti asuhan mengenai cara pembuatan dan penggunaan aplikasi tersebut, sehingga mereka dapat memaksimalkan potensi teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama anak-anak di panti asuhan.
Rancang bangun sistem pengaman rumah dengan aplikasi android berbasis motion detection dan QR code Wirayoga, Septriandi; Imammuddien, Azam Muzakhim; Wahyuningsih, Fama Dwi; Harismawati, Secondamega
JURNAL ELTEK Vol. 21 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v21i1.364

Abstract

Pada rumah yang terdapat di perkotaan sering kali terjadi pencurian barang atau kendaraan. Pada saat bepergian pemilik rumah akan merasa tidak aman jika meninggalkan rumah tanpa pengawasan. Alat yang dibuat pada penelitian ini bertujuan untuk membuat pengamanan rumah pada saat pemililik rumah sedang bepergian dan membuat alat untuk mengurangi tingkat pencurian terutama di daerah perkotaan. Pada prototype sistem keamanan rumah ini membutuhkan aplikasi android yang dirancang pada kodular, kodular merupakan layanan berbasis web yang digunakan dalam hal pemograman untuk merancang dan membuat suatu aplikasi android kemudian membutuhkan firebase untuk menyimpan data. Sensor PIR (Passive Infra Red) HC-SR501 yang digunakan pada alat ini dapat mendeteksi pergerakan seseorang dengan jarak maksimal 400 cm. Sensor proximity E18-D80NK yang digunakan pada alat ini dapat mendeteksi pergerakan objek dengan jarak maksimal 60 cm. ABSTRACTIn houses located in urban areas, theft of goods or vehicles is often the case. When traveling, homeowners will feel unsafe if they leave the house unattended. The tool made in this study aims to make home security when the homeowner is traveling and make tools to reduce the theft rate, especially in urban areas. The prototype of this home security system requires an android application designed on modular, modular is a web-based service that is used in programming to design and create an android application then requires firebase to store data. The HC-SR501 PIR (Passive Infra Red) sensor used in this tool can detect the movement of a person with a maximum distance of 400 cm. The E18-D80NK proximity sensor used in this tool can detect the movement of objects with a maximum distance of 60 cm.
Perancangan dan implementasi antena mikrostrip hardware komunikasi wireless MISO 2x1 dengan frekuensi kerja 2,4 GHz Dan 5 GHz untuk access point Hadiwiyatno, Hadiwiyatno; Wirayoga, Septriandi; Imamuddien, Azam Muzakhim
JURNAL ELTEK Vol. 22 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v22i1.4015

Abstract

WiFi adalah teknologi nirkabel yang sangat digunakan dalam jaringan komunikasi modern. Namun, salah satu kelemahannya adalah redaman atau penghalang yang dapat mengurangi kualitas transmisi sinyal. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan sistem Mutiple Input Multiple Output (MISO) amplifier untuk meningkatkan kekuatan sinyal, memperluas jangkauan jaringan, dan meningkatkan daya transmisi melalui antena. Penelitian ini bertujuan menciptakan hardware komunikasi MIMO dan access point yang meningkatkan pengiriman dan penerimaan sinyal. Fokusnya adalah membandingkan pengaruh antena mikrostrip dan amplifier pada sistem access point serta menilai performansinya. Antena mikrostrip mampu bekerja pada frekuensi dual band: 2,4 GHz (2415.215 MHz) dan 5 GHz (5781.78 MHz). Untuk band 2,4 GHz memiliki gain sebesar 16,48 dB. Sedangkan untuk band 5 GHz memiliki gain sebesar 12,39 dB. Amplifier memiliki rata-rata gain 4,36 dB untuk 2,4 GHz dan 19,93 dB untuk 5 GHz. ABSTRACTWiFi is a wireless technology that is often used in modern communication networks such as between telephone or computer devices. However, one of the disadvantages of this technology is the quality of the signal strength of WiFi communication which can reduce the quality of data transmission. Therefore, it is necessary to utilise an antenna communication system to increase the beam power. Mutiple Input Multiple Output (MISO) is a model of installing signal transmitters to increase signal strength, expand network coverage, and increase transmission power through antennas. This research aims to create a MISO communication hardware connected access point that enhances the signal for sending and receiving data. The focus is on comparing the effect of microstrip antennas and amplifiers on the access point system and assessing their performance. The microstrip antenna is capable of working at dual band frequencies: 2.4 GHz (2415.215 MHz) and 5 GHz (5781.78 MHz). The 2.4 GHz band has a gain of 16.48 dB. The 5 GHz band has a gain of 12.39 dB. The amplifier has an average gain of 4.36 dB for 2.4 GHz and 19.93 dB for 5 GHz.
Implementation and analysis of hybrid communication for monitoring and control for android-based smart farming Moh. Abdullah Anshori; Septriandi Wirayoga; Hadiwiyatno; Sri Wahyuni Dali
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 12 No 1 (2025): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika (On Progress)
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v12i1.1335

Abstract

Farmers are forced to water each crop individually or wait to switch off the water pump. to avoid this, water management needs to be optimized—that is, it needs to be done on schedule, in the appropriate quantity, and throughout a wide area in an effective manner. That is hybrid communication between online and offline communication. To run this system will use 3 nodes, for details 1 node in the irrigation section, 1 node in the monitoring section of land and soil quality, and 1 node in the section to control data or can be said to be a semi-server to give commands to 2 nodes offline. To see if the system still communicates with each other and runs according to the block diagram that has been designed, an Android application will be made to monitor the system. Where if there is a failed data update or data change in the results of the automation system, a notification will come out to check the system as a whole. To support this research, several sensor calibrations were carried out which resulted in an average accuracy level above 90 percent. For the overall system test, 10 experiments were carried out at different times to see the reliability of the system
Modern Transformation in Agriculture for Onion Watering Automation with Solar Cell and IOT Technology Isac Ilham Akbar Habibi; Septriandi Wirayoga; Miftakhul Huda; Guntur Yanuar Astono
JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences) Vol. 9 No. 2 (2024): JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/jeecs.v9i2.7

Abstract

Shallots are a key agricultural commodity in Indonesia, requiring careful water management for optimal growth. Excessive water can cause rot in shallot seedlings, while insufficient water leads to wilting and yellowing leaves, affecting crop quality. This research designs an IoT-based automatic monitoring and watering system to address these challenges. The system includes a soil moisture sensor, a DHT22 sensor for air temperature and humidity, an ESP32 microcontroller, a water pump, and a solar panel as its energy source, controllable via an Android application. The system maintains ideal soil moisture for each growth stage: 80-90% during germination, 60-70% for the vegetative stage, and 50-60% during the generative stage, with optimal air temperatures of 25-30°C. Real-time data from sensors are processed by the ESP32, which activates the water pump via a DC relay when soil moisture falls below the threshold. Testing shows the system operates continuously, with solar panels charging a VRLA battery daily to sustain nighttime operation. Battery voltage fluctuates between 12.5 V and 15.0 V, maintaining a charge above 12.0 V after sunset. To ensure reliability in extreme weather, the system employs waterproof enclosures for all components and uses sensors calibrated to maintain accuracy in saturated soils. An MPPT charge controller optimizes solar energy usage during low sunlight, while selected components operate in a wide temperature range, ensuring extreme heat or cold performance. This system improves water efficiency, reduces manual labor, and offers an environmentally friendly solution for shallot cultivation, particularly in remote areas without conventional power access. Its resilience to environmental challenges enhances productivity and supports sustainable agricultural practices.
Waste incinerator monitoring system based on remote communication with android interface Sarosa, Moechammad; Wirayoga, Septriandi; Putri, Ratna Ika; Adhisuwignjo, Supriatna
International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES) Vol 14, No 1: March 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijres.v14.i1.pp136-144

Abstract

Raya Ngijo Housing, one of the areas in Karangploso in Malang District has a temporary waste management team that organises the collection of waste from residents and sends it to the landfill. The process of collecting waste from residents is usually at the temporary disposal site (TPS) in the form of moving waste from residential cleaning vehicles and accommodated at the TPS until collection by the Malang District environmental service container for disposal to the transferred to landfills (TPA). Problems often occur when the container collection process is delayed for various reasons, so that the amount of rubbish in the TPS is excessive. One of the solutions made by the cleaning team is to burn excess waste and can be burned using a furnace. However, the combustion carried out cannot be ensured perfect combustion which is feared by the environmental service. Therefore, a remote communication-based furnace monitoring system and android application were made to ensure the perfection of the combustion process so that it could be monitored by the cleaning team. Parts per million (PPM) carbon dioxide (CO2) levels of combustion smoke and combustion temperature are also monitored and controlled in accordance with the safe standards set by the environmental agency.
Optimasi Produksi UMKM Jamu NGEJAMU ANG Kekinian Kediri melalui Pelatihan Teknologi Mikrokontroller untuk Mendukung Kualitas dan Efisiensi Hadiwiyatno, Hadiwiyatno; Wirayoga, Septriandi; Junus, Mochammad; Habibi, Isaz Ilham Akbar; Huda, Miftakhul; Astono, Guntur Yanuar
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1374

Abstract

UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mempertahankan daya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam memajukan sektor ekonomi lokal. Salah satu UMKM yang memiliki nilai budaya dan tradisional yang tinggi adalah UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN. Meskipun memiliki warisan khas, UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN perlu menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mempertahankan daya saing di era modern. Teknologi mikrokontroller menawarkan solusi inovatif yang dapat diimplementasikan untuk mendukung hasil produksi UMKM Jamu. Melalui pelatihan teknologi mikrokontroller, diharapkan para pelaku UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN dapat memanfaatkan teknologi tersebut dengan optimal, meningkatkan kualitas produk, efisiensi produksi, serta menjawab tuntutan pasar yang terus berubah. Latar belakang ini menjadi dasar untuk menginisiasi program pelatihan teknologi, yang bertujuan memberikan dampak positif dalam pengembangan dan keberlanjutan UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN di era yang serba canggih ini.
Bimbingan Berwirausaha bagi Anggota Koperasi PERMATA NGIJO di Era Digital Moechammad Sarosa; Waluyo; Dodit Suprianto; Putri Elfa Masudia; Ayu Sulasari; Septriandi Wirayoga; Azis, Yunia Mulyani
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i3.84573

Abstract

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) "Permata Ngijo" memiliki lebih dari 30 anggota dengan perputaran dana lebih dari 100 juta rupiah dalam satu tahun. Permasalahan yang dihadapi koperasi ini adalah terbatasnya dana yang dimiliki dan sulitnya mendapatkan dana tambahan sebagai modal koperasi. Beberapa anggota koperasi yang memiliki usaha sambilan berupa produk olahan mengharapkan ada dana untuk mengembangkan usahanya. Selain kekurangan dana, mereka rata-rata juga mengalami kesulitan dalam pemasaran produk. Sementara itu, di era digital pemasaran produk-produk sangatlah dimudahkan, namun yang menjadi permasalahan banyak anggota Koperasi Permata Ngijo yang belum dapat memanfaatkan teknologi digital untuk membantu memasarkan produk-produk yang dihasilkan. Memperhatikan hal tersebut, maka kegiatan pengabdian ini mengambil topik bimbingan berwirausaha di era digital. Berdasarkan hasil kuesioner yang diajukan, mayoritas anggota koperasi menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan solusi atas masalah yang dihadapi dan dapat meningkatkan kemandirian atau penambahan pengetahuan dan keterampilan, mereka sangat puas atas kegiatan ini dan berharap lebih sering dilakukan.