Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EFFICACY OF HEALTH EDUCATION ON ENHANCING IMMUNITY TO REDUCE INFECTION INCIDENCE IN INFANT AND TODDLER POPULATIONS Harwin Holilah Desyanti; Nandalita Sahro Nikmatul Maula; Ulfa Tri Putri Amelia; Risky Amelia
Jurnal Endurance Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v11i1.3220

Abstract

Infections in infants and toddlers are significant health issues in developing countries, including Indonesia, particularly in rural areas with limited access to healthcare services. This study aims to evaluate the effectiveness of a health education program on immunity in reducing the incidence of infections among infants and toddlers in Sumber Kokap Village, Bondowoso Regency. The research design used is a quasi-experimental approach with a pretest-posttest design involving 56 mothers as respondents. The study results show a significant increase in maternal knowledge about immunity after participating in the health education program, with the average knowledge score rising from 62.3 before the intervention to 78.9 after the intervention. Statistical tests indicate a statistically significant difference (p-value < 0.001) between pre- and post-intervention knowledge, suggesting that the health education provided was effective in enhancing maternal knowledge and awareness regarding the importance of immunity and infection prevention in infants and toddlers. These findings underscore the importance of health education programs in improving child health in rural areas and provide a scientific basis for broader health policy development in Indonesia.
PERBANDINGAN DAMPAK PREDIABETES DAN DIABETES GESTASIONAL TERHADAP RESIKO PREEKLAMSI Nurlaela Tulhasanah; Yusri Dwi Lestari; Harwin Holilah Desyanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57695

Abstract

Gangguan glukosa dalam kehamilan merupakan spektrum disfungsi metabolik–vaskular yang berkontribusi terhadap patogenesis preeklamsi, namun perbedaan kekuatan risiko antara prediabetes dan diabetes gestasional belum dijelaskan secara komparatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan dampak prediabetes dan diabetes gestasional terhadap risiko preeklamsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain systematic literature review terhadap lima belas studi observasional dan meta-analisis yang diperoleh dari basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, Wiley Online Library, dan Google Scholar pada rentang tahun 2021–2026. Analisis difokuskan pada ukuran efek berupa odds ratio dan relative risk yang telah disesuaikan terhadap faktor perancu utama. Hasil menunjukkan adanya pola gradien risiko yang konsisten, di mana prediabetes meningkatkan risiko preeklamsi sebesar 1,4–1,8 kali, sedangkan diabetes gestasional meningkatkan risiko sebesar 2–3 kali lipat, termasuk pada kasus berat dan onset dini. Asosiasi tetap signifikan setelah penyesuaian indeks massa tubuh, usia maternal, dan hipertensi kronis. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa diabetes gestasional memiliki dampak risiko yang lebih kuat dibandingkan prediabetes, namun keduanya berkontribusi secara independen terhadap peningkatan risiko preeklamsi serta pentingnya deteksi hiperglikemia sejak trimester pertama dalam stratifikasi risiko maternal.
Efektivitas Kartu Bergambar terhadap Pengetahuan Ibu dalam Pemberian MP-Asi Bayi 6–12 Bulan Rizky amelia; Harwin holilah desyanti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.748

Abstract

Penerapan praktik pemberian makanan pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tepat untuk bayi berusia 6–12 bulan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal. Namun, masih ditemukan keterbatasan pengetahuan ibu terkait waktu, jenis, tekstur, dan frekuensi pemberian MP-ASI. Edukasi kesehatan berbasis media visual, seperti kartu bergambar, berpotensi meningkatkan pemahaman ibu secara lebih efektif. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis media kartu bergambar dalam meningkatkan pengetahuan ibu dalam penerapan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6–12 bulan. Metode penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest. Sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan, dipilih sebagai responden melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi edukasi. Analisis statistik dilakukan dengan uji paired sample t-test. Rata-rata skor pengetahuan ibu meningkat dari 56,67 sebelum edukasi menjadi 90,67 setelah edukasi, dengan selisih peningkatan sebesar 34 poin. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05). Edukasi berbasis media kartu bergambar efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai penerapan praktik pemberian MP-ASI pada bayi usia 6–12 bulan. Media ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif dalam kegiatan edukasi kesehatan di masyarakat.
Efektivitas Kartu Bergambar terhadap Pengetahuan Ibu dalam Pemberian MP-Asi Bayi 6–12 Bulan Rizky amelia; Harwin holilah desyanti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.748

Abstract

Penerapan praktik pemberian makanan pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tepat untuk bayi berusia 6–12 bulan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal. Namun, masih ditemukan keterbatasan pengetahuan ibu terkait waktu, jenis, tekstur, dan frekuensi pemberian MP-ASI. Edukasi kesehatan berbasis media visual, seperti kartu bergambar, berpotensi meningkatkan pemahaman ibu secara lebih efektif. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis media kartu bergambar dalam meningkatkan pengetahuan ibu dalam penerapan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6–12 bulan. Metode penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest. Sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan, dipilih sebagai responden melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi edukasi. Analisis statistik dilakukan dengan uji paired sample t-test. Rata-rata skor pengetahuan ibu meningkat dari 56,67 sebelum edukasi menjadi 90,67 setelah edukasi, dengan selisih peningkatan sebesar 34 poin. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05). Edukasi berbasis media kartu bergambar efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai penerapan praktik pemberian MP-ASI pada bayi usia 6–12 bulan. Media ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif dalam kegiatan edukasi kesehatan di masyarakat.