Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Leader-Member Exchange (LMX) Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Work Engagement di Rumah Sakit X Noviani Munsir; Andi Niartiningsih
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i2.1051

Abstract

Leader-Member Exchange dan work engagement merupakan dua faktor penting yang saling berkaitan dalam menentukan pencapaian kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Leader-Member Exchange (LMX) terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit X dengan work engagement sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional, melibatkan 157 karyawan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh langsung leader-member exchange terhadap kinerja karyawan dengan Koefisien Jalur sebesar 0.126, pengaruh langsung leader-member exhange terhadap work engagement dengan Koefisien Jalur sebesar 0.431, pengaruh tidak langsung leader-member exhcange terhadap kinerja karyawan melalui work engagement dengan Koefisien Jalur sebesar 0.238 dan jalur yang paling efektif adalah work engagement terhadap kinerja karyawan sebesar Koefisien Jalur 0.553 Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit agar lebih menanggapi dan memberi dukungan terhadap bawahannya agar terciptanya hubungan yang baik antara atasan dan bawahan sehingga bawahan sehingga mampu mengembangkan sikap positif yang dimiliki dalam bekerja.
Analysis of Waiting Time for Patient Service Using Lean Concept in Outstanding Installations Stella Maris Hospital Muhammad Takwa; Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani Nurfitriani; Mene Paradilla
International Journal of Medicine and Health Vol. 4 No. 1 (2025): International Journal of Medicine and Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijmh.v4i1.5469

Abstract

Hospitals worldwide are increasingly concerned about the performance of outpatient services, which contribute significantly to their revenue and are projected to surpass inpatient services in importance. As the demand for medical care continues to grow, outpatient services could generate even greater financial returns for hospitals. This study aims to evaluate patient service wait times at Stella Maris Hospital Makassar's outpatient department using the lean methodology. A mixed-methods approach was employed, involving the measurement of wait times for 100 patients and interviews with eight informants, including the head of the outpatient department (1 person), admission officers (3 individuals), the hospital director (1 person), and nurses (3 individuals). The interview data were analyzed through processes of data reduction, visualization, and conclusion formulation. A patient care process flowchart was created to assess data quality. Findings indicate the absence of an integrated hospital information system (SIMRS), leading to issues such as long queues at the pick-up counter, delays in doctor availability, and inefficiencies in order processing. Recommendations include integrating SIMRS across the hospital, implementing system improvements, and quantifying outcomes for effective decision-making.
PENGARUH DYNAMIC CAPABILITIES TERHADAP VALUE INNOVATION RSUD KOTA MAKASSAR Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani Nurfitriani; Mene Paradilla; Muhammad Takwa
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Juni 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i2.89

Abstract

Dynamic capabilities  yang mencakup kemampuan  sensing, seizing, dan transforming menjadi faktor strategis dalam mendorong rumah sakit untuk beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan nilai tambah bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dynamic capabilities terhadap value innovation pada RSUD Kota Makassar dalam menghadapi dinamika lingkungan layanan kesehatan yang semakin kompleks dan kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 123 tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dynamic capabilities berpengaruh positif dan signifikan terhadap value innovation. Kemampuan organisasi dalam mengidentifikasi peluang, mengambil keputusan strategis, serta melakukan transformasi layanan terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan kepuasan pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapabilitas dinamis sebagai strategi utama dalam menciptakan inovasi nilai di sektor pelayanan kesehatan publik. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu memperhatikan dam merancang kebijakan berbasis inovasi serta memperkuat daya saing organisasi secara berkelanjutan.
ANALISIS WAKTU TUNGGU TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI LABORATORIUM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAYA KOTA MAKASSAR Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani; Mene Paradilla; Muhammad Takqa; Iqbal Mochtar
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 02 (2026): Juni 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/5n59bc89

Abstract

Patient satisfaction affects various aspects of hospital healthcare services, including both inpatient and outpatient care. Patient satisfaction can be defined as the condition experienced by patients after receiving services or treatment that meet their expectations. This study aimed to analyze the waiting time in relation to patient satisfaction at the laboratory installation of Daya Regional General Hospital. This research employed a quantitative approach using an analytical-descriptive observational design with a cross-sectional study. The study was conducted from May to June 2024 at Daya Regional General Hospital. The study population consisted of all patients who visited the hospital’s laboratory installation, totaling 16,151 patients in 2023. Based on the sample size calculation, the minimum number of respondents required for this study was 164. The findings showed that the average waiting time for services at the laboratory installation met the established standards. This was reflected by 265 patients (98.1%) who received services within the standard waiting time. In addition, a significant relationship was found between waiting time and patient satisfaction at the laboratory installation. These results indicate that the longer the waiting time experienced by patients, the greater the likelihood of dissatisfaction. Therefore, the findings demonstrate a clear pattern that waiting time is one of the factors influencing patient satisfaction.
HUBUNGAN BRAND IMAGE DENGAN LOYALITAS PASIEN DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUP DR. TADJUDDIN CHALID Andi Niartiningsih; Noviani Munsir; Paramita Kurnia Wiguna
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 19 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v19i2.993

Abstract

Customer loyalty is very important in this era of intense competition. Customer loyalty is a customer's commitment to a brand, product or service based on a positive attitude that is reflected in consistent repeat purchases. The aim of the research is to determine the relationship between brand image and patient loyalty in the outpatient installation of Dr. Central General Hospital Tadjuddin Chalid. This type of research is quantitative using an analytical observational design with a cross sectional approach. The population in this study were all outpatient patients at RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar in 2022, namely 6278. Sampling was carried out using stratified random sampling with proportional random sampling of 170 respondents. The research results show that there is an influence of Brand Image on the loyalty of outpatients at RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar obtained a p value = 0.000 < 0.05. It is recommended for hospital management to improve its brand image by utilizing various electronic and social media to carry out promotions to further expand information about the big name of the hospital so that it is more widely known by the public, to expand parking lots and improve other hospital supporting facilities.
Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior Iqbal Mochtar; Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani; Muhammad Takwa; Mene Paradilla
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v2i4.457

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan perilaku sukarela yang dilakukan karyawan di luar tugas dan tanggung jawab formalnya, namun berkontribusi terhadap efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komitmen organisasional terhadap OCB pada perawat di RSUP XY. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasional dan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, sehingga seluruh perawat yang memenuhi kriteria, sebanyak 106 orang, dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap OCB perawat (p = 0,003). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi komitmen karyawan terhadap organisasi, semakin baik pula kinerja yang ditunjukkan. Kinerja yang optimal tersebut selanjutnya mendorong munculnya perilaku OCB, yaitu perilaku kerja yang melampaui standar dan tuntutan formal organisasi. Berdasarkan hasil tersebut, manajemen rumah sakit perlu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kondisi lingkungan kerja. Upaya yang dapat dilakukan antara lain menciptakan suasana kerja yang nyaman melalui pengelolaan kualitas udara, pencahayaan yang memadai, penyediaan fasilitas dan peralatan kerja yang sesuai, serta membangun lingkungan nonfisik yang kondusif, seperti hubungan kerja yang harmonis, suasana yang bersahabat, lingkungan yang bersih, tenang, sejuk, dan bebas dari gangguan yang dapat mengurangi kenyamanan kerja.
PENGARUH STRUCTURAL EMPOWERMENT TERHADAP PATIENT SAFETY CULTURE DI RUMAH SAKIT XY Muhammad Takwa; Andi Niartiningsih; Nurfitriani Nurfitriani; Nurul Hidayah Nur; Mene Paradilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57573

Abstract

Patient safety culture didefinisikan sebagai nilai-nilai yang dianut bersama anggota organisasi tentang apa yang ada penting, keyakinan mereka tentang bagaimana caranya segala sesuatunya berjalan dalam organisasi, dan interaksinya dengan unit pekerjaan dan struktur organisasi dan sistem, yang bersama-sama menghasilkan norma perilaku dalam organisasi yang mempromosikan keselamatan pasien.  Data RS menunjukkan bahwa insiden keselamatan pasien masih menjadi masalah yang berkelanjutan, dengan kecenderungan peningkatan jumlah kasus dari tahun 2021 hingga 2023. Pada triwulan I tahun 2024, insiden masih tetap ditemukan, termasuk munculnya kasus sentinel, yang menandakan perlunya penguatan upaya pencegahan dan peningkatan mutu keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh structural empowerment terhadap patient safety culture di Rumah Sakit XY. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan studi observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel penelitian adalah perawat di Rumah Sakit XY yang berjumlah 202 responden dengan menggunakan teknik probability sampling. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh structural empowerment terhadap patient safety culture dengan nilai p<α = 0,000 < 0,05. Hal tersebut yang berarti semakin baik pemberdayaan struktural dalam organisasi, semakin kuat pula budaya keselamatan pasien yang terbentuk. Disarankan manajemen perlu melakukan audit rutin, survei budaya keselamatan, serta evaluasi berbasis indikator untuk memastikan implementasi patient safety berjalan efektif dan mengalami perbaikan berkelanjutan.
Pengaruh Patient Experience Melalui Kepuasan Terhadap Loyalitas Pasien Umum Mene Paradilla; Andi Niartiningsih
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.732

Abstract

Patient experience merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan rumah sakit yang berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas pasien. Pengalaman pasien yang positif selama menjalani perawatan dapat meningkatkan kepuasan, yang selanjutnya mendorong keinginan pasien untuk kembali menggunakan layanan serta merekomendasikan rumah sakit kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Patient Experience Melalui Kepuasan Terhadap Loyalitas Pasien Umum Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini 358 pasien umum di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Hasil penelitian menunjukkan patient experience melalui kepuasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien di Rumah Sakit Stella Maris Makassar.